Sabitlenmiş Tweet
Fear 🐐
78.4K posts


@LambeSahamjja Josepha belajar kalo ideologi kita pancasila itu poin"nya ga ada yg diamalin
Indonesia

Guys, lu pada tahu enggak ada yang baru terjadi di Indonesia yang menurut gue gila banget?
Bukan soal rupiah.
Bukan soal korupsi triliunan.
Bukan soal pejabat mewah.
Ini soal Josepha Alexandra siswi SMAN 1 Pontianak
yang viral beberapa waktu yang lalu
ada cerita dari keluarga
beberapa waktu setalah pulang dari lomba itu
banyak nomor asing masuk ke WhatsApp-nya.
Pesannya begini:
"Selamat pagi, kami infokan kembali untuk hapus video yang ada di IG, jika tidak kami akan layangkan somasi."
Seseorang atau sekelompok orang yang tidak mau diketahui identitasnya, mengancam anak SMA lewat WhatsApp. Minta dia hapus video. Ancam somasi.
Siswi SMA.
Diancam somasi.
Karena mempertanyakan ketidakadilan di lomba cerdas cermat.
Dan ini yang paling menyayat hati dari seluruh kejadian ini:
Josepha stres berat.
Hari-hari tidur terus.
Pendiam.
Berubah drastis.
Dan di tengah semua tekanan itu dia bertanya kepada kakaknya:
"Kak, apa aku harus minta maaf?
Katanya aku yang bikin gaduh..."
Baca itu sekali lagi.
Anak yang diperlakukan tidak adil yang diancam lewat WhatsApp oleh pihak tak dikenal malah bertanya apakah dia yang harus minta maaf.
Karena sistem berhasil membuatnya merasa bahwa dia yang salah.
Bahwa dia yang bikin masalah.
Bahwa keberaniannya mempertanyakan ketidakadilan adalah sebuah kesalahan yang perlu dimintakan maaf.
Dan sementara Josepha stres di rumah apa yang dilakukan juri yang kontroversial itu?
Status WhatsApp-nya bocor ke publik.
Isinya: "Nggak akan bikin gue jatuh!"
Orang yang keputusannya dipermasalahkan pamer kekayaan di status WhatsApp.
Sementara anak yang mempertanyakannya stres dan tidur terus di rumah.
Ini bukan soal menang kalah lomba:
Ini soal apa yang terjadi ketika seorang anak muda Indonesia berani bersuara.
Josepha tidak melakukan apa-apa yang salah.
Dia mempertanyakan keputusan yang tidak konsisten.
Itu bukan bikin gaduh.
Itu adalah hak dasar setiap peserta dalam kompetisi apapun di seluruh dunia.
Tapi di sini itu direspons dengan ancaman.
Dengan intimidasi.
Dengan pesan WhatsApp dari nomor asing yang memintanya diam.
Dan pertanyaan yang belum dijawab sampai sekarang:
Siapa yang mengirim pesan ancaman itu?
Dari nomor asing.
Mengatasnamakan siapa?
Dengan kewenangan apa untuk melayangkan somasi?
Kalau memang tidak ada yang salah dalam lomba itu kenapa harus ada ancaman?
Kenapa video harus dihapus?
Kenapa tidak cukup dengan klarifikasi terbuka?
Yang minta video dihapus adalah orang yang takut video itu terus ditonton.
Yang takut kebenaran terus beredar.
Josepha hafal konstitusi sampai tidur komat-kamit. Dia mempelajari nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dengan serius dan penuh dedikasi.
Dan pengalaman pertamanya mempraktikkan nilai-nilai itu di hadapan lembaga negara adalah ini: ancaman WhatsApp dari nomor tak dikenal.
Tekanan untuk diam.
Pertanyaan di dalam hatinya apakah dia yang harus minta maaf.
Kalau anak sekecil Josepha saja sudah diajarkan bahwa kejujuran itu berbahaya kita tidak perlu heran kenapa generasi berikutnya memilih untuk tidak peduli.
Kita yang mengajarkan mereka untuk tidak peduli. Dengan cara seperti ini.
⚠️ Disclaimer: Berdasarkan berita Liputan6.com 16 Mei 2026. Kasus masih dalam proses penanganan MPR RI. Identitas oknum yang melakukan intimidasi belum diungkap resmi.

