hormat

1.7K posts

hormat banner
hormat

hormat

@AndryHormat

Katılım Haziran 2011
328 Takip Edilen49 Takipçiler
hormat
hormat@AndryHormat·
@msaid_didu Amien Rais to the point Mmg makannya hrs dr tengah biar cepat habis.. Kl dr pinggir lama habisnya, ntar malah keburu hamil...✌️🤭
hormat tweet media
Indonesia
0
0
9
5.1K
hormat
hormat@AndryHormat·
@msaid_didu Pastinya,,Si Hasan Nasbi kan mulutnya kotor Contohnya : di akun twitter yg sdh gak aktif dan yg terbaru soal kepala babi yg dikirm ke tempo bocor alus
Indonesia
0
0
0
1.7K
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
Pidato Presiden saat memberikan sambutan pada groundbreaking beberapa proyek hilirisasi di Cilacap 29 April 2029, menggunakan diksi “menyerang” apakah ini hasil nasehat penasehat khusus Presiden bidang komunikasi Hasan Nasbi yang dilantik 27 April yg dikenal sejak dulu selalu menyerang, termasuk menyerang Prabowo. Sekedar saran : karena motto yang dibangun Presiden Prabowo adalah persatuan, sebaiknya Bpk Presiden tidak menggunakan gaya komunikasi menyerang dari Hasan Nasbi yang selama ini digunakan saat jadi “jubir” Jokowi.
Indonesia
56
165
572
28.3K
hormat
hormat@AndryHormat·
@LambeSahamjja Apakah ini ada kaitan kebenaran yg di sampaikan oleh Amien Rais di YT nya ? Just ask...
Indonesia
0
0
0
185
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada analisis yang sangat serius dan perlu lo dengar dengan kepala jernih bukan karena ini konspirasi murahan, tapi karena sumbernya adalah seorang kolonel purnawirawan yang bicara soal dinamika kekuasaan di lingkar istana yang jarang terekspos ke publik. Narasumbernya: Sri Raja Sacandra pengamat intelijen. Dan topiknya: siapa sebenarnya yang mengendalikan Presiden Prabowo? Nama yang jadi pusat seluruh analisis ini: Letnan Kolonel Tedy Indrawijaya. Jabatan resminya: Sekretaris Kabinet. Tapi menurut Sri Raja Sacandra apa yang dia lakukan jauh melampaui jabatan itu. "Tedy itu begitu rinci mengatur Prabowo dari hari ke hari, dari bulan ke bulan. Kepada hal-hal keseharian pun Tedy punya kewenangan untuk mengatur presiden, termasuk mengatur siapa yang bisa ikut rapat dengan presiden." Bukan pengatur. Tapi pengendali. Insiden yang membuka mata publik Panglima Kopassus disuruh tunggu: Ada peristiwa konkret yang menjadi contoh nyata dari dominasi Tedy. Panglima Kopassus dipanggil langsung oleh Presiden untuk menghadap. Tapi ketika tiba di istana dia diminta menunggu di ruang tunggu. Bukan oleh protokol resmi. Tapi karena Tedy yang mengambil keputusan itu secara sepihak. Hasilnya: Presiden keluar dan marah kepada Panglima Kopassus karena Prabowo tidak tahu bahwa panglimanya sudah lama menunggu di luar. Presiden marah kepada orang yang salah, karena informasinya tidak sampai utuh. Dan ini bukan insiden pertama. Banyak petinggi TNI yang mengalami hal serupa dipanggil presiden tapi tersangkut di "penjaga gerbang" bernama Tedy. Pertanyaan yang paling fundamental: Tedy loyalis Prabowo atau bukan? Di sinilah analisis Sri Raja Sacandra menjadi sangat menarik dan sangat kritis. Tedy awalnya adalah orang Jokowi bukan kader Prabowo dari awal. Jokowi yang memintanya menjadi ajudan dan kemudian membawanya masuk ke lingkaran kekuasaan. Baru kemudian Tedy beralih dan menjadi