madA

4.4K posts

madA banner
madA

madA

@AdamLiemm

akunnya real, manusianya fake.

Surakarta, Jawa Tengah Katılım Temmuz 2011
253 Takip Edilen96 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
madA
madA@AdamLiemm·
Νεχ ποσσυμ τεχυμ ωιωερε, νεχ σινε τε
Ελληνικά
0
0
1
0
madA retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
Lucunya Negeri +62, 1. PAM = Perusahaan Air Minum... airnya gak bisa diminum 2. MBG = Makan Bergizi Gratis... gak bergizi dan gak gratis 3. IKN = Ibu Kota Negara... statusnya bukan ibukota negara 4. KPK = Komisi Pemberantasan Korupsi... korupsinya malah makin merajalela 5. DPR = Dewan Perwakilan Rakyat... rakyatnya tidak terwakili 6. BPJS Kesehatan = Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan... sehatnya tidak terjamin 7. PLN = Perusahaan Listrik Negara... listriknya sering mati 8. Pajak = katanya untuk rakyat... yang menikmati bukan rakyat 9. KRL = Kereta Rel Listrik... listriknya sering padam, keretanya tetap jalan padat 10. UMP = Upah Minimum Provinsi... minimumnya betul, tapi tidak cukup untuk hidup layak 11. 12. 13. Apa lagi nih+62
Indonesia
152
9.2K
26.1K
449.5K
madA retweetledi
mazi
mazi@yelvyah·
how it feels to live in indonesia and read the news about ur country every day
mazi tweet media
English
123
37.6K
74.1K
718.6K
madA retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
Nasib +62 seminggu terakhir : - Putusan MK : Jakarta tetep ibu kota, gak jadi IKN - Sambo Kuliah S2 di lapas - Nadiem divonis 18 + 9 tahun - Ibam divonis 4 tahun - Andrie Yunus gak sopan dan ber etika, makanya disiram air keras - Nonton Film Dokumenter dilarang - Lembaga tinggi negara bikin cerdas cermat aja, juri nya blunder Ada yg mau nambahin?
Indonesia
407
15.4K
39.6K
682.8K
madA
madA@AdamLiemm·
@rsnzqf Takut banget abis ini pake kalungnya dari emas sismoyo
Indonesia
1
0
0
6
madA retweetledi
Jejak digital.
Jejak digital.@ARSIPAJA·
Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"
Indonesia
16.2K
20.9K
66.2K
13.4M
madA retweetledi
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto@prabowo·
Kondisi rupiah saat ini adalah bukti ekonomi bangsa telah salah urus bung @DavidEfendhi. Hampir semua nilai tambah, dinikmati bangsa asing.
Indonesia
2.6K
18.6K
21.2K
0
madA
madA@AdamLiemm·
Home sweet home 🤎
madA tweet media
English
0
0
1
19
madA retweetledi
madA retweetledi
kale
kale@kalistohenituse·
BJ Habibie Butuh 35 Menteri buat bikin rupiah dari 16.800 ke 6.550. Sedangkan Prabowo butuh 48 Menteri, 5 Pejabat Sekelas Menteri, 56 Wakil Menteri untuk membuat rupiah dari 16.000 ke 17.400
folkative@insidefolkative

Dolar AS tembus 17.404

Indonesia
451
23.2K
55.2K
933.6K
madA retweetledi
daem 🍧【GRAVT】Debut 05/27
Baru saja mengorbankan rasa malu demi mendapat tomoro frieren 12 ribu itu... Tapi setelahnya, aku bilang ke mbak kasir: "Mbak minumannya nggak usah, tolong kasih ke pelanggan berikutnya, atau untuk mbaknya sendiri" Kenapa? Karena pahlawan Himmel akan melakukan hal yang sama
daem 🍧【GRAVT】Debut 05/27 tweet media
Indonesia
324
2.4K
17K
351.9K
madA
madA@AdamLiemm·
🤎🤎
madA tweet mediamadA tweet mediamadA tweet media
QME
0
0
0
19
madA retweetledi
Feyber | Learn AI
Feyber | Learn AI@woleswoosh·
Orang masih nganggep QRIS itu cuma buat beli es teh. Tapi ini sistem pembayaran buatan Indonesia yang sekarang diterima di China. Bukan sebaliknya. Bukan Alipay yang masuk Indo tp kebalik QRIS yang masuk China. Lo harus paham betapa langka ini. Negara berkembang biasanya jadi market, bukan jadi infrastructure. Kali ini Indo yang export teknologinya. Dan ini baru payment. Kalau QRIS bisa jadi standar cross-border di Asia Tenggara, lo lagi ngeliat awal dari Indonesia jadi fintech hub beneran, bukan cuma jadi user-nya doang. Bangga!
Indonesian Pop Base@iPopBase

QRIS will roll out in China this Friday.

Indonesia
330
11.2K
50.7K
2.5M
madA retweetledi
txt keresahan WNI
txt keresahan WNI@KapudS640·
Di suatu negara yang aneh Negara tropis = buah mahal Negara maritim = ikan mahal Negara CPO = migor mahal Negara SDA = listrik dan BBM mahal Negara hukum = tunggu viral Swasembada pangan = beras mahal Bebas aktif = ikut BOP Negara religius = korupsi nya banyak, sampai kitab Tuhannya dikorupsi Semuanya karena sistem yang buruk dan political will yang tidak berpihak rakyat tapi berpihak cepat balik modal dan nambah kekayaan pribadi hehe
Indonesia
529
35.3K
71.5K
1.1M
madA
madA@AdamLiemm·
Is this the end?
English
0
0
0
6
madA retweetledi
KRMT Mul Kenthit
KRMT Mul Kenthit@NdoroTedjo·
WAHYU BAJINGAN! :(((
Indonesia
8
53
353
23.8K
madA retweetledi
Endless Story
Endless Story@xendless_s·
Ihhh beneran ada yang seperti di film
Indonesia
67
3.1K
24.8K
301.6K
madA retweetledi
Billy
Billy@Billy_Naravit·
Kalian tau apa yang bakal bikin BNI ketakutan dan bertekuk lutut buat ganti semua uang Gereja ini yang dimalingin manajemen mereka sendiri, bikin seruan supaya semua umat katolik Indonesia untuk memindahkan dananya ke Bank selain BNI atas nama solidaritas. Gw yakin dgn seruan itu manajemennya ketakutan pasti.
Lambe Saham@LambeSahamjja

Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.

Indonesia
876
12.4K
44.6K
3.2M