dr. Adam Prabata@AdamPrabata
Pagi ini gue nonton Podcast Raditya Dika yang mengundang dr. Tirta dan Aldi Taher.
Baru aja mulai, Aldi Taher sama dr. Tirta udah sahut-sahutan absurd aja, sampe Raditya Dika bengong ngeliatinnya. Terus tiba-tiba ada pengakuan Aldi belum sunat, kaget banget, hahaha. Baru 3 menit dengerin, udah pusing kepala gue.
Bener kata orang-orang, 𝗻𝗼𝗻𝘁𝗼𝗻 𝗶𝗻𝗶 𝗸𝗮𝘆𝗮 𝗺𝗶𝗺𝗽𝗶 𝗽𝗮𝘀 𝗹𝗮𝗴𝗶 𝗱𝗲𝗺𝗮𝗺.
Meskipun demikian, tetep ada 𝗯𝗲𝗯𝗲𝗿𝗮𝗽𝗮 𝗶𝗻𝘀𝗶𝗴𝗵𝘁 𝗺𝗲𝗻𝗮𝗿𝗶𝗸 yang bisa gue ambil dari podcast ini, antara lain:
1. 𝗗𝗶𝘀𝗶𝗽𝗹𝗶𝗻 𝗴𝗮𝘆𝗮 𝗵𝗶𝗱𝘂𝗽 𝘀𝗲𝗵𝗮𝘁
Alhamdulillah, ternyata masih terselip edukasi kesehatannya, dengan dr. Tirta menekankan pentingnya aktivitas fisik dan membatasi asupan gula untuk mengontrol diabetes mellitus. Selain itu terdapat juga penekanan bahwa obat yang dikonsumsi TIDAK BOLEH dihentikan secara sepihak tanpa berkonsultasi ke dokter.
2. 𝗠𝗶𝗻𝗱𝘀𝗲𝘁 𝗽𝗼𝘀𝗶𝘁𝗶𝗳 𝗱𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗵𝗮𝗱𝗮𝗽𝗶 𝗿𝗮𝘀𝗮 𝘀𝗮𝗸𝗶𝘁
Sebagai seorang penyintas kanker, Aldi Taher membagikan sudut pandang yang sangat positif mengenai cobaan sakit. Alih-alih larut dalam kemarahan atau frustrasi yang berkepanjangan, ia memilih melihat sakit sebagai bentuk kasih sayang dari Tuhan.
Aldi Taher juga menekankan pendekatan diri pada agama sangat membantu mempercepat proses pemulihan fisik karena membuat hati menjadi lebih ikhlas dan legowo menerima keadaan.
3. 𝗙𝗶𝗹𝗼𝘀𝗼𝗳𝗶 "𝗠𝗲𝗻𝗴𝗼𝘀𝗼𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗗𝗶𝗿𝗶" 𝘂𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗵𝗶𝗻𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗞𝗲𝘀𝗼𝗺𝗯𝗼𝗻𝗴𝗮𝗻
Di tengah candaan yang absurd, Aldi Taher sempat melontarkan sebuah pandangan mendalam mengenai pentingnya memiliki pikiran yang "kosong". Baginya, mengosongkan diri dari rasa merasa paling tahu atau paling hebat adalah esensi agar manusia tidak jatuh ke dalam sifat sombong.
Bener sih emang, tapi kaget aja tiba-tiba pembicaraannya mengarah ke sana.
𝗞𝗲𝘀𝗶𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻
3 menit pertama dengerin, mulut gue nganga, saking absurdnya.
Kaget juga dr. Tirta sanggup menghadapi Aldi Taher.
Akhir kata, kaya mimpi pas lagi demam.