Guys, udah pada tau bekum nih?
Baru-baru ini Ketua Komisi XI DPR bilang pemerintah harus lebih agresif ngejar penerimaan pajak supaya kemampuan bayar utang negara tetap terjaga.
sekali lagi dewan perwakilan rakyat
menyuruh pemerintah agar lebih tegas
dan berani dalam mempajaki rakyat
Soalnya utang pemerintah terus naik dan sekarang nilainya sudah tembus ribuan triliun rupiah.
Yang bikin banyak orang bertanya-tanya, kenapa solusi yang sering dibahas selalu nambah penerimaan pajak?
Padahal di sisi lain masyarakat sudah menghadapi banyak tekanan ekonomi, mulai dari harga kebutuhan pokok, biaya pendidikan, biaya kesehatan, sampai daya beli yang belum sepenuhnya pulih.
mereka ini perwakilan rakyat bukan sih?
Dikira lawan tawuran, dua remaja yg lagi asik nongkrong sambil nonton tawuran malah dipukul sajam & motornya dirampas. Peristiwa ini terjadi di Kampung Cirejag, Desa Belendung, Kec. Klari, Kab. Karawang.
Hama begini jangan dikasih napas, bolongin palanya!
Dua anak yatim berusia 9 dan 12 tahun asal Karawang, Jawa Barat, terancam kehilangan hak waris dari ayahnya yang telah meninggal dunia. kum.pr/xcj4zjlnd0
📝: newsupdate | update | news | videonews | R120 | E164 | V161
#bicarafaktalewatberita#kumparan
kalian udah tau blom?
Sertu Riza Pahlevi yg menewaskan MHS (15) hanya divonis 10 bln penjara & tidak dipecat dari TNI
ibu korban, Lenny Damanik menangis histeris & minta keadilan untuk anaknya
selain penjara, Riza cuma diminta bayar uang ganti rugi Rp 12,7 jt ke ibu korban
Omset itu bukan keuntungan
Jika omset 6 juta paling UMKM untungnya 3 juta
Pendapatan 3 juta untuk menghidupi 4 jiwa istri dan 2 orang anak
Pengeluaran bisa dibayangkan:
bayar listrik dan air serta kontrakan dan juga kebutuhan sekolah anak bisa bisa mereka masih kekurangan untuk memenuhi kebutuhan harian
parahnya lagi Klean masih mau ambil pajak dari mereka
Aksi Ormas di Kuningan Meresahkan Warga, Swiping ke Beberapa Kontrakan Sambil Melakukan Ancaman
Warga di Kuningan, Jawa Barat merasa terganggu dengan tindakan sejumlah anggota ormas yang bergerombol. Mereka melakukan pemeriksaan atau pengecekan secara sepihak ke sejumlah kontrakan dan rumah warga tanpa alasan maupun tujuan yang jelas. Tak hanya itu, kelompok tersebut juga diduga melontarkan ucapan ancaman kepada para penghuni tempat tinggal yang mereka datangi.
Kronologi pada hari Minggu, tanggal 24 Mei 2026. Korban bernama Firman Rismawan sedang merayakan kemenangan Persib Bandung dan melakukan konvoi di Jl. Lembong, Kel. Braga, Kec. Sumur Bandung, Kota Bandung, ikut menumpang ke mobil milik sesama Viking. Setelah naik, korban meminta minuman beralkohol, tetapi tidak diberi. Kemudian, korban disuruh turun, dan selanjutnya pelapor dikeroyok oleh pelaku yang berjumlah lebih dari 3 orang, diduga berasal dari Viking Frontline, sehingga korban mengalami luka memar di bagian wajah, kepala, dan punggung.