sang
43.6K posts


apa unpopular opinion kalian tentang parfum lokal? 👀







@jelitaynss @A_RiriJYP48 Pernah ngatain fansnya, sampai si fans sakit hati dan udah gak ngefans lagi.

Ikut urun rembug soal IGRS boleh ya… Dulu pernah terlibat langsung dalam rapat-rapat inisiasi awal bersama Menkominfo saat kami bertugas di Kemdikbud. Ada dua pendekatan melindungi anak di konten digital. Pertama, membuat lingkungan “steril” lewat sensor dan pemblokiran. Kedua, membangun “imunitas” pada anak serta keluarga. Pendekatan kekebalan jauh lebih berdampak dan berkelanjutan. Rating game seharusnya menjadi alat bantu bagi orangtua untuk membangun kekebalan anak dgn melatihnya jadi mandiri dan cakap melindungi diri sendiri, bukan jadi instrumen sensor bagi pemerintah. Oleh karena itu, pemerintah sebaiknya bekerja sama erat dengan komunitas game. Lebih baik lagi, biarkan komunitas itu sendiri yang menjalankan sepenuhnya dengan difasilitasi pemerintah. Tak perlu berpretensi serba tahu apa yang terbaik bagi setiap segmen masyarakat. Punya wewenang tidak otomatis punya pengetahuan. IGRS selayaknya jadi alat pemberdayaan, bukan pembatasan. 🙏 —— Sosialisasi ESRB di 2016, saat belum ada IGRS: facebook.com/share/1HPkjvh4…





Gue coba iseng cek akun buzzeRp KOMDONGO yang doxing Mas @MikaelDewabrata & memang mayoritas anonim. Tapi ketemu salah satu yang real, fotonya terpampang nyata, dia posting muka sendiri & di-tag sama keluarganya. Pas coba lihat highlight/feed & postingan keluarganya, bisa dibilang memang cara mencari uang mereka ya dengan “tebar jala online” alias apa aja angkut. Inilah kenyataan kita hari ini; warga dibenturkan dengan warga. Tinggal kasih rakyat miskin uang receh dengan tugas menghantam rakyat lain yang bersifat keras kepada negara biar dibuat bungkam. Semoga influencer 02 & para penjilat rezim biadab ini kekal abadi di neraka.

@alsjournall @yosephsamodra oke...terus gamers bisa apa selain buktikan kalo itu buzzer? kira2 bisa ga gamers ke callout siapa yg bayar buzzernya? kira2 bisa ga bersatu buat bikin gugatan ke MK? kalo ga bisa, ya Rezim tetep menang. kalian cuma point out "oh itu buzzer" udah terus lanjut main game


"Harap mengacu kepada website IGRS resmi untuk rating gim" Pertanyaannya, mengacu kemana? Cuma ada logo 18+ dan input kategori icon kategori aja udah dirasa cukup kah? Bandingin sama PEGI/ESRB yg beneran ngasih detail gamenya tentang apa, yg jadi masalah dimana, itu baru RATING

Si tita ini siapa sih? Sok iye bgt. Bete banget sama IGRS ini, ajg lah.
















