Restu ˆ⌣ˆ

24.8K posts

Restu  ˆ⌣ˆ banner
Restu  ˆ⌣ˆ

Restu ˆ⌣ˆ

@Animonsuta4u

Tokyo-to, Japan Katılım Eylül 2009
341 Takip Edilen220 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Restu  ˆ⌣ˆ
Restu ˆ⌣ˆ@Animonsuta4u·
Kumpulan tweet terkait dengan penggunaan R untuk visualisasi data beserta dengan perintah (kode) yang digunakan. Feel free to check it out/drop me a question! A 🧵 [1/n]
Indonesia
1
2
3
2.1K
Seno GP
Seno GP@senogp·
Makanya apa-apa jangan pake AI anyink, mabok kan lu kaya wapres lu.
Seno GP tweet media
Indonesia
49
89
703
50.7K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
J𝐀NE𝜗𝜚.˚𐙚💞
This has to be the funniest behind the scenes moment from The Boys 😭😂😂
English
13
247
5.1K
206.8K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
𝙰𝚛𝚢 𝙷𝙷
Buka Threads yg muncul: WOW! Benar2 gila ini.. super benar2 niat memang Rifaldy Fajar, Prihantini, dkk ini melakukan penipuan demi travel grant! Dari 2018 sebelum marak generative AI, caranya dgn mencuri karya orang lain.. sampai sekitar 21 karya! Speechless benar..
𝙰𝚛𝚢 𝙷𝙷 tweet media𝙰𝚛𝚢 𝙷𝙷 tweet media
𝙰𝚛𝚢 𝙷𝙷@AryHHAry

Makin tersudut mrk.. membuat klarifikasi dan meminta maaf ke yg dicatut namanya tentu harus. Minta maaf secara terbuka baik sendiri2 atau bersama2 ke semua pihak, itu juga harus.

Indonesia
4
98
207
5.4K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
Suppressed Voices
Suppressed Voices@supressedvoic·
She's absolutely right
Suppressed Voices tweet media
English
100
5.3K
37.3K
212.9K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
Hassan Mafi ‏
Hassan Mafi ‏@thatdayin1992·
Hassan Mafi ‏ tweet media
ZXX
7
343
5.1K
32.9K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
InfoGram
InfoGram@_InfoGram_·
This is extremely shameful. 🇦🇺Australian filmmaker Juliet said: "I was raped by an Israeli soldier inside a darkened shipping container while handcuffed and shackled on a Gaza aid flotilla. They also used water torture and beatings." The matter is even more shameful when the whole world is silent and toothless on this 😭
English
1.7K
13.6K
28.4K
614.9K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
muchank
muchank@deomuchank·
Bantu RT nya moots, butuh pencerahan banget ini. Buku tabungan orang tua tahun 2004 yang terlupakan. Cetakan buku berhenti di tanggal 29-11-2004. Setelahnya gk ada transaksi. Di tahun itu juga belum punya kartu ATM. Untuk transaksi penarikan/penyetoran harus dilakukan di teller dengan membawa identitas dan buku tabungan asli. Beberapa waktu lalu buku ini baru ketemu waktu beberes lemari. Dan hal yang pertama dilakukan adalah datang ke kantor Bank BRI terdekat. Tau apa jawabannya? “Maaf data rekening tersebut sudah dihapus dari sistem”. Like what???!!! 😤 Bolak balik bikin pengaduan, dan ujungnya hanya dijawab kalo saldo di tabungan itu sudah kosong sejak lama, dan data terkait sudah dihapus dari sistem. Pihak bank bilang kalo pengosongan rekening dimaksud dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa bisa menunjukkan bukti bukti pendukung seperti slip penarikan/pindahbuku, dipindah atau ditarik oleh siapa. Ada yang punya pengalaman sama gak? Kira-kira apa langkah yang bisa diambil selanjutnya? Apakah lapor polisi?
muchank tweet media
Indonesia
223
239
1.6K
507.9K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
TXT DARI JAKARTA
TXT DARI JAKARTA@txtdrjkt·
siapa yg kena imbas macet konser di Rasuna Said semalem? wkwkwk
Indonesia
81
163
1.2K
131.5K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Undangan kepada: 1) Tukang timpa 2) Pembuat meme 3) Clipper Jam 10 WIB nanti, TKP ada di sini. Waktu dan tempat dipersilakan
Ardianto Satriawan tweet media
Indonesia
138
394
1.9K
47K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
Joey Ardiva
Joey Ardiva@joey_ardiva·
Menurutku @ditjen_imigrasi Ngurah Rai harus memberikan klarifikasi. Soalnya dapat kabar kalau israelis yang ke Bali emang pure pake paspor israel dengan VOA doang (?)
Joey Ardiva tweet media
Gerard Afrino@AfrinoGera19779

