Ch Huda

18.9K posts

Ch Huda banner
Ch Huda

Ch Huda

@ChHuda5

Katılım Eylül 2018
1.4K Takip Edilen2.1K Takipçiler
Ch Huda retweetledi
Amrudin Nejad
Amrudin Nejad@amrudinnejad_·
"Jangan pernah lelah mencintai Indonesia" merupakan pesan ikonik dari Gus Yaqut Cholil Qoumas, Menteri Agama 2020-2024 Menjaga Toleransi dan keberagaman wujud dari cinta kita pada Indonesia, Merawat Indonesia dengan indahnya keberagaman #GusYaqutadalahKita
Amrudin Nejad tweet media
Indonesia
36
9
18
664
Ch Huda retweetledi
Amrudin Nejad
Amrudin Nejad@amrudinnejad_·
"Dua puluh enam ribu Pelita disudut Kampung, dinyalakan kembali oleh seorang yang percaya; Pengabdian tak layak dibayar dengan angusnya harapan" 𝗚𝗨𝗦 𝗬𝗔𝗤𝗨𝗧 & 𝟮𝟲.𝟬𝟬𝟬 𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔 𝗚𝗨𝗥𝗨 𝗠𝗔𝗗𝗥𝗔𝗦𝗔𝗛 Bertahun-tahun mereka berdiri di depan kelas dengan seragam yang sama, suara yang sama penuh semangat, namun dengan nasib yang berbeda dari rekan-rekan mereka yang telah berstatus tetap. Para guru honorer di lingkungan Kementerian Agama itu datang setiap pagi bukan karena gaji yang menjanjikan dan karena memang tidak ada, akan tetapi melainkan karena panggilan hati yang tidak bisa mereka abaikan. Mereka mengajar anak-anak di madrasah, di sudut-sudut kampung, di ruang kelas yang kadang bocor saat hujan, dengan upah yang bahkan tidak cukup untuk menutupi ongkos perjalanan. Namun mereka tetap datang. Hari demi hari. Tahun demi tahun. Dengan satu harapan kecil yang mereka jaga seperti nyala lilin di tengah angin kencang: bahwa suatu hari, pengabdian mereka akan dihargai. 2021 Gus Yaqut diberi amanah memimpin Kementerian Agama, salah satu fokusnya adalah memberikan keadilan bagi mereka yang telah lama mengabdi dalam sunyi. Dan memang begitulah seharusnya sebuah negara bekerja - hadir bukan hanya dalam pidato, tetapi dalam tindakan nyata yang mengubah hidup orang-orang yang telah memberikan yang terbaik dari diri mereka, bahkan ketika negara belum sepenuhnya hadir untuk mereka. Pengabdian panjang itu kini telah mendapat namanya. Sejak 2021 sampai 2023, ada 26.000 Guru Madrasah Honorer yang kemudian diangkat menjadi PPPK, akhirnya mereka diakui, mendapat imbalan yang layak dari nergara, satu ikhtiar pengabdian Gus Yaqut kepada pendidikan di Indonesia. Salah satunya, bagaimana meningkatkan harkat hidup para guru pengajar di Madrsah. Belum sempurna iya, namun paling tidak, bagaimana keberpihakan, kesungguhan Gus Yaqut, suka atau tidak, adalah hal yang harus kita semua apresiasi. Semangat Gus Yaqut, sehat selalu, doa para guru Madrasah selalu mengiringi lanhkah Panjenengan melawan segala fitnah dan berjuang merebut keadilan. #GusYaqutAdalahKita #GuruMadrasah #Hardiknas2026
Amrudin Nejad tweet media
Indonesia
7
4
19
414
Ch Huda retweetledi
Afif Fuad Saidi
Afif Fuad Saidi@AfifFuadS·
Doa2 itu terus mengalir, sebagai munajat dan support untuk Gus Yaqut, kali ini dari Romo KH Li Abdul Basith, Pengasuh Ponpes Sukahideng, Tasikmalaya.
