Darth Sone

38.6K posts

Darth Sone banner
Darth Sone

Darth Sone

@50n3

I trust no God, only Sith Lord. Optimistic Nihilism. Noided.

Death Star Katılım Nisan 2011
751 Takip Edilen308 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Darth Sone
Darth Sone@50n3·
Freedom of speech is freedom to engage in the process that we use to formulate the problems in our society to generate solution and reach the consensus. It's actually mecanicsm, not just a value.
English
4
0
0
0
Darth Sone
Darth Sone@50n3·
@razantataa Ada benarnya kok, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan utama. Misal belanja di supermarket atau bengkel. Kalau yg berbau viral sangat tidak masuk akal untuk antri.
Indonesia
0
0
0
15
Razan Tata | Content Writer
Salah satu culture shock-ku pas ke Jakarta: Kenapa orang rela antre panjang cuma buat makan atau ngopi? Aku mikirnya: "Kenapa nggak pindah ke tempat lain aja?" Sampai akhirnya aku sadar ... Aku melihat Jakarta dengan cara berpikir orang yang bukan tinggal di sana. Misalkan di kotaku yang lebih kecil. Kalau satu tempat penuh, tinggal geser beberapa menit ke kafe lain. Sedangkan di Jakarta berbeda. Tempat alternatif belum tentu dekat. Kalaupun dekat di peta, belum tentu cepat ditempuh karena macet. Akhirnya, rela mengantre jadi skill wajib kalau di Ibukota. Sejak itu aku belajar satu hal: Kita perlu menjadi "warga Jakarta" untuk menjawab keheranan selama ini.
Țòm@spicytepanyaki

Kayanya harus ada penelitian deh, soal Jakartans dan hobi seneng antrinya demi sebuah makanan itu.

