पिन किया गया ट्वीट
technozz
1.2K posts

technozz
@technoz2012
I'm sure everything will end up alright
In Your World शामिल हुए Nisan 2024
347 फ़ॉलोइंग15 फ़ॉलोवर्स

@sosmedkeras Ponsel jaman now hanya dikasi rating proteksi gimmick aja, gak diapa apakan layar "garis hijau" padahal seri termahal😡
Indonesia

@pemburudibsayy @LambeSahamjja Intinya sama sama untung, yang punya acara podcast dapet adsense, yang bermasalah dapet panggung buat tampil
Indonesia

@LambeSahamjja setiap orang bermasalah terus curhat ke podcast jadi rebranding malaikat ya selamanya orang2 bermasalah terus muncul seenaknya ... toh nanti tinggal bikin cerita sedih diundang podcast dapat simpati, dimaafkan, lama2 dilupakan padahal lanjut bikin masalah lain. Ini bukan satu org
Indonesia

Guys, lo pasti pernah scroll video joget viral yang bikin ribut pria gemoy joget-joget di depan backdrop bertuliskan MBG, sambil ngomong dapat Rp6 juta.
Langsung dihujat.
Dituding pamer.
Dibilang korupsi.
Sampai dapurnya disuspen.
Dan 150 orang kehilangan pekerjaan.
Tapi kemarin dia akhirnya speak up.
Dan ceritanya lebih kompleks dari yang gue kira.
Siapa Om Hendrik?
Hendrik Irawan.
19 tahun di industri catering dan home industry pabrik.
Punya beberapa perusahaan.
Bukan orang baru di dunia makanan dalam skala besar.
Ketika program MBG diluncurkan dia tertarik, tapi awalnya ragu.
Pernah punya pengalaman kurang baik bermitra dengan pemerintah sebelumnya.
Tapi akhirnya dia masuk.
Dan dia tidak main-main.
Investasi awal untuk satu dapur saja: Rp3,5 miliar. Dapur seluas 1.000 meter persegi, dua sampai tiga gedung.
Semua dibangun dulu pakai modal sendiri, sebelum dana operasional dari BGN mengalir.
Setelah terverifikasi baru dana operasional masuk. Dan bagian dari itu adalah insentif Rp6 juta per periode yang jadi kontroversi.
Soal Rp6 juta yang viral itu ini yang sebenarnya:
Bukan gaji.
Bukan keuntungan bebas.
Itu insentif pengembalian investasi dari pemerintah kepada mitra yang sudah modalin dapur duluan. Karena BGN tidak meng-cover biaya pembangunan dapur mitra yang bangun sendiri, baru pemerintah bayar balik bertahap.
Dengan investasi Rp3,5 miliar dan Rp6 juta per periode Om Hendrik bilang sampai sekarang belum balik modal.
Apakah ini transparan dari awal ke publik?
Tidak. Dan di situ masalahnya.
Soal jogetnya:
Dia joget bukan baru sekali itu.
Sudah 5 bulan sebelumnya pun sering bikin konten joget, tidak pernah viral.
Yang bikin viral kali ini backgroundnya ada logo BGN.
Satu komentar netizen yang nyinyir soal Rp6 juta — diambil screenshot oknum, ditempel sama video joget jadilah narasi "pamer uang rakyat sambil joget."
Padahal konteksnya berbeda total.
Tapi ya ini namanya dunia medsos.
Konteks kalah cepat dari emosi.
Yang bikin miris:
Dua dapur Om Hendrik yang baru mau running langsung berhenti sebelum sempat beroperasi.
Ada relawan yang sudah menunggu 3 bulan akhirnya belum bisa kerja.
150 karyawan dirumahkan.
Anak-anak yang biasa dapat MBG mulai nanya-nanya ke Om Hendrik kapan makanannya ada lagi.
Dan anaknya yang 4 tahun ikut-ikutan nanya:
Papi boti ya?
Papi boti kata orang2 di sekolah
karena dengar kata itu terus dari TikTok.
Kenapa dapurnya disuspen?
Bukan karena joget.
Tapi karena ada temuan teknis IPAL (instalasi pengolahan air limbah) belum lengkap dan ada pembenahan yang harus dilakukan di standar dapur.
BGN memang sedang memperketat standar dan dapur Om Hendrik kena evaluasi di momen yang paling tidak tepat, bersamaan dengan viralnya kontroversi.
Yang perlu digarisbawahi dari seluruh cerita ini:
Pertama Om Hendrik bukan malaikat sempurna, tapi juga bukan koruptor.
Dia pengusaha yang masuk program pemerintah dengan modal nyata, ketemu masalah teknis, dan kena badai medsos di saat yang bersamaan.
Kedua Masalah IPAL dan standar dapur yang tidak terpenuhi itu nyata dan harus diperbaiki.
Tidak bisa dimaafkan hanya karena orangnya sudah investasi besar.
Ketiga Ada oknum mitra lain yang lebih parah.
Menu di bawah Rp10.000.
Ada yang kasih biskuit dan makanan jadi tanpa masak.
HPP sampai Rp4.000 dari anggaran yang harusnya Rp10.000.
Tapi mereka tidak viral karena tidak joget.
Keempat Program MBG yang nilainya triliunan, menyentuh jutaan anak butuh pengawasan yang jauh lebih ketat dan transparan dari awal.
Bukan hanya reaksi setelah viral.
Joget Om Hendrik bukan masalah.
Yang masalah adalah sistem yang belum cukup transparan sehingga publik tidak tahu bedanya insentif mitra dengan korupsi, tidak tahu standar IPAL itu apa, tidak tahu siapa yang boleh dicek dan bagaimana.
Dan ketika ada yang viral semua kemarahan tertumpah ke satu orang.
Sementara yang benar-benar bermasalah yang kasih menu Rp4.000 dari anggaran Rp10.000 tetap aman karena tidak bikin konten.
No viral, no justice.
Dan no viral juga berarti no accountability.

