Tetrahidrokanabinol

8.5K posts

Tetrahidrokanabinol banner
Tetrahidrokanabinol

Tetrahidrokanabinol

@Aida_rhma

hati-hati memabukan

Bogor Katılım Ağustos 2012
195 Takip Edilen196 Takipçiler
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 kuliah ngga menjamin ketikan baku dan rapih, tmn aku nanya yang detail aja gabisa🫠
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
3.3K
141
9K
1.8M
Tetrahidrokanabinol
Tetrahidrokanabinol@Aida_rhma·
@shlhrfhd @tanyakanrl gpp aslinya ak lagi marketing les utbk, yg mau diajar aku dengan senyuman dan kesabaran tingkat tinggi, just dm me yh, harga bisa dibicarakan
Indonesia
0
0
4
10.9K
Tetrahidrokanabinol
Tetrahidrokanabinol@Aida_rhma·
@paan_datuu @tanyakanrl sebagai guru les UTBK ini sebenernya bentuk promosi syh untuk mencari murid untuk utbk taun dpn, kali aja sendernya jadi pengen ikut UTBK
Indonesia
0
0
19
10.8K
._.
._.@fireissuw·
@cintaomegapria knp ya lanang kalau perempuan punya/ bisa sesuatu pasti responnya ngeremehin. kek kenapa jir, padahal mereka ga diajak nimbrung 😭😭😭
Indonesia
34
876
8.2K
267.9K
lopyujeononu
lopyujeononu@cintaomegapria·
Ini tadi lewat di reels ig-ku. Terus iseng baca komen. Cewek: "akhirnya bisa ke bengkel dengan aman dan nyaman, ga kena catcalling abang bengkel 🥹" Cowok: "coba itu ngerti ga sama (komponen mesin)? Ntar rusak motornya kan repot 🤣" See the different ya?
Rin | 🎈#1312@Dyanasthasia

Ngerti ini UGC, tapi kenapa banyak orang se-salty itu sama ide bengkel khusus cewenya ya? Kan bagus padahal. Biar cewe ngerasa aman dan gak dibego-begoin. :|

Indonesia
83
7.2K
41.4K
633.4K
Tetrahidrokanabinol
Tetrahidrokanabinol@Aida_rhma·
Mamak aku artis twitter
Tetrahidrokanabinol@Aida_rhma

@tanyakanrl sender menulis "cinta banget sama INI BRAND", kemudian teman sender bertanya "apaan itu rin? " Maka "apaan" Merajuk pada kata "brand" Dalam status mu sender. Knp bukan ayam? Karna dalam konteksnya, semua orang juga tau itu ayam, yg teman sender ingin tau adalah merk nya

