ΔValk
18.6K posts

ΔValk
@retrieveNothing
Web3 user but work in web2 | Morimens | Techbro who reads non-IT subjects more than IT | Lacrosse Player | Not alter account but has some NSFW friends

Putrajaya has launched the behavioural initiative "Bangun Kuala Lumpur!" to ease KL's morning congestion. As part of the efforts, the Federal Territories Ministry, in partnership with Zus Coffee, will offer drinks as low as RM5 at 250 outlets for commuters travelling into the city between 7am and 8am. 🧵1






Doxxing bukan sekadar pelanggaran privasi. Secara kriminologis, ini adalah crime of silencing. Tujuan utamanya bukan melukai secara fisik, tapi membuat orang berhitung ulang sebelum bicara. Ketika para pelakunya bebas dan tidak mendapatkan hukuman pidana, efek jeranya bukan pada pelaku. Tetapi juga kepada korban berikutnya yang memilih diam. Termasuk kita. Satu hal yang paling menyedihkan adalah hukum kita sebenarnya punya gigi. Instrumennya ada melalui UU ITE, UU PDP. Namun, agaknya penegakannya selektif. Dan selektivitas itu sendiri sudah membawa pesan. Pesan bahwa diam bukan soal keputusan, tetapi menjadi pemaksaan.



I don't think you'll be able to find a conversation like this one on the internet. I interviewed @EthanEvansVP (former Amazon VP) about every possible corporate politics situation I could think of and he told me everything since he's retired. Topics we covered: • Managing people out + promos via reorgs • Orgs trying to steal scope • How to fire managers • What leverage engineers have when getting managed out • Handling politically skilled operators • Examples of political messaging • Handling bad managers and mutiny • Empire building + effective backchanneling • Influence without authority • How to avoid politics if you hate them It was fascinating in a morbid curiosity kind of way. I heard so many things in this conversation which I wish weren't true but are. Hopefully this conversation is helpful for people navigating corporate politics. Where to watch: • YouTube: youtu.be/6WaeGfLnRvc • Spotify: open.spotify.com/episode/6GKb77… • Apple Podcasts: podcasts.apple.com/us/podcast/the… • Transcript: developing.dev/p/amazon-vp-re…

Pelajaran pahit banget: sertifikat tanah di Indonesia sifatnya negatif bertendensi positif. Artinya, sertifikat bukan bukti mutlak yang nggak bisa diganggu gugat. Selama ada yang bisa buktiin punya dokumen lebih lama/asli, kita yang beli cash pun bisa kena gusur. Ngeri banget mafia tanah...!



Sering banget denger kasus dobel sertifikat tanah semacam ini. Jadi ceritanya Bu Sri Marwini beli tanah bangunan secara cash, udah konsultasi ke 2 notaris berbeda dan BPN Solo untuk memastikan tanah bangunan ga bermasalah, setelah dipastikan clear, Bu Sri melanjutkan transaksi dan tanah bangunan berhasil dibalik nama atas nama Belio. Selang beberapa bulan setelah ditempati, datangnya Bu Suwarti yang mengaku sebagai pemilik sah rumah dan bawa sertifikat. Pihak Bu Suwarti minta uang 500juta biar kasus ini ga dilanjutkan ke pengadilan, Bu Sri menolak karena proses jual beli yang mereka lakukan udah sesuai prosedur hukum. Setelah 13 taun bolak balik pengadilan dan habis uang miliaran, Bu Sri dinyatakan kalah, SHM yang dia pegang dibatalkan dan dipaksa mengosongkan rumah dalam waktu 2x24 jam.





ini tempat emang disewain kah?


Dah lama gk post2 stocking hehe kebetulan lg pake

Apa yang terlintas pertama kali dalam pikiran saat membaca atau mendengar nama Vietnam?





Kalian tau ga pas gua ke Jepang, apa yang ditanyain partner gua disana? “Kok bangun kereta cepat gajadi sama kita, malah sama China?” Mampus gimana jawabnya wkwkwk Mereka nambahin lagi itu cara pengecut. Istilahnya kalau samurai itu tebas dari belakang pake katana. Cara memalukan untuk membunuh seseorang di budaya Jepang. (kiru no wa ushiro kara) Dan gua juga baru tau, kalau kabar ini tuh sampe masuk berita nasional Jepang dan hampir semua warga Jepang tau mereka dighosting Indonesia buat bangun kereta cepat. Gomen’nasai warga Jepang 🥹











