Mohamad Guntur Romli

122.5K posts

Mohamad Guntur Romli banner
Mohamad Guntur Romli

Mohamad Guntur Romli

@GunRomli

Akun ini bersifat pribadi, tidak mewakili lembaga/partai. Spartan. Salam Perjuangan. #HubbulWathanMinalIman

Jakarta Katılım Haziran 2009
2.5K Takip Edilen342.4K Takipçiler
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Ibu Megawati Soekarnoputri dan Dubes India Bahas Kedekatan Kedua Negara Sejak Era Soekarno dan Nehru Dubes India Cerita Foto Bung Karno dan Ibu Megawati yang Dipajang di Museum Nehru Jakarta - Presiden Ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Ibu Megawati Soekarnoputri dan Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty membahas kedekatan kedua negara yang terbangun sejak era Presiden Pertama RI, Soekarno dengan tokoh sentral dalam gerakan kemerdekaan India yang kemudian Perdana Menteri pertama India, Jawaharlal Nehru. Hal itu disampaikannya saat menerima Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty di kediamannya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026). Dalam pertemuan, yang berlangsung hangat dan penuh dengan nostalgia, keduanya banyak membahas kedekatan Presiden Pertama RI, Soekarno dengan Perdana Menter India, Jawaharlal Nehru. Ibu Megawati juga menambahkam dirinya dekat dengan Bijayananda "Biju" Patnaik yang dikenal sebagai tokoh kemerdekaan dan pilot legendaris India. Ibu Megawati Soekarnoputri pun mengawali dengan menceritakan momen interaksi dengan PM Nehru. Ibu Megawati memaparkan dirinya menjadi peserta dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Non-Blok (GNB) di Beograd, Yugoslavia, pada tanggal 1-6 September 1961. Sebagai bagian dari delegasi Indonesia, meski baru berusia 14 tahun, Ibu Megawati duduk dan berinteraksi langsung dengan para tokoh pendiri GNB, termasuk Perdana Menteri India Jawaharlal Nehru. Ibu Megawati menunjukkan foto saat PM Nehru bercengkrama dengan Presiden Soekarno di Istana Merdeka, Jakarta, 8 Juni 1950. Di foto tersebut, terlihat putra sulung Bung Karno, Guntur Soekarnoputra yang sedang bermain sepeda dan membonceng Ibu Megawati. Kemudian, Ibu Megawati memperlihatkan dua foto lama saat dirinya menjadi peserta KTT Non Blok dan bertemu dengan PM India Nehru. "Saya saat itu memakai kebaya," kata Ibu Megawati sambil tersenyum saat menunjukkan foto momen di Beograd tersebut. Menanggapi hal itu, Dubes India yang telah bertugas lebih dari 3 tahun di Indonesia ini mengatakan dia sempat bertemu Ibu Megawati di Korea Utara pada 2011 dan bertemu kembali pada Gala Dinner KTT G20 di Bali, 2022 lalu. "Saya juga melihat foto Ibu Megawati dan Soekarno dipajang di Museum Nehru di New Delhi," tambahnya. Ibu Megawati pun menjelaskan letak rumah Dubes India yang merupakan pilihan Presiden Soekarno dan disinggung juga India menjadi salah satu negara yang paling awal mengakui Negara Indonesia. Karena Bung Karno memilihkan kedutaan India di tempat strategis maka PM Nehru pun mencarikan kedutaan Indonesia di New Delhi yang berdekatan dengan rumah PM Nehru. Dubes India mengamini kedekatan kedua Bapak Bangsa itu, menjadi fondasi kuat hingga kini. "Hubungan baik kedua negara sampai saat ini terjalin dan dibangun oleh kedua Bapak Bangsa, Presiden Soekarno dan PM Nehru," ujar Dubes India. Masih dalam kaitan hubungan baik kedua negara, Dubes Sandeep Chakravorty pun mengundang Ibu Megawati untuk kembali berkunjung ke India. Saat pertemuan, Ibu Megawati didampingi oleh Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP Ahmad Basarah, Deddy Yevri Hanteru Sitorus dan Direktur Hubungan Luar Negeri Hanjaya Setiawan. Hasto menambahkan, keduanya juga membahas geopolitik dan peningkatan kualitas demokrasi. "Tadi dalam pertemuan tersebut juga dibahas hal-hal strategis terkait geopolitik dan bagaimana meningkatkan kualitas demokrasi serta hubungan kedua negara," ujar Hasto usai pertemuan. Sebelum pamit, Dubes India menyerahkan cinderamata berupa miniatur Taj Mahal, yang merupakan salah satu ikon India. Sementara Ibu Megawati menyerahkan miniatur kapal phinisi dan kemeja tenun endek. Foto: Monang Sinaga
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
0
5
27
1.2K