Indonesia
0
0
0
481
Tetrahidrokanabinol
Tetrahidrokanabinol@Aida_rhma·
@suichudal @tanyakanrl Tapi dalam konteks soal ini, benda ayam lebih umum diketahui dari pada dildo, sehingga jika apaan itu merujuk pada benda lebih lemah jawabannya dan merujuk pada merk lebih memungkinkan, semua soal tergantung konteks🙏 ini tips menjawab soal PPU ya adek adek yg UTBK
Indonesia
0
0
0
94
Jerremy
Jerremy@suichudal·
@Aida_rhma @tanyakanrl Blm tentu kak. Bisa juga nanya barangnya. Misal ada dildo mereknya sony kan pertanyaan apaan itu bisa kemungkinan besar nanya benda apaan. Tp emg sendernya ribet bgt. Apa mungkin marketing?
Indonesia
2
0
0
890
Tetrahidrokanabinol
Tetrahidrokanabinol@Aida_rhma·
@tanyakanrl Itu contoh pertanyaan yg insya allah bisa dijawah oleh orang yang kuliah nder. Karna kuliah membentuk pola pikir yang sistematis
Indonesia
7
4
960
46.4K
Tetrahidrokanabinol
Tetrahidrokanabinol@Aida_rhma·
@tanyakanrl sender menulis "cinta banget sama INI BRAND", kemudian teman sender bertanya "apaan itu rin? " Maka "apaan" Merajuk pada kata "brand" Dalam status mu sender. Knp bukan ayam? Karna dalam konteksnya, semua orang juga tau itu ayam, yg teman sender ingin tau adalah merk nya
Indonesia
123
525
22.8K
379.5K
Tetrahidrokanabinol retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini salah satu berita yang menurut gue paling mengerikan yang keluar hari ini dan bukan karena dramatis, tapi karena implikasinya sangat nyata terhadap keselamatan jutaan anak Indonesia. BPOM secara resmi mengakui di depan DPR: mereka belum pernah melakukan sampling makanan MBG. Sama sekali. Karena tidak ada anggaran. Mari kita letakkan ini dalam konteks yang benar: Program MBG sudah berjalan berbulan-bulan. Sudah menjangkau 27.000 SPPG di seluruh Indonesia. Sudah menyerap Rp60 triliun anggaran. Dan selama itu semua tidak ada satu pun sampel makanan yang diuji oleh BPOM. Tidak ada verifikasi independen bahwa makanan yang masuk ke mulut anak-anak kita itu aman. Tidak ada pengujian laboratorium resmi. Tidak ada audit kualitas dari lembaga yang berwenang. Dan angkanya membuat gue tidak habis pikir: MBG: Rp60 triliun sudah terserap. Hampir Rp1 triliun per hari. Anggaran BPOM untuk mengawasi program ini yang tersedia saat ini: Rp2,9 miliar. Bukan Rp2,9 triliun. Bukan Rp2,9 miliar per bulan. Total Rp2,9 miliar. Perbandingannya: anggaran pengawasan keamanan pangan untuk program yang menelan Rp60 triliun hanya 0,005% dari total anggaran program itu sendiri. Dan kondisinya lebih buruk dari sekadar kekurangan anggaran: BPOM sebelumnya sudah mengajukan anggaran Rp196 miliar untuk pengawasan MBG. Sudah disetujui. Tapi kemudian ada kewajiban pengembalian dana ke bendahara umum negara artinya dana itu dipotong dan tidak bisa digunakan. Ada juga dana swakelola Rp675 miliar yang sudah disetujui Komisi IX DPR tapi sampai hari ini belum bisa dieksekusi karena masih menunggu tahapan administrasi yang entah kapan selesainya. Jadi BPOM punya anggaran di atas kertas tapi tidak bisa digunakan. Sementara makanan untuk jutaan anak terus dikirim setiap hari tanpa pengujian. Dan ini yang paling ironis: Kepala BPOM Taruna Ikrar bilang mereka sudah melatih 32.000 lebih tenaga ahli untuk mengawasi SPPG. Tapi tidak ada anggaran untuk mengambil dan menguji satu pun sampel makanan. Jadi kita punya 32.000 orang terlatih tapi tidak ada alat ukur yang bisa membuktikan bahwa makanan yang mereka awasi itu aman. Itu seperti punya 32.000 dokter tapi tidak ada satu pun alat diagnosa. Mereka bisa melihat. Tapi tidak bisa membuktikan. Konteks yang membuat ini semakin mengerikan: Kita sudah tahu bahwa 6.457 orang dilaporkan terdampak keracunan MBG angka yang BGN sendiri laporkan ke DPR. Belatung ditemukan dalam makanan MBG dan diakui sendiri oleh Hashim Djojohadikusumo. Kasus keracunan terjadi di Duren Sawit, Bantul, dan berbagai daerah lain. Dan selama semua itu terjadi lembaga yang seharusnya bertugas memverifikasi keamanan pangan itu tidak pernah melakukan satu pun uji sampel karena tidak ada anggaran. Yang tidak masuk akal dari seluruh situasi ini: BGN punya anggaran untuk: Motor listrik Rp1,2 triliun Digitalisasi Rp3,1 triliun Semir sepatu Rp1,25 miliar Sikat semir Rp272 juta Tapi BPOM lembaga yang bertugas memastikan makanan itu tidak meracuni anak-anak hanya tersisa Rp2,9 miliar yang bisa digunakan. Prioritas anggaran ini mengatakan sesuatu yang sangat jelas tentang apa yang dianggap penting dalam program ini dan apa yang tidak. Pertanyaan yang harus dijawab: Satu — Selama berbulan-bulan program MBG berjalan tanpa pengawasan sampling BPOM, siapa yang bertanggung jawab memastikan keamanan pangan dari 27.000 SPPG itu? Dua — Apakah BGN tahu bahwa BPOM tidak bisa melakukan sampling karena tidak ada anggaran? Kalau tahu — kenapa tidak ada tindakan untuk mengalokasikan anggaran yang memadai? Tiga — Apakah 6.457 korban keracunan itu bisa dicegah kalau sampling