Alvin Restu Fajrin

6.5K posts

Alvin Restu Fajrin banner
Alvin Restu Fajrin

Alvin Restu Fajrin

@AlvinnnRF

Bale Endah Bandung Katılım Ocak 2015
122 Takip Edilen142 Takipçiler
Asepkucubung
Asepkucubung@Iyan_katob·
Urang paham dan konteks maneh menurut pemahaman urang tertuju ka pelaku seolah olah maneh cuci tangan. Ka Bobotoh sorangan meni garalak ari ka batur santun wkwkw tibahela te rubah sikap teh.
Tobias ginanjar@toptobs

Pahami konteksnya atuh, itu konteksnya bkn untuk pelaku, geus jelas pelakumah saha dan tdk akan dibela, tapi karasa meureun di setiap postingan ada aja komen2 yg malah niatnya membenturkan dan bawa hal2 kebencian terhadap viking secara keseluruhan yg tdk fokus ke penindakan pelaku dan kejadian

Indonesia
109
10
102
38.4K
Tobias ginanjar
Tobias ginanjar@toptobs·
Salah tetap salah, ga ada istilah salahnya aja gw bela. Dari awal dapet informasi langsung diurus dan yang salah harus bertanggung jawab atas apa yang diperbuat sampai semuanya clear. Jadi kaleum we teu kudu aya narasi kamana mana nu kalakah bisa nyieun konflik horizontal baru
Indonesia
205
466
2.2K
336.6K
Alvin Restu Fajrin
Alvin Restu Fajrin@AlvinnnRF·
@toptobs Kabayang lieurna pak tobs, ayeuna loba pisan beresaneun. Sehat sehat pak, mugi enggal beres sadayana.
Indonesia
0
0
1
1.6K
Alvin Restu Fajrin
Alvin Restu Fajrin@AlvinnnRF·
Can bisa ngahampura aing mah! Ngeunah pisan geus rasis, jol menta hampura. Koplok!
Indonesia
0
0
0
59
Alvin Restu Fajrin retweetledi
FRONTLINE BOYS CLUB
FRONTLINE BOYS CLUB@v_frontline_pc·
Jadi menurut Fainna Safitri S.psi, M.psi., Psikolog. Yang terjadi di Bandung weekend kemarin adalah collective happiness. Dengerin deh, biar ga ngerasa pinter sendiri.
Indonesia
61
1.6K
3.6K
194.1K
Alvin Restu Fajrin retweetledi
᮵
@usabperning_·
cerita tentang sebuah klub yang sangat dicintai masyarakatnya masih berlanjut 👌🏻
Indonesia
54
432
1.5K
201.5K
Alvin Restu Fajrin retweetledi
Bandung Football
Bandung Football@bandungfootball·
Apresiasi pagi ini dari tim kami untuk para pahlawan kebersihan kota Bandung, pasca parade kemarin. Hatur nuhun dan hapunten, para petugas sekalian 🙇💙 Walau sedikit, semoga bisa menyemangati kerja kerasnya di pagi ini 😇 #BandungFootball #BFCOM #Persib #Bobotoh
Indonesia
145
1K
2.7K
136.3K
Alvin Restu Fajrin retweetledi
Centrals Soul Crew
Centrals Soul Crew@CentralsSC·
Untuk seluruh Mahasiswa ITB yang sampai menghina, membawa-bawa suku, merendahkan martabat orang lain. See u soon, jangan sembunyi dibalik akun anon👌
Indonesia
373
1K
4.8K
1.2M
Alvin Restu Fajrin retweetledi
𝐆𝐚𝐥
𝐆𝐚𝐥@pantungalimar·
hidup persib!
𝐆𝐚𝐥 tweet media
Indonesia
145
777
6.1K
194K
Alvin Restu Fajrin retweetledi
Aep danang
Aep danang@_jayalah·
Nu goblog mah management di internal na jaradi calo
Indonesia
12
198
436
13.3K
Alvin Restu Fajrin retweetledi
Ikhsan Firmansyah
Ikhsan Firmansyah@f12mansyah_·
Kalau persib hattrick juara, ingatlah do'a beliau untuk anaknya... "JAYALAH PERSIBKU" dan sekarang PERSIB BERJAYA Mang ! Alfatihah 🤲
Ikhsan Firmansyah tweet media
Indonesia
16
249
1.3K
53.7K
Alvin Restu Fajrin retweetledi
ARES
ARES@RestuAwalliddin·
"Apakah benar Persib bukan bagian dari budaya dan identitas masyarakat Sunda dan cuma sekedar klub bola biasa?" Menurut Koentjaraningrat melalui bukunya dalam Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan, kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia yang diwariskan secara sosial dalam kehidupan bermasyarakat dari generasi ke generasi. Definisi ini penting sebagai titik awal, karena dari sinilah kita bisa mulai mempertanyakan "apakah Persib memenuhi syarat itu?" Sebagai klub, Persib yang lahir di tanggal 14 Maret 1933 ini merupakan peleburan dari BIVB (Bandoeng Inlandsche Voetbal Bond, 1919) yang dibentuk di era kolonial Belanda