Indonesia

@Dandhy_Laksono jangan makan MBG yaa dek, katanya soalnya MBG bikin anak" jadi makin tolol, adek udah pinter ga usah konsumsi MBG pokonya yaa
Indonesia

@haripatahhati Udah paling bener punya bapak banyak dek, jadi umur 8 taun kemaren dapet lebih dari 100jt pertama, biar bisa bikin konten "1M pertama di umur 8 taun karena bapaknya 10" misal gitu
Indonesia

@Jakartalk Bocah begini jangan dikasih panggung makanya, bapaknya dulu pas jadi menteri awal" banyak yg sohorin hasilnya yaa gini, kena tipu kan lu pada kwkwwkwk
Indonesia

pak bolehkah saya mengedotensei bapak untuk gantiin si tua gendut itu? minimal bapak masuk ke mimpi tuh orang deh pak biar sadar
kale@kalistohenituse
meanwhile habibie pas rupiah melemah & krisis moneter:
Indonesia

@CNNIndonesia Sebutin dong siapa aja yg masuk RS, bukannya liburan di luar negeri? Kan ngikutin bapaknya
Indonesia

Prabowo: Menteri-menteri Saya Banyak Masuk RS karena Kerja Keras cnnindonesia.com/nasional/20260…
Indonesia

@TaliUdeng Ngentotnya mau ngurusnya kaga, kalian kalo ngentot ga pake pengaman apa yg diharepin sih? Berharap crot dalem itu kelar dapet hadiah jackpot rumah idaman atau tabungan 1 triliun kah? Ngga bakal cuma dapet hamil doang tolol
Indonesia

@giaalandra "bapak tau ajal ga bisa ditawar kan? Kok ga ada tobatnya udah umur segini"
Indonesia

INDOMARET TUTUP MENDADAK: BUKAN LIBUR BIASA, INI BENTUK PERLAWANAN KARYAWAN
Kamis, 14 Mei 2026. Sejumlah warga Jakarta mendapati gerai Indomaret di dekat rumah mereka terpasang pengumuman biru: "Tutup Operasional Kamis 14 Mei 2026, Buka Kembali Jumat 15 Mei 2026."
Bagi yang tidak mengikuti perkembangan berita, ini terlihat seperti penutupan rutin.
Tapi di balik pengumuman itu ada cerita yang jauh lebih besar.
Masalah ini sudah mendidih sejak awal Mei 2026. Sejumlah karyawan Indomaret mengaku diminta menandatangani surat persetujuan terkait kebijakan baru sistem kompensasi lembur.
Jika sebelumnya lembur dibayar dalam bentuk uang, kini jam kerja tambahan tersebut akan diganti dengan waktu libur atau off day pengganti.
Kalian kerja di tanggal merah, kalian tidak dapat uang lembur.
Hanya dapat libur di hari biasa.
Bagi karyawan minimarket yang bergantung pada setiap rupiah pendapatan bulanan, ini bukan hal kecil.
Banyak karyawan mengaku diminta menandatangani berkas tersebut, dengan klaim bahwa tanda tangan itu dilakukan dalam kondisi tertekan. Pertanyaan pun muncul:
apakah tanda tangan seperti itu sah secara hukum ketenagakerjaan?
Gelombang protes tidak hanya terjadi di Jakarta. Di Makassar, ratusan karyawan PT Indomarco Prismatama dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di kantor perusahaan di kawasan KIMA 10, Kecamatan Biringkanaya, pada Rabu 13 Mei 2026.
Mereka memprotes kebijakan yang dinilai menghilangkan hak lembur pada hari libur nasional, dan disebutkan sekitar 80 persen gerai di Kabupaten Maros berpotensi ikut tutup sebagai bentuk solidaritas.
Di Batam, situasinya juga memanas. Ratusan karyawan Indomaret menggelar aksi protes di depan kantor PT Indomarco Prismatama di Plaza Batamindo pada Senin, 11 Mei 2026. Para pekerja mempersoalkan wacana penghapusan upah lembur pada hari libur nasional, dan setelah dialog dengan manajemen, karyawan menyatakan bahwa rencana penghapusan lembur bertentangan dengan isi perjanjian kerja yang selama ini berlaku.
Pihak perusahaan belum memberikan tanggapan resmi saat dikonfirmasi wartawan.
Saat kantor manajemen di Plaza Batamindo didatangi, petugas keamanan melarang jurnalis mengambil gambar maupun video dengan alasan manajemen sedang menggelar rapat.
Tidak ada pernyataan publik resmi dari PT Indomarco Prismatama terkait polemik ini hingga berita ini ditulis.
Sebuah ironi besar:
perusahaan dengan lebih dari 24.000 gerai di seluruh Indonesia, tidak mampu mengeluarkan satu pun penjelasan terbuka kepada karyawan dan publik yang sudah heboh selama berhari-hari.
Berdasarkan pemberitahuan yang terpasang di gerai-gerai yang tutup, penutupan berlangsung hanya pada Kamis, 14 Mei 2026, dan toko dijadwalkan buka kembali pada Jumat, 15 Mei 2026. Namun ini bisa saja berubah tergantung bagaimana manajemen merespons tuntutan karyawan.
INI MELANGGAR HUKUM, BUKAN SEKADAR KEBIJAKAN INTERNAL
Yang perlu dipahami publik:
ini bukan sekadar persoalan kebijakan HR internal.
Berdasarkan ketentuan hukum ketenagakerjaan, jika perusahaan tidak membayar upah lembur pada hari besar nasional, mereka dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 12 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp10.000.000 dan paling banyak Rp100.000.000 berdasarkan Pasal 187 UU Cipta Kerja.
Undang-undang sudah jelas. Mengganti uang lembur dengan libur tanpa persetujuan tulus dari pekerja adalah pelanggaran, bukan "kebijakan efisiensi". Dan memaksa karyawan menandatangani persetujuan dalam kondisi tertekan tidak membuat tindakan itu menjadi legal.
Indomaret adalah jaringan minimarket terbesar di Indonesia dengan puluhan ribu gerai.
Di balik kemudahan belanja 24 jam yang kita nikmati, ada ratusan ribu karyawan yang bekerja shift, termasuk di malam tahun baru, lebaran, dan hari raya nasional.
Kalau perusahaan sebesar ini bisa melakukan ini, bayangkan apa yang terjadi di tempat-tempat yang lebih kecil dan tidak viral.