BPOM berjalan sejak awal? Tidak ada yang bisa menjawab dengan pasti. Tapi pertanyaannya sangat valid dan harus ditanyakan. Empat — Dana swakelola Rp675 miliar yang sudah disetujui tapi belum bisa dieksekusi apa yang menghalanginya dan siapa yang bertanggung jawab atas kemacetan administrasi itu? Bottom line: Indonesia menjalankan program makan gratis terbesar dalam sejarahnya dengan anggaran hampir Rp1 triliun per hari tanpa pengujian keamanan pangan yang independen. Bukan karena teknologinya tidak ada. Bukan karena BPOM tidak mau. Tapi karena anggarannya tidak tersedia sementara di sisi lain uang mengalir untuk motor listrik dan semir sepatu. Ini bukan kelalaian kecil. Ini adalah kegagalan sistemik dalam memprioritaskan keselamatan anak-anak di atas kepentingan pengadaan dan administrasi. Dan yang paling mengejutkan dari semua ini bukan fakta bahwa BPOM tidak punya anggaran. Yang paling mengejutkan adalah bahwa program senilai Rp60 triliun ini diizinkan untuk terus berjalan hari demi hari tanpa mekanisme pengawasan keamanan pangan yang paling dasar sekalipun. atau ini bukan program makan bergizi atau cara menghabiskan anggaran dengan gaya??
Lambe Saham tweet media
Indonesia
187
2.6K
4.2K
268.2K
Tetrahidrokanabinol
Tetrahidrokanabinol@Aida_rhma·
@pandutrihrtnto @kumparan Ada yang namanya prosedur dan aturan. Hasil sanksi itu berasal dari hasil penilaian selama prosedur. Walau pribadi w pengen mereka DO sih, tp udh oke sih begitu juga. Toh jejak digital mereka udah jelek
Indonesia
0
0
4
557
pandu tri hartanto
pandu tri hartanto@pandutrihrtnto·
@kumparan apa susahnya sih DO mereka? yang dihukum 16 orang yang selamat ribuan wanita dari aksi bejat mereka! kampus doang elite tapi..soal hukaman irit.
Indonesia
3
2
54
5.9K
kumparan
kumparan@kumparan·
IPB University memberikan sanksi skorsing kepada 16 mahasiswa Fakultas Teknologi dan Teknik (FTT). Sanksi ini terkait dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan di grup chat mereka. "Berdasarkan proses pemeriksaan dan bukti-bukti yang ada, sebutnya, FTT kemudian menjatuhkan sanksi berupa skorsing selama satu semester kepada 16 mahasiswa yang terbukti terlibat dijatuhkan pada 17 April 2026," kata Dekan Fakultas Teknik dan Teknologi (FTT) IPB University, Prof Slamet Budijanto dalam keterangan tertulis, Senin (20/4). FTT IPB University menegaskan bahwa sanksi diberikan bukan hanya sebagai bentuk penegakan aturan, tetapi juga sebagai upaya memberikan efek jera serta pembelajaran etik yang kuat bagi seluruh sivitas akademika. 📸: Dok. Shutterstock. Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.⁠ 📝: newsupdate | update | news | oneliner | R169 | E164 #bicarafaktalewatberita #kumparan
kumparan tweet media
Indonesia
37
120
936
63.9K
Tetrahidrokanabinol
Tetrahidrokanabinol@Aida_rhma·
@valiisaa Kak tp aku mau nanya, di hampir semua rs yg aku datangi nunggu obat yg rawat jalan ini lama banget sampe berjam jam apakah faktor kekurangan apoteker juga kah di rs? Kayaknya ga sebanding gitu sama pasiennya. Blm ngeracik obat buat yg di rawat inap
Indonesia
0
0
0
35
Valisa
Valisa@valiisaa·
Pernah waktu itu ngasih edukasi ke pasien yg habis kontrol dari poli 👱🏼‍♂️ : mba obatnya tuh memang lama ya? Udah nunggu 1 jam kok ga jadi jadi sih obat saya Aku : bapak nomor antrian berapa? 👱🏼‍♂️ : iniii (nunjukin nomer antrian) Aku : bapak mohon maaf itu masih dalam proses dibelakang, nanti kalo sudah sesuai urutan nomernya akan dipanggil otomatis bapak 👱🏼‍♂️ : ya tapi kan lama mba, saya harus kerja juga Aku : mau diambil nanti atau besok juga bisa bapak, atau mau pakai jasa pengiriman obat saja pak jika tidak berkenan menunggu terlalu lama 👱🏼‍♂️ : gimana to mba itu obatnya mau tak minum lho malah disuruh ambil nanti Aku : kalo begitu silahkan ditunggu dulu ya pak, nanti akan dipanggil sesuai urutan nomernya nggih, pasien yg lain jg masih antri menunggu pak 👱🏼‍♂️ : berapa jam lagi to mba? Aku : masih sekitar 20 antrian lagi pak 👱🏼‍♂️ : Lha itu i berapa jam? Saya butuhnya jawaban pasti berapa jam nya Aku : saya tidak bisa memastikan pak karena setiap resep itu pengerjaannya berbeda, ada yg racikan ada yg non racikan juga pak 👱🏼‍♂️ : berarti ga pasti berapa jamnya kan? Yaudah tak ambil besok aja obatnya. Nunggu lama saya malah ga jadi kerja nanti Aku : iya pak tidak apa apa kalo mau diambil besok 👱🏼‍♂️ : (masih nunggu depan farmasi) Aku : (lanjut manggilin pasien anak dan bayi buat penyerahan obat) 👱🏼‍♂️ : loh kok malah anak yang dipanggil to mba, yg dewasa duluu Aku : bapak saya manggil yg obatnya sudah siap untuk diserahkan pak, ini saya mau manggil pasien anak dan bayi yg obatnya sudah jadi 👱🏼‍♂️ : berarti resep saya ga diutamakan?????? Aku : resepnya bapak masih dibelakang masih proses nanti kalo sudah jadi akan dipanggil ya 👱🏼‍♂️ : yaaa, tak tunggu depan sini sampai obat saya dipanggil !!! Aku : ...................... 😊😊😊😊😊
Keith Siau@drkeithsiau

