Echa

26.4K posts

Echa

Echa

@Ayang_Lagi6

Katılım Mayıs 2014
3.4K Takip Edilen5.8K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Echa
Echa@Ayang_Lagi6·
Sudah gue bilang kalau masalah pagar laut gak bakalan menyentuh boss besar, hanya sampai kades doang! Kejagung Mundur dari Kasus Pagar Laut, Serahkan Penyidikan Sepenuhnya ke Bareskrim tempo.co/hukum/kejagung…
Indonesia
4
4
19
2.8K
Echa retweetledi
Star
Star@_Queen_Putri·
Nenek penjual gorengan diusir dengan kasar sama pemilik ruko. Hati siapa yang tidak tersayat melihat ini ya Allah 😭😭
Indonesia
1.5K
1.6K
9.5K
3.2M
Echa retweetledi
Yudi Purnomo Harahap
Yudi Purnomo Harahap@yudiharahap46·
Akhirnya minta penangguhan juga karena sudah ada contoh
Yudi Purnomo Harahap tweet media
Indonesia
173
553
1.4K
31.3K
Echa retweetledi
Muhammad Said Didu
Muhammad Said Didu@msaid_didu·
MBG adalah bisnis Renyah memabukkan. Hitungannya sbb : 1) 1 (satu) dapur SPPG rata-rata dapat jatah 2.500 porsi per hari 2) uang diterima per hari dari BGN 2.500 x Rp 15.000 = Rp 37.500.000, dengan pembagian sbb : a) sewa dapur Rp 3.000 x 2.500 = Rp 7.500.000 b) operasional Rp 2.000 x 2.500 = Rp 5.000.000 c) biaya makanan Rp 10.000 x 2.500 = Rp 25.000.000 Jika tiap bulan 24 hari, maka yang masuk ke kantong mitra BGN adalah : 24 x Rp 12.500.000 = Rp 300.000.000 (tiga ratus juta) per bulan. Betapa nikmatnya yg punya dapur SPPG 10, 100, dan 1.000 Jika “Polri” punya lebih 1.000 dapur SPPG maka tiap bulan setiap 1.000 dapur menerima minimal Rp 300.000.000.000 (tiga ratus milyar).
Indonesia
257
1.1K
2.5K
168.5K
Echa retweetledi
Never
Never@neVerAl0nely___·
Heboh. Warga di Pataruman Regency, Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mendadak geger. Pasalnya, ada dua sosok misterius belum lama ini meramp0k di komplek tersebut. Sambil menenteng senj4t4 ap1 (senp1) keduanya mengaku dari Mabes TNI dan memaksa RT setempat untuk menyaksikan mereka mendobrak rumah warga sipil. Alasannya, rumah atas nama Bram Fran Seska itu, kata mereka sudah menggelapkan kendaraan komandannya. Karena di bawah anc4man dan takut dengan senpi yang ditentengnya, Nanang Kusnendi RT 05/11 Pataruman Regency akhirnya menyaksikan dan memvideokan dua sosok tersebut jebol rumah korban. "Saya tanyakan kartu identitas anggota atau surat perintah dari kesatuannya, keduanya tak bisa menunjukkan. Bahkan saya tanyakan namanya siapa, hanya menjawab dari Mabes TNI," ungkap Nanang Kusnendi. Terpisah, pemilik rumah Bram Fran Seska mengatakan pihaknya trauma dengan kejadian tersebut. Menurutnya, saat kejadian ia tak ada di rumah. Barang berharga yang dicuri, salah satunya sertifikat hak milik (SHM) rumah. "Sata trauma. Saya akan laporkan ke Puspom TNI jika pelakunya benar militer. Jika bukan, saya bakal adukan kasus ini segera ke kepolisian," tegasnya. (Blitz/*)
Indonesia
50
428
657
204K
Echa retweetledi
Lambe Waras
Lambe Waras@abu_waras·
Masa level kapal pesiar buang sampahnya ke laut ❓
Indonesia
62
949
2K
173.4K
Echa retweetledi
doelpaten
doelpaten@doelpaten·
Ada peraturan baru yg aneh, apabila menyimpan uang di bank, dlm setahun tdk ada transaksi, maka rekening bank tsb akan diblokir oleh PPATK.. Yuuk diviralkan apa yg disampaikan oleh Hotman, repost, like, komen dan share ke saluran2 medsos yg ada, karena kalo tdk berisik dan hanya didiamkan, maka peraturan aneh itu dianggap telah disetujui publik..
Indonesia
157
2.2K
3.5K
93.9K
Echa retweetledi
(bukan) Nini Tulalit
(bukan) Nini Tulalit@vita_AVP·
Si paling RT😤 Baru jadi ketua RT saja sdh songong, gimana kalau jadi menteri?? Sdh pasti tambah sombong.
Indonesia
600
758
1.9K
112.1K
Echa retweetledi
Nda ! 🧳
Nda ! 🧳@Naandaa27·
Sejak kapan Dishub punya tugas patroli dan razia menilang motor warga ? Begitu mau dipanggilkan polisi langsung kabur 😬 . . ----- Pagiii Sarapan GERD
