Inilah statistik terakhir Andik Vermansyah bersama Persebaya Surabaya sejak debut di tanggal 29 Agustus 2008 melawan Persekabpas Pasuruan di Stadion Gelora 10 November Tambaksari pada lanjutan kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia 2008/09.
#andikvermansyah
Mending ayo di toto pergerakan e seng selama iki rodok ngurang dan tak terarah. Eling kan? Manajemen ngehukum arek lor? Wes wayae masifkan gerakan gawe mengarep e yaopo. Musim ngarep wes road to 100 tahun. Janji e Azrul wayae di jalok. Gae gebrakan pas match terakhir iku seru deh
Ya, kita tak lupa pernah alami dualisme. Persebaya pernah ada dua saat itu. Tapi yg harus semua orang tau dan ingat, kami menyelesaikannya, lewat upaya kami, lewat kerja keras kami, dan kami bangga untuk itu.
Info aja, jgn bahas soal dualisme, nanti adik barumu tersinggung 👀🤣
Tahukah kamu, kemarin sore dia sudah bisa crossing terarah sambil lari. Meskipun msh bisa dihalau.
Bila ini terus diasah tidak diragukan dia akan menjadi salah satu bek kanan terbaik nasional.
Salah satu pemain yg progressnya tak pernah berhenti
Arif “The Engine Room” Catur
Persebaya Menang, Surabaya Senang!
Matur Suwun Bonek Bonita.
Matur Suwun Pemkot Surabaya dan Disbudporapar.
Kapal Api Nonton Bareng Persebaya di Alun Alun Kota Surabaya berjalan lancar dan nyaman.
Sampai Jumpa, Sabtu, 2 Mei di GBT
Persebaya vs PSBS Biak
Kick Off 15:30 WIB
Persebaya ini masih hilang arah, gonta-ganti pelatih, internal Bonek yang semakin morat-marit. Di tambah kemudi dari Manajemen yang hanya bualan belaka. Miskin teknis, kualat di non teknis. Panjatan doa, refleksi. Semua sudah di ikhtiari. Intinya sekarang, SABAR.
Lagi dan Lagi, Puncak Berdarah : 8 Nyawa Hilang di Tangan Aparat
Peristiwa ini terjadi pada Senin, 14 April 2026, sekitar pukul 05.00 WIT, di Distrik Kemburu, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Wilayah ini bukan lokasi kontak tembak, melainkan zona yang sebelumnya telah disepakati bersama sebagai tempat pengungsian warga sipil yang melarikan diri dari konflik di Distrik Pogoma.
Delapan warga sipil dilaporkan tewas dalam kejadian ini. Nama-nama mereka yang berhasil diidentifikasi adalah Wundili Kogoya (36), Kikungge Walia (55), Pelen Kogoya (65), Tigiagan Walia (76), Ekimira Kogoya (47), Daremet Telenggen (55), Inikiwewo Walia (52), dan Amer Walia (77).
Satu orang lagi, seorang anak berusia lima tahun bernama Para Walia, selamat namun mengalami luka tembak di bagian dada kanan dan masih menjalani perawatan. Seluruh korban adalah warga sipil pengungsi, bukan pihak yang terlibat langsung dalam konflik bersenjata.
Operasi dilakukan oleh aparat keamanan TNI menggunakan helikopter dan pasukan darat. Sehari sebelumnya, pada 13 April 2026, operasi serupa lebih dulu dilancarkan di Distrik Pogoma, dengan penggunaan helikopter dan pengeboman yang menyasar markas TPNPB di Kampung Guamo. Warga yang selamat dari operasi itu kemudian mengungsi ke Distrik Kemburudan di sinilah operasi lanjutan diduga menyasar mereka.
Konflik bersenjata yang melatarbelakangi peristiwa ini melibatkan TNI di satu sisi dan TPNPB (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat) di sisi lain. Pusat kontak tembak aktif disebut berada di Distrik Pogoma. Distrik Kemburu sendiri seharusnya steril dari operasi militer karena telah disepakati oleh kedua pihak sebagai zona aman bagi pengungsi. Sumber di lapangan menyebut bahwa operasi di Kemburu dilakukan tanpa membedakan warga sipil dari kombatan.
Laporan Tribun Papua
Video: masyarakat evakuasi korban yang ditembak mati di TKP
#Papua#PapuaTengah#Puncak#TPNPB#TNI#Sinak
@StatsRawon@persebayaupdate Soale ket atasan sampek jajaran cuma pinter omong tapi gak sesuai fakta ng lapangan,pancen kabeh manajemen lambe2 seles ora onok mikir prestasi sg penting finansial aman .
4 pertanandingan yang menentukan untuk perebutan tiket promosi ke Superleague musim depan.
PSS
✈️ vs Barito Putera
🏠 vs Persiku
✈️ vs Persiba
🏠 vs PSIS
Persipura
🏠 vs Persela
🏠 vs PSIS
✈️ vs Persipal
🏠 vs Persiku
PSS atau Persipura, bol?