ً
3.2K posts

ً retweetledi

“diam berarti consent” your future lawyer has a rapist mentality..... women really need a gun omfg
sampahfhui@sampahfhui
[anak fhui bikin grup isinya lecehin perempuan tiap hari???]
English
ً retweetledi

oke karena postingan instagram @magdaleneid dibungkam di indonesia, ini link gdrive untuk siapapun yang mau repost sebanyak2nya
drive.google.com/drive/folders/…

Indonesia
ً retweetledi

Kemarin ada satu coffee shop yang bikin campaign "NGENTOT", katanya singkatan "Ngenal Total".
Menu kopinya dikasih nama-nama cewek.
Jadi pas barista nanya "mau pesan apa?", pelanggan jawab "mau pesan Nadia."
Lucu? Kreatif? Nggak sama sekali. Ini pelecehan yang dikemas jadi marketing.
Seolah-olah harga diri perempuan bisa dibeli seharga kopi.
Yang bikin gue lebih kesel: "permintaan maaf" mereka kayak ga niat gini.
Cuma tulisan doang. Ga ada video. Ga ada statement langsung dari yang bertanggung jawab.
Gak ada penjelasan kenapa ini bisa lolos. Gak ada akuntabilitas. Cuma damage control yang berasa template dan malah lanjut jualan.
How the fuck was this approved by the higher ups? Did they hire misogynist perverts?




Indonesia

@KhansaDahayu bs aja kak, aku di semarang... tp ini juga masih e ticket sih
Indonesia