Indonesia
2
7
27
471
Ch Huda retweetledi
Amrudin Nejad
Amrudin Nejad@amrudinnejad_·
Do'a dari Romo KH. Ii Abdul Basith, Ulama Sepuh Tasikmalaya dan juga Pengasuh Ponpes Sukahideng untuk Gus Yaqut yang saat ini tengah menghadapi fitnah keji Do'a dan support dari para Ulama Nahdlatul Ulama merupakan bentuk kasih sayang Ulama pada Santrinya🙏🤲#DoauntukGusYaqut #GusYaqutAdalahKita
Indonesia
6
3
13
243
Ch Huda retweetledi
Jainulloh96
Jainulloh96@jainulloh96·
Guru madrasah di daerah masih ada yg digaji Rp500 ribu perbulan. Tapi waktu Gus Yaqut jadi Menag perhatikan mereka. Insentif, TPG, PPPK, BSU, semua diperjuangkan. Beliau paham, kesejahteraan guru adalah investasi karakter bangsa. Sayang, yg baik malah ditersangkakan tanpa bukti.
Jainulloh96 tweet media
Indonesia
0
1
1
10
Ch Huda retweetledi
Amrudin Nejad
Amrudin Nejad@amrudinnejad_·
Pengabdian Nyata dari Gus Yaqut untuk Bangsa Menteri Agama era Gus Yaqut begitu sangat memprioritaskan Guru Madrasah, terutama dalam hal Kesejahteraan #GusYaqutadalahKita
Amrudin Nejad tweet media
Indonesia
1
5
12
145
Ch Huda
Ch Huda@ChHuda5·
Guru Madrasah masih ada yg digaji Rp500 k/bln. Tapi Gus Yaqut waktu jd Menag perhatikan mereka. Insentif, TPG, PPPK, BSU, semua diperjuangkan. Beliau ngerti, kesejahteraan guru adlh investasi karakter bangsa. Sayang, yg baik mlah ditersangkakan tanpa bukti🥴 #GusYaqutAdalahKita
Ch Huda tweet media
Indonesia
0
1
1
36
Ch Huda retweetledi
Pi Network
Pi Network@PiCoreTeam·
Consensus Miami is getting a slice of Pi! Pi Founder Chengdiao Fan will speak at Consensus 2026 on Wednesday, May 6, from 11:15–11:35 AM EDT at the Convergence Stage. As AI dramatically lowers the barriers to building products, competition increasingly centers on authentic data, user acquisition, and trusted human participation. Chengdiao’s presentation will explore how Pi’s blockchain infrastructure, verified identity, and globally engaged network can support utility‑driven products and AI‑era business models. The session presents a fresh perspective on crypto tokens not as exits, but as tools for sustainable growth and real‑world adoption. See you all there!
Pi Network tweet media
English
762
2.2K
9.5K
319.5K
Ch Huda retweetledi
Amrudin Nejad
Amrudin Nejad@amrudinnejad_·
Oalah Gus Nasibmu Narasi tentang kasus Gus Yaqut tidak pernah benar-benar dibicarakan di ruang yang netral. Sejak awal, ia sudah diletakkan di tengah medan perang ideologis. Terlalu banyak orang yang memandangnya bukan sebagai individu yang sedang menghadapi proses hukum, melainkan sebagai simbol dari posisi politik dan ideologi tertentu. Ketika seseorang sudah menjadi simbol, publik tidak lagi tertarik pada fakta. Mereka hanya ingin membenarkan keyakinannya masing-masing. Gus Yaqut bukan hanya mengalami apa yang disebut sebagai pembunuhan karakter, orkestrasi untuk membuat publik menolak sosoknya secara personal sehingga apa pun yang ia katakan tidak lagi dipercaya. Ia juga dihadapkan pada sidang tanpa berkas hukum, yang hakimnya telah membawa vonis sejak sebelum sidang dimulai, hakim itu adalah netizen yang terbiasa menghakimi sebab dasar sensasi dan bukan bukti. Padahal catatan fakta menulis indeks kepuasan jamaah mencapai 88,20 (Sangat Memuaskan), tertinggi kedua dalam sejarah haji. Skema Murur berhasil mencegah kepadatan fatal di Muzdalifah untuk tujuan keselamatan dan kenyamanan jamaah, tim