Indonesia

@muchlis_ar Dan lagi tersangkanya tidak pernah ditunjukkan, emang makin yakin ini bukan dana sitaan asli tapi emang uang asli keluaraan BI yg dicetak cuma sekedar buat hal" kaya gini aja aslinya ga ada penyitaan" ataupun kasus
Indonesia

Rp 10 Triliun cash. Ditumpuk kek piramid. Disorot, buat backdrop pidato Presiden.
Itu duit apa? Hasil penertiban kawasan hutan itu maksudnya apa? Hasil NGINJEK pengusaha? Atas kesalahan apa? Yang salah siapa? Terus hukumannya apa??
Banyak pertanyaan.
Tp gak akan dijawab.
Yang penting show.
Ini Law Entertainment.
Bukan Law Enforcement.
Kompas.com@kompascom
Penampakan gunungan uang Rp 10 triliun yang ditata bak piramida di kantor Kejagung. ~RS
Indonesia

@ImamBesar212 Udah terbukti rokok mengurangi fungsi otak, yg kaya gini DO aja paling ujungnya jadi begal juga itu
Indonesia

@haripatahhati Katanya kopdes buat jual barang hasil pertanian dan peternakan, yg muncul malahan kaya alfa sama indomart 🤣🤣
Indonesia

@LambeSahamjja Mau MBG sukses ga? Sini jadiin gw BGN, gw sulap MBG kek di jepang tiap sekolahnya nanti
Indonesia

