Magats

37.4K posts

Magats banner
Magats

Magats

@MAGATS_

Perspective | Reality | History

가입일 Ağustos 2017
702 팔로잉707 팔로워
고정된 트윗
Magats
Magats@MAGATS_·
Permainan Besar di Selat Malaka 23% check point, lebih besar dari selat Hormuz Jangan naif. Jalur seperti Selat Malaka bukan sekadar jalur dagang, ini papan catur geopolitik global. Negara besar seperti China, Amerika Serikat, hingga India tahu satu hal : Siapa yang punya pengaruh di Selat Malaka, dia bisa “menekan” ekonomi Asia. Itulah kenapa muncul strategi seperti String of Pearls dari China, bukan cuma bangun pelabuhan, tapi menciptakan jalur alternatif agar tak “dicekik” Malaka. Di sisi lain, Angkatan Laut Amerika Serikat secara konsisten menjaga kehadiran di Indo-Pasifik. Bukan karena kebetulan. Tapi karena mereka paham : Menjaga “kebebasan navigasi” di Malaka = menjaga dominasi global. Narasi resminya keamanan, tapi realitanya ? Kontrol jalur energi = kontrol kekuatan dunia. Dan di tengah semua itu, negara seperti Indonesia justru sering terlihat pasif. Padahal, secara geografis kita adalah “pemilik rumah”. Bayangkan kalau terjadi eskalasi kecil saja - sabotase kapal, konflik terbatas, atau blokade tak resmi, Malaka bisa berubah dari jalur ekonomi jadi alat tekanan geopolitik paling efektif abad ini. Kesimpulan kasarnya: -Dunia luar mungkin tidak “menguasai” Selat Malaka secara resmi, tapi mereka sudah lama bermain di dalamnya. Dan yang berbahaya bukan perang terbuka, tapi permainan senyap yang menentukan siapa yang bisa menekan siapa. Kredit gambar : By Bruno Venditti
Magats tweet media
Indonesia
0
0
0
255
Magats
Magats@MAGATS_·
@BernieSanders @grok How much money has the U.S. given to Israel since Trump became president ?
English
1
0
0
12
Bernie Sanders
Bernie Sanders@BernieSanders·
No more taxpayer dollars to support Netanyahu and his extremist Israeli government.
English
665
1.9K
9.6K
157.9K
Magats
Magats@MAGATS_·
@ViseslavGreat @jacksonhinklle A leader must step out of their comfort zone. When their popularity is on the rise, they are unlikely to take unpopular actions
English
0
0
0
3
Viseslav
Viseslav@ViseslavGreat·
@MAGATS_ @jacksonhinklle It's just a shame that Sanchez couldn't shake off 500k lillegal immigrants instead of legalising them
English
1
0
0
9
Jackson Hinkle 🇺🇸
Jackson Hinkle 🇺🇸@jacksonhinklle·
🇪🇸🇨🇳 Spain's PM Sánchez calls for 'clear-eyed understanding' of China. He urged the international community to develop a more accurate and balanced understanding of China.
Jackson Hinkle 🇺🇸 tweet mediaJackson Hinkle 🇺🇸 tweet media
English
57
119
810
24.7K
Magats
Magats@MAGATS_·
@jacksonhinklle @grok Have the Chinese merchant ships that were detained due to the U.S. blockade been able to set sail ?
English
1
0
0
130
Jackson Hinkle 🇺🇸
Jackson Hinkle 🇺🇸@jacksonhinklle·
🇨🇳🇮🇷 China recognizes Iranian control over Strait of Hormuz. "Our ships are moving in and out of the waters of the Strait of Hormuz." "We have trade and energy agreements with Iran. We will respect and honor them and expect others not to meddle in our affairs. Iran controls the Strait of Hormuz, and it is open for us."
Jackson Hinkle 🇺🇸 tweet mediaJackson Hinkle 🇺🇸 tweet media
English
107
859
3.5K
67K
Magats
Magats@MAGATS_·
@BRICSinfo Zionist crimes must be stopped, they bomb places of worship of any religion, including Jewish synagogues in Iran
English
0
0
0
24
BRICS News
BRICS News@BRICSinfo·
JUST IN: 🇮🇱🇺🇳 UN Human Rights Council urges all member states to halt weapons transfers to Israel.
BRICS News tweet mediaBRICS News tweet media
English
349
3.2K
13K
174.4K
Magats
Magats@MAGATS_·
@Opposite6888 pola yg sama dan berulang-ulang, selalu di jadikan nomor 1
Indonesia
1
0
1
6
Magats
Magats@MAGATS_·
@NYCMayor @grok How many ultra-wealthy people and/or members of the global elite are there in New York ?
English
1
0
0
160
Magats 리트윗함
Pribumi
Pribumi@sunarwedy·
@MAGATS_ Kita masih berdebat tak berujung tentang mbg kdmp war tiket haji dan BPJS.
Indonesia
0
1
1
12
Magats
Magats@MAGATS_·
Indoneisa, Tenang di Permukaan Rapuh di Dalam 1960–1980-an, Indonesia salah satu negara eksportir minyak bersih dunia. Sempat tembus sekitar 1,5–1,7 juta barel per hari. Ini adalah era “kejayaan minyak” Indonesia. Indonesia hari ini terlihat stabil. Tapi itu ilusi. Di balik layar, pemerintah mulai potong anggaran hingga sekitar $5 miliar (± Rp75 triliun) untuk mengantisipasi dampak konflik global khususnya perang Iran. Itu bukan langkah 'normal'. Itu tanda waspada level tinggi. Lebih parah lagi. Indonesia masih sangat tergantung pada energi impor, sementara sekitar 20–30% pasokan minyak dunia lewat jalur kritis seperti Selat Hormuz. Begitu jalur itu terganggu, efeknya langsung ke Indonesia, BBM, listrik, logistik semua naik. Rakyat ? Pasti kena duluan. Yang jarang dibahas pemerintah menahan harga BBM bukan karena kondisi aman, tapi karena dipaksa stabil. Artinya, Subsidi bisa membengkak diam-diam. Ini bom fiskal. Cepat atau lambat, ada yang harus dibayar dan biasanya bukan elit yang bayar. Kesimpulan pahit, Indonesia bukan negara lemah. Tapi dalam sistem global hari ini, Indonesia terlalu bergantung. Dan dalam krisis, yang bergantung, biasanya jadi korban pertama.
Magats tweet media
Indonesia
0
0
1
9
Magats 리트윗함
Magats
Magats@MAGATS_·
Fakta : Indonesia duduk di salah satu jalur paling vital dunia, tapi belum maksimal menjadikannya leverage. Selat Malaka bukan cuma jalur kapal, ini aset strategis bernilai triliunan dolar per hari. Negara lain mati-matian cari jalur alternatif, kita justru belum sepenuhnya “memainkan kartu” ini. Secara strategi, Indonesia punya opsi besar : -Memperkuat kontrol keamanan laut (naval & surveillance) -Meningkatkan peran dalam regulasi jalur pelayaran -Menjadikan Malaka sebagai bargaining chip dalam diplomasi global Kalau dikelola serius, posisi ini bisa mengubah Indonesia dari “negara berkembang” jadi aktor kunci dalam stabilitas energi dunia. Dunia butuh Selat Malaka. Selat Malaka ada di sekitar kita. Pertanyaannya bukan lagi “apakah ini penting?” Tapi : Apakah Indonesia siap jadi pemain atau tetap jadi jalur lewat saja ?
Magats@MAGATS_

