1am MN

6.8K posts

1am MN banner
1am MN

1am MN

@1am_MN

..................................

Tangerang, Indonesia Katılım Ocak 2010
309 Takip Edilen204 Takipçiler
1am MN retweetledi
TIRTA
TIRTA@tirta_cipeng·
Ketika kemarin bang @alditaher_indo sharing mengenai diabetes dan kanker, ada beberapa topik yg disampaikan itu sesuai ama jurnal dan artikel medis. Bahkan hafal nama dokter yg merawat beliau dan ibunda. Kayanya, dia emang suka ngulik dan baca aja. Sehat2 selalu terus bang!
Indonesia
74
527
8.2K
200K
1am MN retweetledi
Siaran Bola Live
Siaran Bola Live@SiaranBolaLive·
Perjalanan Como dari Bangkrut berkali-kali sampai dengan Lolos Champions League untuk pertama kalinya sudah jadi kisah Drama yang Cinematic!! 2004 Bangkrut 2005/06 SerieD 2007/08 Divisi 4 2009/10 Divisi 3 2014/15 SerieB 2015/16 Degradasi Lagi 2016/17 Bangkrut 2017/18 SerieD Lagi 2018/2019 Juara SerieD 2019 Dibeli Group Jarum Hartono Brothers 2020/21 Promosi ke SerieB 2023/24 Peringkat 2 SerieB Promosi ke SerieA 2024/25 Finish SerieA Peringkat 10 2025/26 Lolos Champions League Kisah Yang Terlalu Dramatis COMO, Hartono Brothers, Cesc Fabregas. What A Cinema!! 🙌
Siaran Bola Live tweet media
Indonesia
83
442
2.5K
121.2K
1am MN retweetledi
Maddox
Maddox@Maddox_CFC·
🚨Thierry Henry on Cristiano Ronaldo tears after winning the Saudi Pro League: 🗣️ “ People see Cristiano Ronaldo crying after winning the Saudi Pro League and some laugh because of where he is playing now. But for me, that moment explains exactly why he became one of the greatest athletes we have ever seen. This is a player who has already conquered football. Champions Leagues, Ballon d’Ors, league titles in England, Spain and Italy, international trophies with Portugal… there is literally nothing left for him to prove to anyone. Yet at 41 years old, he is still celebrating victories with the same emotion, the same fire and the same obsession he had when he was a teenager at Sporting Lisbon. That is not normal. Most players lose that hunger after winning one or two major trophies. Cristiano never lost it. People always talk about talent, but mentality is what truly separates legends from great players. Cristiano trained like every season was his last chance. He treated every game like it mattered. That is why he stayed at the top for almost 20 years while generations of players came and disappeared. To still have that level of passion at his age, after everything he has achieved, is honestly unbelievable. It tells young players that greatness is not only about ability, it is about sacrifice, discipline, consistency and refusing to ever become comfortable. You can love him or hate him, but you have to respect that mentality. Football may never see another competitor like Cristiano Ronaldo again...”