Guys, kalau yang mengkritik MBG adalah pengamat ekonomi atau oposisi politik itu mudah diabaikan. Tinggal bilang mereka tidak suka pemerintah, selesai.
Tapi kalau yang berbicara adalah Deddy Corbuzier orang yang dulu bela program ini mati-matian di depan jutaan subscriber-nya itu adalah sinyal yang jauh lebih keras dan jauh lebih sulit untuk dibungkam.
Apa yang Deddy bilang:
"Waktu itu saya bela mati-matian program MBG, karena menurut saya pribadi pada saat itu program ini mulia banget."
Dan sekarang dia menyesal pernah membelanya.
Bukan karena idenya salah.
Tapi karena implementasinya berantakan.
Supply chain kacau.
Anggaran bocor di lapangan.
Tidak ada piloting sebelum program diluncurkan
ke skala masif.
Tidak ada pengawasan yang memadai.
Dan bukti paling viral yang dia sebut:
mitra SPPG yang berjoget sambil pamer insentif harian Rp6 juta.
Di saat program ini diklaim untuk mengatasi kekurangan gizi anak-anak ada pihak yang justru menikmati uang itu sambil joget di depan kamera.
Ini bukan soal Deddy saja
ini soal pola yang berulang:
Feri Amsari yang hadir di podcast itu menyambungkan dengan cara yang sangat tepat:
dia tidak menolak IKN karena konsepnya buruk.
Dia menolak cara mewujudkannya.
Dan hal yang sama persis terjadi dengan MBG.
Ini adalah pola yang sudah sangat dikenal dalam sejarah kebijakan publik Indonesia.
Ide bagus di atas kertas, kacau saat dieksekusi.
Bukan karena tidak ada orang pintar yang merancangnya tapi karena tidak ada mekanisme kontrol yang jujur selama pelaksanaannya.
Tidak ada pilot project berarti tidak ada kesempatan untuk menemukan masalah sebelum uang ratusan triliun digelontorkan.
Tidak ada pengawasan yang ketat berarti setiap titik distribusi adalah peluang kebocoran.
Dan kebocoran itu tidak hilang ke udara dia masuk ke kantong orang-orang yang tepat waktu berjoget di depan kamera.
Yang paling miris:
Program yang diklaim untuk mengatasi malnutrisi anak-anak Indonesia yang anggarannya dipotong dari berbagai pos termasuk pendidikan dan infrastruktur ternyata sebagian anggarannya mengalir ke insentif harian mitra SPPG Rp6 juta per hari.
Rp6 juta per hari.
Untuk seseorang yang tugasnya mendistribusikan makanan.
Sementara guru honorer yang mendidik anak-anak yang sama masih ada yang digaji di bawah Rp500.000 per bulan.
Ini bukan soal sirik atau iri.
Ini soal prioritas yang sangat tidak masuk akal.
Deddy Corbuzier tidak anti pemerintah.
Dia tidak sedang cari panggung oposisi.
Dia adalah orang yang genuinely percaya pada program ini dan rela menggunakan platform jutaan subscriber-nya untuk membelanya.
Dan sekarang dia bilang menyesal.
Itu bukan kritik dari musuh.
Itu evaluasi dari orang yang tadinya
ada di pihak yang sama.
Dan justru karena itulah sulit untuk tidak mendengarnya.
Pertanyaan yang harus dijawab pemerintah
bukan "apakah idenya bagus"
semua orang setuju idenya bagus.
Pertanyaannya adalah:
sudah berapa triliun yang keluar,
sudah berapa yang sampai ke anak-anak yang benar-benar kekurangan gizi,
dan siapa yang bertanggung jawab
atas semua yang bocor di antaranya?
Selama pertanyaan itu tidak dijawab dengan data yang jelas dan transparan maka kekecewaan Deddy Corbuzier hanyalah satu dari sekian banyak suara yang akan terus datang.

Indonesia

Nama: Putri Tanjung
anak dari Chairul Tanjung
dengan total harta sekitar Rp65-80 triliun (2025)
pemilik bisnis:
- perbankan (Bank Mega)
- media (Trans Media)
- ritel (Transmart).
- Trans TV
- Trans7,
- Trans Studio
- CNN Indonesia
- Allo Bank Indonesia
- detikcom
- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk
kayak mau buat rekening ada bank sendiri
mau pergi makan ada transmart
mau nonton tv siarannya milik sendiri
mau naik pesawat ada garuda saham sendiri
mau ngingep di hotel mewah ada hotel sendiri
pokoknya yang mega meganya
punya bapak dia semua
kecuali mega*****
TxtdariBekasy 🇵🇸@txtdrbekasi
Sebuah qoute untuk mengawali hari
Indonesia

Ini prediksi apa visi misi???
tvOnenews@tvOneNews
PIDATO PRABOWO: AWAS INDONESIA BUBAR 2030 Pernyataan Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto tuai kritik. Ia menyebutkan Indonesia diprediksi akan bubar pada 2030. Saat dikonfirmasi, Prabowo menyebut prediksi itu berdasarkan tulisan yang ada di luar negeri. #ONEMINUTETVONE
Indonesia