sebagai salah satu wadah sepakbola Pribumi (bumi putera) di Bandung. Fakta historis ini yang membuat Persib tidak bisa disebut sekadar klub bola biasa dan secara tidak langsung menjadikan Persib menjadi simbol perlawanan dan persatuan melawan penjajah di era itu yang mencerminkan "nilai & kepercayaan" serta "perilaku kolektif" dalam definisi budaya. Suka tidak suka, pada akhirnya dukungan dan rasa yang muncul untuk Persib (lewat Bobotoh) ini sudah menjadi warisan keluarga untuk mayoritas warga Jawa Barat. Dari kakek ke ayah, ayah ke anak, anak ke cucu, rasa yang diturunkan sudah menjadi seperti adat. Dari buku PERSIB: Sepak Bola dan Identitas Sunda menyebut Persib sebagai "episentrum kebudayaan" dan "warisan yang terus beregenerasi". Klaim ini juga bukan klaim yang berlebihan, mengingat betapa dalam Persib tertanam dalam rutinitas sosial mayoritas masyarakat Jawa Barat yang bukan hanya saat pertandingan, tapi dalam bahasan sehari-hari, dalam mural, dalam lagu, bahkan dalam pilihan warna baju. Lalu secara akademik, jurnal karya Tisna Prabasmoro (2020) dan penelitian lain melihat Persib sebagai medium pembentukan identitas kolektif Sunda yang mirip bagaimana Clifford Geertz bicara soal "sistem makna dan simbol" yang hidup dalam masyarakat. Pada akhirnya hal-hal tersebut membuat Persib bukan hanya olahraga, tapi cara mayoritas orang Sunda mengekspresikan diri, melepas penat, dan menjaga harga diri daerah. Dari sini, dengan sejarah yang begitu panjang, rasanya sulit untuk tidak menganggap Persib sudah menjadi bagian dari Budaya mayortias masyarakat Sunda pada umumnya, dan Jawa Barat pada khususnya. Perihal konvoi dan sebagian masyarakat yang kelewat batas dalam melakukannya memang tidak bisa dihindarkan. Pun untuk hal-hal yang amat merugikan dan menuju anarkis, amat sangat tidak bisa dibenarkan dengan alasan apapun. Makannya, saya bilang di awal kalo hal-hal kaya gini tuh sudah masuk ranahnya pihak keamanan. Karena penertiban dan pencegahan sudah seharusnya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, yang memang tugasnya menjamin agar ekspresi kolektif seperti ini tidak melebar ke arah yang merugikan. Dan jangan dilupakan kalau ada bagian yang sering luput dari diskusi perihal konteks ini. Di mana banyak dari mereka yang turun ke jalan adalah bagian dari kelompok rentan. Orang-orang yang tidak punya banyak pilihan hiburan yang terjangkau yang menjadikan Persib jadi salah satu dari sedikit hal yang mereka punya. Dan itu bukan sesuatu yang seharusnya dikriminalisasi begitu saja. Terlalu banyak variabel di sini untuk bisa disederhanakan dalam satu narasi yang sejalan. Yang bisa kita sepakati pada akhirnya adalah... "Persib bukan sekadar klub bola. Ia adalah bagian dari cara masyarakat Sunda mengenali dirinya sendiri." - Sumber: 1. Koentjaraningrat. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Gramedia, 1974. 2. Dadan Kurniawan. PERSIB: Sepak Bola dan Identitas Sunda. Afdan Rojabi Publisher 3. Tisna Prabasmoro & Randy Ridwansyah. "Fan Culture and Masculinity: Identity Construction of Persib Supporters." Gender Studies, 18(1), 2019 4. Tisna Prabasmoro et al. "Baster dan Identitas Penutur." Metalingua, Vol. 18 No. 1, 2020 5. Clifford Geertz. The Interpretation of Cultures. Basic Books, 1973.
ARES tweet media
Malgath Cargeiros@Cargeiros

@RestuAwalliddin Persib lain budaya wkwkw 🤣 persib sekedar klub sepak bola tapi udah melekat bagi orang Jawa Barat, karena di Jawa Barat tidak ada persaingan, ada Persaingan Persikabo, ya sekaran degradasi

Indonesia
21
244
665
55.1K
Alvin Restu Fajrin retweetledi
beckham_put7
beckham_put7@beckhamputran·
Kibarkan semua bendera kebanggan di setiap rumah,gang,sudut kota bismillah 1 lagi kita rayakan!🥹💙 @persib
Indonesia
96
750
2.8K
98.8K