Ary

15.4K posts

Ary banner
Ary

Ary

@Ary_pakeY

cuma manusia biasa

Katılım Temmuz 2019
4.8K Takip Edilen5.6K Takipçiler
Ary retweetledi
Ary
Ary@Ary_pakeY·
@BosPurwa Salfok sama ojeknya, rapi bener bersepatu pdh, eh, ngapain jg kang okeknya lepas helm setelah pak wamen turun?? Bassiiii!!!
Indonesia
1
0
2
336
King Purwa
King Purwa@BosPurwa·
Gak pake helmet?🙄 Pejabat negara kita gak punya standar dan kesadaran akan safety yang harusnya jadi contoh buat masyarakat! Bagaimana bisa bergaul di lingkungan internasional?
Indonesia
73
106
313
49.4K
Ary
Ary@Ary_pakeY·
Fufufafa ternyata masih sakit hati, Pendendam dan culas, persis Bapaknya.
Ary tweet media
Indonesia
0
2
3
630
Ary
Ary@Ary_pakeY·
@MardaniAliSera Gak ngerasa ditampar bolak balik pak dg kata ISTIQOMAH 😀
Indonesia
0
0
4
916
Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera@MardaniAliSera·
Jumpa Mas Anies. Sikap negarawan dg hadir di acara pelantikan Pak Prabowo. Semoga Allah Swt jaga dan berkahi selalu Mas Anies dan keluarganya.
Mardani Ali Sera tweet media
Indonesia
324
513
6.2K
301.3K
Tifatul Sembiring
Tifatul Sembiring@tifsembiring·
Assalamu’alaikum wrwb., Tweeps budiman, berikut pandangan saya terhadap pak Anies Baswedan: 1.Sampai saat ini saya masih husnu zhon dan positive thinking terhadap pak Anies. Tidak terpengaruh oleh para buzzer dan provokator2 ini. 2.Pak Anies, dalam pandangan saya open minded, cerdas, enak diajak diskusi. Beberapa kali dialog dengan beliau, terasa nyambung. 3.Di syuro2 PKS, menjelang pemilu kemarin, saya termasuk pendukung keras ke pak Anies untuk dicalonkan. 4.Saya ikut terlibat menggalang beberapa propinsi, mengkoordinasikan kader2 dan pengurus. Keluar biaya pribadi cukup besar. Dan ikut membersamai beliau ketika kampanye di Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara. 5.Saya tidak sependapat dengan frasa suatu podcast “ Jika PKS meninggalkan Anies, maka bla bla bla…”. 6.Sebenarnya, tidak ada yang meninggalkan dan tidak ada yang ditinggalkan. PKS tidak meninggalkan Anies, dan husnu zhonn saya pak Anies juga tidak meninggalkan PKS. Meskipun pak Anies, memang bukan kader atau pengurus PKS. 7.Memang di satu pilkada DKJ Jakarta 2024 ini, PKS tidak mencalonkan Anies. Tapi ini bukan soal tinggal meninggalkan. Ini hanya soal SATU pilkada saja. Ada 400 pilkada yg diurus PKS. 8.Pada tahun 2017, PKS mengusung pak Anies, sebagai cagub DKI. Bahkan dari formasi calon sebelumnya cagub Sandiaga Uno dan cawagub Dr. Mardani Ali Sera (kader PKS), Mardani kami minta mundur untuk menyandingkan Anies Baswedan dengan Sanidaga Uno. Alhamdulillah menang. 9.Sebagai catatan, dalam pilgub DKJ 2024 yang awal pertama kali pula mengumumkan cagub Anies Baswedan adalah PKS, yang disandingkan dengan Dr. Mohammad Sohibul Iman (PKS). ((Ini terjadi sebelum turunnya keputusan MK no. 60, masih dengan syarat 20%.)) Namun tidak tercapai kesepakatan. 10.Tidak sepakat, dalam ranah politik itu hal yg biasa saja. Bukan berarti telah terjadi kiamat kubro. Lalu kita cerai talak tiga dst2. Sepakat kita lanjut, kalau tidak ya monggo, cari jalan lain. 11.Nah, tentu PKS juga mencari alternatif, nggak mungkin diam dan jomblo sendirian begitu. Disinilah ketemu dengan Ridwan Kamil. Perundingan2, sepakat mengusung Ridwan Kamil Cagub dari Golkar dan Dr. Suswono sebagai cawagub dari PKS. Ridwan Kamil, bagi PKS bukan orang baru. Pada tahun 2013 lalu, PKS pernah mengusung Ridwan Kamil- Mang Oded (alm) di pilkada kota Bandung, dan menang. 12.Nah, setelah perundingan2 dan kesepakatan2 matang serta di tanda tangani, tiba2 turunlah keputusan MK no. 60 thn 2024. Syarat mengusung cakada turun jadi 7,5%. 13.Pertanyaannya, akankah PKS memutuskan kesepakatan dengan RK dan kembali mencalonkan Anies? Ini menjadi diskusi dan pembahasan yang panjang di PKS. Satu sisi kita sudah ada kesepakatan dg RK, pada sisi lain ada peluang untuk maju 7,5% dg Anies, bahkan PKS pun bisa maju sendiri. 14.Hasil syuro yang berlandaskan juga kepada dalil2 Al-Quran dan sunnah, ternyata kita tidak boleh memutuskan perjanjian yang sudah disepakati, kecuali pihak seberang melakukan pengkhianatan thd kesepakatan. Sehingga PKS tetap mengusung RK-Suswono untuk Pilkada DKI 2024 ini. 15.Namun perjalanan dan perjuangan ini sebenarnya belum berakhir. Saya berharap dan optimis, kalau kita belum bisa bekerjasama dg pak Anies dalam pilkada DKJ kali ini, mungkin ada peluang di pilkada2 lain, atau bahkan di level yang lebih tinggi. 16.Jadi maaf, dalam pertimbangan PKS, tidak ada itu istilah jegal menjegal. Dan sebagaimana disampaikan oleh wkl Ketua Majelis Syuro Dr. Hidayat Nurwahid, PKS itu merdeka, tidak tersandera oleh siapapun. Pertimbangan Pilkada ini hanya bersifat taktis, bukan ideologis. 17.Sekian, semoga bisa dimaklumi. Wallahu A’lam bis showwab. Saya mohon maaf, jika ada yang kurang berkenan….🙏 Tukang durian lirik2 Elvi Sukaesih, Cukup sekian dan terimakasih…😁
Indonesia
1.4K
270
1.1K
495.9K
Ary
Ary@Ary_pakeY·
@UusRsd Tp maaf ustadz, pks jg harusnya menghargai para pemilihnya. Kl mayoritasnya kecewa dg majelis suro ya gk usah misuh2. Para komentator ini punya suara membesarkan pks, jd sgt bisa merubah kondisi yg ada. Jd ketika mayoritas nanti tdk memilih pks, sy harap pks jg msh bs tersenyum.
Indonesia
1
0
1
75
Uus Rusdiana CIAMIS🇮🇩🇵🇸
Penggalan dari penjelasan Ustadz Bahtiar Nasir tentang keputusan dan pilihan PKS dalam pilkada 2024 ini. Yuk disimak!
Indonesia
170
129
372
44.8K
Ary
Ary@Ary_pakeY·
Gak aneh sih, rs di sini masih banyak "mafia"nya. Dari mulai dokter, obat, alkes, rata2 ada sponsornya dan itu gk murah ya. Gk heran kan kl ada dr baru spesialis 3 bulan bs dapet mobil mewah. Kok tau? Gw 20 thn lebih di dunia kesehatan.😌
Indonesia
0
0
1
202
Ary
Ary@Ary_pakeY·
Setuju, Gak masalah kl @aniesbaswedan gk jd gubernur, walaupun semua tahu potensi menangnya terbesar. Yg menggelitik adalah bgmn partai mengatasnamakan suara rakyat kl utk melihat kondisi ini aja mereka gk mau. kasihan rakyat jakarta kehilangan kesempatan dpt pemimpin bagus.
King Purwa@BosPurwa

