abimanyu
8.4K posts

abimanyu
@BRHGS2
these last years of madness..sure put me straight.
Indonesia Katılım Mart 2019
1.5K Takip Edilen1.3K Takipçiler
abimanyu retweetledi
abimanyu retweetledi
abimanyu retweetledi
abimanyu retweetledi
abimanyu retweetledi

Haduh dek..... pertanyaan bikin istana gemetar lho dek, gimana nanti.
Pripun ini mas @aniesbaswedan 🙈😊
Indonesia
abimanyu retweetledi
abimanyu retweetledi
abimanyu retweetledi
abimanyu retweetledi
abimanyu retweetledi

@Yogyakasta Warga NU di Jateng lebih senang dg sholawatan,kiai atand up comedy.
Sudah jarang kiai NU yg dakwah baca Qur'an dan hadits.
Jauh dr nilai islami.
Melawak dan hura2..itu yg ada di lapangan.
Indonesia

Kritikan Untuk Orang-orang NU
Oleh: Gus Baha
NU itu terlalu banyak pengajian umum. Tradisi ngaji (kitab) mulai hilang. Itu lampu merah. Orang kaya suka ulama. Suka kiai. Tapi maunya ngatur ulama, tidak mau diatur ulama.
Saya ga mau ngaji yang ribet itu. Harus pasang panggung, sound system, yang penting bupati datang. Ribet.
Mereka habis 50 juta, 100 juta tidak masalah. Tapi sesuai mau mereka, yang datang jamaahnya banyak. Coba, kalo nuruti maunya kiai, ulama, ngajinya menganalisa kitab, uangnya buat mencetak naskah, pasti tidak mau.
Saya ingin kebesaran ulama itu kembali, yaitu bisa mengatur orang kaya. Bukan seperti sekarang, diatur orang kaya.
Banyak yang datang minta pengajian umun, bawa alphard, saya jawab kalo mau ngaji datang ke sini saja. Kalo kiai diatur-atur, kan ribet.
Bukan saya anti. Dan itu perlu. Tapi sudah over. Tapi tradisi ngaji yang sebenarnya, yang jadi standar NU, sudah mulai ditinggalkan.
Ditambah, kiai yang kedonyan, cinta dunia. Klop. Yang kaya, tahunya memuliakan kiai dengan uang, kiainya juga senang. Musibah. Terutama di Jawa Timur.
Saya keluar dari kantor PWNU Jawa Timur, langsung dikasih voucher umroh. Saya jawab, tidak, saya kiai Jawa Tengah.
Makanya saat saya diundang di Tebu Ireng, Pondok Syaikhona Kholil, Termas … Saya mau asal, disediakan naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari, Mbah Kholil, Syaikh Mahfudz Termas.
Ya, saya ngajinya kitab para pendiri pesantren itu. Bukan ngaji Gus Baha tapi ngaji Mbah Hasyim Asy’ari, dll.
Ini kan musibah. Selama ini dzurriyah, para cucu tidak peduli dengan naskah pendiri. Padahal ada ahli filologi, pengumpul naskah. Naskah masyayikh kita ada di luar negeri, cucunya ga punya.
Saya punya naskahnya Syaikh Mahfudz yang tidak ada di Termas. Saya dikasih Mbah Moen. Akhirnya, para cucu ngaji ke sini.
Coba, Sirojut Tholibin di cetak di mana-mana, termasuk Yaman. Namun, kita tahu nasibnya di Jampes.
Kiai-kiai NU itu sudah alim. Ngerti hukum secara tafsil, kok malah hobi bicara yang mujmal. Ini kan sudah mau pinter, di suruh goblok lagi.
Anda itu ngaji, sampai buka kamus, meneliti tiap kata, harusnya ngajarnya seperti itu. Agar tetap alim.
Ada kiai yang sehari manggung 3 kali. Padahal, pasti dia tidak paham problem dakwah di setiap tempat itu. Dia tidak tahu objeknya, tidak tahu obatnya. Pasti bicaranya standar, itu-itu saja, yang penting lucu dan menarik. Mana ada waktu untuk belajar lebih dalam?
Akhirnya ada orang ceramah ditambahi musik macam-macam. Karena dia tidak alim. Tidak terkontrol, yang penting menarik.
Akhirnya ya goblok beneran. Pondok NU juga ikut-ikutan tren. Bikin acara, ya pengajian umum. Yang datang banyak.
Masak, pondok NU mengundang Ustad/Kiai yg tidak jelas. Karena ikut tren tadi. Tidak tahu, keduanya itu kategorinya apa, detailnya mereka. Musibah lagi, warga NU membaca tulisan Gus Ulil, Nusron bahkan Abu Janda tapi tidak tahu naskahnya Mbah Hasyim Asy’ari.
Saya hanya ingin, tradisi ilmiah di NU itu kembali. Kiai tidak boleh diatur orang kaya. Jika tidak, NU bisa habis (orang alimnya). Saya di NU ditugasi ini, bukan yang lain. Maka, saat saya di Lirboyo, saya bilang ‘Gus Kafa, saya lebih senang disambut 4 santri yang benar-benar niat ngaji, daripada banyak santri yang niatnya tidak jelas’. Kemudian, setiap kali saya ke Lirboyo, anak, mantu, cucu dikumpulkan dulu ngaji sama saya.
Jika, kita 5 tahun saja memulai. NU akan hebat. Jika bukan anak kita yang jadi alim, cucu kita akan jadi ulama. Itulah NU. NU itu harusnya melahirkan kiai – allamah, bukan kiai-mubaligh seperti sekarang. Dan saya melihat sudah lampu merah. Padahal di zaman kakek saya, bahasa Arab itu seperti bahasa Jawa. Saya punya tulisannya Mbah Hasyim Asy’ari yang surat-suratan dengan kakek saya dengan bahasa Arab.
Keilmuan, kealiman ini jangan habis. Dulu para pendiri, kakek kita, allamah, punya naskah. Jika kita terus begini, bisa habis.
Copas FB Samsul Arifin
Indonesia
abimanyu retweetledi