Maddox tweet mediaMaddox tweet media
English
383
5.8K
37.5K
1.9M
1am MN retweetledi
Anime Posts
Anime Posts@animeposts·
Takahiro Fujiwara, the voice actor for Dorry in one piece anime, has reportedly passed away 🕊️💔
Anime Posts tweet media
English
191
1.8K
22.3K
483.1K
1am MN retweetledi
Football Tweet ⚽
Football Tweet ⚽@Footballtweet·
🚨 THE MOMENT EVERYONE FEARED IS GETTING CLOSER! Lionel Messi, Cristiano Ronaldo and Neymar’s final World Cup. 🥹🇦🇷🇵🇹🇧🇷 🇦🇷 Messi: “The logical thing was that I wouldn’t make it to the 2026 World Cup. But well, here we are now.” 🇵🇹 Cristiano Ronaldo: “This will be my last World Cup. I’ll be 41 years old and I think that will be the moment.” 🇧🇷 Neymar: “I have one final mission: the 2026 World Cup.” The end of an era. 💔
Football Tweet ⚽ tweet media
English
89
490
3.2K
248.9K
1am MN retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Benix baru sharing sesuatu langsung dari Wall Street New York yang menurut gue paling menampar muka kita sebagai bangsa dalam waktu belakangan ini. Bukan soal rupiah. Bukan soal IHSG. Tapi soal sesuatu yang lebih fundamental: Indonesia kehilangan ribuan triliun investasi bukan karena tidak ada yang mau masuk. Tapi karena kita sendiri yang mengusir mereka. Tiga negara yang mengadu dan ini memalukan: Swiss: Duta besar Swiss untuk Indonesia Olivier Zender secara terbuka komplain. Ada lebih dari 150 perusahaan Swiss yang beroperasi di Indonesia dan mau ekspansi. Mau invest di sawit, pabrik pengolahan susu, keju, petrochemical, farmasi. Sampai sekarang tidak bisa. Gara-gara perjanjian dagang Indonesia-Uni Eropa tidak kunjung diimplementasikan. "Ini momen yang memalukan. Duta besar negara lain membela pengusahanya supaya bisa invest di negara kita sementara duta besar kita tidak pernah terlihat bela pengusaha Indonesia di luar negeri." Prancis: Duta besar Prancis Muhammad Omar sudah 4 tahun bertugas di Indonesia. Ada 11 perusahaan Prancis yang sudah siap invest. Sampai sekarang masih pending semua. Alasannya satu: tidak ada kepastian regulasi. Hari ini bebas pajak. Besok tidak. Hari ini satu aturan. Besok aturan berubah. Tidak ada yang bisa diprediksi. Uni Emirat Arab: Ini yang paling brutal. Hampir Rp800 triliun gagal masuk ke Indonesia. Ada satu investor Arab yang sudah siap bawa Rp85 triliun 5 miliar dolar. Di saat yang sama dia juga lihat peluang di Amerika Serikat. Karena proses izin di Indonesia tidak jelas-jelas selesai dia akhirnya buka pabrik di Amerika. Sekarang pabriknya di Amerika sudah running. Di Indonesia masih standby. Dan Rp85 triliun itu pergi ke Amerika. Dan keluhannya selalu sama dari dulu: Benix bilang keluhan investor tidak berubah dari ribuan seminar yang sudah dibikin pemerintah. Birokrasi berbelit-belit. Izin tumpang tindih antara pusat dan daerah. Tidak ada kepastian hukum. Pungli dan premanisme merajalela. Regulasi berubah-ubah tanpa pemberitahuan. Pemerintah pusat bilang A. Gubernur bilang B. Bupati bilang C. Walikota bilang D. Kepala desa bilang E. RT/RW bilang F. Dan kalau tidak ikut semua lapisan gudangmu bisa dibakar, bisa didemo ormas. Contoh yang paling