Bolaindo.com retweetledi

Sylvester Stallone menjadi terkenal karena karakter Rocky Balboa. Namun sebelum sukses di Hollywood – khususnya pada awal tahun 1970an – dia berkali-kali miskin bahkan menjadi gembel saat berjuang mencari pekerjaan.
Dia pernah tidur di terminal bus selama tiga hari karena tidak mampu sewa kamar bahkan tidak ada uang untuk membeli makanan.
Dia berada pada titik terendah kemiskinan ketika harus menjual anjingnya karena tidak punya uang untuk memberi makan lagi. Anjing kesayangannya laku $25 dan Stallone menangis sedih.
Stallone adalah aktor yang selalu kesulitan dalam setiap tujuan hidup karena kecelakaan yang dia alami saat dilahirkan ; sebagian wajah dan lidahnya lumpuh, menyebabkan raut wajah seperti marah dan ucapannya yang tidak jelas.
Meski menjadi orang yang selalu terbuang sepanjang hidupnya, dia masih memiliki impian dan hasrat di hatinya, seperti minat dalam menulis. Dan pada akhirnya, dia menemukan inspirasi terbesarnya hanya dua minggu setelah dia terpaksa menjual anjingnya. Pada tanggal 24 Maret 1975, Stallone menyaksikan petinju hebat Muhammad Ali, menjatuhkan Chuck Wepner yang tidak diunggulkan.
"Saya melihat momen tersebut sebagai metafora kehidupan," katanya, "Dan saya terinspirasi untuk menulis naskah untuk film 'Rocky' dengan karakter utama Rocky Balboa, yang juga tidak diunggulkan."
Dia menulis skenario Rocky hanya 20 jam, dengan pemeran utama, Rocky Balboa, yang akan dia mainkan sendiri.
Namun ketika dia mencoba menjual naskahnya, karena dia belum terkenal saat itu, pihak studio tidak tertarik Stallone menjadi pemeran utama. Mereka hanya menginginkan ceritanya, dan dia mendapat tawaran $125.000 dari United Artists untuk naskahnya saja.
Stallone bersikeras bahwa dialah yang akan menjadi peran utama. Rocky terlalu berkesan baginya dan tidak ingin orang lain yang memainkan perannya.
Tidak mengherankan, studio tidak setuju. Mereka menginginkan 'bintang film profesional', bukan orang yang tidak terlihat lucu dan berbicara lucu.
Beberapa minggu setelah penolakan ini, pihak studio kembali datang kepadanya dan menggandakan tawaran mereka untuk naskah itu, dan menyiapkan uang hingga $350.000. Stallone tetap menolak.
Akhirnya, studio setuju membayar $35.000 untuk naskahnya saja, dan membiarkan Stallone membintangi film Rocky (dan kemudian sisanya sejarah yang mencatat).
Stallone tidak hanya membintangi sekuel film Rocky, tetapi dia juga menulis, memproduseri, dan menyutradarai semuanya tanpa kecuali.
Melalui film pertamanya, dia mendapat pengakuan dunia; film Rocky memenangkan Film Terbaik, Penyutradaraan Terbaik, dan Penyuntingan Film Terbaik di Oscar pada tahun 1977.
Mengenai pengalamannya menjadi orang yang rungkad, Stallone kemudian berkata sebagai berikut:
"Menjadi orang yang bangkrut itu buruk, sangat buruk. Pernahkah kalian bermimpi? Mimpi yang indah? Namun kalian terlalu bangkrut untuk mewujudkannya? Terlalu kecil untuk melakukannya? Terlalu kecil untuk mewujudkannya? Hidup ini memang sulit. Kesempatan akan pergi begitu saja karena kamu bukan siapa-siapa. Orang-orang akan menginginkan produkmu, bukan kamu. Jika kamu belum terkenal, tidak kaya, atau tidak punya kenalan, kamu akan kesulitan. Semua pintu akan ditutup untukmu. Orang-orang akan mencuri kehormatanmu dan menghancurkan harapanmu. Kamu akan ditekan dan tertekan. Namun tidak ada hasil yang kamu harapkan. Dan kemudian harapanmu akan hancur. Kamu akan bangkrut. Kamu akan melakukan pekerjaan sambilan untuk bertahan hidup. Kamu tidak akan mampu memberi makan dirimu sendiri. Dan kamu mungkin akan tidur di jalanan. Itulah yang terjadi."



𝕮𝖊𝖗𝖎𝖙𝖆𝕯𝖚𝖓𝖎𝖆@HistoriDunia2
Pada awal tahun 1980an, artis bela diri Belgia Jean-Claude Van Damme tiba di Amerika dengan mimpi menjadi orang terkenal. Memiliki fisik yang diasah dengan telaten; berkat bertahun-tahun latihan di karate, kickboxing, dan balet, dia ambisius dan penuh dengan percaya diri.
Indonesia



