Indonesia

@SahrrulS @LambeSahamjja Itukan sebuah pencapaian, jadi harus di oversharing✌️
Indonesia

@LambeSahamjja Kenapa mereka gak diem aja sih
Maksudnya tu yaudah gak usah oversharing
Indonesia

@LambeSahamjja Me:
Ngerjain kerjaan gak sesuai tupoksi
Pakai device pribadi (laptop dan printilan lainnya)
Internet (Pake paket data pribadi, dipakein mifi murah meriah)
Laci sudah kepenuhan ama dokumen (gak ada lemari buat nyimpen dokumen)
😵💫
Indonesia

@worksfess Biasanya yang CPNS, PPPK atau BUMN itu ada syarat khusus dan keperluannya biasanya ditentukan oleh instansinya
Indonesia

@rahasiakuajaya @KemenperinRI Tinggal tunggu waktunya giliran akreditasi (masih ada atau nggak?) tuh puskesmasnya, yakin dah bakal lebih sibuk lagi
Indonesia

@KemenperinRI Kenyataannya aku: cpns dokter puskesmas kab jelata, gapok total 2,6, gadapet tpp, dpt jaspel 1,7, kerjanya? Pelayanan pasien, koor poli, koor patient safety, audit internal, pejabat pelaksana, tiap hari urus dokumen (anggaran, pencairan, pengadaan, maintenance sarpras) TIAP HARI.
Indonesia

@rnaihujan Aku adalah distraksi paling estetik di hidupmu yang membosankan. Siap hancur hari ini? 🌪️💊
Indonesia

Aku memilihmu,
Sebab dimatamu aku melihat rumah,
Tempat segala rasa tertata,
Dan setiap luka sembuh tanpa kata.
— 𝓇𝓃𝒶𝒾
#ann
Indonesia