gila: BYD, Cherry, Wuling datang ke Indonesia. Buka pabrik mobil listrik. Lapangan kerja tercipta. Impor BBM berkurang. Semua pihak diuntungkan. Tapi setelah pabrik berdiri insentif pajak yang dijanjikan tiba-tiba dihilangkan. Hari ini bebas pajak. Besok tidak bebas pajak. Hari ini tidak bayar PPN. Besok harus bayar. Hari ini ada satu aturan. Besok ada aturan baru lagi. Siapa yang mau invest di negara seperti itu? Itu bukan investasi. Itu perjudian. Dan ini yang paling ironis: Indonesia punya semua yang dibutuhkan investor: 280 juta penduduk pasar konsumen terbesar keempat di dunia. Nikel terbesar di dunia. Sawit terbesar di dunia. Lokasi strategis di antara Samudra Hindia dan Pasifik. UMR yang kompetitif. Tapi yang jadi pusat perdagangan Asia Tenggara bukan Indonesia. Singapura. Negara kota yang luasnya tidak lebih besar dari sebagian Jakarta. Negara yang menikmati posisi strategis Selat Malaka bukan Indonesia yang memilikinya tapi Singapura yang mengelolanya dengan benar. Dan rupiah terus melemah ini bukan kebetulan: Ketika investor tidak mau masuk dolar tidak mengalir masuk. Capital outflow terus terjadi. Rupiah makin tertekan. Prabowo bilang: "Mau dolar berapa ribu kek." Gubernur BI bilang: "Rupiah stabil volatilitasnya 5,4%." Tapi kenyataannya: duta besar Swiss, Prancis, dan Uni Emirat Arab semua mengadu bahwa investasi mereka tidak bisa masuk. Rp800 triliun dari UEA saja gagal masuk. Berapa total yang sudah gagal selama bertahun-tahun? Masalah Indonesia bukan kurang sumber daya alam. Bukan kurang potensi. Bukan kurang investor yang mau masuk. Masalah Indonesia adalah sistem yang membuat orang yang mau masuk akhirnya memilih pergi. Dan selama birokrasi berlapis-lapis, regulasi berubah-ubah, pungli dan premanisme tidak diberantas serius, serta izin bisa berbeda antara pusat dan daerah investor terbaik yang sudah siap bawa triliunan ke Indonesia akan terus memilih Vietnam, Thailand, atau Singapura. Dan rupiah akan terus melemah. Bukan karena faktor global semata. Tapi karena kita sendiri yang membangun tembok untuk mengusir uang yang seharusnya bisa menciptakan lapangan kerja bagi rakyat kita.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
119
677
1.6K
88.5K
1am MN retweetledi
HD 🔰
HD 🔰@txtdrhrdoet·
@insidefolkative Ini yg bikin chatgpt, silahkan dikoreksi kalo ada yg keliru!
HD 🔰 tweet media
Indonesia
0
14
73
15.9K
1am MN retweetledi
Bardan - Digital Marketer
Bardan - Digital Marketer@bardanslm·
pandji alumni ITB raditya dika alumni UI ernest alumni UNPAD ryan adriyandhy alumni BINUS dan beasiswa Fulbright di USA isman hs alumni ITB ternyata para founder stand up komedian pinter2 banget gaes 🗿 jadi inget mr bean aja s2 oxford teknik elektro😂 stand saya masih sama, mau jadi apapun kamu di masa depan, kalau ada kesempatan kuliah di kampus yg bagus lebih baik kejarrr, apalagi kalau perintis. kalau memang blm ada kesempatan kuliah gpp fokus pelajari skill2 yg sekiranya akan berguna di masa depan, belajar enggak akan pernah ada ruginya seriusss. jangan percaya influencer yg bilang kuliah enggak penting 😅 menurutmu kuliah penting enggak???
