
J.Rahmat
52.8K posts

J.Rahmat
@Amet_81
Not a nice guy... Daddy from two daughters This account dedicated to Prabowo to RI-1 2024
Katılım Ocak 2012
1.3K Takip Edilen1K Takipçiler
J.Rahmat retweetledi

@CNNIndonesia Indua Rupee, Turki Lira pun turun banyak
Begitu juga YEN
Indonesia
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi

Beberapa hari terakhir di X (Twitter), muncul gelombang postingan dari akun-akun yg mengaku “nyesel pilih 02” alias menyesal mendukung & memilih Prabowo-Gibran. Mereka bilang sudah tidak tahan, merasa tertipu, atau menyesali pilihan karena berbagai alasan. Tapi kalau diamati lebih teliti, pola ini terlalu rapi & seragam untuk disebut sbg “suara hati nurani” yg muncul secara alami.
Seperti cuitan @bengkeldodo_ kemarin:
“Seminggu ini serempak bnyk postingan nyesel dukung &memilih 02. Yakin itu ga ada gerakin 😁 YTTA.
Kenapa disebut “gerakan”?
•>Timing yg pas: Muncul bersamaan, terutama setelah Prabowo-Gibran resmi berkuasa dan oposisi mulai aktif lagi di publik.
•>Akun-akun mencurigakan: Banyak yg akunnya baru aktif, riwayat tweet sebelum Pilpres minim soal politik, atau tiba-tiba berubah jadi “mantan pendukung 02” yg kecewa berat. Bio & mutualan mereka ke kubu 01 & 03.
•>Narasi template: Kalimatnya mirip-mirip, nada dramatis, dan langsung di-amplifikasi di echo chamber yg sama. Balasan pertama pun sering datang dari akun-akun yg sama pola.
•>Klasik Janggar/Abah: Banyak netizen langsung nyebut ini “kerjaan anak Abah” atau pendukung Ganjar yg pura-pura pernah nyoblos 02. Tujuannya jelas: melemahkan legitimasi pemerintahan baru, ciptakan narasi “dukungan Prabowo rapuh”, dan bangun opini seolah-olah “rakyat sudah sadar”.
Padahal secara matematis, 02 menang telak dgn lebih dari 96 juta suara. Kalau ada seribu akun yg teriak “nyesel”, itu baru 0,001%—hampir tidak berarti apa-apa. Tapi di medsos, volume suara kecil tapi serempak bisa terlihat besar.
Ini bukan hal baru. Politik Indonesia penuh dengan astroturfing—gerakan yg dibuat-buat supaya kelihatan organik. Dulu ada yg pura-pura dukung, skrg pura-pura nyesel. Taktik yg sama: ciptakan narasi, sebarkan lewat akun roleplay, lalu biarkan algoritma yg kerja.
Kenyataannya?
Ya, pasti ada sebagian kecil orang yg benar-benar nyesel memilih 02. Itu wajar di setiap pemilu. Tapi mayoritas yg “serempak” ini lebih mirip operasi psikologis daripada penyesalan murni. Mereka yg kalah pilpres masih berusaha memainkan narasi “kami yang benar, kalian yang salah” meski sudah kalah telak di TPS.
Intinya:
Jgn mudah terprovokasi oleh tren “penyesal 02”. Cek dulu akunnya — lihat tweet lama, tanggal buat akun, dan interaksinya. Kalau terlalu seragam dan muncul bareng, kemungkinan besar cuma pura-pura pernah nyoblos 02.
Politik Indonesia memang seperti teater. Ada yg main peran sbg pendukung, ada yg main peran sbg penyesal. Yang penting, kita sbg netizen jangan jadi penonton yg gampang dibohongi.
YTTA juga.😏🫢
BADAN EKSEKUTIF MEKANIK 🆇@bengkeldodo_
Seminggu ini serempak banyak postingan nyesel dukung dan memilih 02 Yakin itu ga ada gerakin 😁 YTTA
Indonesia
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi

Pagi serang Pak Jokowi.
Siang serang Pak Prabowo.
Malam serang Mas Gibran.
Sejak gabung PDIP dan jadi jongos Hasto makin ga bermanfaat aja hidup manusia ini.
@GunRomli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli
21 Mei Jatuhnya Soeharto dan Orde Baru. Rejim Otoriter. Menurut penelitian beberapa lembaga dunia Indonesia menuju negara otoriter lagi. Demokrasi dirusak sejak era Jokowi dan berlangsung semakin parah hingga saat ini. Bercerminlah jangan hanya pelesiran ke luar negeri, tapi juga perhatikan penilaian lembaga-lembaga luar negeri terhadap kondisi kita. #Demokrasi #12Mei #reformasi
Indonesia
J.Rahmat retweetledi

Jend Purn TNI Hendropriyono: Stop menunggangi, menghasut dan provokasi. Mau makar trus siapa gantinya ? Capres Anies cuma 24%, Genjer 16%. Ditolak Rakyat ... Capres sampah politik
@singolodra1945
@Alwizar69
@PanigoroTr55399 @mbienyambay2 @rintosjahfidi @heryrani @kadrunibli17616
Indonesia
J.Rahmat retweetledi

Sebuah ultimatum dari Presiden Prabowo.
Rakyat jika melihat TNI/Polri yg melanggar segera direkam dan laporkan.
Ada sejumlah kebijakan dan arahan dari Presiden saat pidato dlm rapat paripurna DPR kemarin.
Lantas siapa yg akan menjaga agar arah kebijakan tsb bisa efektif?
Seskab Teddy pun menjadi sorotan, karena dialah sosok yg paling diharapkan agar arah kebijakan Presiden Prabowo bisa berjalan efektif dan bermanfaat buat rakyat.
Indonesia
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi

Bagi kadrun di luar sana. Tolong bantu cari pernyataan resmi dari RCRC dunk soal berita itu.
Selama blom ada pernyataan resmi dari RCRC, mimin berpikir positp aja, amies coba kabur membiarkan chaplin hadapi kasus sendirian.
Achmad Fachry@AchmadFach8981
@KerjaHasil_id Kata siapa Abah Anies gak punya masa depan hahahha cebong sedang berhalusinasi
Indonesia
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi

Gimana Prof @saiful_mujani masih mau gulingkan Presiden @prabowo / Pemerintahan yang sah ? Ditunggu OJOL nih
Indonesia
J.Rahmat retweetledi
J.Rahmat retweetledi