Kan gw dah bilang, Anies maju pilkada DKI Jakarta ya syukur alhamdulillah, gak pun ya gak apa-apa, gak ada masalah. Semua orang punya jalan takdir masing-masing. Prabowo aja harus melewati 4 kali untuk mencapai posisi ini. Ya kita ucapkan selamat memilih aja kepada warga DKI Jakarta semoga dapet pemimpin yang baek. Dulu banyak yang menyanjung Jokowi bak berhala tanpa cela, buktinya sekarang..? Semua berbalik, bersabarlah dengan waktu dan ketentuan-Nya! Gak perlu kecewa dan mengutuk keadaan, harusnya kita bangga bisa #KawalPutusanMK sehingga daerah lain dipelosok negeri punya banyak alternatif pilihan untuk jadi pemimpinnya. Jakarta hanya bagian kecil dari Indonesia Bagi @aniesbaswedan sendiri, gw yakin doi punya banyak jalan untuk mengabdi kpd negeri ini, bukan hanya dari 1 sisi pintu. Berlian ya berlian, emas ya emas, mutiara ya mutiara mau dipendam sedalam apapun. Jangan putus asa dan jangan pernah menyerah untuk Indonesia. Kata Bung Karno: Tetaplah bersemangat Elang Rajawali! :)

