Rdone
807 posts


Bagi sebagian warga Aceh Tamiang, Idulfitri tahun ini jauh dari kesan meriah. Empat bulan pascabencana, ribuan warga masih tinggal di tenda pengungsian, menanti hunian sementara yang sedang dikerjakan pemerintah. “Lebaran tahun ini tidak terasa seperti Lebaran,” kata Salsa Nafisa, seorang pengungsi.










ok lowkey bring back my family….😕

Buah karya terbesar Jokowi untuk Indonesia adalah perubahan masif dari Negara Korupsi menjadi sesuatu yang *lebih buruk*. Di bawah Jokowi, Indonesia berubah jadi Negara Blackmail. Untuk jadi pejabat, kamu *harus* korupsi. Karena sudah korupsi, kamu bisa ditangkap kapanpun. --- Kamu terjebak menjadi budak, jadi slave yang menjilat sol sepatu atasan. Atasan kini bisa menyuruh kamu melakukan apapun. Misal, kamu disuruh melakukan lebih banyak korupsi. Kalau kamu menolak, kamu ditangkap. Ini sangat masif diterapkan dalam, misal, kudeta Golkar dan mobilisasi kades saat pemilu di Jawa Tengah. --- "Sistemnya jelek banget. Hanya orang bodoh, jahat, atau gila yang mau masuk ke sistem semacam itu." Memang. Sistem pemerintahan Indonesia menjadi Seleksi Darwin Terbalik: semakin lama semakin jelek. Yang bertahan adalah yang paling korup, paling preman, paling perampok dan pemalak buas tidak punya akhlak. Dengan bangganya mereka tweet di Twitter, "saya adalah penjilat kaki rezim". Habis sepong mani dikumur. Mereka pamerkan kebejatan, keserakahan, kebodohan, kemalasan, keparasitan, kesombongan, kebelaguan, dan kejahatan tanpa dasar mereka. Semakin ke atas semakin parah. Inilah kakistokrasi. --- Kedahsyatan dampak buruk sistem ini terhadap ketatanegaraan tidak dapat dihitung. Bisa saja berakhir konflik horizontal atau perang saudara, ketika pejabat korup serakah di daerah yang terpojok dan tak punya opsi lain berkoalisi dengan pejabat lain, lalu memberontak.






















