Kalo owner mikirin prestasi sih, menurut gue, mulai musim depan, adalah peluang untuk bisa beneran jadi king.
Dengan cara apa? Datengin pelatih dengan portofolio bagus. Jangan yang semenjana.
Gue blum liat pelatih klub PL skarang, ada yg bakal mendominasi, kek Pep, SAF.
Adidas punya PR besar sih ini,
warna merah di jersey jadi keliatan suram,
kalau dibandingkan warna merah celana sama kaos kaki yg cemerlang.
Kecuali memang konsepnya beda warna,
bakal aneh sepanjang musim liat atasan sama bawahnya beda warna merah.
Mana jelas bener :/
🚨 FACT CHECK: Liverpool vs Brentford
• Liverpool secure Champions League football with a win or draw.
• Brentford haven’t scored a league goal at Anfield since 1937.
• Liverpool are unbeaten in their last 10 final-day league games.
• Salah has 7 goals in 8 games against Brentford - more than any player in this fixture.
• Salah could become the first Liverpool player since Sadio Mane in 2020 to score the club’s final goal of a season in back-to-back campaigns.
• Full-circle Robbo moment: his first goal in English football came against Brentford for Hull in a 2-0 win at Griffin Park.
Saya mau tanya sesuatu yang mungkin bikin sebagian orang nggak nyaman.
Kalau seorang biksu yang hidupnya bersih, nggak punya harta, nggak menyakiti siapapun, Apakah tetap masuk neraka karena bukan Muslim?
Lalu koruptor yang rajin sholat Jumat itu apakah akan selamat?
Guys, coba hitung kasar kos ini:
Harga jual: Rp25 miliar
Jumlah kamar: 81 kamar
Omzet disebut: Rp230 juta/bulan
Kalau asumsi harga kos rata-rata Rp2 juta/kamar/bulan:
81 kamar × Rp2 juta
= Rp162 juta/bulan kalau full occupancy 100%
Artinya angka omzet Rp230 juta kemungkinan karena ada kamar premium / sewa harian / tambahan usaha lain / harga kamar lebih tinggi di beberapa unit.
Tapi kita pakai dua skenario biar realistis:
Skenario 1: pakai omzet Rp230 juta/bulan
Rp230 juta × 12
= Rp2,76 miliar/tahun
Balik modal:
Rp25 miliar ÷ Rp2,76 miliar
= sekitar 9 tahun
Skenario 2: pakai tarif flat Rp2 juta/kamar
Rp162 juta × 12
= Rp1,944 miliar/tahun
Balik modal:
Rp25 miliar ÷ Rp1,944 miliar
= sekitar 12,8 tahun
Tapi ingat ini masih omzet kotor.
Belum dipotong:
gaji pegawai
listrik
air
maintenance
pajak
renovasi
kamar kosong
Kalau net profit misalnya cuma 60% dari omzet:
Rp2,76 miliar × 60%
= Rp1,65 miliar/tahun
Balik modal bisa jadi sekitar:
15 tahun
kalau punya Rp25 miliar, lu pilih mana?
Beli kos 81 kamar yang katanya omzet Rp230 juta/bulan dan balik modal paling cepat sekitar 9 tahun…
atau taruh di instrumen lain?
Unpopuler opinion :
Seandainya, Mulyono tetap 3 periode
Dan lanjutin target jangka panjangnya GDP $13K USD/ kapita (yg sudah disahkan BAPPENAS)
Dan tidak ambis anaknya jadi wapres,
Seharusnya ekonomo RI tidak separah ini, malah
STRONG dibanding semua negara Asean,
Rupiah jadi percontohan
Dulu pernah ada anak UI magang di kantor.
Mukanya cakep, rambutnya terawat.
Pas doi ngeluarin minum, “oh, corkcicle”
Pas doi main HP, “oh, iPhone terbaru”
Pas gw ga sengaja lewat depan mejanya, “oh, Goyard”
Padahal anak sekantor yg udah kerja puluhan tahun ini cuma pake botol minum hadiah diklat, hp lama yg untung2 OSnya masih update, dan tas brand US yg dipake sampe buluk.