Permainan Besar di Selat Malaka 23% check point, lebih besar dari selat Hormuz Jangan naif. Jalur seperti Selat Malaka bukan sekadar jalur dagang, ini papan catur geopolitik global. Negara besar seperti China, Amerika Serikat, hingga India tahu satu hal : Siapa yang punya pengaruh di Selat Malaka, dia bisa “menekan” ekonomi Asia. Itulah kenapa muncul strategi seperti String of Pearls dari China, bukan cuma bangun pelabuhan, tapi menciptakan jalur alternatif agar tak “dicekik” Malaka. Di sisi lain, Angkatan Laut Amerika Serikat secara konsisten menjaga kehadiran di Indo-Pasifik. Bukan karena kebetulan. Tapi karena mereka paham : Menjaga “kebebasan navigasi” di Malaka = menjaga dominasi global. Narasi resminya keamanan, tapi realitanya ? Kontrol jalur energi = kontrol kekuatan dunia. Dan di tengah semua itu, negara seperti Indonesia justru sering terlihat pasif. Padahal, secara geografis kita adalah “pemilik rumah”. Bayangkan kalau terjadi eskalasi kecil saja - sabotase kapal, konflik terbatas, atau blokade tak resmi, Malaka bisa berubah dari jalur ekonomi jadi alat tekanan geopolitik paling efektif abad ini. Kesimpulan kasarnya: -Dunia luar mungkin tidak “menguasai” Selat Malaka secara resmi, tapi mereka sudah lama bermain di dalamnya. Dan yang berbahaya bukan perang terbuka, tapi permainan senyap yang menentukan siapa yang bisa menekan siapa. Kredit gambar : By Bruno Venditti

