💱🔺💹
14.8K posts

💱🔺💹 がリツイート

Rig Vedic tradition of bull chariot racing
“In hope of victory that bull was harnessed: Kesi the driver urged him on with shouting.” (RV 10.102.6)
West Punjab remains the last land of true Hindus
May the Gods continue to bless us with lactose tolerance and lots of fertility
IshqWala Lahori Baba@LassiKangz
Punjab (west) dominates in both buffalo and cow dairy unlike any other region If there is a Hindu God and the cow is truly sacred Then we are its holiest land God blessed the Islamic holy land with oil and the true indo aryan Vedic Hindus of Punjab with rivers of milk Ameen
English

@TughlaqiVandal Tagore didn’t dress like mullah you kanglu. He despised abrahmism.
English

Indian males are the only group in the world which is taller than their females by a 1.10 stature ratio.
Indian women also tend to be more obese than Indian men.
(Mind you, no country has a stature ratio of 1.10, and most Western countries have males who tend to be more obese.)


miss angriest@MisssAngriest
Indian men are 4 ft, weak, unmanly, violent, cucked and got low testosterone. We gotta stop comparing those manlets to Indian girls
English

And it has started
𝙈𝙧. 𝘽𝙖𝙣𝙚𝙧𝙟𝙚𝙚࿗@Bandopadhyay_X
Bhim Army Rally in Paschim Bardhaman, West Bengal.
English

@dxrkchocolx I bet 10 pesos That guys mom herself got preggo when her own prefrontal cortex wasn’t fully mature.
English

Seorang ibu lagi ngomel karna disampingnya ada cowok 14 tahun berdiri santai sambil nyedot jempol seperti anak tolol yang tidak tahu apa-apa.
Sementara dua gadis di bawah usia 15 tahun sudah dihamili olehnya.
Bukan cuma satu, dua sekaligus.
Kenapa ini bisa terjadi?
Di usia 14 tahun, otak remaja (khususnya bagian prefrontal cortex) belum matang sempurna.
Kontrol impuls, pemahaman konsekuensi jangka panjang, dan kemampuan mengantisipasi risiko masih sangat lemah.
Hormon lagi naik-turun, ditambah paparan pornografi gratis di HP sejak usia dini, pengaruh teman sebaya, dan minimnya pengawasan orang tua.
Hasilnya “Main papa mama-an” berujung dua kehamilan. Bukan karena dia “jahat” atau “sengaja”, tapi karena sistem di sekitarnya gagal total mencegah ini terjadi.
Orang tuanya hampir pasti gagal memberikan edukasi seks yang benar, pengawasan, dan batasan.
Banyak kasus seperti ini terjadi di keluarga yang sibuk kerja, miskin, atau memang nggak pernah ngomongin soal seks sama anak karena tabu.
Anak dibiarkan “belajar sendiri” lewat HP dan lingkungan.
Si cowok itu juga korban sekaligus pelaku. Secara hukum di banyak tempat dia bisa kena kasus, tapi secara perkembangan dia masih anak.
Tanggung jawab sebagai “ayah” di usia segitu hampir mustahil.
Tapi konsekuensinya tetap nyata: mungkin harus putus sekolah, kerja kasar seumur hidup, atau bahkan masuk penjara tergantung hukum setempat.
Dan ini yang mengerikan sebagai pesan ke semua orang tua & masyarakat:
Kalau anak 14 tahun sudah bisa “berhasil” bikin dua gadis hamil sekaligus, artinya paparan seksual terlalu dini sudah jadi hal biasa di lingkungan itu.
Bukan cuma di Meksiko. Di banyak negara berkembang (termasuk Indonesia), kasus kehamilan remaja masih tinggi karena kombinasi yang sama:
> Kurangnya pendidikan seks komprehensif di sekolah
> Orang tua yang tabu ngomongin seks
> Akses internet tanpa filter
> Kemiskinan yang bikin anak “dewasa” lebih cepat
Bayangin dampaknya: dua bayi baru lahir dari ibu yang masih anak-anak. Siapa yang akan mengasuh mereka? Siapa yang biayai? Siapa yang kasih pendidikan layak?
Satu kasus kecil di satu desa rural ini bisa mewakili ribuan kasus serupa yang nggak viral.
Anak-anak ini bukan cuma “bermain-main”. Mereka adalah cerminan dari seberapa gagalnya kita sebagai orang dewasa melindungi, mendidik, dan membimbing generasi berikutnya.
Siapa yang paling harus bertanggung jawab menurutmu?
Indonesia

One less Kangal Jeet offed himself that's a W to humanity 👑
Please tell everyone in your slum dwelling, dick worshipping nation that they all came from their Papa / Slave Owners (Kanglu Desh 😉) so they can get rid of themselves. Neighbouring nations are dying from the smell.

Priyangshu ࿗@Priyang87
There was an Indian guy in my school who found out that his ancestors were from Dhaka, Bangladesh before partition. The next day, he was found dead in his room. No one ever found out why he took the decision
English




















