
Arthur Reno
24 posts







Wiljan Pluim menceritakan pengalamannya ketika ia berkarir di Indonesia: “Stadion kami (Borneo FC) sendiri berada di Samarinda, sekitar 100 KM dari sini. Tetapi setelah bencana stadion tahun 2022 (tragedi Kanjuruhan) yang menjatuhkan banyak korban jiwa, stadion-stadion di seluruh negeri kini sedang direnovasi. Semuanya harus lebih aman, karena dunia sudah memperhatikan. Saya juga pernah bermain sepak bola tiga kali di Papua, tepat di tengah hutan. Anda hanya bisa sampai di sana (papua) dengan pesawat baling-baling kecil; itu pengalaman yang luar biasa. Saya bukan orang religius, tetapi itu akan membuat anda mulai berdoa. Saya sangat senang klub itu terdegradasi. Soal play-off (melawan Persib), anda bisa unggul dua puluh poin, tetapi langsung gagal juara setelah dua pertandingan. Anda tidak mendapatkan apa-apa.” 📝ig/perspectivefootball_id, via Algemeen Dagblad.




Kasih pialanya ke Persib aja Can...























