Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika
17.8K posts

Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika retweetledi

— Maryam tak memiliki pasangan
— Aisyah tak memiliki keturunan
— Khadijah mendapatkan jodoh terbaiknya diumur 40 tahun
— Fatimah diuji kesempitan
— Asiyah bersuamikan Firaun
dan ternyata wanita terbaik sepanjang masa itu adalah seorang wanita dengan takdir yang nampaknya tidak sempurna dimata semua manusia
Indonesia
Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika retweetledi

@KuntoAjiW @jogokariyan 15 januari kemaren ke Tamiang. warga sana akhirnya mengemis ke orang yang lewat karna belum ada perbaikan untuk masyarakat dalam hal bantuan makanan atau pun pemberdayaan. mereka kelaparan

Indonesia
Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika retweetledi

Documents released by the US Department of Justice reveal that in early 2017, Jeffrey Epstein received three fragments of the Kiswa, the sacred cloth that covers the Kaʿbah in Makkah. The emails, dated between February and March 2017, show that the acquisition was coordinated by UAE businesswoman Aziza Al-Ahmadi with assistance from a Saudi contact, Abdullah Al-Maari.
The Kiswa pieces were shipped to Epstein’s residence in the US Virgin Islands and were labeled as “artwork” while being processed through entities linked to Epstein. In correspondence from March 22, 2017, Al-Ahmadi emphasized the immense spiritual significance of the cloth, noting that it had been “touched by 10 million Muslims” during tawaf and “carried their prayers, tears, and hopes”.
The revelation has sparked widespread outrage due to the religious sanctity of the materials and their unauthorized handling.


English
Bellaa Ika retweetledi
Bellaa Ika retweetledi

Erin, gajah Sumatera betina, menyimpan kisah pilu sejak belalainya terpotong setengah akibat perburuan liar pada 2016. Saat ditemukan, Erin masih berusia sekitar dua tahun dalam kondisi dehidrasi dan trauma. Luka fisik itu tak hanya meninggalkan bekas pada tubuhnya, tetapi juga membentuk perilakunya hingga kini. Erin kerap terlihat menyendiri, menjauh dari kelompoknya, seolah menyadari bahwa dirinya berbeda dari gajah-gajah lain.
Erin digambarkan sebagai gajah yang kehilangan kepercayaan diri dan membutuhkan waktu serta perhatian untuk “dibesarkan” hatinya. Sikap pendiam dan kecenderungannya menarik diri menjadi pengingat sunyi akan dampak kejam perburuan liar, sekaligus seruan empati agar satwa liar yang terluka tidak hanya diselamatkan fisiknya, tetapi juga dipulihkan jiwanya.
Indonesia

























