Ari Keling

34.9K posts

Ari Keling banner
Ari Keling

Ari Keling

@AriKeling

Penulis: novelis, script writer, ghost writer, editor. Traveler, bermusik, ngopi hitam. | My script my adventure.

Bekasi Kota Patriot, Indonesia Katılım Mayıs 2012
3.6K Takip Edilen4.5K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
Film 'Surga di Telapak Kaki Bapak" tayang 28 Maret 2025 di @KlikFilm Sutradara: Eman Pradipta DoP: Gunawan Wibisono Penulis: Ari Keling Diperankan oleh Surya Saputra, Claresta Taufan, Muzakki Ramdhan, dan Ully Triani. @kwikku_ @FalconPictures_
Ari Keling tweet media
Indonesia
5
13
77
19.2K
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
Menyambung tentang lomba cerpen SMP dan SMA sederajat yang diadakan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen tempo hari. Setelah penjurian, terpilih 20 cerpen terbaik (10 dari SMP dan 10 dari SMA). 20 peserta ini diundang ke Jakarta bersama pendamping mereka. Beberapa hari mengikuti kegiatan yang salah satunya kelas kepenulisan yang santai serius, di mana saya menyebutnya 'bersenang-senang dalam berkarya'. Saya bisa bertemu langsung dengan para peserta terpilih. Bagaimana mereka mendapatkan ide cerita pendek, apa yang ingin disampaikan melalui cerita, dan hal lainnya yang menjadi diskusi menyenangkan. Ada yang dari Aceh, Kendari, Nusa Tenggara Barat, Bangka Belitung, Yogyakarta, Gresik, Malang, Lampung, Sukabumi, Bekasi, Tomohon, Siak, Malang, Jombang, Sleman, Bengkulu, dan Jakarta. Saya juga jadi pemateri yang menyampaikan tentang Aspek Penceritaan Fiksi. Semoga yang saya sampaikan bermanfaat untuk para peserta. Aamiin. Seperti halnya membaca, menulis harus menjadi kegiatan yang membahagiakan meski sedang menulis tentang kesedihan. Mari bersenang-senang! Ari Keling. Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (@BadanBahasa)
Ari Keling tweet mediaAri Keling tweet mediaAri Keling tweet mediaAri Keling tweet media
Indonesia
2
3
9
169
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@NikolaTieko Alhamdulillah bisa buat kebutuhan dan keinginan. Pengin juga nih ngerasain payout di sini. Malah kena permanen. Ampun dah ah. Haha.
Indonesia
0
0
0
2
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@NikolaTieko Alhamdulillah. Dihubungi Badan Bahasa untuk jadi juri dan pemateri. Alhamdulillah juga sudah beres. Jadi bisa nih liburan lagi. 😆
Indonesia
1
0
0
10
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@nyambelinkamu Boleh juga kalo ada mah, tapi lebih enak tahu isi. Aku lebih suka yang asin. 😁
Indonesia
1
0
1
2
Crisss
Crisss@nyambelinkamu·
@AriKeling Aihhh ga akan ada yg bs nandingin. Ada pisgornya gak bang?
Indonesia
1
0
0
5
Crisss
Crisss@nyambelinkamu·
Gaes km kl makan harus pake nasi ga ? Ak nyoba jadi WNA nih.. 😅
Crisss tweet media
Indonesia
16
0
13
308
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@aprilbukanmaret Aku lebih suka telor daripada manis. Soalnya emang suka yang gurih-gurih dan asin. Lebih enak. Hehe.
Indonesia
1
0
1
16
ayprel
ayprel@aprilbukanmaret·
Siapa yg lebih suka martabak telor daripada martabak maniss? 🖐️
ayprel tweet media
Indonesia
41
2
20
6.4K
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
Aku pernah bilang bahwa "Tentang Suatu Tempat di Wilayah Kinki" cara berceritanya justru mendegradasi kehororannya. Nah, kalau "Tentang Ziarah yang Terkutuk" ini tidak lebih baik dari "Kinki". Bukan cuma sudut pandang penceritaannya, tapi juga banyak dialog tanpa narasi, seperti mendengar dua atau tiga orang bercakap-cakap ngalor-ngidul tanpa didukung unsur-unsur kehororan.
Ari Keling tweet media
Indonesia
1
1
2
141
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
Setiap kali aku melakukan perjalanan atau mendaki gunung: salah satu kemewahan berkeliling Indonesia adalah menikmati kopi lokal terbaik di tiap daerah. Selamat pagi dan awali dengan kopi. ☕️
Ari Keling tweet media
Indonesia
15
3
16
284
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@Arial88370757 Alhamdulillah ini dipercaya sama Kementerian Pendidikan jadu juri dan pemateri. Iya, di mana-mana hatiku senang. Hehe.
Indonesia
0
0
0
6