Indonesia
0
0
0
41
Magats
Magats@MAGATS_·
@TheSaviour @grok Please analyze whether the United States is capable of withstanding that blockade
English
1
0
0
144
The Saviour
The Saviour@TheSaviour·
🚨Major General Ali Abdollahi, Commander of Iran's Khatam al-Anbiya Central Headquarters: "If the United States continues its naval blockade in the region, Iran’s powerful armed forces will not allow any exports or imports to continue in the Persian Gulf, the Sea of Oman, and the Red Sea."
The Saviour tweet media
English
4
48
139
3.1K
Magats
Magats@MAGATS_·
@msaid_didu aku masih berharap, dia dan penulis buku paradoks indonesia itu, sama.
Indonesia
0
0
0
95
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
PENDUKUNG PRABOWO VS PENIKMAT KEKUASAAN PRESIDEN PRABOWO Oleh : Muhammad Said Didu Para pengeritik Presiden Prabowo saat ini, sebagian besar adalah pendukung Prabowo (asli). Para pengeritik tersebut konsisten menggunakan referensi dari pemikiran dan sikap politik asli Prabowo, antara lain berupa : 1) 4 (empat) Buku tulisan Prabowo, yaitu : a) Paradoks Indonesia dan Solusinya. b) Strategi Transformasi Bangsa c) Membangun Kembali Indonesia, dan d) Kepemimpinan Militer 2) 3 (tiga) Visi dan Misi Prabowo sebagai Capres/Cawapres, yaitu : a) Visi dan Misi Capres/Cawapres Megawati - Prabowo 2009 : Ekonomi Kerakyatan : membangun Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Adil. b) Visi dan Missi Capres/Cawapres Prabowo-Hatta 2014 : Transformasi Bangsa Menuju Kemandirian, dan c) Visi dan Misi Prabowo-Sandi 2019 : Indonesia Menang dg 5 misi utama. Sementara para pejabat pemerintah dan pendukung/penikmat kekuasaan Presiden Prabowo menggunakan dasar “pembelaan” yaitu : Visi dan Misi Capres/Cawapres Prabowo-Gibran : *Indonesia Emas* dengan Misi Utama *Asta Cita*. Seperti kita ketahui bahwa Visi dan Misi Prabowo - Gibran bukan lagi pemikiran asli Prabowo, tetapi merupakan hasil kompromi dan “pemakluman” terhadap kesalahan dan kerusakan yang dibuat oleh rezim Jokowidodo sehingga motto yang diusung adalah keberlanjutan. Sangat jelas terlihat bahwa sikap dasar Prabowo sebagaimana tertuang dalam 4 (empat) buka dan 2 (dua) visi dan misi Capres 2014 dan 2019 melemah dalam visi dan misi pasangan Prabowo-Gibran 2024. Para pengeritik Presiden Prabowo menghendaki agar Prabowo mengelola negara Indonesia sesuai aslinya sebagaimana tertuang dalam 4 (empat) buku dan 3 (tiga) visi dan misi sebagai capres sebelum Prabowo “diakuisisi” oleh Jokowidodo. Dalam pemikiran asli Prabowo yg ditulis dalam 4 (empat) buku tersebut, terdapat 5 (lima) dasar perjuangan yang ditanamkan yaitu : 1) bahwa Indonesia akan maju jika dipimpin oleh pemimpin yang memiliki jiwa nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme. 2) bahwa politik dan kekuasaan harus dikembalikan kepada rakyat dari politisi dan oligarki. 3) bahwa perekonomian harus dikembalikan ke pangkuan rakyat dari penguasaan pemilik modal (Oligarki) 4) bahwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi harus jadi prioritas 5) bahwa pemerintahan bersih, efesien, dan profesional harus diwujudkan. Para pengeritik Presiden Prabowo (pendukung Prabowo asli), memberikan kritik berdasarkan 5 (lima) tolok ukur tersebut. Mereka bukan pengarang bebas. Tujuan mereka adalah agar Presiden Prabowo memimpin Indonesia sesuai sikap Prabowo asli - bukan Prabowo yang sudah “terkontaminasi”. Para pengeritik Prabowo (pendukung Prabowo asli) umumnya adalah pendukung loyal sejak 2009, bukan bunglon, bukan pengejar jabatan, dan yang pasti bukan Jokower. Para pendukung/penikmat kekuasaan Presiden Prabowo, sebagian adalah pendukung Prabowo asli, tapi banyak juga para pengejar jabatan, oportunis, bunglon, bahkan tidak sedikit adalah para “pemaki” Prabowo asli selama lebih 10 tahun. Dari analisis singkat tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebagaian besar pengeritik Presiden Prabowo adalah pendukung Prabowo (asli) 24 karat. Sementara para pendukung/penikmat jabatan Presiden Prabowo sebagian (atau dominan) adalah Jokower tulen dan “pemaki” Prabowo (asli). Jokower tulen tetap pada agenda utama, yaitu kembalinya kekuasaan ke tangan Geng SOP (Solo, Oligarki, Parcok). Pertanyaan besarnya adalah apakah Presiden Prabowo masih berkenan memimpin Indonesia sesuai dengan Sikap Prabowo asli dan berkenan mendengarkan pengeritik Presiden Prabowo ataukah seperti yang dikatakan banyak pihak bhw Presiden Prabowo yang terlihat sekarang adalah Prabowo asli. Penulis masih berharap bahwa Presiden Prabowo masih bisa kembali ke aslinya sesuai dengan yang dituliskan dalam buku dan berbagai pidato. Wallahualam bissawab
Indonesia
15
55
117
4.1K
Jackson Hinkle 🇺🇸
Jackson Hinkle 🇺🇸@jacksonhinklle·
🇷🇺🇨🇳 "Xi Jinping and Putin guided Russian-Chinese relations confidently forward despite everything and our multifaceted cooperation only became STRONGER" — China's FM Wang Yi
English
35
164
947
37.1K