Lemper Sepet

5K posts

Lemper Sepet banner
Lemper Sepet

Lemper Sepet

@AddinCoelidin

inlander.

Kayen, Indonesia Katılım Şubat 2014
358 Takip Edilen111 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Lemper Sepet
Lemper Sepet@AddinCoelidin·
Idealisme yang sudah menjadi trend mode !!!!! #FTW #WTF
Lowokwaru, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
0
0
0
0
Lemper Sepet retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Stop wak.....✋️🚨🚨🚨 JOKOWI TERNYATA MAIN PESUGIHAN Kalian wajib lihat sampai habis, siapa aja artis dan politisi nasional yang ikut pesugihan
Indonesia
154
1.1K
4.6K
229.1K
Lemper Sepet retweetledi
pribadi
pribadi@ardypribadi__·
Eh ini penting banget guys, ini udah sampe ke media belum tolong di up. Nelayan Indonesia dan Pakistan saat ini disandera oleh bajak laut dari Somalia.
Indonesia
211
22.3K
64.5K
1.5M
Lemper Sepet retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Masih ingat kasus Wakil Bupati Sangihe yang tiba-tiba meninggal setelah menolak proyek tambang emas? Tambang ilegal itu ada samgkut pautnya dengan ini tambang ini lho dan dibekingi seorang jenderal yang sekarang masih berada di lingkaran kekuasaan regime "nyawit". Tahu nggak siapa jenderal itu?
Sumatera Adil & Federal tweet media
LIPUTAN6@liputan6dotcom

Geger WN China Garap Tambang Ilegal di Sangihe, Nilainya Tembus Rp 200 Miliar liputan6.com/bisnis/read/65…