JADWAL KAJIAN USTADZ KHALID BASALAMAH
🔊 Simaklah Live Streaming Kajian Bersama Ustadz
Khalid Basalamah Hafizhahullah
🗓 InsyaAllah :
Senin, 16 Desember 2024
⏰ : 12.30 - 13.30 WIB
📚 Kajian Kitab: "Dosa-dosa Yang Sering Tidak Disadari Kaum Wanita."
📝 Judul : (#5 "Meratapi/ Berteriak/ Meraung-raung (Niyahah), Memukul-mukul Wajah dan Merobek Pakaian Ketika Ada yang Meninggal Dunia")
⏰ : 20.00 - 22.00 WIB
🏀 Gazwah Weekly Basketball.
Selasa, 17 Desember 2024
-
Rabu, 18 Desember 2024
⏰ : 12.30 - 13.30 WIB
📚 Kajian Kitab: "Agar Doa Dikabulkan"
📝 Judul : (Penghalang Bagi Terkabulnya Doa: #3 "Melakukan Maksiat dan Perbuatan Haram.")
⏰ : 14.00 - 15.00 WIB
📚 Kajian Kitab: "Keutamaan Buah Manis Sabar."
📝 Judul : ("Perkataan-perkataan Agung Tentang Sabar.")
⏰ : 18.20 - 20.00 WIB
📚 Talkshow: "Inspirasi Hijrah"
📝 Judul : ("Uki Kautsar - Nada Kunci Ilmu Agama.")
📍 Masjid Nurul Iman Blok M Square, Jakarta Selatan.
Kamis, 19 Desember 2024
⏰ : 12.30 - 13.30 WIB
📚 Kajian Kitab: "100 Ide Praktis Mendidik Keluarga Menjadi Shalih"
📝 Judul : (Poin 54 - "Mengajari Anak-anak Cara Berdagang.")
Jum'at, 20 Desember 2024
⏰ : 13.00 - 14.00 WIB
📚 Kajian Kitab: "40 Amalan Pelebur Dosa."
📝 Judul : (#11: "Amalan yang Dihadiahkan Untuk Seorang Mukmin.")
Sabtu, 21 Desember 2024
⏰ : 18.30 - 21.00 WIB
📚 (TABLIGH AKBAR Sesi 1)
📝 Judul : ("Waktumu Terbatas.")
📍 Masjid Raudhatul Jannah. Lubuklinggau - Sum-Sel
Ahad, 22 Desember 2024
⏰ : 09.00 - 11.15 WIB
📚 (TABLIGH AKBAR Sesi 2)
📝 Judul : ("Tiket Keselamatan Terbaik.")
📍 Masjid Raudhatul Jannah. Lubuklinggau - Sum-Sel
✍🏻 InsyaAllah setiap kajian akan disiarkan langsung di akun resmi KHB Official
📡 Gazwah TV kini hadir di TV Satelit:
Telkom 4.
Freq 3778 Mhz
Symbol Rate 2500 Ksps & Polaritas Vertical (Telkom 4,
3778/V/2500)
📌 Dapatkan update setiap harinya video, poster ilmu, jadwal, dan hal lainnya dengan follow WA Channel KHB Official. Whatsapp ke nomor 0811-1330-5353
Dari Abu Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu ia berkata bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Barang siapa menunjukkan suatu kebaikan, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang melakukannya.” (HR Muslim: 1893)
♻️ Silakan disebarluaskan.
🚫 Dilarang menambah dan mengurangi isi poster/video ini tanpa izin.
Akun-akun resmi Ustadz Khalid Basalamah:
Youtube LIVE : youtube.com/c/khalidbasala…
Instagram : instagram.com/khalidbasalama…
WhatsApp Channel : s.id/ChannelWhatsAp…
Facebook Fanpage : facebook.com/khalidzeedbasa…
Twitter : x.com/ustadzkhalid
TikTok : @ustadzkhalidbasalamah" target="_blank" rel="nofollow noopener">tiktok.com/@ustadzkhalidb…
Threads : @khalidbasalamahofficial" target="_blank" rel="nofollow noopener">threads.net/@khalidbasalam…
Telegram Channel : t.me/khalidbasalama…
Audio Mp3 Soundcloud : soundcloud.com/khalidzeedbasa…
#khalidbasalamah #khalidbasalamahofficial #ustadzkhalid #ustadzkhalidbasalamah

Indonesia