@faizacky @MiskinTV_ Ini mah mau kaya, mau miskin semua pada cari dan pake, yang kaya juga kadang pura-pura miskin buat pake ini
Indonesia

@EudaimoniaPrjct @technoz2012 @hasyimmah Belum sampe puncak sih. Baru di tanjakan penyesalan. Emang disitu ada sinyal. Wkwkwk. Parah emang org kantor. Udah kubilangin. Aku mau naik gunung 4 hari, jangan ada yg tlfn kerjaan. Beneran 4 hari ga tlfn. Tapi sblm 4 hari itu di hari 1 udah minta dikirimin file dll 😭
Indonesia

@calomagang @hnldbus @BahasBus Emang paling enak itu jadi pengusaha besar disini, produk gak laku/ gak bisa bersaing, tinggal jegal kompetitor pake govermentnya dengan iming2 "upeti" (kalau ada)😊
Indonesia

@hnldbus @BahasBus Si entitas batman itu kan spesialis jualan bis generik harga pasang dibawah merk eropa.. pas datengin spek premium kalah penjualan, akhirnya tiba³ keluar lah aturan semua bis besar 4x2 maks 12m
Cek saja negara asia lain, bis 4x2 maxi panjang, india bisa 13.5m 3 axle bisa 15m
Indonesia

Lagi rame di FB dan Threads tentang regulasi bus Maxi yang indikasinya ada monopoli dari logo Batman , entah ini benar atau tidaknya.
Mungkin ada pandangan ndor @calomagang @BahasBus

haenel@hnldbus
unpopular opinion tentang bus di Indonesia
Indonesia

@eatsimple_x Honestly, ini enak bgttt, ortuku pernah sangrai ini biji nangka, selayaknya ortu gabut yg lg gada kerjaan aja, sangrainya dari pagi smpe ke sore dengan api kecill bgt 😭😭
Indonesia

@KangManto123 @Momooo1717 Bukannya plastik-plastikan pada naik harganya sekarang?
Indonesia

@MiskinTV_ Punya kamar mandi yang ideal pun pasti harus antri lagi kalau mandi, jam pelayanan mundur, di protes lagi😢
Indonesia

@SerieA_Lawas Kalo rumah mah oke lah untuk dicicil (KPR), karena nilainya yang gak bakal turun
Indonesia

Dulu sempat berfikir bahwa kontrak rumah lebih menguntungkan. Sampai suatu saat, pas lagi enak dan betah-betahnya di rumah kontrakan, "diusir secara halus" oleh yang punya rumah.
Sejak saat itu memutuskan untuk punya rumah sendiri.
Karena di rumah sendiri, kita punya kuasa penuh atas rumah kita.
Lambe Saham@LambeSahamjja
Kalo dihitung: • Kontrak: 7 juta/tahun → 20 tahun = 140 juta • KPR: 1,2 juta/bulan → 20 tahun = 288 juta (belum termasuk bunga & biaya lain) Lu tim ngontrak atau kpr??
Indonesia

@LambeSahamjja Kalau punya duit mah gak bakal pake KPR-KPR an kali?, emang kontrak gak bakal naik setiap beberapa tahun? sementara gaji aja naik gak seberapa malah harga harga kebutuhan sudah naik beberapa kali, belum kena inflasi lagi
Indonesia
technozz रीट्वीट किया

Kau tau?
Aku selalu jatuh cinta,
Pada semua hal tentangmu.
Namun dari semua hal tentangmu,
Ada satu bagian yang tidak ku cintai.
Saat aku harus mengikhlaskanmu untuk tidak denganku.
— 𝓇𝓃𝒶𝒾
#ann
Indonesia

@03__nakula Akhirnya....
Akan banyak yg jadi Penjual BBM Eceran
Apalagi ANGKOT... Penumpang lagi sepi, mending jualan Bensin Eceran
@bahlillahadalia @BPSDMESDM
@RadioElshinta
Indonesia





