orang kepercayaan Prabowo. Pertanyaannya: kalau dia adalah kader Jokowi apakah loyalitasnya benar-benar kepada Prabowo? Atau ada agenda lain? Sri Raja Sacandra tidak ragu: Tidak menutup kemungkinan Tedy juga bagian dari operasi garis dalam Geng Solo dalam rangka membatasi ruang gerak presiden." Konsep "Operasi Garis Dalam" dan ini yang paling perlu dipahami: Operasi garis dalam adalah istilah intelijen untuk upaya mempengaruhi atau melemahkan sebuah kekuasaan dari dalam bukan dari serangan luar, bukan dari oposisi yang terlihat, tapi dari orang-orang yang ada di dalam lingkaran kepercayaan itu sendiri. Dan yang membuat ini sangat efektif adalah: presiden tidak sadar. Karena yang melakukannya adalah orang yang dia percaya sepenuhnya. Analoginya sederhana: bukan musuh yang merobohkan benteng tapi penjaga benteng yang diam-diam mengunci pintu dari dalam. Skenario besar yang diajukan narasumber dan ini yang paling mengejutkan: Sri Raja Sacandra mengajukan sebuah hipotesis yang sangat berani: Prabowo bukan presiden yang berkuasa penuh. Dia adalah pemangku sementara yang tugasnya hanya mengantarkan Gibran ke kursi kekuasaan di 2029. Dan Tedy yang sekarang sedang membangun pengaruh dari dalam disiapkan untuk menjadi wakil presiden mendampingi Gibran. "Gibran-Tedy 2029. Kita lihat nanti seperti apa. Ini bukan ramalan. Ini adalah pembacaan pola dari seorang analis intelijen yang melihat bagaimana semua potongan puzzle bergerak bersama. Bukti yang mendukung narasi ini bukan sekadar asumsi: Pertama — Tedy secara konsisten melindungi Gibran dari kritik publik. Dia disebut menggunakan buzzer Youtuber Nusantara untuk meredam suara-suara yang menyerang Gibran. Kedua — Prabowo justru menjadi sasaran tembak utama dari semua kritik sementara Gibran nyaris tidak tersentuh. Seakan ada yang sengaja memposisikan Prabowo sebagai tameng. Ketiga — Gibran hampir tidak pernah diberikan peran publik yang besar dan berisiko. Dia diamankan. Dijauhkan dari kontroversi. Dipersiapkan untuk tampil bersih di 2029. "Prabowo pasang badan demi kepentingan syahwat kekuasaan Solo," kata Sri Raja Sacandra. Dampak terhadap TNI dan ini yang paling mengkhawatirkan secara institusional: Ketika seorang Letnan Kolonel punya kewenangan untuk mengatur siapa yang bisa bertemu Presiden termasuk jenderal-jenderal bintang banyak hierarki militer rusak. Sri Raja Sacandra mengkritisi ini dengan sangat tajam: Tedy diangkat ke posisi yang melanggar merit sistem kepangkatan militer. Posisinya melampaui kewenangannya secara struktural. Dan dia tidak melaporkan kegiatannya kepada Sekretaris Militer Presiden yang seharusnya menjadi atasannya. Dia memberikan contoh historis yang sangat relevan: Jenderal Benny Murdani dulu menolak posisi tertentu karena merasa pangkatnya belum layak. Ajudan Presiden Soekarno menolak kenaikan pangkat yang tidak sesuai capaiannya. Mereka menghargai merit system. Tedy melakukan sebaliknya. Masalah informasi yang sampai ke presiden dan ini yang paling berbahaya: Gatekeeper yang tidak kompeten atau yang punya agenda tersembunyi akan menyaring informasi berdasarkan kepentingannya bukan kepentingan presiden. Sri Raja Sacandra meyakini bahwa banyak keputusan Prabowo yang tidak sejalan dengan realita lapangan