What do you commonly see in clinical practice that leads to this reaction?

Indonesia
834
1.4K
21.5K
2M
Tetrahidrokanabinol retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ini gilaa sihh Suster Natalia. Perempuan yang tidak menikah. Tidak punya harta pribadi. Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara. Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya. bahkan dia bilang ke teman dia yang suster juga dia akan masuk penjara. dia cerita Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu, saya selalu katakan: mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung. Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya. Kronologi yang perlu semua orang pahami: Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah. Umat menabung perak demi perak. Untuk sekolah anak. Untuk biaya sakit. Untuk masa depan. Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota. Di 2019 Andi Hakim Febriansyah Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara mendatangi pengurus CU. Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment dengan bunga 8% per tahun. Lebih tinggi dari deposito biasa. Pengurus percaya. Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015? Tujuh tahun berjalan. Bunga masuk rutin setiap bulan. Tidak ada masalah. Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh: CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota. Bertahap minta Rp2 miliar dulu. Januari 2026 tidak cair. Februari 2026 tidak cair. 5 Februari Suster Natalia panggil Andi. Andi bilang besok. Besok tidak cair. Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya. Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti. Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang. Tapi kepala kas baru. Dengan kalimat yang mengubah segalanya: Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi. Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI. Suster Natalia pingsan lima menit. Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu: Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti. Tapi Andi salah hitung. Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan. Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata. Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand. Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster." Masih janjikan pencairan. Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu. Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya. Uangnya? Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU. Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan: BNI melakukan verifikasi internal sendiri. Tanpa transparansi. Tanpa melibatkan korban dalam proses. Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar. Dari Rp28 miliar lebih. Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak. Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai. Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras. Karena: Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya. Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun. Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban. POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya. Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal. Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban: Enam kali mediasi. Satu kali aksi damai. Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban. Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung. Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri. Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI. Bukan di tangan korban. Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin. Satu hal yang tidak bisa diabaikan: Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang. Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses. Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya. "Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak." BNI adalah bank BUMN. Bank milik negara. Diawasi oleh OJK. Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia. Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka. BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya. Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim. Korban menyimpan uang kepada BNI. Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian. Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa. Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
2.9K
47.2K
102.4K
10.8M
Angga Fauzan 
Angga Fauzan @angga_fzn·
Jadi inget novel Rich People Problem (sekuelnya Crazy Rich Asians). Orang2 ngirain bahwa neneknya Nick (Shan Su Yi) yang ngewarisin kekayaan old money mereka. Sampe Eddie bikin skema macem2 biar dapet warisan si nenek. Taunya, harta warisannya ke Alfred. Kenapa? Ya karena anak cowok. Terus Nick dan Ayahnya, Philip, jg dapet warisan Tyressial Park yang paling gede, padahal bukan anak pertama. Kenapa? Ya karena anak cowok.
Alvincia L Wijaya@vincanyoo

