Bagus Ida
254 posts


Dr Tifa tidak kemana-mana
Ternyata absennya saya pada beberapa acara menimbulkan rumors dan spekulasi luarbiasa dalam beberapa hari.
Yang saya perhatikan utamanya berasal dari seorang Pengacara yang membuat postingan spekulasi bahwa ada salah satu Tersangka yang berangkat menjadi Termul. Akibat postingan yang tidak bertanggung jawab tersebut, publik gelisah dan menduga-duga.
Siapa ya dari 5 Tersangka yang tersisa, yang otw ke Solo dan log out dari Pejuang dan login jadi Pecundang?
10 hari terakhir Ramadhan, seperti rutinitas selama ini, betul-betul saya manfaatkan untuk iktikaf, sehingga bertubi-tubi undangan TV dan Media , juga beberapa. Acara, tidak saya hadiri.
Akhirnya, beredarlah spekulasi bahwa saya diam-diam ke Solo menghadap. raja Jawa untuk mengharapkan pengampunan.
Sampai-sampai pengacara Kurnia Tri Royani berkata di salah satu podcast: "dr Tifa di manapun engkau berada... "
Saya aman sentosa di seputaran Jaksel, bu.. mondar-mandir dari rumah ke kampus Salemba mengurus Riset S3. Bukan ke Balige atau Samosir, apalagi ke Solo.
Adapun di hari-hari akhir Ramadhan saya memilih menarik diri sejenak.
Ramadhan mengajarkan untuk menenangkan hati, menjernihkan pikiran, dan melihat persoalan dengan lebih utuh.
Namun ada hal yang tidak bisa saya abaikan.
Saya melihat bagaimana kekuasaan, bahkan setelah tidak lagi menjabat, masih digunakan untuk menekan dan menghancurkan.
Cara-cara yang digunakan tidak lagi mencerminkan etika seorang negarawan, tetapi lebih menyerupai praktik kekuasaan yang mempertahankan diri dengan mengorbankan orang lain.
Akademisi menjadi sasaran. Reputasi dihancurkan.
Padahal persoalan ini sesungguhnya sangat sederhana.
Jika memang tidak ada yang disembunyikan, cukup tunjukkan saja.
Di mana pun.
Di depan publik, di pengadilan, bahkan di ruang yang paling sederhana sekalipun.
Sederhana.
Yang terjadi justru sebaliknya.
Masalah yang sederhana dipelihara menjadi rumit, memakan energi bangsa, dan menguras perhatian publik.
Saya melihat sendiri bagaimana negeri ini mulai lelah.
Rakyat jenuh.
Energi kolektif terkuras untuk sesuatu yang seharusnya bisa diselesaikan dengan kejelasan.
Di sisi lain, aparat penegak hukum berada dalam posisi yang tidak mudah.
Ada ruang-ruang kosong yang sulit diisi, ada celah-celah yang menyulitkan pembuktian.
Namun saya tetap menaruh harapan pada profesionalisme, terutama pada mereka yang masih bekerja dengan integritas.
Yang juga memprihatinkan adalah munculnya para Termul “pengiring kepentingan” yang menjadikan situasi ini sebagai ladang keuntungan.
Bukan mencari kebenaran, tetapi mencari peluang.
Mereka memperbesar masalah, bukan menyelesaikannya.
Ironisnya, kondisi ini justru mengganggu jalannya pemerintahan yang sedang berupaya membangun kembali negeri ini.
Saya tidak ingin terjebak dalam pusaran itu.
Dengan izin Allah, dan dengan dukungan banyak pihak yang masih percaya pada kebenaran, saya akan tetap berdiri.
Tanpa jalan pintas.
Tanpa kompromi yang merendahkan martabat.
Tanpa memilih cara-cara yang tidak terhormat.
Perjuangan ini mungkin tidak mudah.
Namun saya percaya, kebenaran tidak membutuhkan keramaian, ia hanya membutuhkan keteguhan.
Dan saya memilih untuk tetap teguh.
Salam,
Tifa

Indonesia

Penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) inisial DS yang menuai polemik usai menyatakan "cukup saya WNI, anak jangan" meminta maaf. Permintaan maaf itu disampaikan melakui unggahan akun instagramnya.
>> news.detik.com/berita/d-83654…
Indonesia

Aparat yang Tuduh Kakek Penjual Es Berbahan Spons Akhirnya Minta Maaf
Mereka meminta maaf lantaran telah menyimpulkan terlalu cepat tanpa menunggu hasil pemeriksaan dari Labfor. Ikhwan pun menyampaikan tidak bermaksud mencemarkan nama baik pedagang itu.
#detikcom
Indonesia

@BangPino__ Adil pas harus nya hakim memberi kan ruang buat terdakwa menguji dgn keahlian nya ajasah yg di perdebat kan keasliannya,sebelum di putuskan ,🙏
Indonesia

AI UGM Pensiun Dini Usai Sebut Jokowi Bukan Alumni
gelora.co/2025/12/ai-ugm…
Indonesia

@ILCTalkshow Berarti indikator nya hasil pemilu sebagai pembenaran semua nya 😁
Indonesia

"Kasus ini ya sebetulnya sengketa antara orang yang pembenci Jokowi melawan pendukungnya Jokowi." - Irjen Pol. (Purn) Aryanto Sutandi.
#indonesialawyersclub #ilc #karniilyas #roysuryo #ijazahpalsu #ijazah #jokowi #aryantosutadi

Indonesia

@bangherwin Merasa Krn bansos makanya berpikiran rakyat Konoha sebodoh mereka😁
Indonesia

@PaltiWest Patwal digunakan pejabat lebih kepada menunjuk kan diri nya sibuk bekerja 😁
Indonesia

@Mdy_Asmara1701 Perpanjang saja sampai 100 tahun bisa china kan seneng bunga makin panjang ,pasti komisi tambah gede 😅
Indonesia

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan kementeriannya akan segera membahas solusi terkait kendala pasokan bahan baku emas bagi Antam. Upaya ini dilakukan menyusul kondisi Antam yang masih mengandalkan impor sekitar 30 ton emas dari Singapura dan Australia untuk memenuhi kebutuhan produksi logam mulia. Meskipun belum membocorkan detail kebijakan yang ideal, Bahlil menegaskan bahwa diskusi ini bertujuan agar kebutuhan bahan baku emas untuk Antam dapat terpenuhi.
#MenteriESDM #BahlilLahadalia #Emas #EmasAntam #MetroTV
Indonesia

Sebanyak 18 gubernur dari berbagai provinsi di Indonesia mendatangi kantor Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk menyampaikan protes dan menegaskan ketidaksetujuan mereka terhadap kebijakan pemotongan anggaran transfer ke daerah yang dilakukan oleh Menkeu.
#GubernurIndonesia #PurbayaYudhiSadewa #PemotonganAnggaran #ProtesGubernur
Indonesia

@BosPurwa @KemenkeuRI Rocky mungkin benar,Krn aliran uang itu SDH ditunggu2 mafia republik ini😅
Indonesia













