
mian
22.8K posts




Kesel banget sama modelan jastip kayak gini, tiba tiba temen aku direfund perkara tag ig story? emang salah temen aku dimana? padahal temen aku udah bilang story pas hari H






Ini kantorku : - gajian gapernah telat - kerja 3hari , 2 hari off - bpjs ks+ tk + asuransi swasta - full fasilitas (ruang tidur, ruang menyusui, bangku pijat, gym, klinik) - tiap ada activity udah pasti ada makan + kopi per 8jam, kalo activitynya besar disediain hotel buat istirahatnya - atasan + temen kerja supportif - pajak ditanggung perusahaan, thr + bonus setahun sekali nilainya 1x gaji bukan gapok - deket ke transum(depan kantor persis halte wkwkwkw) - jam kerja 8 jam include istirahat bukan 9jam 😋




Gue heran deh kok masih aja ada orang yang bilang “Pertamax naik ga masalah, kan yang pake juga orang2 mampu” Entah mereka buzzer atau emang tolol alami. Yang jadi masalah itu EFEK DOMINO-nya, bukan cuma perkara harga naik 3ribu. Ini efek domino yang akan terjadi dari kenaikan per hari ini: 1. Migrasi massal ke BBM lebih murah. Harga Pertamax naik → orang yang biasa pakai yang “premium” (kelas menengah atas) langsung switch ke Pertalite yang lebih murah. Hasilnya: permintaan Pertalite meledak. Padahal Pertalite kan kuotanya terbatas (subsidi), jadi stok di SPBU cepet habis. 2. Pertalite langka + antrean panjang. Antre Pertalite di SPBU jadi tambah rame. Yang gak mau antri berjam-jam atau gak kebagian akhirnya terpaksa isi Pertamax (yang lebih mahal). 3. Biaya logistik & transportasi naik Truk, angkot, ojek online, pengiriman barang semua naik ongkosnya (meski mereka pakai solar/ Pertalite, tapi efek rantai supply-nya ikut naik karena driver dan perusahaan logistik juga kena imbas). Akhirnya harga barang di pasar naik semua. 4. Inflasi & harga sembako naik Efek dari nomor 3: dari meja makan sampai warung kecil. Harga beras, sayur, mie instan, bahkan jasa ojek naik. UMKM yang paling kena getahnya. Modal produksi naik, daya beli masyarakat turun, penjualan melambat. 5. Black market & penyelundupan Pertalite yang langka sering muncul di pedagang eceran dengan harga lebih mahal (kadang sama mahalnya Pertamax). Subsidi yang seharusnya buat rakyat kecil malah bocor. 6. Beban subsidi pemerintah membengkak. Demand Pertalite naik drastis → pemerintah/Pertamina harus nambah pasokan subsidi. Kalau gak diatur, APBN makin tekor, bisa-bisa akhirnya Pertalite juga naik atau dibatasi lebih ketat (misalnya pakai MyPertamina, plat nomor ganjil-genap, dll). 7. Efek jangka panjang ke ekonomi & masyarakat - Driver ojol & angkot kurangi shift → pendapatan turun. - Petani & nelayan (yang pakai solar/Pertalite) ongkos produksi naik → harga pangan naik lagi. - Inflasi umum naik → Bank Indonesia mungkin naikin suku bunga → pinjaman mahal → investasi melambat. Intinya, yang tadinya “cuma naik buat orang berduit” malah bikin semua orang kena getahnya lewat rantai yang panjang.

Breaking : Bank Indonesia tiba2 menaikkan BI rate 25bps ke 5,5% di luar jadwal regular Rapat Dewan Gubernur bulanan!
