berhasil memberikan perlindungan khusus bagi puluhan ribu jamaah lansia hingga mencatat efisiensi anggaran senilai Rp601 miliar Bandingkan dengan kasus Tom Lembong, Nadiem Makarim, dua nama ini boleh saja diperdebatkan secara politik, tetapi mereka tidak membawa beban konflik ideologis yang panjang di masyarakat. Tidak ada kelompok besar yang sejak lama menunggu momentum untuk menyerang mereka secara identitas. Karena itu, ketika kasus muncul, publik relatif bisa melihatnya sebagai perkara hukum, bukan sebagai pertempuran keyakinan. Sementara dalam kasus Gus Yaqut, sejak lama ia sudah memiliki “musuh ideologis” yang tidak sedikit. Setiap pernyataan, setiap kebijakan, bahkan setiap rumor tentang dirinya langsung menjadi amunisi bagi kelompok yang memang sejak awal tidak menyukainya. Akibatnya, ruang diskusi menjadi keruh. Orang tidak lagi bertanya: apa fakta hukumnya? Yang terjadi justru pertanyaan lain: siapa yang sedang diserang dan siapa yang menyerang? Di luar benturan ideologi, ada kelompok yang murni bergerak sebab pergeseran kekuasaan. Inovasi dan terobosan Gus Yaqut telah mengganggu jalan mereka dalam mempertahankan akses dan kuasa. Kasus ini juga magnet, untuk para penunggang gelap fragmentasi internal guna kerja repositioning atau pergeseran pengaruh menuju suksesi kepemimpinan di masa depan. Situasi ini diperparah oleh kondisi internal Nahdlatul Ulama sendiri. Tidak seperti organisasi lain yang ketika tokohnya tersandung masalah langsung merapatkan barisan, di kalangan Nahdlatul Ulama justru sering terlihat perbedaan sikap yang sangat terbuka. Sebagian memilih membela, sebagian memilih diam, sebagian lagi bahkan ikut mengkritik. Ketidakkonsistenan ini membuat narasi di ruang publik semakin liar. Bandingkan dengan organisasi lain yang ketika tokoh bahkan bendaharanya terseret kasus, kader dan simpatisannya bergerak hampir serempak. Mereka membangun narasi yang sama, membentuk solidaritas yang kuat, dan menjaga persepsi publik agar tetap terkendali. Entah benar atau tidak, yang jelas mereka tampak kompak. Di sinilah letak “kesialan” Gus Yaqut. Ia menghadapi badai dari luar, tetapi di dalam rumahnya sendiri angin tidak bertiup ke arah yang sama. Akibatnya, opini publik terbentuk bukan oleh kejernihan fakta, melainkan oleh kerasnya suara. Dan dalam ruang yang penuh kebisingan seperti itu, objektivitas hampir selalu menjadi korban pertama. Gus Yaqut, Nasibmu.., #GusYaqutadalahKita
Amrudin Nejad tweet media
Indonesia
348
25
84
12.8K
Ch Huda retweetledi
Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo@Cristiano·
Eid Mubarak to all! 🌙 I hope you have a very special day with your family and loved ones. Wishing you all peace and happiness.
Cristiano Ronaldo tweet media
English
31.3K
115K
1.3M
80.4M
Ch Huda retweetledi
Ainun Najib 🇮🇩@🇸🇬
tidak ada arahan dari Gus Yaqut tidak ada aliran dana ke Gus Yaqut Gus Yaqut melakukan kebijakan yang menjadikan Haji 2024 rekor terbanyak jumlah jamaahnya yang bisa ditampung, dengan tetap menjaga keselamatan jiwa terutama resiko berdesakan di Mina tapi malah dikriminalisasi
Ainun Najib 🇮🇩@🇸🇬 tweet mediaAinun Najib 🇮🇩@🇸🇬 tweet mediaAinun Najib 🇮🇩@🇸🇬 tweet media
Indonesia
357
51
128
148.3K
Ch Huda retweetledi
Afif Fuad Saidi
Afif Fuad Saidi@AfifFuadS·
5 bukti kasat mata Gus Yaqut di Kriminalisasi. Sekertaris Jenderal PP GP Ansor, H. A. Rifqi Al Mubarok.
