☻
2.5K posts

☻
@675jt
i created this account as my coping mechanism
They/Them. DNF — DNSS Katılım Ocak 2026
90 Takip Edilen0 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
☻ retweetledi
☻ retweetledi

Inilah tampang Andi Hakim Febriansyah & Camelia Rosa.
Suami istri pencuri Rp28 miliar dana suci umat Gereja Katolik Paroki Santo Fransiskus Assisi Aek Nabara, Labuhanbatu, Sumut untuk umroh, bikin cafe mewah, sport center, mini zoo & gaya hidup glamour.
Padahal uang tabungan jerih payah jemaat selama 40+ tahun itu untuk gereja, sekolah anak, kesehatan & kesejahteraan.
2019: Andi Hakim, Kepala Kas BNI Aek Nabara, rayu pengurus gereja dengan “BNI Deposito Investment” bunga 8%, padahal bohong besar. Umat percaya, dana mengalir deras ke dia.
2019-2025: Rp28 miliar raib karena Andi cetak bilyet palsu, palsukan tanda tangan jemaat, alihkan ke rekening pribadi, rekening istri Camelia Rosa, & PT Chiara Keanu Chareem Sejahtera milik mereka.
Awal 2026: Jemaat minta cairkan Rp10 miliar, nihil. Bendahara Suster Natalia Situmorang shock berat, pingsan & menangis.
Feb 2026: Andi & istri kabur ke Australia
13 Maret 2026: Andi ditetapkan tersangka penggelapan & penipuan oleh Polda Sumut.
30 Maret 2026: Ditangkap di Bandara Kualanamu, Medan saat pulang dari pelarian. Polisi sita semua aset & dalami peran Camelia Rosa.
April 2026: Andi masih ditahan Polda Sumut. Penyidikan berlanjut, polisi kejar aliran dana & sita seluruh aset hasil kejahatan. Camelia Rosa masih didalami perannya.
BNI tawarkan talangan Rp7 miliar yang ditolak mentah2 oleh jemaat. Suster Natalia & umat tuntut pengembalian penuh Rp28 miliar hasil keringat 1.900 keluarga.
--
Semoga seluruh jemaat segera dapat uangnya kembali & suami istri pelaku ini dihukum berat 🙏🏾

Indonesia
☻ retweetledi
☻ retweetledi
☻ retweetledi

☻ retweetledi

KAN GARA-GARA SIAPAAAAAAAAAAAAA GUE TANYAAAAAAAA GARA GARA SIAPAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARGH
folkative@insidefolkative
Menkes sebut 28 juta penduduk Indonesia punya masalah kejiwaan.
Indonesia
☻ retweetledi
☻ retweetledi
☻ retweetledi
☻ retweetledi
☻ retweetledi

syongnen canon : (mati) (kita semua tewas)

🦉🍯@fantastiez
WE’RE SO BAAAACKKK SYONGNEN CONCERT DATEEEE
Indonesia
☻ retweetledi

@limeonzest Knp ya pada menormalisasi hubungan transaksional 😓 men will use this sebagai senjata untuk generalisir perempuan matre dan will fall for MONEY.... Damn, those people progressing backwards
Indonesia
☻ retweetledi

1. komunikasi kalian jelek
2. kalo dikirimin duit harusnya tersinggung jir seakan akan perasaan kalian diremehin dan cukup dibayar doang biar baikan
3. this is cringe
;༊ sha@larrylobsteer
same here 🗿💁🏻♀️
Indonesia
☻ retweetledi

BUKAN SEMBARANG TAROT 😭😭😭




SEA@idvinee
COKKK OTW BALIKAN gak boong #intinyadeh balikan NO MORE CERAI TALAK TIGA 😭😭😭😭‼️‼️‼️‼️‼️seems like they’ve still awkward from their past problems(?) kayaknya emang ada konflik antara mereka berdua, jadi masih agak awkward but both of them lagi coba pdkt lagi karena—
Indonesia
☻ retweetledi
☻ retweetledi
☻ retweetledi