karena informasinya tidak sampai secara utuh. Contoh: kerusuhan Agustus lalu presiden disebut terlambat mendapat informasi yang benar tentang eskalasi situasi. Kasus MBG presiden disebut tidak mendapat gambaran rinci tentang apa yang sebenarnya terjadi di implementasinya. Ketika presiden tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi kebijakan yang keluar tidak akan pernah tepat sasaran. Perbandingan dengan SBY-Sudi Silalahi dan bedanya sangat nyata: SBY juga punya orang kepercayaan yang sangat dekat: Jenderal Sudi Silalahi. Tapi peran Sudi sangat berbeda. Sudi hanya memberikan masukan strategis kepada SBY. Dia tidak mengatur keseharian presiden. Tidak membatasi siapa yang boleh bertemu presiden. Tidak mengambil keputusan operasional atas nama presiden. Tedy melakukan semua itu dan lebih. Melampaui kewenangan strukturalnya jauh sekali. Yang paling ironis dari seluruh situasi ini: Prabowo adalah presiden yang dikenal dengan gaya one way traffic lebih banyak berbicara daripada mendengar. Dan kondisi psikologis kepemimpinan seperti itu justru membuat peran gatekeeper menjadi semakin dominan dan semakin sulit dikoreksi. Karena siapa yang berani memberitahu presiden bahwa orang yang paling dia percaya justru adalah sumber masalahnya? Loyalis-loyalis lama Prabowo memilih diam. Bukan karena tidak tahu. Tapi karena kalau berbicara yang akan mereka hadapi adalah Tedy bukan Prabowo. "Negara tidak hancur karena tekanan dari luar. Tapi karena retak dari dalam," kata Sri Raja Sacandra. Yang perlu dikritisi dari analisis ini supaya lo tidak asal percaya: Satu — ini adalah pandangan satu narasumber dari satu podcast. Bukan laporan resmi, bukan dokumen intelijen yang bisa diverifikasi publik. Harus diposisikan sebagai satu perspektif bukan kebenaran tunggal. Dua — klaim tentang "operasi garis dalam Geng Solo" dan skenario "Gibran-Tedy 2029" adalah hipotesis politik menarik sebagai analisis, tapi belum ada bukti konkret yang bisa diverifikasi secara independen. Tiga — Tedy Indrawijaya belum memberikan respons publik yang memadai terhadap semua tuduhan ini. Prinsip keadilan informasi menuntut kita memberikan ruang untuk kemungkinan bahwa narasi ini bisa saja tidak sepenuhnya akurat. Kalau setengah dari apa yang dianalisis Sri Raja Sacandra itu benar maka Indonesia sedang menghadapi situasi di mana presiden terpilih tidak sepenuhnya berkuasa atas pemerintahannya sendiri. Di mana seorang Letnan Kolonel punya lebih banyak pengaruh terhadap arah pemerintahan daripada menteri-menteri kabinet. Di mana informasi yang sampai ke presiden sudah tersaring oleh satu orang yang kepentingannya tidak selalu sejalan dengan kepentingan presiden. Dan yang paling mengkhawatirkan: kalau presiden sendiri tidak terusik atau memang menginginkan kondisi ini maka mekanisme koreksinya tidak ada. Karena yang bisa mengoreksi masalah di lingkar dalam presiden hanyalah presiden itu sendiri.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
12
19
73
6.3K
Rajosora
Rajosora@Magepaher·
@ferrykoto Padahal jika ada yg keliru atau salah pada Jokowi dalam pemerintahan ya kritik saja. Dengan sekeras apapun, ya silahkan. Berbasis data, fakta, dan bukti yang ada. Termasuk mempersoalkan ijazahnya yang diragukan keasliannya.