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@ajengndita Suka, kok. Aku juga pernah nyobain yang sejenis, yaitu Wizzmie. Tapi, semua kudu level nol. Hahahaha.
Indonesia
0
0
0
4
an
an@ajengndita·
@AriKeling Wowww ga suka kah sama gacoan, padahal enak loh🥲
Indonesia
1
0
0
11
an
an@ajengndita·
Terakhir dine in gacoan tuh tahun lalu wkwk Dan ini untuk tahun ini😂 Dengan menu andalan, mi gacoan level 1, ujang kedu, beserta es teh khas gacoan.
an tweet media
Indonesia
26
0
23
581
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@renatafatmah Iya, ini novel horor. Terjemahan dari Jepang. Tapi menurutku kurang bagus, baik cerita, sudut pandang, dan penceritaannya.
Indonesia
1
0
1
7
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@nyambelinkamu Kalau makan serius sepertinya perlu nasi hangat, Mas. Ditutup dengan kopi hitam. Beeuhhh mantap banget.
Indonesia
1
0
1
7
Crisss
Crisss@nyambelinkamu·
@AriKeling Hahaha ini makan yg seriuss bang. Aslikk..
Indonesia
1
0
0
10
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@cmzraa Bener banget. Semoga kita jadi yang pandai bersyukur, ya. Aamiin. Sehat dan semangat.
Indonesia
1
0
0
15
ics
ics@cmzraa·
@AriKeling Betul sekali kak, semua hari baik, apalagi masih diberi kesempatan untuk bangun di hari ini.
Indonesia
1
0
0
5
ics
ics@cmzraa·
Gak bisa benci hari senin soalnya saya lahir hari senin, yah respect sama hari kelahiran saja sih 😅
Indonesia
6
0
6
148
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@NikolaTieko Oh begitu, ya. Menarik sekali, ya, apalagi perlu dibaca tenaga pendidik.
Indonesia
0
0
0
6
Nikola Tieko
Nikola Tieko@NikolaTieko·
@AriKeling Betul bang. Ini buku wajib yg harus dibaca seluruh guru, dosen dan tenaga pendidik
Indonesia
1
0
0
11
Nikola Tieko
Nikola Tieko@NikolaTieko·
Jadi teringat sebuah kisah dalam buku Teaching Outside the Box karya LouAnne Johnson. Kisah ini menceritakan pengalamannya menjadi seorang guru yang akhirnya menyadari betapa besar pengaruh kata-kata yang diucapkan kepada murid-muridnya. Suatu hari, guru tersebut memperhatikan dua murid yang sama-sama kurang percaya diri. Yang pertama adalah Sean — anak laki-laki yang pemalu, kurus, dan sering merasa rendah diri karena dirinya bukan atlet ataupun anak populer. Yang kedua adalah Marcy Bryant — seorang anak perempuan yang juga sangat pemalu dan tertutup. Beliau memberikan kalimat sederhana yang kemudian mengubah hidup mereka. Kepada Sean, ia berkata: “Kamu adalah seseorang yang akan berjaya kelak dalam hidup.” Dan kepada Marcy, ia berkata: “Kamu akan menjadi bunga yang besar dan cantik.” Bagi sang guru, mungkin itu hanya ucapan biasa. Namun ternyata, kata-kata itu tertanam sangat dalam di hati kedua anak tersebut. Beberapa bulan kemudian, ibu Sean dan ibu Marcy secara terpisah datang menemui guru itu untuk mengucapkan terima kasih. Mereka bercerita bahwa anak-anak mereka mulai berubah. Sean menjadi lebih percaya diri. Marcy perlahan tidak lagi terlalu pemalu. Kedua ibu itu bahkan menangis haru melihat perubahan besar pada anak-anak mereka. Sang guru tersadar bahwa terkadang, satu kalimat kecil yang kita ucapkan bisa menjadi titik balik bagi seseorang. Terutama bagi anak-anak. Mereka mungkin lupa pelajaran yang diajarkan, tetapi mereka akan selalu mengingat bagaimana kata-kata seseorang membuat mereka merasa berharga — atau pun sebaliknya. Dari kisah ini, ada beberapa pelajaran penting yang bisa kita renungkan: 1. Kata-kata memiliki kekuatan yang besar dan bertahan lama. Satu ucapan positif bisa terekam seumur hidup dan membentuk cara seorang anak memandang dirinya sendiri. 2. Jangan pernah meremehkan dampak ucapan sederhana. Apa yang terasa biasa bagi orang dewasa, bisa menjadi harapan besar bagi anak yang sedang rapuh. 3. Setiap anak memiliki potensi. Tidak ada anak yang “biasa saja.” Tugas orang dewasa — guru maupun orang tua — adalah membantu mereka melihat nilai dalam dirinya. 4. Berhati-hatilah dengan setiap kata yang diucapkan kepada anak-anak. Karena mungkin saja, kata-kata itu akan tinggal di hati mereka selamanya. “Semua yang kau katakan, setiap hari, mungkin saja terekam di dalam hati murid selamanya.”
Nikola Tieko tweet mediaNikola Tieko tweet mediaNikola Tieko tweet media
listyantidewi@listyantidewi

