애리 🍉

1.4K posts

애리 🍉 banner
애리 🍉

애리 🍉

@ChoAeri_

PhD Soon✨

Katılım Mayıs 2022
92 Takip Edilen14 Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
애리 🍉
애리 🍉@ChoAeri_·
Haiii, aku mau me-review beberapa parfum yang sudah dan sedang aku pakai. Jadi berdasarkan pemakaian aku sendiri hihi🤗✨
Indonesia
2
0
2
574
애리 🍉 retweetledi
🐂
🐂@ppppanteqqqq·
kalo di negara2 seperti korsel atau jepang gitu ada waktu berkabung, semua pemimpinnya show respect dengan gak heboh2an dan pakai atribut tertentu ini dangdutan dan pake gimmick buka baju…. 😅
Indonesia
4
4.8K
13.3K
129.2K
애리 🍉 retweetledi
Angga
Angga@Raizeeel_·
Ini baru presiden bukannya nyuruh kabur ke Yaman 😭
Angga tweet media
Indonesia
144
4.2K
17.3K
283.6K
애리 🍉 retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
Ada anggota @DPR_RI yang mendadak jadi si paling vokal minta Dirut KAI mundur. Tapi entah kenapa, suaranya hilang total kalau urusannya: • Kepala BGN, padahal ribuan kasus keracunan MBG + insentif tetap cair meski SPPG tutup • Dirut BNI, soal pengawasan KCP Aek Nabara yang amburadul • Dirut Agrinas, urusan impor CBU pikap India • Menteri PPPA, dengan ide absurd soal gerbong wanita • Menteri Pariwisata, yang bingung sendiri ngurus sektornya Standarnya ternyata fleksibel. Keras ke satu pihak, sunyi ke yang lain.
herwin tweet media
Indonesia
330
3.4K
6.1K
219.2K
애리 🍉 retweetledi
XIV.II.MCMXCVII
XIV.II.MCMXCVII@ucanseeme_·
Emang ponakan yang mana lagi yg belom dapet kerjaan sih??? Biasaan aja nyari celahnya😭
Indonesia
6
7.4K
40K
695.5K
애리 🍉 retweetledi
Tanyarl 💚
Tanyarl 💚@tanyakanrl·
💚 Kenapa ya orang² tuh susah banget cancel culture ? 😔 Masih banyak banget akun seleb yg cantik, pinter, bermartabat yg bisa di naikin engagementnya, jgn malah yg problematik 🥲
Tanyarl 💚 tweet media
Indonesia
622
11.2K
91.5K
2M
애리 🍉 retweetledi
Aisa! ★
Aisa! ★@sorenavistha·
Temen-temen, gak ada namanya politik tidak mempengaruhi kita, siapapun presidennya. Mungkin bukan hari ini, bisa jadi hari esok. Bukan kita, tapi bisa jadi anak-anak kita. Jadi jangan asal pilih, jangan masa bodoh. Jangan gak peduli. Hidup kita itu diikat politik.
Indonesia
12
14.6K
28.8K
382.7K
애리 🍉 retweetledi
Anies Rasyid Baswedan
Anies Rasyid Baswedan@aniesbaswedan·
Wacana penutupan program studi yang dianggap tidak relevan dengan industri ini memunculkan pertanyaan dan kekhawatiran. Ada kebijakan yang tampak efisien dalam jangka pendek, tapi bila tidak hati-hati, justru membelokkan arah perjalanan bangsa dalam jangka panjang. Sambil menunggu informasi lengkapnya, izinkan berbagi tentang paradigma ilmu murni dan ilmu terapan ini. Ilmu murni kerap dipandang jauh dari praktik. Seolah berdiri di menara gading, tidak menyentuh denyut kebutuhan industri. Padahal, di sanalah akar dari hampir seluruh inovasi yang kita gunakan hari ini berasal. Rumus-rumus yang tampak abstrak, teori-teori yang dulu dianggap “tidak berguna”, justru melahirkan teknologi yang kini kita anggap keniscayaan. Kita menikmati internet, kecerdasan buatan, hingga kemajuan di bidang kesehatan, tapi tak selalu ingat bahwa fondasinya dibangun oleh para ilmuwan yang bekerja tanpa kepastian aplikasi. Mereka meneliti bukan berbasis permintaan pasar, tetapi karena keingintahuan memahami bagaimana dunia bekerja. Kita perlu ingat bahwa relevansi tidak selalu bisa diukur dalam horizon waktu yang pendek. Apa yang hari ini tampak tidak terkait industri, bisa jadi esok hari menjadi tulang punggungnya. Negara yang hanya menyiapkan tenaga siap pakai, tanpa melahirkan pemikir-pemikir dasar, berisiko terjebak sebagai pengguna belaka. Kita menjadi pasar, bukan pencipta. Kita mengimpor solusi, alih-alih menghasilkan jawaban dari dalam negeri dan membaginya kepada dunia. Lebih jauh lagi, kebijakan publik yang kuat juga lahir dari pemahaman dasar yang kokoh. Mulai dari ilmu epidemiologi (berbasis matematika dan biologi dasar) yang berjasa besar saat pandemi, lalu ilmu lingkungan (ekologi dan geofisika) dalam menghadapi bencana perubahan iklim, hingga ekonomi teoretis dalam merancang kebijakan fiskal. Semua itu berakar pada ilmu-ilmu yang sering dianggap “tidak praktis”. Menutup atau melemahkan ilmu murni berarti mengurangi kemampuan kita untuk memahami dunia secara mendalam. Tanpa pemahaman itu, keputusan kita mudah terjebak jadi dangkal. Tentu, keterhubungan dengan industri itu penting. Bila suka apel bukan berarti benci jeruk. ;) Perguruan tinggi jelas tidak boleh terlepas dari kebutuhan zaman. Namun, menjawab tantangan itu tidak harus dengan menutup ilmu murni. Yang diperlukan adalah menjembatani, bukan menggantikan. Menguatkan ekosistem, bukan menyederhanakan secara berlebihan. Pada akhirnya, pendidikan tinggi bukanlah soal mencetak pekerja bagi industri, tetapi tentang menyiapkan masa depan dan membangun peradaban bangsa. Masa depan itu tidak pernah dibangun hanya dari apa yang terlihat berguna hari ini, pun membangun peradaban tak boleh direduksi jadi sekadar membangun industri. Maka, barangkali yang perlu kita jaga adalah keseimbangan. Antara yang langsung terpakai dan yang menjadi fondasi. Antara keterampilan dan pemikiran. Antara kebutuhan hari ini dan visi hari esok. Dengan menjaga keseimbangan itulah, kita dapat berdiri tegak sebagai bangsa yang tak hanya mengikuti kemajuan dunia, tetapi juga menciptakannya.
tempo.co@tempodotco