Indonesia
96
8.4K
19.5K
432.3K
Lemper Sepet retweetledi
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
PESTA BABI di Masjid Nurul Ashri, Sleman.
Indonesia
131
4.7K
22K
257K
Lemper Sepet retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
HUTAN PAPUA HARUS DILINDUNGI DARI PARA BABI Berhenti merasa paling modern sebelum kamu melihat sendiri bagaimana alam Papua menjaga "fosil hidup"-nya dengan penuh kehormatan. ♥️ Kasuari bukan sekadar burung biasa di tanah Biak. Ia adalah penguasa hutan, simbol kekuatan, dan bukti bahwa Indonesia Timur adalah rumah bagi keajaiban yang dunia pun iri melihatnya. Kalau kamu masih menganggap Indonesia cuma soal kota besar, berarti kamu memang kurang jauh melangkah ke timur. Sebuah fragmen kemegahan purba dari tanah Numfor. Tak perlu mencari lebih jauh, karena di sini... -EverythingIsHere- 📍 Pulau Biak, Kabupaten Biak Numfor, Papua
Indonesia
34
2.8K
6.8K
63.5K
Lemper Sepet retweetledi
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ
Burung Cendrawasih dan kangguru di Papua sudah terancam Punah di tambah Pembukaan 1 juta hektar lahan yang dilakukan pemerintah jelas akan memperburuk habitat mereka
Indonesia
49
4.4K
10.1K
110.2K
Lemper Sepet retweetledi
MBG Jelek
MBG Jelek@menuembegejelek·
‼️Kami mengecam kerja-kerja busuk yang dilakukan oleh seorang bedebah bernama tedy indra wijaya ‼️
MBG Jelek tweet media
Indonesia
253
11.2K
32.2K
442.8K
Lemper Sepet retweetledi
𝕸𝖔𝖓𝖎𝖈𝖆 ᴼᶠᶠⁱᶜⁱᵃˡ
Kapan pemimpin daerah ini bisa melek hati nuraninya??? Lokasi : Desa Sirahia Menuju SMA negeri 1 Idanotae. Kec Gomo Kab. Nias Selatan Prov. Sumut.
Indonesia
11
262
437
5.4K
Lemper Sepet retweetledi
Denny Indrayana
Denny Indrayana@dennyindrayana·
Ulun dapat kiriman video tambang emas illegal lagi. Rusak sudah sungai dan alam kita. Mana penegak hukum? Mana Satgas? Pak Prabowo, halloooo….
Indonesia
46
675
1.2K
16.2K
Lemper Sepet retweetledi
Sammy Notaslimboy
Sammy Notaslimboy@NOTASLIMBOY·
Makan mi instan dan bala-bala kok bilangnya nggak kepengaruh dollar. Blok goblok…
Indonesia
33
283
1.4K
24.2K
Lemper Sepet retweetledi
꧁𝓕𝓾𝓬𝓴 𝔂𝓸𝓾꧂
Kebanyakan titik nobar Pesta Babi di Bali berhasil diberangus aparat, dan film batal diputar. Namun dengan ilmu gerilya yang ku pelajari dari Pangeran Diponegoro 🤪, Denpasar berhasil nobar dengan aman. Walapun beberapa dari peserta banyak yg mundur, memilih nonton di youtube 👎🏽
꧁𝓕𝓾𝓬𝓴 𝔂𝓸𝓾꧂ tweet media
Indonesia
14
481
2.6K
102.7K
Lemper Sepet retweetledi
Bad News From Indonesia
🚨 CRISIS UPDATE: Kondisi 4 ABK WNI yang disandera perompak Somalia sejak 21 April lalu kini kian kritis! Berdasarkan video terbaru, pasokan logistik di kapal MT Honour 25 telah habis total. Kawan BNFI, mari kawal bersama isu kemanusiaan ini! 👇
Indonesia
84
3K
4.6K
225.6K
Lemper Sepet retweetledi
Watchdoc Documentary
Watchdoc Documentary@watchdoc_ID·
Empat belas tahun lalu, film dokumenter Alkinemokiye juga pernah mengalami pelarangan pemutaran. Film Alkinemokiye selengkapnya dapat disaksikan di kanal YouTube Watchdoc Documentary. youtu.be/x3OWOu88BhY Film ini mendokumentasikan perjuangan sekitar 8.000 buruh Freeport dalam menuntut kenaikan upah, dalam aksi yang disebut sebagai salah satu pemogokan terbesar dan terpanjang sejak perusahaan tambang itu mulai beroperasi di Indonesia pada 1967. Meski layar utama dimatikan, penonton tetap menyaksikan film melalui telepon genggam mereka masing-masing. Diskusi tetap berlangsung setelah pemutaran. #Alkinemokiye #PestaBabi #PapuaBukanTanahKosong
YouTube video
YouTube
Indonesia
14
1.6K
3.1K
71.6K
