@pln_123 meteran lu rusak, bukan kami nyuri listrik dan bukan kesalahan kami sebagi pemakai, katanya udah dari Desember 2024 tapi biaya tunggakan 6 bulan malah dibebankan ke kami sedangkan posisinya mana kami tahu meteran rusak toh kami tetap bayar kok perbulannya.
Perhitungannya juga malah pakai rata-rata pakai dikata itu listrik jalan terus? Berapa kali elu mati listrik berapa hari juga itu butik tutup. Enak banget perhitungannya pakai rata-rata pakai perbulan??? Gua juga mau kali kerja begitu, asal kali aje biar makin gede tunggakannya.
Sakit kepala asli pagi-pagi disodorin tunggakan mendadak segitu banyaknya? Kok bisa juga disebut tunggakan sedangkan bukan kami yang sengaja nunggak??? Mana dikenain pajak macem-macem tai.