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Mengecam Pembubaran Ibadah di Gereja Misi Sejahtera (GMS) di Bantul Jogja. TANGKAP PELAKUNYA‼️ Setiap orang yang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan mengganggu, merintangi, atau membubarkan orang yang sedang melaksanakan ibadah atau upacara keagamaan atau kepercayaan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun . (KUHP Pasal 303 Ayat 3)
Indonesia
4
22
66
1.1K
Mohamad Guntur Romli
Mohamad Guntur Romli@GunRomli·
Pengakuan Mama Yasinta Moiwend dan Film Pesta Babi Mama Yasinta Moiwend yang dikenal dalam film Pesta Babi tiba-tiba bersuara beda. Kalau benar seperti video terakhir yg beredar: ia merasa dijebak. Merasa diperdaya. Tiba-tiba ingin film Pesta Babi dihentikan. Ada apa? #filmpestababi #pestababi
Indonesia
32
120
362
15.8K
Mohamad Guntur Romli
Bukan Jaga Rumah, Israel Menculik Relawan di "Jalan Raya Umum", Aksi Mereka Persis Bajak Laut. Semoga @Kemlu_RI Sugiono sadar ‼️
Indonesia
19
41
101
2K
Mohamad Guntur Romli
Hadir pula sejumlah tokoh publik seperti Mahfud MD, Todung Mulya Lubis, Rocky Gerung, Akbar Faisal, Feri Amsari, dan mantan Ketua MPR Sidarto Dhanusubroto. Kehadiran Ibu Megawati di Yogyakarta ini merupakan bagian dari rangkaian agenda kerjanya sejak Jumat (22/5/2026). Sebelumnya, Ibu Megawati sempat mengisi sambutan utama dalam acara National Policy Dialogue di Balai Senat UGM sebelum meluangkan waktu menghadiri momen bahagia keluarga Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.
Indonesia
3
3
9
1.4K
Mohamad Guntur Romli
Dihadiri Ibu Megawati dan Sri Sultan HB X, Resepsi Pernikahan Putra Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Berlangsung Hangat Momen Sri Sultan HB X dan Ibu Megawati Berbincang Akrab di Pernikahan Igo & Emily di Yogyakarta Pernikahan Putra Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto: Dari Pemberkatan Khidmat di Gereja Banteng hingga Resepsi Adat Jogja YOGYAKARTA – Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo) dan Lim Xin Rui (Emily) yang digelar di Pendapa Kridha Manunggal Budaya, Yogyakarta, Sabtu (23/5/2026). Pengantin pria merupakan putra dari Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Bapak Hasto Kristiyanto dan Ibu Maria Ekowati. Ibu Megawati tiba di lokasi resepsi sekitar pukul 13.00 WIB dengan mengenakan busana batik. Dalam kesempatan ini, Megawati didampingi oleh putranya yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, M. Prananda Prabowo, bersama sang istri, Nancy Prananda. Tampak juga cucu Ibu Megawati yang merupakan putri Puan Maharani, Diah Pikatan O.P. Haprani atau akrab disapa Pinka. Kehadiran Ibu Megawati beserta rombongan disambut langsung oleh keluarga besar kedua mempelai dan tim protokoler VVIP. Di dalam ruang VVIP, Ibu Megawati memberikan ucapan selamat secara personal kepada Bapak Hasto Kristiyanto, Ibu Maria Ekowati, serta pasangan pengantin baru, Igo dan Emily. Ibu Megawati dan keluarga juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama kedua mempelai di atas pelaminan. Ibu Megawati tampak didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat hendak menyalami pasangan serta keluarganya. Ibu Megawati tampak dengan tersenyum bahagia ketika mulai hendak menyalami keluarga. Hasto yang berdiri paling depan langsung disalami Ibu Megawati, dan Hasto tampak menitikkan airmata saat ia menerima salam Ibu Megawati dan lalu mencium tangannya. Selanjutnya adalah Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang hadir. Setelah menyalami Hasto dan istri serta mempelai, Sri Sultan kemudian menuju meja VIP dan menyalam Ibu Megawati, M. Prananda Prabowo dan istri Nancy Prananda, serta Pinka. Setelah itu, tampak Sri Sultan berbincang santai dengan Ibu Megawati dan keluarga. Setelah bicara selama kurang lebih 15 menit, Ibu Megawati beranjak pamit didamping Sri Sultan serta Hasto dan istri. Sebelum resepsi sakral bernuansa adat Yogyakarta ini dimulai, kedua mempelai terlebih dahulu telah melaksanakan upacara pemberkatan pernikahan pada pagi harinya, pukul 10.00 hingga 11.30 WIB. Prosesi sakramen pernikahan tersebut berlangsung khidmat di Gereja Katolik Keluarga Kudus Paroki, Banteng. Dalam