Rajosora tweet media
Indonesia
18
3
24
3.6K
Ferry Koto
Ferry Koto@ferrykoto·
Padahal jika ada yg keliru atau salah pada Teddy dalam menjalankan pemerintahan ya kritik saja. Dengan sekeras apapun, ya silahkan. Berbasis data, fakta dan bukti yang ada. Termasuk mempersoalkan posisinya sebagai eselon II yang melebihi seorang menteri. Tapi jika menyemburkan kabar yang tak ada data, fakta, dan bukti, hanya berdesar desas-desus, itu kejahatan namanya. Dalam Islam setiap tuduhan atau menyampaikan kabar yang tanpa ada fakta dan buktinya, hanya berdasarkan desas-desus itu disebut fitnah. Dan fitnah itu dalam islam timbangannya termasuk perbuatan keji yang balasannya neraka jahanam. Pelaku fitnah tak pernah bisa diampuni tanpa yang memfitnah meminta maaf langsung ke yang difitnah, dan kesetiap orang yang mendengarkan fitnahnya mengakui bahwa ia telah mefitnah. Dalam hukum, sebuah kabar bohong, fitnah, beban pembuktiannya ada dipundak yang menyebarkan kabar bohong/fitnah. Bukan pada yang difitnah atau tertimpa kabar bohong. Mari kritis atas berbagai kebijakan dan tindakan pejabat yang keliru atau salah, tapi jangan menyebarkan kabar bohong, fitnah, maupun kabar yang kita tidak tahu pasti kebenarannya, tidak ada bukti, data, dan fakta apapun, hanya desas-desus. Salam FK
Ferry Koto tweet media
Indonesia
113
54
158
36.6K
hormat
hormat@AndryHormat·
@msaid_didu @prabowo Sudahlah Puang...cukup cukup Tak usah berharap apa2 lg dgn pemerintahan Prabowo Tebalkan sabar & berdoa yg byk saja
Indonesia
0
0
0
145
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
5 hal selalu diulangi oleh Bpk Presiden dalam pidatonya, yaitu : 1) berantas korupsi 2) pemerintahan bersih 3) patriotisme 4) nasionalisme 5) profesionalisme. Bpk Presiden @prabowo yth, semakin cepat hal tsb diimplementasikan oleh Bpk dan anak buah Bpk - makin baik. Kami tunggu.
Indonesia
76
46
217
7.6K
hormat
hormat@AndryHormat·
@DedynurPalakka Jilatan elu kyk BABI.. Ingat PSI 2019 ???? terhdp @prabowo JEJAK DIGITAL gak akan hilang Otak luh SOAK
Indonesia
0
0
0
11
Dedy Nur
Dedy Nur@DedynurPalakka·
Presiden Prabowo Subianto itu dari dulu memang terkenal blak-blakan, ia tidak terbiasanya menyimpan sesuatu. Bukannya bagus jika kelompok-kelompok kritis yang sering bersuara "Indonesia Gelap" di balas langsung sama Presiden dengan jawaban paten "Indonesia Terang". Interaksi seperti ini hanya mungkin terjadi dalam negara demokrasi, kalau dalam negara diktator, fasis, atau negara otoritarian ngga ada itu. Jadi wahai orang-orang pintar 💡📚👍 dan kritis, ngga perlu emosian begitu mendengar jawaban singkat padat dan to the point dari Presiden Republik Indonesia, karena itu artinya anda mendapatkan perhatian khusus ✍️ Sementara yang masih mau kabur dipersilahkan kabur, karena dalam UUD 45 pun warna negara Indonesia punya kebebasan untuk berpindah-pindah negara sesuai dengan kapasitas dan kemampuan dompet masing-masing, lalu balik lagi juga bangsa ini selalu terbuka 🪂
Dedy Nur tweet media
Indonesia
200
18
84
7.5K
hormat
hormat@AndryHormat·
@TirtoID Salahnya,,pengelola uang rakyat itu kebanyakan BANGSAD...
Indonesia
0
0
0
13
hormat
hormat@AndryHormat·
@Dandhy_Laksono Kpn ya Indonesia keluar dari budaya FEODAL begini ?
Indonesia
0
0
0
1.3K
Dandhy Laksono
Dandhy Laksono@Dandhy_Laksono·
Dan kalian masih percaya politikus seperti ini benar-benar ingin memperbaiki gizi untuk meningkatkan kualitas rakyatnya?
