Ajay
6K posts


Kata Heru Subagia: Saat Ini Pak Jokowi Sedang Tunaikan Kewajibannya untuk Kehidupan di Alam Lain!
democrazy.id/2025/06/kata-h…
Indonesia

Bahlil Sebut Negara-Negara yang Hutannya Dibabat, Tambangnya Diambil, Kini Mereka Maju;
Heran Ada yang Protes Indonesia Keruk SDA
gelora.co/2025/06/bahlil…
Indonesia

Gara2 sabun Vatikan?
Kok dari puluhan ribu orang yang ke Vatikan saat pemakaman Paus Fransiskus, hanya Jokowi yang berubah kulit + wajahnya?
Mengapa tokoh2 dari negara lain tidak mengalami hal yang sama? Kenapa mengkambinghitamkan Vatikan soal penyakit Jokowi?
Kenapa ga introspeksi diri, barangkali ini TEGURAN dari Yang Maha Kuasa?

Indonesia

@permadiaktivis4 Ciri ciri penyembah Tuhan atau iblis sih kalau kayak gitu?
Indonesia

@DarsAlexandra1 Sewaktu meresmikan patungnya di karo wajahnya normal normal aja koq
Indonesia

@Narasi_winda Kita lihat saja hasil akhirnya. Tidak perlu membanggakan siapapun itu. Yg penting kita berdoa moga berakhir damai
Indonesia

⚫ Kenapa Angkatan Udara Iran diam saja saat Israel menyerang?
Jawabannya bukan sekadar pesawat tua. Ini soal ketakutan rezim Islam terhadap tentaranya sendiri.
Ironis, bukan? Negara yang tiap minggu teriak “Hancurkan Israel!” malah tiarap saat dihantam. Angkatan Udara Iran memang lemah—bukan selain tak mampu, tapi juga karena disabotase dari dalam negeri sendiri. Pesawat-pesawatnya usang bukan karena Iran miskin, tapi karena rezim tidak mau Angkatan Udara mereka kuat.
Jadi begini... karena AU Iran adalah bagian dari militer reguler, bukan milik Garda Revolusi atau sayap ideologis. Artinya: mereka bukan anak emas Republik Islam. Para jenderal dan pilotnya dianggap terlalu nasionalis, terlalu profesional, dan terlalu berbahaya jika suatu hari mereka berpaling dari rezim.
Mereka takut AU jadi senjata makan tuan. Maka anggarannya dikeringkan, teknologinya dibekukan, pilotnya diasingkan.
Hasilnya: pesawat tua, suku cadang dari zaman Shah, dan angkatan udara yang lebih cocok jadi museum militer.
Jadi rezim bermain aman: tak memperkuat AU, tapi habiskan dana untuk rudal—alat perang yang bisa dikendalikan bukan manusia yang bisa berpikir sendiri.
Inilah paranoia otoriter: takut pada militernya sendiri, rela jadi bulan-bulanan dari luar demi mempertahankan kekuasaan di dalam.
Selamat datang di Republik Ketakutan: di mana loyalitas lebih mahal dari pertahanan, dan paranoia lebih berbahaya dari musuh mana pun.

Indonesia

Hal ini saja sudah sangat memalukan bagi rezim Mullah di Teheran, ditambah serangan di Fordow beberapa jam yang lalu....
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi ikut serta dalam pembicaraan baru-baru ini dengan para menteri luar negeri Eropa di Jenewa - tetapi sekarang diketahui bahwa, untuk sampai di sana dengan selamat, ia harus memberi tahu Israel tentang penerbangannya karena wilayah udaranya sepenuhnya berada di bawah kendali Israel. Abbas terpaksa melaporkan rute penerbangannya kepada tentara Israel terlebih dahulu agar dapat terbang. Kantor berita Iran International melaporkan hal ini. Dan untuk dapat kembali ke Teheran dalam keadaan sehat dan pulih, ia harus berulang kali meminta belas kasihan dari "rezim Zionis".
Hal ini saja sudah memalukan bagi rezim Mullah di Teheran.

Indonesia

@vianratulangi Biar mereka puas. Media Indonesia juga banyak yg edarkan
Indonesia