JUST IN: Kemendikti Bakal Tutup Prodi yang Tak Relevan dengan Industri

Indonesia
419
20.8K
51.7K
1.3M
애리 🍉 retweetledi
Mohamad Fuad
Mohamad Fuad@_BangFu·
Akibat oke gas kaum 58% yg saat itu milih sambil ketawa ketawa haha hihi karena gemoy, yg nangisin Prabs, yg belain Gibran dll Sekarang : - Rupiah ambruk - Gabung BoP - TNI ada yg meninggal akibat zionist - Ruang udara diobral - MBG - dll Semoga kalian mendpt adzab dunia akhirat
tempo.co@tempodotco

Rupiah Ambruk ke Level 17.300 per Dolar AS

Indonesia
218
11.2K
21.7K
411.4K
애리 🍉 retweetledi
Catch Me Up!
Catch Me Up!@catchmeupco·
Mata uang kita masuk Forbes sebagai mata uang terlemah, guys.
Catch Me Up! tweet media
Indonesia
170
3K
8.5K
143.3K
애리 🍉 retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Indonesia. 1.Penghasil CPO terbesar didunia. 2.Penghasil nikel no.1 dunia. 3.pengasil batubara no.3 dunia 4.penghasil emas no.1 dunia 5.penghasil timah no.2 dunia 6.Hutan no.6 terbesar dunia 7.Hasil laut no.2 dunia Yg nikmati; Penguasa. Yg bersenjata. Pejabat. Dan oligarki.
Indonesia
318
9.8K
19.1K
334.4K
애리 🍉 retweetledi
Eve
Eve@claaudyf·
itu yang bilang “harga minyak emang naik sedunia” ya emang jir, tapi negara lain pendapatan warganya nya ga serendah disini.. nangis jadi wni
Indonesia
127
6.9K
25.1K
185.1K
애리 🍉 retweetledi
Bang opik
Bang opik@kipo_opik·
Dulu paling inget pas kampanye pillress pak @aniesbaswedan pernah bilang: kelas menengah adalah kelompok yang sering "terlupakan" oleh kebijakan sosial, krna ga dapet bantuan atau tunjangan Dari pemerintah, padahal mereka rentan terhadap gejolak ekonomi Dan pak anies memaparkan ide - ide nya untuk mendukung kelas menengah ini, tapi Yaa sayang yang menang yg joget-joget 😌
Proxy~@cemungutkitaa

Opini kalian tentang kelas menengah

Indonesia
244
10.7K
37.7K
953K
애리 🍉 retweetledi
𝐍𝐨𝐳𝐞𝐥⚚ノゼル
“yaelah bbm non subsidi doang yg naik, ga ngaruh ke gw” Yang naik emg bkn subsidi, tp bbm non subsidi dipake sektor logistik dan industri. Ongkos kirim naik —> biaya produksi naik —> harga barang ikut naik. Ujungnya ya kita ttp kena dampak.
Indonesia
208
7.2K
17.3K
328K