Guys, ini bener-bener bikin dada sesak.
Suster Natalia, seorang biarawati di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dia nggak pernah menikah.
Nggak punya harta pribadi.
Seluruh hidupnya dia abdikan buat gereja dan umatnya.
Sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib.
Bukan uangnya sendiri, tapi uang tabungan 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya selama puluhan tahun.
Kronologinya begini.
Credit Union Paroki Aek Nabara sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak untuk sekolah anak, biaya sakit, dan masa depan. Total terkumpul lebih dari Rp28 miliar, disimpan di deposito.
Tahun 2019, Andi Hakim Febriansyah, Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara, datang ke pengurus CU. Dia tawarkan “BNI Deposito Investment” dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Karena dia datang pakai seragam BNI, ID card resmi, dan mobil pick-up service bank, pengurus percaya.
Tujuh tahun berjalan lancar. Bunga masuk tiap bulan. Nggak ada masalah.
Sampai Desember 2025 semuanya runtuh.
CU minta cair Rp10 miliar bertahap untuk pinjaman anggota. Januari dan Februari 2026 tidak cair-cair. Andi minta semua bilyet deposito “untuk pembaruan”. Suster Natalia serahkan semuanya karena masih percaya.
Beberapa hari kemudian, kepala kas baru datang dan bilang
“Andi Hakim Febriansyah sudah bukan pegawai BNI lagi. Produk itu bukan produk BNI.”
Suster Natalia pingsan.
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya nggak ada bukti. Untung ada satu bilyet yang tersimpan di tangan pastor lain.
Andi kabur ke luar negeri lewat Bali ke Australia lalu ke New Zealand. Sambil kabur dia masih angkat telepon Suster Natalia dan bilang “aman, Suster.”
Akhirnya dia ditangkap setelah red notice Interpol. Uangnya dipakai buat beli sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset lain yang sekarang sedang dilacak.
Yang paling sakit, BNI cuma mau tanggung jawab Rp7 miliar dari Rp28 miliar lebih. Dan mereka transfer secara sepihak tanpa persetujuan penuh dari CU.
Enam kali mediasi, satu kali aksi damai, tapi belum ada satu pun pejabat BNI yang mengucapkan kata “maaf” atau “kami prihatin”.
Suster Natalia yang nggak punya harta pribadi malah pinjam uang ke sana-sini buat bayar tagihan rumah sakit umatnya yang butuh berobat.
Dia bilang: “Saya nggak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit.”
Ini bukan cuma kasus oknum.
Ini uang umat kecil yang menabung perak demi perak selama puluhan tahun, raib karena seorang kepala kas BNI yang beroperasi pakai nama, seragam, dan fasilitas bank negara selama 7 tahun.
BNI sebagai bank BUMN seharusnya bertanggung jawab penuh.
Gimana menurut kalian?
Ini cukup adil? Atau BNI harus tanggung jawab full Rp28 miliar?Cerita pendapat lo di reply woi.
Dan buat Suster Natalia serta 1.900 umat itu, semoga keadilan segera datang.

Indonesia
☻ retweetledi
☻ retweetledi

Polisi kita membunuh, tentara kita berpolitik, presiden kita mau memaafkan koruptor. Wapres kita? Gibran.
jakartalk@Jakartalk
Fakta yang paling gak bisa lo terima
Indonesia

Makanya jika mau deposito harus dgn jalur resmi dan legal. Suster Natalia dia mau deposito uang tabungan perak jemaatnya Krn tergiur bunga riba yg 8%,nilainya 2,2M. Dari sini dia salah. Dia pasti menikmati bunga riba 2,2M setiap tahunnya. Yg ternyata itu deposito fiktif.
Fortis Est Veritas@VeritasArdentur
Harusnya tidak sulit: antara omongan suster vs omongan pihak bank yang telah jelas menipu, sudah pasti suster yg bisa dipercaya. BNI tidak bisa memisahkan diri dari penipu, krn si penipu bertindak atas nama BNI.
Indonesia






