Indonesia
0
0
0
130
Ary
Ary@Ary_pakeY·
Siapa pun yg ngirim beginian👇 ke gw, gw BLOK. malesin banget!!
Ary tweet media
Indonesia
0
0
0
124
Ary
Ary@Ary_pakeY·
BILA... terbukti kecurangan tsm dikabulkan MK, bayangkan orang2 yg akan terseret, Presiden, menteri, hakim, ketua partai, pengacara, pengusaha, kepala daerah, polisi, tni... Kl semua diproses, Penjara bs jadi Negara!
Faizal Assegaf@faizalassegaf

✍️ Aktor Curang Presiden, Empat Menteri ke MK…" Faizal Assegaf (kritikus) Seolah dua ekor monyet, Yusril dan Hotman Paris hanya sibuk menyodorkan sirkus di ruang MK. Tak kalah lucu soal fulus Bansos ala Jokowi dan Sri Mulyani, sisanya retorika tipu-tipu. Berkali-kali saya sarankan politisi busuk dan makelar konstitusi bertafakur di kebun binatang. Di sana, jujur dan adil bergantung pada yang paling kuat. Dan perilaku super licik, sempurna dimainkan kawanan monyet. Okelah, anggap saja proses sidang di MK sebagai jalan masuk untuk memperbaiki sistem demokrasi. Pilpres terlanjur berkali-kali jadi sarang pertarungan para maling. Mungkin kali ini perlu lebih tegas mengakhiri kejahatan tersebut. Namun muncul pertanyaan: Bagaimana bisa memperbaiki sistem pemilu bila para aktor kejahatan tidak ditindak tegas? Terlebih, saluran untuk menegakkan hukum berada dalam kendali kepentingan kekuasaan. Artinya kebusukan demokrasi dan amburadulnya tatanan hukum, sulit untuk mendapatkan keadilan. Bayangkan anda terjebak dalam rawah yang sangat jorok dan penuh dengan buaya? Jelas sial dan frustasi! Cerita tentang semua sandiwara di MK tak bedanya dengan drama politik tipu menipu di DPR. Rakyat akan terus diberi harapan palsu. Tarik-ulur dan pengalihan fokus rakyat pada aneka kejahatan korupsi besar. Dalam situasi itu, para garong sumber kekayaan alam, kawanan perampok APBN, komplotan maling BUMN dan jaringan mafia makin berpesta-ria. Semua kejahatan itu lahir dari proses kecurangan bernegara. Untuk memperbaikinya, tidak perlu membuang waktu MK memanggil empat atau sepuluh menteri. Cukup hadirkan Presiden sebagai aktor utama kecurangan. Sudah sangat banyak fakta kejahatan disodorkan. Tapi hingga 78 tahun kita merdeka, jabatan Presiden terlanjur diposisikan seolah raja. Tak penting dia berasal dari selokan demokrasi atau gorong-gorong kartel politik. Pokoke si raja adalah penguasa tanpa batas. Drama MK dalam kendali raja ngibul…! **

Indonesia
0
0
0
192
Ary
Ary@Ary_pakeY·
@tempodotco @korantempo @temponewsroom Apa pun atraksinya, udah jelas arahnya kemana. Apa yg kalian harapkan dari "pembantu"? Note this: pembantu yg mengkhianati tuannya, gk akan bertahan lama.
Indonesia
9
9
197
60.9K
tempo.co
tempo.co@tempodotco·
[RANGKUMAN] Apa Kata 4 Menteri tentang Bansos Jokowi? #TempoThread
tempo.co tweet mediatempo.co tweet mediatempo.co tweet mediatempo.co tweet media
Indonesia
171
2.3K
12.1K
2.9M