Indonesia
173
910
7.3K
340K
1am MN retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Ahok baru ngomong sesuatu soal Chromebook dan MBG yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari siapapun yang gue dengar dalam beberapa bulan terakhir. Dan dia ngomongnya bukan sebagai pembela Nadiem. Dia ngomong sebagai orang yang paham betul bagaimana sistem pendidikan dan teknologi seharusnya bekerja. Soal Chromebook dan kenapa Ahok marah: Ahok bilang dengan sangat tegas: pengadaan Chromebook itu sebenarnya adalah kebijakan yang sangat masuk akal secara logika. Chromebook itu bukan laptop biasa. Operating system-nya berbasis cloud sekali beli langsung include semuanya, tidak perlu diperbarui terus-menerus. Harganya jauh lebih terjangkau dari laptop konvensional. Dan yang paling penting sistemnya dirancang agar anak tidak bisa nonton video porno, tidak bisa judi online, dan seluruh aktivitas belajar bisa dipantau. Ahok kasih contoh nyata. Ada guru di Jawa Barat yang punya empat sertifikat internasional bisa mengajar di level dunia. Ujiannya hanya 10 dolar. Bayangkan kalau semua guru Indonesia bisa akses sertifikasi seperti itu lewat Chromebook yang terhubung Starlink di daerah terpencil anak di kampung tiba-tiba bisa belajar setara dengan anak di Kanada atau Australia. Itu bukan mimpi. Itu sudah bisa dilakukan sekarang dengan teknologi yang ada. "Bayangin kalau semua anak kita di kampung ada Starlink juga kan. Anak di kampung kita tiba-tiba belajar setara dengan orang di Kanada atau di Amerika atau di Australia." Lalu kenapa Ahok merasa ini sengaja dihambat: Ahok bilang dengan sangat hati-hati karena takut diproses hukum lagi tapi dia tetap bilang: "Saya pikir ini sengaja." Logikanya sederhana dan sangat keras. Kalau rakyat pintar, rakyat kritis, rakyat bisa akses informasi dari mana saja mereka lebih sulit dikuasai. Lebih sulit dibohongi. Lebih sulit dimanipulasi menjelang pemilu. Sistem yang membiarkan rakyat bodoh dan miskin adalah sistem yang menguntungkan mereka yang berkuasa. Karena rakyat yang bodoh dan miskin lebih mudah disuap dengan sembako, lebih mudah digiring dengan hoaks, lebih mudah dikontrol dengan ketergantungan pada program-program yang terkesan murah hati tapi tidak memberdayakan. MBG- makan bergizi gratis menurut Ahok adalah contoh dari cara berpikir yang sama. Daripada kasih rakyat laptop yang bisa membuka pintu dunia, lebih mudah kasih makanan yang habis dimakan dan orang tetap tergantung besok makannya dari mana. "Kalau saya tanya mau bikin sekolah bagus, kasih makan bergizi atau rakyat punya laptop yang bisa komunikasi ke mana-mana?" Yang paling menohok soal survei dan legitimasi: Ahok tidak berhenti di situ. Dia lanjutkan dengan sesuatu yang sangat pedas. Pemerintah melakukan survei. Rakyat bilang mereka suka makanan gratis. Lalu itu dijadikan legitimasi untuk program MBG. Seolah-olah karena rakyat minta ya sudah diberikan. Tapi Ahok membaliknya: kalau kamu memberikan sesuatu kepada orang yang tidak pernah tahu bahwa ada pilihan yang jauh lebih baik tentu mereka akan pilih yang ada di depan mata. Itu bukan preferensi yang genuine. Itu keterbatasan informasi yang dimanfaatkan sebagai justifikasi. "Mereka juga pintar. Dia survei, Pak. Rakyat suka makanan itu jadi legitimasi." Dan soal Nadiem yang sekarang dituntut 27 tahun: Ahok tidak membela Nadiem secara personal. Tapi dia bilang satu hal yang sangat logis dan sangat sulit dibantah: Menteri itu tidak pernah menyentuh anggaran secara langsung. Menteri membuat