Jejak digital.@ARSIPAJA

Indonesia
344
5.3K
12.3K
179K
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
News :🚨Sejumlah ormas islam bakal laporkan grace Natalie, abu jamban,dan ade armando soal provokasi dan adu domba antar umat ber-agama.
Sumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet mediaSumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
238
1.3K
4.2K
71.5K
hormat
hormat@AndryHormat·
@tempodotco Knp jadi nyinyir terus omongan nya, udah tua kali ya.. Rakyat byk komplen mslh MBG ada sebabnya, msyrkt lebih tau dr anda @prabowo , anda hy terima laporan saja, gak tau praktek di lapangan.
Indonesia
1
0
1
416
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Prabowo Tuding Banyak Orang Takut MBG Berhasil
tempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
2.2K
1K
7.4K
1.5M
hormat
hormat@AndryHormat·
@CNNIndonesia Selalu PARADOKS jalan pikirnya Ditambah pola komunikasi nya mengikuti si Hasan Nasbi yg mulutnya kotor (dikasus Tempo, misalnya) Satu sisi merangkul Jumhur msk Istana, satu sisi msh nyinyir sm pengkritik pemerintah..
Indonesia
0
0
0
210
hormat
hormat@AndryHormat·
@tempodotco Pola komunikasi yg diajarkan Hasan Nasbi ini sgt berbahaya mnrt sy. Satu sisi ingin merangkul oposisi disisi lain justru memicu reaksi publik yg msh ingin Prabowo terbebas dr pengaruh rezim sblmnya Prabowo ttp teguh sesuai bukunya PARADOKS
Indonesia
0
0
0
680
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
Prabowo Kembali Sindir Indonesia Gelap: Mau Kabur ke Yaman, Silakan
tempo.co tweet media
Indonesia
2.1K
1K
6.3K
1.7M
hormat
hormat@AndryHormat·
@Fadlipenyair12 @geloraco Mmg si ade sengaja membentukan agama, lihat saja kiprah seblmnya yg sll mengkritisi agama dgn dalih Pluralisme, bilang Adzan itu bukan Suci (pdhl di Islam Adzan adl kalimah awal & akhir hidup manusia)
Indonesia
0
0
1
10
Fadli
Fadli@Fadlipenyair12·
@geloraco Klau mengkritisi sbuah kalimat"yg sepengal pengal tanpa,melihat,mendengarkan seutuhnya, baik itu pidato kek mauoun,Ceramah kek..mana mungkin bisa mengambil kesimoulan"..Loe aja yg picik dlm berpikir ..menarik2 isu agama dlm politik..hanya krn Pak Jk bersuara labtang soal Ijazah😁
Indonesia
1
0
5
317
hormat
hormat@AndryHormat·
@AndiSinulingga Melihat kiprah si ade seblm2nya, yg sering membenturkan agama yg dibungkus pluralisme/kesamaan Mnrt sy mmg si sde sdg memancing kebencian antar agama kpd publik, ini sgt2 berbahaya bisa jd bencana besar bagi bangsa
Indonesia
0
0
4
1.2K
Andi Sinulingga
Andi Sinulingga@AndiSinulingga·
Ade Armando sekarang ini sibuk mengatakan bahwa bukan dia yg potong & edit video pak JK, padahal narasi atas potongan video itulah yg bengis dan jahat, fitnah dgn mengajak umat beragama utk tersinggung pada ucapan pak JK yg di potong itu. Jangan terlalu percaya diri Ade.
Indonesia
81
710
1.8K
56.4K
hormat
hormat@AndryHormat·
Salah satu omon² yg terlupakan... Tim percepatan Reformasi Kepolisian...apa kabar ??? Ini Pemerintah mau serius ngurus negara ? Jgn dikira rakyat bodoh terus & lupa... @mohmahfudmd @JimlyAs @Yusrilihza_Mhd
Indonesia
0
0
0
11
hormat
hormat@AndryHormat·
@Uki23 Bpk nya lobbi MBS di UEA..(ups..🤔) Anaknya lobbi dubes Iran.. Iya in ajalah kl PSI yg ngmng, ntar tantrum kemana² kl di bantah
Indonesia
0
0
0
24
hormat
hormat@AndryHormat·
@DedynurPalakka Apapun kritis & kritik yg ditujukan pd pejabat yg notabene nya di gaji rakyat, kau bilang kecemburuan, pihak sakit hati, pecatan dll.. Otak elu BANGSAD..DEDY Rakyat masak aja disuruh ngirit elpiji, plastik mahal suruh pake daun. Rezim yg gak py hati mmg..