Banyak dari kita mungkin sudah lupa rumus fisika tertentu, definisi mikrobiologi tertentu, atau isi bab sejarah tertentu di buku paket. Tapi banyak dari kita masih bisa mengingat suasananya. Kita ingat guru yang dulu membuat kita berani mengangkat tangan. Kita ingat momen ketika jawaban kita salah lalu seluruh kelas tertawa. Kita ingat satu pujian kecil yang membuat kita merasa ternyata kita bisa. Kita juga ingat teguran yang membuat kita berhenti mencoba. Belajar itu tidak pernah hanya soal materi. Setiap pengalaman belajar diam-diam juga mengirim pesan kepada anak tentang dirinya sendiri. “Kamu mampu.” “Kamu lambat.” “Kamu boleh mencoba.” “Kamu memalukan kalau salah.” Pesan-pesan kecil seperti itu bisa tinggal jauh lebih lama daripada isi pelajarannya. Itu sebabnya cara anak diperlakukan saat belajar sering sama pentingnya dengan apa yang diajarkan. Karena pada akhirnya, sekolah bukan hanya membentuk apa yang harus anak ketahui. Sekolah selayaknya juga ikut membentuk cara anak memandang dirinya sendiri saat menghadapi hal yang sulit. Kalau mengingat masa sekolah, pengalaman kecil apa yang ternyata masih terbawa sampai sekarang?

Indonesia
3
19
90
2K
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@mrsdil99 Setuju aku juga gitu kalo memang gak ada hal-hal yang membuatku terpaksa. Apalagi si kota lebih mudah dalam pekerjaan.
Indonesia
1
0
1
33
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@deaystna Banyak ya cuciannya sampai ada kloter kedua. Habis itu tinggal rehat deh. Leha-leha gitu. 😀
Indonesia
1
0
1
5
ִֶָd!𝜗ৎ
ִֶָd!𝜗ৎ@deaystna·
Aku jam segini dah beres nyuci kloter ke dua yaampun wkwk, cucian kloter pertama dah kering tinggal dilipat doang🤭
Indonesia
17
0
14
274
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@snowputr Cakep juga ya tempatnya. Kayaknya aku bakal betah ada di sini. Bisa jadi bakal beli sesuatu. Banyak yang antik dan unik.
Indonesia
0
0
0
7
Putri
Putri@snowputr·
Waktu ke Dusun Bambu kemarin aku nemuin Pasar Katulistiwa 🧺✨ Isinya banyak banget barang dan jajanan jadul yang bikin nostalgia masa kecil. Dari mainan sampai makanan, semuanya vibes-nya nostalgic banget, serasa balik ke zaman kecil lagi 😆
Putri tweet mediaPutri tweet mediaPutri tweet mediaPutri tweet media
Indonesia
27
8
38
962
Ari Keling
Ari Keling@AriKeling·
@hutanbernapas_ Waduh bawangnya mentah gitu, ya. Aku gak bisa makan bawang merah masih mentah gitu. Paling suka bawang goreng.
Indonesia
1
0
1
8