
ADA PRASASTI DITEMUKAN UMURNYA LEBIH TUA DARI MAJAPAHIT BRURRR
Jastip Purbalingga
38.4K posts

@Arraso4
Jasa layanan pesan antar makanan, barang, penumpang dan aneka keperluan lainnya. Area Purbalingga sekitarnya. Ojol_WA

ADA PRASASTI DITEMUKAN UMURNYA LEBIH TUA DARI MAJAPAHIT BRURRR

waktu lamaran udah keliatan sifatnya cowoknya Gak serius Gak peduli Gak menghargai Red flag nya langsung muncul ke permukaan 🎥 : banjarnegara66












pas motoran luwe keren sih🙄

Hiiiiii Dapur MBG mana yang supplay makanan MBG untuk SMA 1 Comal hari Rabu, 29 April 2026? Di Telurnya ada yang gerak-gerak itu apaaaa 😭 Catatan : “jangan diintimidasi siswa yg mengeluhkan terkait menu” 🙏🏼


Oknum polisi yang gunakan pod getar dan videonya beredar kini sudah dipatsus. Pod getar : adalah istilah yang merujuk pada perangkat rokok elektrik (vape) jenis pod system yang telah disalahgunakan atau dimodifikasi untuk mengonsumsi narkotika cair.

A man in Odisha dug up his deceased sister’s grave and brought her skeleton to the bank Just to prove she had died. He had been trying to withdraw ₹20,000 from her account, but bank officials kept insisting he bring the account holder in person. Despite repeatedly telling them she had passed away, they didn’t listen. Frustrated and unaware of the legal process, he took this extreme step. This incident shows not just a lack of awareness, but also a failure of basic human understanding in the system.

Kasus Daycare Little Aresha, Yogyakarta (per 28 April 2026). • Sebelum 20 April 2026: Kekerasan fisik, verbal, dan penelantaran terhadap anak-anak sudah berlangsung lebih dari 1 tahun. Total ada sekitar 103 anak terdaftar, 53 di antaranya menjadi korban. Daycare ini berada di bawah Yayasan Aresha Indonesia Center. • Latar Pemilik dan Pengurus Yayasan: Pemilik utama / Ketua Dewan Pembina adalah RIL (lulusan Sarjana Hukum UGM). Ketua Yayasan adalah DK (salah satu tersangka). Kepala Sekolah adalah API (juga tersangka). Ada penasihat, bendahara, sekretaris, dan pengurus lain dalam struktur yayasan. •Sekitar 20-23 April 2026: Seorang mantan pengasuh melihat perlakuan tidak manusiawi terhadap anak-anak. Ia mengundurkan diri dan melaporkan ke Polresta Yogyakarta serta Komisi Perlindungan Anak Daerah. • Jumat, 24 April 2026: Polisi menggerebek daycare di Sorosutan, Umbulharjo. Mereka menemukan anak-anak dalam kondisi mengenaskan: diikat tangan dan kaki, hanya pakai popok, tidur di lantai, serta ada tanda kekerasan. Polisi mengamankan 30 orang untuk diperiksa. • Sabtu, 25 April 2026: Polisi melakukan pemeriksaan maraton terhadap 30 orang tersebut sepanjang hari. Malam harinya digelar perkara untuk tentukan status hukum. •Sabtu malam / Minggu, 26 April 2026: Polisi menetapkan 13 orang sebagai tersangka: 1 kepala yayasan (DK), 1 kepala sekolah (API), dan 11 pengasuh. Mereka diduga terlibat penganiayaan dan penelantaran anak. Lokasi daycare disegel. Semua tersangka ditahan. •27-28 April 2026: Penyidikan masih berjalan. Banyak orang tua melaporkan anak mereka mengalami trauma dan luka. Pemerintah kota, KPAI, dan dinas sosial memberikan pendampingan psikologis. Daycare ini beroperasi tanpa izin resmi sebagai tempat penitipan anak. Kasus ini disebut sebagai gunung es dan polisi masih bisa tambah tersangka. Sc. info.co_ #daycare #yogjakarta




Merinding banget liatnya


@Chochachipuy @liogtttscrp Siapa Biang nya, sehingga kejahatan pada anak ini bisa terjadi? Selidiki apakah Pemilik Daycare melakukan perbudakan pada pegawainya❓️ 👇 x.com/i/status/20483…

LITTLE ARESHA instagram hilang, map pun hilang gw bakal kasih bukti bukti disini ya SEMUA HARUS DIUSUTT!!. KALI INI HARUS TUNTAS!