Indonesia
0
0
1
126
Dedy Nur
Dedy Nur@DedynurPalakka·
Ada semacam kecemburuan serius dalam tulisan @gunasatwam atas peristiwa ulang tahun yang dirayakan di Paris🇫🇷🗼 Padahal setiap kita bisa merayakan ulang tahun dengan cara suka cita di atas ruang dan waktu 🕒 Cuman angka-angka yang muncul dalam setiap perayaan ultah memang tidak pernah sama. Seorang Presiden Republik memberi perhatian lebih pada team kerjanya adalah sesuatu yang biasa terjadi. Cuman karena Teddy mendapatkan perlakuan lebih, orang-orang menjadi curiga-semacan kecurigaan politis, sampai keluar istilah seperti "inces" ini kalau menurut saya adalah wajah envy yang terselubung dalam bentuk kritik. Tapi, karena kita hidup dalam ruang dan waktu ⌚ yang tidak lagi sama dengan zaman raja-raja, maka kita harus menerima kritikan yang berbalut envy itu sebagai bagian dari kebebasan berpikir dan mengeluarkan pendapat. Merdeka 🤟 Selamat Ulang Tahun bang Teddy 📸
Ir. IPGSPR@gunasatwam

Treatment princess memang harus special. > inces mendapat kejutan ulang tahun pada saat kunjungan negara, diperkirakan menginap di Four Seasons Hotel George V Paris, diduga kuat menempati tipe kamar Signature Royal Suites yang saking mewahnya harga tidak dipajang di situs pemesanan dan harus ditelepon langsung. > Sebagai perbandingan, kamar tipe Duplex Suite City View saja harganya tembus Rp200 jutaan per malam dengan biaya sarapan lebih dari Rp1 juta sekali makan, sehingga kelas Royal Suites diestimasikan bisa mencapai Rp300 hingga Rp500 juta per malamnya. > Fasilitas yang didapat pun tak main-main mewahnya: teras pribadi seluas 60 meter persegi, ruang tamu dengan perapian marmer dan perabotan antik Prancis abad ke-18, kamar mandi berlapis marmer lengkap dengan steam room pribadi, hingga layanan butler 24 jam penuh yang siap siaga melayani setiap titah inces. > Jika dihitung dari total hari kunjungan di Prancis, silakan bayangkan sendiri berapa miliar uang pajak rakyat yang harus dikuras demi memfasilitasi gaya hidup mewah dan kejutan ulang tahun inces di sana. > Kejutan eksklusif dari bos besar (badannya yang besar) ini seolah menegaskan bahwa statusnya memang jauh di atas pejabat biasa (yaiyalah dambaan hati bro), sehingga fasilitas yang diberikan pun wajib memenuhi standar bangsawan Eropa.

Indonesia
24
4
17
2.4K
Mat Hasan
Mat Hasan@MatHasanaja·
@geloraco Betah banget jadi gedibalnya Jokowi nih orang.
Indonesia
3
0
2
145
hormat
hormat@AndryHormat·
@geloraco Narasi nya terus diulang2. Ketemu di pengadilan, siap2 dipenjara dll.. Kejaksaan nya aja bingung sama 1 bukti utamanya "IJAZAH" pdhl hy dgn 1 bukti & 3-5 org saksi/ahli. Kasus ini udah lgsg ke Pengadilan Skrg pirtinyi in nyi..knp gak P21 ? dah lewat dr 14 hr WHY ??????
Indonesia
0
0
1
51