prosesi pemberkatan di gereja, Igo dan Emily tampil serasi mengenakan beskap dan kebaya bernuansa putih serta soft pink. Upacara dipimpin dengan penuh khidmat, di mana kedua mempelai saling mengucapkan janji suci perkawinan di hadapan altar, disaksikan oleh keluarga inti dan para saksi pernikahan. Bertindak sebagai saksi dari pihak pengantin pria adalah Bapak Yohanes Sarwo Wibowo, sementara saksi dari pihak pengantin wanita adalah Bapak Prof. Dr. dr. Daldiyono. Setelah seluruh rangkaian sakramen di gereja selesai dan dinyatakan sah sebagai suami-istri, rombongan pengantin dan keluarga bertolak kembali menuju Pendapa Kridha Manunggal Budaya untuk menyambut para tamu undangan. Tampak hadir, baik di gereja maupun di tempat resepsi, sejumlah tamu undangan dan rekan perjuangan di partai. Di antaranya adalah jajaran petinggi DPP PDI Perjuangan seperti Komaruddin Watubun, Ganjar Pranowo, Bambang Wuryanto, Rudianto Tjen, Andreas Pareira, Deddy Yevri Sitorus, Ribka Tjiptaning, Yanti Sukamdani, Dolfie OFP, Charles Honoris, Darmadi Durianto, Yuke Yurike dan Yoseph Aryo Adhi Dharmo. Selain itu, para pengurus DPD dan DPC PDI Perjuangan dari berbagai provinsi, kabupaten/kota, serta anggota DPR RI dan DPRD dari berbagai wilayah di Indonesia juga tampak memadati area kursi undangan.
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
14
25
108
7.2K
Mohamad Guntur Romli
Indonesia memiliki potensi besar sebagai kekuatan maritim dunia melalui kekayaan hayati kelautannya. “Pada sesi kekayaan hayati kelautan nasional ditegaskan bahwa biodiversitas kelautan Indonesia bukan hanya aset alam yang harus dijaga tetapi juga sumber pengetahuan, inovasi, dan juga kesejahteraan bangsa,” ujarnya. Sementara itu, pada sesi pengembangan program riset dan inovasi kelautan nasional telah mengungkap pentingnya membangun ekosistem riset dan inovasi yang terintegrasi, kolaboratif, dan juga mampu mendorong hilirisasi yang berdampak nyata bagi masyarakat dan industri nasional. “Kita sangat mendukung BRIN untuk bisa menjembatani keberpihakan untuk dihilirkannya hasil riset,” pungkas Ova. Ia berharap forum tersebut menghasilkan pemikiran dan policy brief yang dapat menjadi kebijakan penting dan penguatan kebijakan nasional di bidang kelautan dan kemaritiman Indonesia.
Indonesia
0
0
1
676
Mohamad Guntur Romli
Ibu Megawati Dorong Laut Jadi Pusat Geopolitik dan Inovasi Nasional Yogyakarta - Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Ibu Megawati Soekarnoputri menyampaikan pentingnya kedaulatan kelautan dalam cara pandang geopolitik yang melihat Indonesia dalam perspektif global, di forum National Policy Dialogue Kedaulatan Kelautan Berbasis Kekayaan Hayati Kelautan yang digelar Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Jumat (22/5). Beliau menyebut laut harus diposisikan sebagai pusat inovasi, sekaligus ruang strategis geopolitik nasional. “Guna mewujudkan masa depan tersebut, BRIN harus mampu mengintegrasikan riset ke industri, kebijakan publik, dalam satu ekosistem inovasi nasional. Kita membutuhkan orkestrasi pengetahuan yang mampu menjembatani laboratorium dengan industri, kampus dengan pasar, riset dengan kebijakan negara, serta inovasi dengan pembangunan dan rakyat,” tegas Ibu Mega. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi menjadi pusat oseanografi terbesar di Asia Tenggara. Kompartemen maritim dibangun sebagai koridor strategis dengan menempatkan perguruan tinggi sebagai simbol intelektualitas. “Universitas Patimura dan Cendrawasih sebagai pusat penguasaan iptek, riset, dan inovasi dalam bidang kelautan. UGM menjadi city of intellect Pancasila, demokrasi, pemerintahan, dan kebudayaan. Sementara IPB sebagai city of intellect bagi perancangan di Indonesia yang berdaulat di bidang pangan. UI dalam bidang ekonomi, kedokteran, dan sistem keuangan. ITB sebagai pusat penguasaan teknologi bagi industrialisasi, termasuk penguasaan teknologi militer dan angkasa luar,” jelasnya. Menurutnya, secara historis geolopitik dapat menjawab masa depan. Apalagi Indonesia dengan geostrategis, geoekonomi, dan kekayaan hayati yang besar. Ibu Megawati ingin industri melahirkan