Indonesia
165
41
81
4.2K
Ch Huda retweetledi
Joko Widodo
Joko Widodo@jokowi·
Tidak terasa kita sudah di memasuki minggu ke-3 bulan puasa. Kali ini, saya mampir di sekitar Mangkunegaran untuk membeli aneka gorengan, sambil menunggu waktu berbuka. Suasana seperti ini selalu terasa nikmat di bulan Ramadan. Selamat menunaikan ibadah puasa. Semoga di Ramadan ini kita semua diberi kesehatan, keberkahan, serta kesempatan untuk berbagi bersama keluarga dan sesama.
Indonesia
576
203
1.3K
203.6K
Ch Huda retweetledi
Amrudin Nejad
Amrudin Nejad@amrudinnejad_·
Dari berbagai dinamika yang muncul dalam Praperadilan membuktikan: ahli yang berpegang pada keilmuan mendukung permohonan Gus Yaqut sesuai prosedur. Ahli sejati tak ingkar dari kepakarannya. Kebenaran akan menemukan jalannya! @MellisA_An #KamiBersamaGusYaqut
Indonesia
3
7
16
448
Ch Huda retweetledi
Amrudin Nejad
Amrudin Nejad@amrudinnejad_·
Gus Yaqut melawan ketidakadilan dengan cara yang Konstitusional, Gus Yaqut tidak bersalah, Gus Yaqut patuh pada proses hukum Sidang Praperadilan Gus Yaqut, PN Jakarta Selatan, Selasa 03 Maret 2026
Amrudin Nejad tweet mediaAmrudin Nejad tweet mediaAmrudin Nejad tweet mediaAmrudin Nejad tweet media
Indonesia
5
6
25
684
Ch Huda retweetledi
Joko Widodo
Joko Widodo@jokowi·
Suasana di rumah almarhum Bapak Try Sutrisno hari ini masih dipenuhi kehilangan. Berpulangnya beliau menjadi duka kita semua. Saya menyampaikan doa tulus kepada Ibu Tuti Sutiawati dan keluarga, semoga diberikan ketabahan di tengah suasana duka yang mendalam ini. Semangat dan dedikasi Pak Try akan terus menjadi inspirasi bagi perjalanan bangsa.
Indonesia
97
90
725
62.8K
Ch Huda retweetledi
Amrudin Nejad
Amrudin Nejad@amrudinnejad_·
Mereka membuat bias biar seolah-olah yang diserahkan adalah Uang, padahal jelas sekali bahwasanya tanggal 07 Agustus 2025 ini Gus Yaqut hanya menyerahkan Dokumen Keputusan Menteri Agama No. 130 Tahun 2024, hanya itu! @MellisA_An
Amrudin Nejad tweet media
Indonesia
0
7
16
270
Ch Huda retweetledi
Ch Huda retweetledi
Amrudin Nejad
Amrudin Nejad@amrudinnejad_·
Kalian ini bagaimana menghitungnya? ((Seketika Hening)) Lucu nih BPK, ngecek lokasi pas nggak musim Haji dan langsung menyimpulkan🤣
Indonesia
2
6
12
326
Ch Huda retweetledi
Pi Network
Pi Network@PiCoreTeam·
Protocol upgrades in progress (Step 2 – Deadline: March 1): The Pi Mainnet blockchain protocol continues to undergo a series of upgrades. All Mainnet nodes are required to complete this step before the deadline to remain connected to the network. Details here: minepi.com/pi-node
English
445
1.2K
6K
263.3K