Indonesia
219
1.4K
3.7K
167.1K
Echa retweetledi
susno duadji
susno duadji@susno2g·
@Kosimatkasah @AryantiTs Contohnya ini Proyek Irigasi di Kec Dempo Tengah kota Pagar-alam dana hampir 1 T, tdk ada air setetes pun, sekian tahun terlan-tar, tdk diproses hukum
Indonesia
48
478
859
10.8K
Echa retweetledi
Dokter Tifa
Dokter Tifa@DokterTifa·
-Kini kami Dwitunggal- Sejak awal langkah ini dimulai, ketika jalan masih gelap, ketika suara-suara kebenaran terasa seperti berbisik di tengah badai yang paling menguatkan kami, saya dan Rismon, yang waktu itu masih waras, adalah Mas Roy. Ia tidak sekadar hadir. Ia mengayomi. Ia tidak sekadar berbicara. Ia menguatkan. Dalam setiap tekanan, setiap gempuran, setiap tudingan yang datang tanpa henti dari berbagai arah, Mas Roy berdiri seperti dinding yang kokoh. Setahun ini bukan waktu yang pendek. Rangkaian hari-hari panjang yang menguras tenaga, emosi, bahkan keyakinan terdalam. Namun di tengah itu semua, Mas Roy tetap tegak, dengan stamina yang seakan tak habis, dan mental yang tak retak. Namun ada satu hal yang sering luput dilihat orang, saat kita sedang letih dan lemah. Mas Roy yang selalu ceria, yang tawanya berderai-derai. Ringan, lepas, seolah ingin mencairkan segala beban yang kami pikul bersama. Tawa dan cerianya bikin kami naik semangat. Ia hampir tak pernah berkata tidak. Selalu ada “iya” di setiap permintaan, di setiap kebutuhan, di setiap kelelahan yang kami rasakan. Dan lebih dari itu, ia selalu berusaha menyenangkan semua orang. Di tengah kerasnya perjuangan, ia memilih menjadi pribadi yang hangat. Di tengah gelapnya tekanan, ia memilih menjadi penerang yang sederhana: tawa, kehadiran, dan kesediaan. Ia benar-benar Abang. Bukan hanya karena usia. Tapi karena jiwa. Dan kini… ketika Rismon memilih jalannya sendiri, meninggalkan ruang perjuangan yang pernah kita isi bersama, ada kekosongan yang tak bisa dipungkiri. Sunyi itu nyata. Namun perjuangan tidak boleh berhenti. Kini kami berdiri sebagai Dwitunggal. Bukan karena segalanya menjadi lebih ringan, justru sebaliknya. Tapi karena kami tahu, amanah ini tidak boleh jatuh. Dari tiga, menjadi dua. Dari ramai, menjadi lebih senyap. Namun justru dalam kesenyapan itu, tekad kami mengeras. Mas Roy, tetap Abang yang sama. Dengan tawa yang tak pernah benar-benar padam, dengan hati yang selalu berkata “iya”, dengan niat tulus untuk membahagiakan orang-orang di sekelilingnya. Dan saya, akan tetap melangkah. Dengan segala luka, dengan segala pelajaran, dengan segala kesadaran bahwa perjuangan ini tidak pernah tentang jumlah, tetapi tentang keteguhan. Karena pada akhirnya, yang bertahan bukan yang paling banyak, tetapi yang paling setia pada kebenaran.
Dokter Tifa tweet media
Indonesia
712
1.5K
6.6K
98.3K
Echa retweetledi
August
August@AnakLolina2·
Keras...!!! Ibu ini protes belajar online tapi tetap ambil MBG di sekolah. Dan juga tidak semua orang tua mampu mendidik anaknya di rumah, covid 19 jadi pelajaran betapa buruknya nilai anak2 saat belajar online. @prabowo mau dengar keluhan ini gak ya.
Indonesia
206
774
1.6K
29.2K
Echa retweetledi
Ommi de Queen👑
Ommi de Queen👑@ommi_siregar·
Kemarin kita melihat Leonor princes Spanyol menolak Trump, kali ini giliran datang dari Asia, ya,, princes cantik yang menyuarakan penolakan terhadap Trump tak lain adalah Princes Aiko. (JAPAN) . 👇
Indonesia
4
569
2.3K
43.1K
Echa retweetledi
Sυɳαɳ Sαɾƙҽɱ 𝙎𝙑𝘿
Knapa Pakpres bilang bahwa pengungsi di Aceh sudah tidak tinggal lagi di tenda saat lebaran... Ternyata..👇
Indonesia
92
1.7K
3.1K
49.6K
Echa retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Ini orang yang jadi pembisik 100% tidak adalagi pengungsi yang ditenda.....
Sumatera Adil & Federal tweet media
Indonesia
212
1.9K
5K
163.4K