kesejahteraan rakyat dan meningkatkan kedaulatan bangsa dalam seluruh aspek kehidupan. Kekayaan biodiversitas laut Indonesia dapat menjadi basis lahirnya industri farmasi, bioteknologi kelautan, energi baru terbarukan, ekonomi karbon biru, produksi pangan, dan berbagai inovasi masa depan. “Kita memerlukan orkestrasi besar antara negara, perguruan tinggi, peneliti, industri, dan masyarakat, karena pembangunan tidak bisa terpisah berjalan sendiri-sendiri. Pembangunan memerlukan irama, arah, tujuan yang sama yaitu Indonesia yang berdaulat, merdeka, berdikari,” ujar Ibu Mega. Beliau berharap forum tersebut menjadi momentum lahirnya arus balik pembangunan menuju laut. Laut harus kembali menjadi landasan kemajuan peradaban Indonesia, pusat imajinasi pembangunan nasional. “Saya percaya dengan ilmu pengetahuan dan inovasi Indonesia mampu mewujudkan cita-cita tersebut. Bung Karno pernah mengatakan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang percaya pada kekuatan bangsanya sendiri. Sekarang saatnya kita membuktikan keyakinan itu,” tegasnya. Menanggapi hal tersebut, Rektor UGM Ova Emilia menyebut UGM bersama berbagai universitas Indonesia siap untuk menjadi mitra strategis BRIN dan berbagai pemangku kepentingan lain dalam membangun ekosistem ekonomi biru di Indonesia yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global. Menurutnya, geopolitik kelautan Indonesia merupakan ruang strategis yang menentukan posisi Indonesia di tingkat global. “Penguatan kedaulatan maritim perlu didukung oleh penguasaan ilmu, pengetahuan, teknologi, juga diplomasi dan kebijakan yang visional termasuk dari regulasi. Sebagai perguruan tinggi nasional, kami berkomitmen untuk terus memperkuat peran dalam pengembangan riset, inovasi, pendidikan, dan hilirisasi di bidang kelautan dan kemaritiman, termasuk mendukung kebijakan berbasis bukti yang memberikan dampak terhadap pembangunan nasional,” terang Ova.
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
5
9
32
1.5K
Mohamad Guntur Romli
Begal Bersenjata Tembak di Tempat. HAM dipakai untuk melindungi korban, bukan pelaku yg mau ambil nyawa orang lain.
Indonesia
13
55
179
2.6K
Mohamad Guntur Romli
Sri Sultan Menjamu Santap Malam Ibu Megawati Soekarnoputri di Kraton Jogja Sri Sultan Sajikan Wedang Semlo Yogyakarta - Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Megawati Soekarnoputri bersama keluarga melakukan pertemuan dan santap malam dengan Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kraton Jogja, Jumat (22/5/2026) malam. Ibu Megawati dan rombongan tiba sekitar pukul 19.15 WIB. Sri Sultan yang juga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyambut kehadiran Megawati dan rombongan. Dia didampingi permaisuri Karaton Yogyakarta, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas. Sri Sultan dan GKR Hemas menyalami Ibu Megawati dan rombongan, lalu Sri Sultan pun mengenalkan putri nomor dua Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono dan putri nomor lima atau bungsu Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara serta mantu nomor tiga Sri Sultan, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Purbodiningrat. Ibu Megawati hadir di Kraton Jogja bersama putranya M. Prananda Prabowo dan istri Nancy Prananda, cucunya Pinka Hapsari, dua keponakan Puti Soekarno dan Romy Soekarno serta politisi PDI Perjuangan Bintang Puspayoga. Di Pendopo, Ibu Megawati dan rombongan dijamu dengan minum jamuan wedang semlo yang terbuat dari pisang, jahe, kayu manis, gula jawa, daun pandan dan sereh. Minuman tersebut merupakan minuman favorit Sri Sultan Hamengku Buwono X. Terdengar juga musik gamelan mengalun di sekitar pendopo. Meskipun pelan sesekali terdengar suara tertawa, apalagi mendengarkan celetukan GKR Bendara. Usai dijamu dengan wedang semlo, Sri Sultan mengajak Ibu Megawati dan rombongan untuk makan malam di Pendopo Kraton Kilen. Sri Sultan dan GKR Hemas duduk semeja bersama Ibu Megawati, M. Prananda Prabowo dan istri Nancy Prananda, dan GKR Condrokirono. Jamuan makan malam Sri Sultan dengan keluarga Ibu Megawati berlangsung hangat. Bahkan, bincang santai sambil makan malam berlangsung selama 3.5 jam.
Mohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet mediaMohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
14
9
89
9.7K
Mohamad Guntur Romli
Lebih tepatnya sampaikan bahwa Jokowi sudah dipecat oleh PDI Perjuangan 🤟
Mohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
37
51
170
8.4K
Mohamad Guntur Romli
Pak Prabowo. Rakyat juga berhak dan bermimpi kaya raya. Ada yang mengganjal dari pidato Presiden Prabowo di Gedung DPR, Rabu lalu. Beliau berkata, rakyat Indonesia tidak bermimpi jadi kaya raya. Mereka hanya ingin hidup layak. Kalimat itu terdengar hangat. Tapi jika kita pikir lebih dalam, ada hal: yang "berbahaya" di sana.
Indonesia
53
50
130
2.8K
Mohamad Guntur Romli
Pidato sudah Naikin BI rate sudah Tiap hari disiram 2 T juga sudah Pembatasan pembelian USD juga sudah.... Tapi USD tetap tinggi, IHSG rontok.... Apa yg belum ya?
Mohamad Guntur Romli tweet media
Indonesia
93
79
230
11.7K
Mohamad Guntur Romli
Ibu Megawati di Antara Operasi Naga Merah dan Naga Hijau. Bagaimana Orde Baru & Soeharto merepresi Ibu Megawati dan Gus Dur
Indonesia
9
33
100
3.1K
Mohamad Guntur Romli
Bukan Penyanderaan atay Penculikan? Menlu Sugiono Mau Bela Israel? Pernyataan Menlu Sugiono terkesan menafikan aksi brutal militer Israel terhadap ratusan aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) dari lebih 50 negara di dunia dgn mengatakan "bukan penculikan atau penyanderaan" Menlu Sugiono harus meralat ucapannya dan minta maaf‼️
Kompas.com@kompascom

Baca di sini: nasional.kompas.com/read/2026/05/2… Menlu Sugiono menegaskan bahwa penangkapan sembilan WNI oleh Israel bukan kasus penculikan atau penyanderaan, melainkan insiden saat mereka berada di kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, yang kemudian diintersep tentara Israel di tengah perjalanan. ~IQ #Menlu #WNI #Israel

Indonesia
25
55
148
5.8K
🇲🇨
🇲🇨@astyanio·
@GunRomli Ga lah,kalau rumah lu bolak balik dimasukin org caper dan kurang kerjaan maka udah pas itu,gerombolan caper ini dapet lawan yang pas kek modelan gvir ini🤭🤭🤭
Indonesia
1
0
0
16
Mohamad Guntur Romli
21 Mei Jatuhnya Soeharto dan Orde Baru. Rejim Otoriter. Menurut penelitian beberapa lembaga dunia Indonesia menuju negara otoriter lagi. Demokrasi dirusak sejak era Jokowi dan berlangsung semakin parah hingga saat ini. Bercerminlah jangan hanya pelesiran ke luar negeri, tapi juga perhatikan penilaian lembaga-lembaga luar negeri terhadap kondisi kita. #Demokrasi #12Mei #reformasi
Indonesia
30
54
164
7.8K
Mohamad Guntur Romli retweetledi
Hilik Ku Aink We Lah 😬
Hilik Ku Aink We Lah 😬@KangSemproel·
Ada beberapa kelucuan narasi sang pembuat video: 1. Memangnya ada protokol khusus dari kerajaan Saudi bagi seorang wamen... sekali lagi WAMEN... saat melakukan ibadah di Tanah Suci? Maap Om... dia bukan presiden yg punya privileges utk dilayani secara khusus oleh KSA. Cuma wamen dari satu negara yg nilai uangnyapun kelima terendah di dunia. 2. "Sikap sederhana bikin orang menaruh hormat pada dia". Sikap sederhana itu bukan sekedar jauh dari kemewahan, tapi jauh dari pemberitaan dan sikap pamer. Yakin ini ga "terpeleset" pada sikap riya? Ya Allah... pagi2 udah ngurut dada liat kelakuan pejabat negeri konoha yg hobi pamer kesederhanaan dan kemerakyatan semu dibungkus ambisi politik di masa depan 😥
Jati Uwung, Indonesia 🇮🇩 Indonesia
201
160
423
82.6K