Indonesia
18
11
125
33.6K
Darth Sone
Darth Sone@50n3·
@NOTASLIMBOY Sebagai sesama anak tech, saya akan mempertimbangkan opini. Thanks Bang.
Indonesia
0
0
0
67
Sammy Notaslimboy
Sammy Notaslimboy@NOTASLIMBOY·
Beli hp untuk ngetest apps buatan tim gua. SAMSUNG A56, lumayan juga. Kayaknya bakal gua pakai untuk harian juga ah.
Indonesia
7
1
19
5.1K
Darth Sone
Darth Sone@50n3·
Melihat Argentina main dan paham dewi fortuna itu nyata
Indonesia
0
0
0
30
Darth Sone
Darth Sone@50n3·
Mesir sangat2 efisien dan mematikan. Damn.
Indonesia
0
0
0
72
Darth Sone retweetledi
Spieltag Indonesia
Spieltag Indonesia@SpieltagIndo·
Salah satu 'What if' terbesar Borussia Dortmund dalam sepuluh tahun terakhir. Datang dengan potensi besar, tapi malah dimainin jadi bek tengah sama Thomas Tuchel 🤯
Spieltag Indonesia tweet media
Indonesia
52
73
1.7K
270.8K
Darth Sone retweetledi
Dimar
Dimar@dimarsasongko98·
Kesimpulan dari semua argumen tadi: a. Anekdot dipakai menggantikan data. b, Survei kepuasan dipakai menggantikan audit. c. "Pemerintah mendengar" tanpa timeline bukti. d. "Bukan militerisasi" tapi 5 orang mati dalam latihan militer. e. "Ide bagus" tapi 58% dana desa dikunci tanpa persetujuan desa. f. "Tidak ada yang dipotong" tapi opportunity cost diabaikan. g. "Bukan karena politik" tapi jabatan dan gaji dari APBN. Ini bukan debat soal cinta atau benci negara. Ini soal siapa yang menanggung biayanya ketika argumen-argumen ini ternyata salah. Jawabannya: bukan mereka yang berbicara di podcast.
Dimar tweet media
Indonesia
2
23
95
7.5K
Darth Sone
Darth Sone@50n3·
Listrik padam di Menteng
Indonesia
0
0
0
16
unmag
unmag@unmagnetism·
ini adalah salah satu striker terbaik yg pernah dimiliki bumi, ada yg tau?
unmag tweet media
Indonesia
826
93
3.1K
473.4K
Darth Sone retweetledi
khas。
khas。@khasmuyk·
Valid gak sih ini?😅
Indonesia
1
15
172
6.5K
Darth Sone
Darth Sone@50n3·
@smekdoncat Gada yang bisa mengalahkan market demand mau gimana pun
Indonesia
0
0
5
3.3K
Darth Sone
Darth Sone@50n3·
Listrik padam di Pegangsaan, Menteng
Indonesia
0
0
0
18
La Albiceleste | Tim Tango
La Albiceleste | Tim Tango@albiceleste_id·
Paulo Dybala: Ketika Messi dan Cedera Mengubur Karier Timnasnya Paulo Dybala adalah salah satu talenta terbaik yang pernah dimiliki Argentina. Tapi ironisnya, dia juga menjadi salah satu pemain paling kurang beruntung dalam sejarah Timnas Argentina. Bukan karena kualitasnya kalah, justru sebaliknya. Masalahnya, Dybala lahir di era yang sama dengan Lionel Messi. Posisi terbaik Dybala adalah second striker atau nomor 10 yang bebas bergerak di belakang penyerang. Masalahnya, itu juga wilayah kekuasaan Messi selama hampir dua dekade. Hampir semua pelatih Argentina—Martino, Bauza, Sampaoli, hingga Scaloni—berusaha mencari cara agar keduanya bisa bermain bersama. Hasilnya? Tidak pernah benar-benar berhasil. Saat Messi dimainkan di tengah, Dybala harus mengalah ke sayap, posisi yang membuat permainannya jauh berkurang. Saat Dybala diberi kebebasan, Messi justru kehilangan ruang favoritnya. Argentina akhirnya lebih sering memilih pemain yang karakternya saling melengkapi Messi, seperti Ángel Di María, Julián Álvarez, atau Lautaro Martínez. Belum selesai sampai di situ. Cedera juga berkali-kali datang di momen yang salah. Saat sedang tampil luar biasa di level klub, tubuhnya justru tidak bersahabat ketika jeda internasional atau menjelang turnamen besar. Akibatnya, ia tak pernah punya kesempatan membangun kontinuitas di tim nasional. Namun Dybala tidak pernah membuat masalah. Dia menerima perannya, tetap datang setiap dipanggil, dan menunggu kesempatan tanpa mengeluh. Ketika momen itu tiba di final Piala Dunia 2022, dia masuk sebagai pemain pengganti, membantu bertahan di menit-menit akhir, lalu maju sebagai algojo penalti. Tanpa ragu, bola dikirim ke tengah gawang. Gol. Satu tendangan itu mungkin menjadi momen paling penting dalam karier internasionalnya. Dia mungkin bukan bintang utama, bukan pula pemain inti, tetapi ikut mengantarkan Argentina mengangkat trofi yang paling didambakan setiap pesepak bola. Sejarah mungkin tidak akan mengingat Dybala sebagai legenda terbesar Timnas Argentina. Namun banyak yang akan sepakat bahwa dia adalah salah satu pemain paling berbakat yang harus mengorbankan karier internasionalnya karena lahir di generasi yang sama dengan pemain terbaik sepanjang masa. Kalau Dybala lahir 10 tahun lebih awal atau 10 tahun lebih lambat, besar kemungkinan kita sedang membicarakannya sebagai nomor 10 utama Argentina, bukan sekadar "pemain yang kebetulan satu generasi dengan Messi."
La Albiceleste | Tim Tango tweet mediaLa Albiceleste | Tim Tango tweet mediaLa Albiceleste | Tim Tango tweet media
Indonesia
19
63
677
43.6K
Darth Sone retweetledi
Darth Sone retweetledi
Taman Buku Bebasari
Taman Buku Bebasari@tb_bebasari·
Udah diajak berpikir dan membaca secara materialis, biar napak tanah (baca: memahami kondisi konkrit & tegangan2 riil yg membentuk sejarah & sikap seseorang), supaya gak jadi moralis yg gampang nge-cancel, eh malah memilih mencurigai motif penulisnya.
Andre Goranico Samosir@andre_gnc

Ada atau tidak ada Tan, orang yang menerima uang dari pemerintah akan selalu menemukan alasan pembenarnya. Tapi Zen tampaknya gusar sekali kalau sekiranya alasan itu adalah Tan. 😁

Indonesia
6
61
286
15.6K
Darth Sone retweetledi
Secretary Mika
Secretary Mika@SecretaryMika·
Lo biasanya booking hotel lewat Agoda atau Traveloka? Gue juga dulu gitu. Sampai suatu malam temen gue yang kerja di front office hotel bintang 4 di Bali ngasih satu kalimat yang langsung ngegas otak gue. Gue tanya: “Kalau gue mau nginep di hotel lo, booking di mana yang paling murah?” Dia jawab santai: “Telepon langsung ke hotel. Bilang lo liat harga di Agoda Rp sekian. Minta lebih murah. Kita PASTI kasih.”
Secretary Mika tweet media
Indonesia
516
3.7K
25.6K
2.2M
Darth Sone
Darth Sone@50n3·
Pegangsaan mati listrik oy
Indonesia
0
0
0
26