Nenekku orang chinese totok, cuma suka anak laki-laki, bagi dia anak perempuan itu suatu kegagalan Dia gasuka sm anak perempuannya sendiri sampe detik ini. Selalu bilang "anak perempuan mah bakal diambil orang juga, ga guna" Mamaku selalu denger ini dari dia kecil.

Indonesia
28
252
3.4K
264.1K
Tetrahidrokanabinol retweetledi
UniversitasIndonesia
UniversitasIndonesia@univ_indonesia·
Nomor: PENG-169/UN2.HIP/HMI.03/2026 SIARAN PERS JAGA INTEGRITAS PEMERIKSAAN, UI BEKUKAN STATUS AKADEMIK 16 MAHASISWA TERDUGA DAN KOORDINASI DENGAN KEMENTERIAN PPPA Depok, 15 April 2026. Universitas Indonesia (UI) menyampaikan perkembangan lanjutan terkait penanganan dugaan kekerasan seksual secara verbal yang terjadi di lingkungan Fakultas Hukum. Berdasarkan Surat Memo Internal Rencana Tindak Lanjut Pemeriksaan (RTLP) dari Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) UI, tertanggal 15 April 2026, Satgas secara resmi merekomendasikan pembekuan status kemahasiswaan sementara terhadap 16 mahasiswa terlapor. Rekomendasi ini menjadi bagian dari langkah lanjutan dalam memastikan proses pemeriksaan berjalan optimal, objektif, dan berkeadilan. Selama masa penonaktifan, para terduga tidak diperkenankan mengikuti seluruh kegiatan pendidikan dan proses belajar mengajar, termasuk perkuliahan, bimbingan akademik, maupun aktivitas lain yang berkaitan dengan kegiatan akademik. Selain itu, mereka juga tidak diperbolehkan berada di lingkungan kampus, kecuali untuk kepentingan pemeriksaan oleh Satgas PPK atau keperluan tertentu yang bersifat mendesak dan tidak dapat ditunda, dengan pengawasan dari universitas. Baca siaran pers selengkapnya pada tautan s.id/UIjagaintegrit… atau pindai qr code yang ada pada unggahan. #universitasindonesia #pengumumanUI #informasipublikUI
UniversitasIndonesia tweet mediaUniversitasIndonesia tweet mediaUniversitasIndonesia tweet mediaUniversitasIndonesia tweet media
Indonesia
14
69
478
23.6K