@joey_ardiva @ditjen_imigrasi Kebanyakan wn Israel itu dual nationality, bisa jadi dia ke indo pake paspor paspor Amerika dan sayangnya dirjen imigrasi gak segalak pihak imigrasi&ICE Amerika yang bisa melacak medsos wn/turis yang ke amerika

Indonesia
7
787
1.7K
29.3K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
Kementerian Meme
Kementerian Meme@kementerianmeme·
Fun fact, uang travel grant itu besar banget > Travel grant konferensi internasional bisa sampe Rp 15–50 juta per orang > Sumbernya bisa dari LPDP, institusi, atau sponsor conference > kalo dari kasus Rifaldy, Prihantini, CS ini kayaknya pure abuse biar bisa jalan2 > soalnya uang grant bukan uang saku bebas > uang grant biasanya cuma untuk akomodasi dan administrasi Kalo ketahuan abuse dana travel grant gimana? > seluruh karya dibatalakan > dapat blacklist dari conference (biasanya permanen) > pendanaan dicabut > bisa masuk tindak pidana dan diproses hukum > yg bahaya itu institusi terafiliasi sama pelaku bisa kena dampaknya juga > institusinya jadi semakin ga dipercaya > kalo dari kasus Rifaldy ini kayaknya bakal pengaruh ke peneliti2 indonesia yg mau conference di luar negeri Btw, ini kasusnya si Rifaldy, Prihantini, CS kok makin hari makin dapat punchline baru yak 😭 21 judul dipalsuinn pake terjemahan busett
Ardianto Satriawan@ardisatriawan

BREAKING! Rifaldy cs diduga melakukan plagiat penelitian dan pencurian penelitian dari bahasa Indonesia diterjemahkan ke Bahasa Inggris demi Conference International dan travel grants. Setidaknya ada 21 temuan yang berhasil direkap oleh mamatsedunia berikut. Disini saya tampilkan 3 temuan aja ya, lengkapnya bisa cek aja di sumber aslinya. Jujur banyak banget temuannya. Kalian bisa menilai sendiri kalo temuan sebanyak ini artinya bagaimana. Kemarin saya juga melihat temuan judul yang sama, tapi dipakai beberapa kali oleh RF cs ke beberapa event/ travel grants berbeda yang mana hal ini umumnya dilarang. Namanya publikasi/abstrak ilmiah itu yang diajukan harus baru dan belum pernah disubmit di conference atau jurnal manapun.

Indonesia
13
201
548
23.9K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
Joey Ardiva
Joey Ardiva@joey_ardiva·
Terima kasih berita2 yg telah ikut menyebarkan 🙏🏼
Joey Ardiva tweet mediaJoey Ardiva tweet mediaJoey Ardiva tweet mediaJoey Ardiva tweet media
Indonesia
0
140
443
4.3K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
BREAKING! Rifaldy cs diduga melakukan plagiat penelitian dan pencurian penelitian dari bahasa Indonesia diterjemahkan ke Bahasa Inggris demi Conference International dan travel grants. Setidaknya ada 21 temuan yang berhasil direkap oleh mamatsedunia berikut. Disini saya tampilkan 3 temuan aja ya, lengkapnya bisa cek aja di sumber aslinya. Jujur banyak banget temuannya. Kalian bisa menilai sendiri kalo temuan sebanyak ini artinya bagaimana. Kemarin saya juga melihat temuan judul yang sama, tapi dipakai beberapa kali oleh RF cs ke beberapa event/ travel grants berbeda yang mana hal ini umumnya dilarang. Namanya publikasi/abstrak ilmiah itu yang diajukan harus baru dan belum pernah disubmit di conference atau jurnal manapun.
Ardianto Satriawan tweet mediaArdianto Satriawan tweet mediaArdianto Satriawan tweet mediaArdianto Satriawan tweet media
Ardianto Satriawan@ardisatriawan

Ada yang lagi rame: DUGAAN Beberapa orang Indonesia melakukan pemalsuan riset terorganisir dan TERUNGKAP di Konferensi ilmiah di Denmark?? Masih menunggu kesimpulannya. Karena ini berpotensi mencoreng nama baik ilmuwan Indonesia di mata internasional.