kebijakan. Yang mengeksekusi adalah birokrasi di bawahnya. Kalau ada yang salah dalam eksekusi pertanyaannya adalah: apakah menteri yang memerintahkan secara eksplisit? Apakah ada aliran dana yang bisa dibuktikan masuk ke kantong menteri? PPATK sudah menjawab: tidak ada. Nol aliran dana ke Nadiem dari siapapun. "Saya pikir ya ini soal profesionalisme. Menteri kan enggak pernah nyentuh anggaran perantaran kan, kecuali dia nyuruh ya atau terima ya." Ahok tidak sedang bicara soal Chromebook sebagai produk. Dia sedang bicara soal pilihan fundamental sebuah bangsa: apakah kita mau membangun rakyat yang pintar dan mandiri, atau kita mau mempertahankan sistem di mana rakyat tetap bergantung pada belas kasihan penguasa? MBG memberikan makan hari ini. Chromebook bisa mengubah nasib seumur hidup. Dan ketika kebijakan yang lebih transformatif justru dipersoalkan secara hukum sementara program yang lebih konsumtif dirayakan sebagai prestasi itu bukan kebetulan. Itu adalah pilihan yang sangat disengaja oleh mereka yang paling diuntungkan dari rakyat yang tetap tidak berdaya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
318
11.2K
24.2K
974.8K
1am MN retweetledi
Cinta Laura Kiehl
Cinta Laura Kiehl@xcintakiehlx·
18 tahun. Itu tuntutan jaksa buat seseorang yang udah ngabisin waktu bertahun-tahun mencoba memajukan negara ini. Terlepas dari kamu setuju atau gak sama pandangan politiknya, coba deh renungin baik-baik angka itu. Ini bukan kejadian yang pertama kali. Indonesia itu punya pola yang diam-diam menghancurkan: orang-orang pinter, kompeten, dan punya niat tulus masuk ke pemerintahan, tapi ujung-ujungnya malah dihancurin sama sistem. Gak selalu karena mereka bersalah, tapi seringnya cuma karena kehadiran mereka "dianggap mengganggu". Tapi anehnya, kita terus-terusan nyuruh anak-anak muda terbaik kita: "Masuk dong ke pemerintahan. Mengabdi dong buat negara. Bawa perubahan." Siapa juga yang mau kalau mereka ngelihat langsung kejadian kayak gini di depan mata? Siapa pun dalang di balik semua ini, mereka sama sekali gak lagi ngelindungin Indonesia. Mereka justru lagi ngajarin satu generasi orang-orang berbakat kalau jalan paling aman itu ya mending diam aja. Atau sekalian pergi ke luar negeri. Buat yang suka nyinyir, "Ya udah, pergi aja sana!", tolong berhenti nutupin ego kalian dari kenyataan. Banyak kok orang Indonesia yang super cerdas dan bener-bener cinta sama negara ini. Mereka tetap stay di sini. Mereka ngebangun sesuatu. Mereka nyari cara lain buat berkontribusi di luar pemerintahan, karena masuk ke dalam sistemnya itu terlalu bahaya. Tapi ini realita yang lebih pahit: sehebat apa pun startup, kreator, atau inovator kita di kancah dunia, KALAU pemerintahnya tetap korup dan gila kuasa, KALAU aturannya gak ngelindungin rakyat atau gak ngasih ruang buat industri berkembang dengan sehat, terus kita sebagai masyarakat bisa berharap apa? Ini momen yang sedih banget buat Indonesia. Bukan cuma karena ada satu orang yang lagi diadili, tapi karena pesan yang ditangkap sama semua orang pintar dan idealis yang lagi ngelihatin kasus ini: bahwa negara ini sepertinya belum siap buat ngelindungin orang-orang yang berani membawa perubahan.
Indonesia
265
12.9K
28.8K
443.1K
1am MN
1am MN@1am_MN·
@Lituh_sae @bingungtrs_ Komen ga sesuai konteks, aneh. Walau pas jd mentri kebijakan ga bagus, ya kali dipenjara buat kesalahan yg dibuat2 ama pemerintah. Kalo selevel nadiem aja bisa kena, suatu saat siapapun kalian bisa kena kalo pemerintah lw model begini. Camkan itu.
