@fahrisalam Demokrasi sehat bukan hanya soal kritik, tapi juga soal objektivitas dalam membaca situasi agar tidak semua dinamika dianggap pembungkaman.
“Kamu dari TVRI harusnya enggak boleh bertanya seperti itu,” kata Teddy. “Siapa yang nyuruh kamu?”
Bagaimana Seskab Teddy mengatur arus informasi Istana dan mengancam wartawan plus petinggi media. Artikel lanjutan dari serial 'Dead Press Society", baca: projectmultatuli.org/bencana-inform…
@cozyaltruis Kritik sebaiknya berbasis indikator nyata, bukan sekadar perbandingan emosional antar era. Ekonomi dipengaruhi banyak faktor global dan domestik sekaligus.
@idbaruid@cypripajudale@Dandhy_Laksono Bijak menilai sebuah peristiwa jangan hanya dari potongan video atau narasi media sosial. Fakta utuh dan kronologi lengkap tetap penting agar penilaian objektif.
Lagi, nobar Pesta Babi dibubarkan lagi!
Babinsa sampai masuk ke dalam Universitas Khairun, Ternate untuk membubarkan nobar film Pesta Babi.
NKK/BKK muncul lagi?
@LambeSahamjja Harga ekspor tidak bisa dibandingkan langsung dengan harga pasar domestik karena ada perbedaan kualitas, kontrak jangka panjang, logistik, dan skema perdagangan antarnegara.
Presiden terkeren abad ini
Jual ke negara tetangga 10.000,
harga di pasaran ke 15.000,
berarti ada selisih harga 5000.
lebih mikirin negara lain
daripada rakyat wkwkwk
dan yang mau di jual ada 200rb ton
berarti bakal dapat 2 T
apakah ada yang dapat komisi??
secara nilainya lebih kecil dari pasar
@regar_op0sisi@prabowo Dalam pemerintahan, keberhasilan tidak diukur dari gaya bicara saja, tetapi dari kemampuan membangun tim dan menjalankan program strategis.
Prabowo belum layak jadi presiden
Dia gak mampu memilih dan menentukan orang2 yg kompeten untuk duduk dikabinetnya.
Presiden @prabowo itu tak pandai bicara juga tak bisa kerja.
@MurtadhaOne1 Pemerintah memang perlu menggandeng banyak platform agar informasi program sampai ke generasi muda. Sosialisasi kebijakan bukan berarti propaganda.
CAIR .. CAIIRRR 😜😂
Daftar media-media yg direkrut:
Folkactive, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, Menjadi Manusia, GNFI, Creativox, Kok Bisa?, Taubaters, Pandemic Talks, Kawan Hawa, Folix, Ngomongin Uang, Big Alpha, Good States, Hai Dulu, Proud Project, Vebis, Unframe, Kumpul Leaders, CXO Media, Volix Media, How To Do Nothing, Everless Media, Geometry Media, Folks Diary, Dream, Melodi Alam, NKTSHI, Modestalk, Lead Media, Nalar TV, Mahasiswa dan Jakarta, North West, dan mature Indonesia
DEMO KEMENDIKTI, BEM UI TOLAK PEMBANGUNAN SPPG DI KAMPUS
Jakarta, IDN Times - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menolak rencana pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di kampus. Kebijakan itu dinilai tidak tepat sasaran bagi perguruan tinggi.
Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan menilai, pembentukan SPPG di kampus adalah kesalahan pemerintah dalam menentukan prioritas.
Indonesia Corruption Watch (ICW) menyambangi Kementerian Sekretariat Negara untuk mempertanyakan sumber anggaran bagi-bagi sembako di May Day/hari buruh 2026, Senin (4/5/2026).
~RS