Langsung terlintas di benak, “ni anak, udahlah cakep, pinter, anak orkay pula”. Kelebihan lainnya: anaknya ga songong.
Guys, ada foto yang menurut gue bicara lebih keras dari seribu pidato kenegaraan.
Di foto itu ada Lawrence Wong Perdana Menteri Singapura.
Dia tiba di Cebu untuk KTT ASEAN.
Naik Singapore Airlines.
Penerbangan komersial biasa.
Turun dari garbarata seperti penumpang biasa.
Tidak ada foto dramatis keluar dari pesawat karena memang tidak ada yang spesial untuk difoto dia cuma turun dari pesawat komersial layaknya orang normal.
Di hari yang sama Prabowo tiba di Cebu dengan pesawat kenegaraan.
Diiringi Hercules yang khusus membawa Maung
dan segala kebutuhan rombongan.
Konteksnya yang membuat ini makin menohok:
Singapura adalah salah satu kreditor terbesar Indonesia.
Utang Indonesia ke Singapura gabungan swasta, BUMN, dan berbagai instrumen lainnya mendekati Rp1.000 triliun.
Jadi analoginya begini:
ada orang yang punya utang ratusan miliar ke tetangganya.
Terus ada acara arisan di kompleks.
Si tetangga yang punya piutang ratusan miliar itu datang naik ojek santai, tidak perlu pamer.
Sementara si yang punya utang ratusan miliar datang naik Lexus dikawal Alphard dan Innova berjejer.
Itu bukan gaya hidup orang kaya.
Itu gaya hidup orang yang ingin terlihat kaya.
Dan bedanya sangat jauh.
Yang paling ironis:
Maung kendaraan yang dibawa dengan Hercules untuk dipamerkan di KTT ASEAN adalah mobil yang komponen lokalnya masih diperdebatkan.
Masih banyak bagian yang diimpor.
Masih jauh dari bisa disebut produk murni Indonesia.
Jadi kita membawa Hercules khusus untuk memamerkan mobil yang belum sepenuhnya Indonesia ke forum internasional sementara PM negara yang kita utangi hampir Rp1.000 triliun datang naik penerbangan komersial tanpa drama apapun.
Dan yang paling menyakitkan:
Prabowo dan Gerindra dulu adalah yang paling keras menyindir gaya pamer pemerintah sebelumnya.
Mereka yang paling lantang bicara soal efisiensi, kesederhanaan, dan tidak menghamburkan uang negara untuk gengsi.
Hari ini tidak ada yang bisa menjelaskan dengan muka lurus kenapa PM negara sekaya Singapura cukup naik SQ komersial,
sementara Indonesia yang defisit anggarannya Rp240 triliun di Q1 2026 saja merasa perlu membawa Hercules untuk urusan protokoler kenegaraan.
Kesederhanaan bukan tanda kelemahan.
Lawrence Wong tidak terlihat lemah dengan naik penerbangan komersial.
Justru sebaliknya dia terlihat seperti pemimpin yang tahu bahwa uang negara bukan untuk membiayai penampilan.
Sementara kita dengan segala tekanan fiskal, rupiah yang tertekan, dan defisit yang melebar masih merasa perlu membuktikan sesuatu dengan cara yang justru memperlihatkan ketidakamanan kita sendiri.
Bangsa yang benar-benar besar
tidak perlu selalu terlihat besar.
Bangsa yang benar-benar percaya diri tidak perlu membawa Hercules untuk membuktikannya.
🎨menurut kalian konsep design rest room kaya gini bagus ga? aku mikir pas pertama bagus tpi bakal bikin lama “ngerti” kalau org buru”, jdi kaya bagus User Interface nya bagus tapi User Experience nya kurang
Guys ini cara negornya gimana ya ? di depan rumahku tuh ada buah blueberry, bener2 gak bisa mateng dikit aja langsung di serbu sama bocil, meski cuma buah blueberry ya yg namanya punya orang kan ya gak boleh seenaknya diambil tiap hari, gue juga mau sesekali makan meski bukan anak2 lagi, nanti kalau di tegur pasti dijawab orang tuanya namanya juga anak kecil , mana kadang rantingnya sampe patah 😏