Indonesia
0
0
0
73
ayunk
ayunk@bingungtrs_·
sakit banget hati gw tiap ngeliat berita nadiem. bayangin dia S1 udah di Brown University, S2 di Harvard University pada masanya, sepinter apa coba?! terus balik ke Indo ngasih kontribusi ke negara dengan bikin hampir 4 JUTA lapangan pekerjaan buat rakyat — lanjut memperluas kontribusi lg di Pemerintahan, eh tau-tau DITUNTUT TOTAL 27,5 tahun untuk KASUS GAJELAS (pidana penjara 18 tahun, denda 1M (subsidair 190 hari), dan pidana tambahan uang. pengganti (809M) & 4.8T (subsidair 9 tahun) atas SEDERET DENGAN DAKWAAN 0 BUKTI 😭😭😭💔
Indonesia
246
8.8K
36.5K
548.9K
1am MN retweetledi
Redaksi Lain
Redaksi Lain@redaksilain·
Kasus Chromebook Nadiem ini sebenernya gimana sih, kok bisa dituntut 18 tahun? Gue coba jelasin pake bahasa bayi, tanpa istilah hukum yang ribet, Versi Jaksa vs Pembelaan Nadiem ⬇️⬇️
Redaksi Lain tweet media
Indonesia
258
8.9K
31.3K
1.2M
1am MN retweetledi
Redaksi Lain
Redaksi Lain@redaksilain·
Soal Rp1,5T “kemahalan,” Nadiem bilang: Pemilihan Chrome OS (gratis lisensi) vs Windows justru menghemat negara Rp1,2 triliun Dan menurut dia, tidak ada satu pun audit BPK atau BPKP yang menyatakan pengadaan Chromebook tidak tepat atau tidak wajar Yang menghitung kemahalan Rp1,5T adalah jaksa, bukan auditor 
GIF
Indonesia
2
43
348
38.3K
1am MN retweetledi
Redaksi Lain
Redaksi Lain@redaksilain·
Argumen yang paling sering Nadiem ulang ke publik: Omzet Google dari pengadaan Chromebook sekitar Rp621 miliar Tuduhan jaksa yaitu Nadiem terima Rp809 miliar dari aliran Gojek-Google Pertanyaan yang dia lempar adalah apakah masuk akal Nadiem dapet lebih besar dari omzet vendornya sendiri?
Indonesia
1
14
306
31.4K
1am MN retweetledi
Redaksi Lain
Redaksi Lain@redaksilain·
Yang paling ironis menurut Nadiem: tuduhan CDM (Chrome Device Management) tidak berguna dan menjadi kerugian Rp621 miliar CDM itu sistem yang ngerekam penggunaan tiap perangkat termasuk data 86% dan 97% yang disebut tadi Jadi sistem yang dipakai jaksa buat ngebuktiin Chromebook gagal, kalau CDM-nya nggak dibeli, justru nggak akan ada datanya
GIF
Indonesia
1
35
274
38.1K
1am MN retweetledi
Redaksi Lain
Redaksi Lain@redaksilain·
Jaksa bilang Chromebook gagal manfaat Nadiem balas dengan data Audit BPKP 2023/2024 audit resmi pemerintah, bukan klaim sepihak: ➡️86% murid pakai Chromebook untuk Asesmen Nasional Berbasis Komputer ➡️55% murid pakai untuk pembelajaran berbasis IT ➡️97% unit Chromebook diterima dan aktif (data dari sistem CDM) Pertanyaanya adalah kalau gagal manfaat, kenapa angka penggunaan justru tinggi?
Indonesia
4
46
390
38.8K
1am MN retweetledi
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
At this point, gw merasa semua orang literally bs dipenjara. Bisa dicari2 kesalahannya. Bisa dibantah semua pembelaan dan bukti2nya. Bisa dibuat2 skenarionya. Semengerikan itu dampaknya. Akhirnya, banyak investor asing juga ga berani masuk. Duit banyak yang keluar. Rupiah kian melemah. Domino effect.
Jeni_Ly again@Jelli_cent

Gilaaaa!!! Tuntutan thd Nadiem Makarim adl *Penjara: 18 Tahun *Denda : 1 Milyar (190 hari) *Uang Pengganti 809 Miliar + 4 T (9th) Pdhl di setiap persidangan dakwaan thd Nadiem terbantahkan.😓 Tetap kuat Nadiem 💪🏻 Masih ada proses selanjutnya. Smoga Majelis hakim memegang asas keadilan & berpikir sangat jernih dlm memutuskan kasus ini. Berani memegang prinsip beyond a reasonable doubt. Amin 🙏🏻

Indonesia
185
8.6K
17.5K
482K