Lemper Sepet retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada nama yang menurut gue perlu dibahas lebih serius dari yang selama ini dibahas media. Letkol Teddy Indra Wijaya. Sekretaris Kabinet. Bukan menteri. Bukan jenderal bintang empat. Tapi dalam konteks kebebasan pers dan kontrol informasi di pemerintahan Prabowo dia adalah satu nama yang paling banyak disebut oleh para jurnalis yang berbicara di balik anonimitas. Apa yang terjadi di bencana Sumatra dan di mana Teddy masuk: Akhir November 2025. Banjir dan longsor menghantam Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. BMKG sudah memberikan peringatan delapan hari sebelumnya. Tidak ada rapat darurat. Tidak ada langkah antisipasi dari pemerintah pusat. Saat bencana meluas Prabowo tetap menjalani agenda seperti biasa. Rapat soal koperasi. Ketemu Menteri Kelautan. Menerima Ratu Belanda. Baru di tanggal 27 November setelah 72 orang meninggal dan 54 orang hilang rapat penanganan bencana digelar. Dan per Januari 2026, korban tercatat 1.199 orang meninggal dan 114 orang hilang. Di tengah semua itu ada wartawan bernama Rina yang dikirim liputan ke Aceh. Lebih dari tiga minggu di lapangan. Dia melihat beras menumpuk di posko tapi tidak disalurkan. Seorang pria yang istrinya harus diamputasi tapi tidak bisa karena tidak ada alat. Orang-orang yang mengaku sudah siap bunuh diri karena tidak kuat lagi. Rina melakukan siaran langsung. Dia tumpahkan semua yang dia lihat. Dan Teddy Indra Wijaya Sekretaris Kabinet menonton siaran itu dari Jakarta. Lalu Teddy menghubungi pemilik media tempat Rina bekerja. Mengamuk. Dan meminta pemimpin redaksi media itu diganti. Bukan insiden tunggal ini pola: Wartawan lain bernama Indira yang dikirim ke Padang mengalami hal serupa. Setelah dia melapor bahwa bantuan belum datang dan pemerintah belum terlihat atasannya langsung menelepon. "Next, jangan sebut kalau belum ada bantuan masuk, ya." "Tapi memang belum ada bantuan. Faktanya begitu." "Cerita soal dampaknya aja. Tapi jangan kasih tahu kalau bantuan belum masuk." Indira akhirnya siaran langsung di depan sebuah ekskavator yang membersihkan sisa longsor bukan karena ada kemajuan nyata, tapi karena itu satu-satunya hal yang bisa terlihat seperti "pemerintah bekerja." "Maksa banget," kata Indira. Teddy dan pola Orde Baru yang sangat familiar: Project Multatuli yang menginvestigasi ini menarik perbandingan yang sangat tepat dan sangat tidak nyaman. Di era Orde Baru tidak ada larangan tertulis soal apa yang boleh dan tidak boleh diberitakan. Yang ada adalah telepon. Pejabat atau perwira militer tertentu menelepon petinggi redaksi untuk memberi arahan, teguran, atau larangan atas isu tertentu. Tidak perlu SK. Tidak perlu aturan resmi. Cukup satu telepon dari orang yang tepat dan seluruh redaksi paham apa yang harus dilakukan. Apa yang dilakukan Teddy? Persis sama. Menelepon pemilik media. Mengamuk. Meminta pemred diganti. Tanpa surat resmi. Tanpa proses hukum. Cukup satu telepon. Yang paling ironis Teddy adalah simbol harapan yang berubah menjadi simbol yang lain: Banyak yang dulu berharap besar pada sosok militer muda yang masuk lingkaran dalam Prabowo. Ada harapan bahwa generasi baru perwira akan membawa cara kerja yang berbeda. Lebih profesional. Lebih terukur. Yang kita saksikan sekarang adalah seseorang yang menggunakan posisinya sebagai Sekretaris Kabinet posisi administratif, bukan posisi keamanan untuk mengontrol arus informasi tentang kegagalan pemerintah dalam menangani bencana. Bukan mengontrol berita palsu. Bukan melawan disinformasi. Tapi meminta media tidak memberitakan bahwa bantuan bencana belum datang saat bantuan memang belum datang. Dan Teddy tidak merespons pertanyaan dari Project Multatuli: Pertanyaan dikirim ke nomor pribadinya dan ke email resmi humas Setkab. Tidak ada respons sampai artikel diterbitkan. Tidak ada klarifikasi. Tidak ada bantahan. Hanya diam. Ketika seorang Sekretaris Kabinet bisa menelepon pemilik media dan meminta pemimpin redaksi diganti hanya karena wartawannya melapor bahwa bantuan bencana belum datang itu bukan soal satu orang yang arogan. Itu adalah sistem yang memang dirancang untuk memastikan bahwa rakyat hanya mendengar apa yang penguasa mau mereka dengar. Dan sistem seperti itu pernah kita kenal. Namanya Orde Baru. Dan kita butuh 32 tahun untuk keluar dari sana. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan investigasi Project Multatuli dalam serial Dead Press Society. Semua nama wartawan disamarkan untuk melindungi sumber. Teddy Indra Wijaya tidak merespons pertanyaan yang diajukan sampai artikel diterbitkan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
265
5.3K
9.5K
413.3K