Indonesia
80
1.4K
3.9K
129.3K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
こめこ🍣
こめこ🍣@come_cos·
綾波 #シンEVA0530作戦
こめこ🍣 tweet media
日本語
20
186
2.2K
27.3K
Restu ˆ⌣ˆ retweetledi
Kalanara Mahardika 🎬✨
Kalanara Mahardika 🎬✨@KalanaraDika·
Brand Guideline: Kenapa Kita Gak Bisa Seenaknya Mengubah Logo Punya Orang. Jujur, pas pertama kali lihat drama lomba fanart Tomoro x Frieren itu, reaksi pertamaku biasa aja. Saking seringnya kasus orang bikin fanart pakai AI, aku udah capek nanggepinnya. Tapi pas baca tweet si pelaku yang ngotot bilang "gak ada aturan harus buat brand dan logonya, bebas mau kutambahin apapun", aku langsung geleng-geleng. Kalimat itu nunjukkin kalau masih ada orang yang genuinely nggak ngerti kenapa logo perusahaan itu bukan sesuatu yang bisa diutak-atik seenaknya. Karena itu, sekarang aku mau bahas soal Brand Guideline atau GSM. Setiap perusahaan yang serius soal identitasnya punya yang namanya Brand Guideline atau Graphic Standard Manual (GSM). Isinya bukan cuma "ini logo kami". Di sana ada aturan soal warna yang boleh dipakai (beserta kode hexnya yang spesifik banget), jenis huruf resmi, jarak minimum logo dari elemen lain, ukuran minimum supaya logo masih terbaca, sampai versi warna apa yang boleh dipakai di latar belakang gelap versus terang. Kalau kamu pernah lihat logo merek besar kayak Nike, Apple, atau bahkan brand lokal macam Tokopedia tapi logonya selalu kelihatan "konsisten" di mana-mana, itu bukan kebetulan. Itu hasil dari dokumen panjang yang dijaga ketat sama tim desain dan legal mereka. Ya, saking pentingnya, sampai tim legal dan deretan lawyernya ikut ngejagain. Brand itu aset. Bukan sekadar kiasan, tapi aset dalam artian hukum dan finansial yang nyata. Nilai sebuah perusahaan di mata investor, konsumen, dan pasar sebagian besar ditentukan oleh seberapa kuat dan konsisten identitas visualnya. Bayangin kamu beli sepatu Nike tapi logo swoosh-nya bantet dikit, warnanya agak pudar, dan tarikan garisnya beda dari yang biasanya. Mungkin kamu nggak langsung sadar, tapi otak kamu bakal nangkep ada yang aneh. Perasaan "ini kayaknya bukan yang asli" itu muncul karena kamu terbiasa sama versi yang konsisten. Itulah kenapa perusahaan sekelas Nike punya tim yang kerjanya khusus mastiin logo mereka dipakai dengan benar di seluruh dunia. Sekarang kalkulasi dampaknya kalau aturan itu dilanggar secara massif. Konsumen mulai nggak yakin mana yang resmi. Di dunia yang bergerak cepat kayak sekarang, kepercayaan itu bisa hilang lebih cepat dari yang dibangunnya. Untuk konteks lomba atau kolaborasi resmi, melanggar brand guideline itu bukan cuma soal estetika, tapi bisa masuk ke ranah hukum. Perusahaan bisa mencabut izin penggunaan aset mereka, mendiskualifikasi peserta, bahkan dalam kasus tertentu mengeluarkan tuntutan hukum kalau penggunaan logo yang salah terbukti merugikan reputasi brand. Di luar lomba pun sama. Kalau ada desainer atau agensi yang mengerjakan proyek untuk klien, dan dengan santainya mengubah proporsi logo atau pakai warna yang salah di materi promosi, bukan cuma bakal bikin klien marah. Mereka akan dicap nggak profesional, dan di industri kreatif, reputasi adalah segalanya. Melanggar guideline itu melebihi perkara teknis, tindakan ini menunjukkan attitude seseorang. Seorang kreator yang baik tahu kapan harus mengikuti rules dan kapan ada ruang untuk bereksperimen, dan lomba berhadiah dengan brand resmi jelas bukan tempatnya. Bagi desainer atau konten kreator yang bekerja dengan brand orang lain, pertanyaannya bukan cuma "apakah ada yang larang?". Tapi seberapa jauh kita menghormati kerja orang lain yang sudah membangun identitas itu bertahun-tahun? Akhir kata, logo yang "cuma diganti dikit" itu bukan soal selera, tapi soal integritas. Apakah kamu bisa dipercaya, untuk megang sesuatu yang bukan punya kamu?
Kalanara Mahardika 🎬✨ tweet mediaKalanara Mahardika 🎬✨ tweet media
Indonesia
13
295
1.3K
36.5K