Biru Bebas

3.2K posts

Biru Bebas

Biru Bebas

@BiruBebas

Indonesia Katılım Ocak 2022
964 Takip Edilen256 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Biru Bebas
Biru Bebas@BiruBebas·
aku menulis satu esai berjudul "Pertanyaannya, Apakah Angin Kebebasan bernama Reformasi itu Mengiringi Daun di Atas Bantal dan Kuldesak?" untuk Lab Kritik Film ini menurutku, semua tulisan di sini bagus-bagus sila diakses secara gratis melalui tautan ini docs.google.com/forms/d/e/1FAI…
mels@melkering

In Memoriam Our Beloved Cinema Comrade and Family YUKI ADITYA (1980-2026) BUKAN SANDIWARA Kumpulan Esai Kritik Film MTN Lab Proyek penulisan ini adalah program terakhir yang diinisiasi oleh Yuki Aditya dan kawan-kawan Forum Lenteng sebelum ia meninggal dunia 12 Januari 2026.

Indonesia
0
1
3
718
Biru Bebas retweetledi
Jorgiana Au.
Jorgiana Au.@jorgianaaa·
kemaren lagi ngebahas ini: pengorganisiran diri yang disatukan oleh semangat untuk membenci (bukan semangat untuk mencintai) -- emang gak akan jalan kemana-mana sih. stuck di tempat.
Indonesia
5
74
236
4.3K
Biru Bebas retweetledi
Rio Johan
Rio Johan@riojohan·
Aku tidak sepakat kalau penulis (atau seni apa pun) tidak boleh "menampilkan" misgoni, rasisme, homofobia, atau hal sensitif lainnya di karya. Pertanyaannya menurutku bukan keberadaan bagian misogonis, rasis, dan homofobia itu, tapi apakah keberadaannya hadir untuk melenggangkan atau untuk mengkritik. Pengarang bisa saja menampilkan tokoh homofobik, lengkap dengan adegan-adegan homofobiknya, sebagai kritik, sebagai satir, terhadap homofobia itu sendiri; tapi bisa juga menampilkan bagian homofobia semata-mata untuk berhomofobia (karena memang cara pandang si pengarang pada dunia ya begitu). Pembedanya tentu ada di cara tutur, cara menampilkan, pengolahan dan pendalaman cerita, subyek, gaya dsb. "Lolita", misalnya, tokoh utamanya pedofil menjijikkan, narasi-narasinya penuh dengan narasi pedofilia menjijikkan (karena itu novelnya sempat kontroversial), tapi novel itu juga hadir sebagai kritik masyarakat Amerika alih-alih melanggengkan pedofilia. "Lolita" tidak mengglorifikasi pedofilia melalui narasi-narasinya.
Indonesia
4
196
674
17.9K
Biru Bebas retweetledi
Biru Bebas retweetledi
Chiro 🍓🍀
Chiro 🍓🍀@hanchiro_zip·
Lohhh kan emang bener. Seniman itu individu yang punya bakat seni, mereka menciptakan, sedangkan AI nyuri data para seniman. Ya gue ga terima lah para seniman yang bisa bertahun/tahun bikin sebuah karya disamain sama orang yang ngakunya bikin karya modal mesin
Chiro 🍓🍀 tweet media
Andri Mahendra@wigojim99

@hanchiro_zip Oh ya? Antara lo ignorant atau baru nyemplung di dunia seni, makanya bisa ngomong begitu.

Indonesia
33
1.4K
5.5K
60.2K
Biru Bebas retweetledi
Seraphim🏴🚩
Seraphim🏴🚩@Evenxy_·
Punk Anti-queer, Punk Homophobic, Punk Fasis. Menjijikan 🤮
Seraphim🏴🚩 tweet media
Indonesia
407
1.4K
8.3K
584.5K
Biru Bebas retweetledi
🕳
🕳@ramzQ·
ANDRIE YUNUS BUTA PERMANEN CUY. MEMANG SUNGGUH NEGARA YANG GAGAL!
Indonesia
625
25K
79.8K
1.6M
Biru Bebas retweetledi
Pekerja Teks Komersial
Pekerja Teks Komersial@verooogabriel·
2024 lalu gw hibahin 53kg buku dari perpus pribadi aku buat si Rumah Literasi ini yang nggak taunya nipu, ampun :))
Pekerja Teks Komersial tweet mediaPekerja Teks Komersial tweet media
Seno GP@senogp

Buat yg belum tau kasus @rumahliterasii, akan saya ceritakan sedikit kasus ini. Si pemilik bernama Ripan, ia membuka lapak baca dengan narasi kesedihan pengunjung lapak bacanya, yg sama secara berulang agar mendapatkan simpati netizen. Di akhirnya ia membuka donasi untuk rumah bacanya. Dan ternyata donasi tersebut ia gunakan untuk membeli buku-buku bagus yg menurut dia layak koleksi. Ia tidak menerima buku yg menurut dia jelek. Saat dimintai pertanggungjawaban soal donasi, Ripan membuat laporan ala kadarnya. Donasi yg mencapai puluhan juta dan puluhan buku bagus.

Indonesia
108
990
9.1K
399.7K
Biru Bebas retweetledi
mang
mang@adionooo·
hari ini gue minta guru anak-anak di pelosok “razia” seragam sama sepatu. mau dibeliin yang baru. semangat terus anak-anak keren mamang. hidup bersama harus dijaga, hidup yang layak harus dibela. pontang-panting sekalipun 😅
mang tweet mediamang tweet mediamang tweet mediamang tweet media
mang@adionooo

Busa Pustaka terus menerima dukungan untuk memenuhi kebutuhan Akses Baca, Pendidikan dan Kesehatan Anak Asuh (Pasien Kanker Anak). Melalui BRI a/n Busa Pustaka Sahabat Anak rekening 009801005793564 dan QRIS serta Kitabisa di kitabisa.com/campaign/dukun…

Indonesia
35
2.1K
9.8K
243.2K
Biru Bebas retweetledi
Logos ID
Logos ID@logos_id·
Telah berhasil mendigitalisasi ribuan halaman Api Kartini dan akan diupload semua ke gerwani.logosid.app Tapi fokus mimin saat ini adalah digitalisasi Harian Rakjat, mungkin ke depannya juga Majalah Sedar dsb yang lebih langka lagi. Enjoy 70+ teks yang sudah ada di website!
Logos ID tweet media
Indonesia
9
191
497
9.8K
Biru Bebas retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
PHK tapi gaji dan lainnya gak dibayar terus diusir dari perumahan karyawan. PT. Tumpuan. Desa Petani Kabupaten Bengkalis Duri Riau.
Indonesia
74
1.7K
4.3K
359.9K
Biru Bebas retweetledi
nupinupinupi
nupinupinupi@Novitayulianaaa·
ORANG YANG BIKIN KONTEN PARODI DISABILITAS ITU EMANG GAK ADA PIKIRAN GAK PUNYA OTAK, KELAKUAN KALIAN SAMPAH!!! JUJUR GUE KESEL BANGET LIHAT BEBERAPA POTONGAN VIDEO YANG MEMPARODIKAN KAUM DISABILITAS DENGAN GESTURE SEPERTI ITU MUNGKIN SETANPUN SUNGKEM INI LIHAT KELAKUAN MEREKA
Indonesia
59
749
2.8K
68K