yang bilang si retweetledi

Etika Berkendara: Antara Ego dan Keselamatan.
Video ini menjadi potret nyata rendahnya kesadaran akan keselamatan dan etika di jalan raya. Kejadian ini menyoroti tiga kesalahan fatal yang dilakukan pengendara tersebut.
Bara dan abu rokok yang tertiup angin sangat berbahaya bagi pengendara lain, terutama jika mengenai mata. Selain melanggar hukum, ini adalah bentuk ketidakpedulian terhadap sesama pengguna jalan.
Membawa Bayi Tanpa Perlindungan Layak: Membonceng bayi di motor sudah memiliki risiko tinggi, apalagi jika dilakukan sambil merokok. Asap rokok sangat beracun bagi paru-paru anak yang masih berkembang.
Alih-alih meminta maaf saat ditegur, pengendara ini justru menunjukkan sikap galak dan defensif. Ini mencerminkan rendahnya kematangan emosional dan kurangnya pemahaman akan aturan yang berlaku.
Sudah saatnya kita berhenti menormalisasi kebiasaan buruk seperti ini. Menegur adalah bentuk kepedulian, dan menerima teguran adalah langkah awal menjadi manusia yang lebih beradab. Jangan biarkan ego di jalan raya membahayakan nyawa orang-orang tersayang.
Artikel. Sehatberkendara.co
Indonesia
















