Choirul Mas

5.7K posts

Choirul Mas banner
Choirul Mas

Choirul Mas

@ChoiMasMh

DKI Jakarta, Indonesia Katılım Aralık 2022
474 Takip Edilen149 Takipçiler
Choirul Mas retweetledi
Juan David
Juan David@JDominium_·
Los hombres que tienen éxito con las mujeres siguen siempre estas 8 reglas para ligar: 1. Primero el sexo, después el amor:
Juan David tweet mediaJuan David tweet media
Español
78
173
3.2K
1.3M
Choirul Mas retweetledi
Rumail Abbas
Rumail Abbas@Stakof·
Ayolah, Kiai Cholil, kita-kita ini belum perlu ulama yang selalu menenangkan pemimpin di tengah kondisi seperti ini. Yang perlu ditenangkan itu, ya, rakyat kayak kami ini. Tolonglah, bikin hati umat ini jadi lebih tenang karena program BMG membebani APBN, KDMP juga jelas membebani APBN, apalagi belanja ugal-ugalan yang beritanya bisa Sampean baca sendiri. 100 miliar APBN untuk sapi kurban, kok, bisa Sampean bilang sah itu apa-apaan? Mau atas nama presiden atau atas nama umat muslim, kek, di samping tindakan ini saya sebut ghosob, saya juga berani bilang ini zalim. Dua Imam kita, yaitu Imam al-Ramli dan Imam Ibn Hajar al-Haitami, jelas menyatakan: وأن للإمام الذبح عن المسلمين من بيت المال إن اتسع "Dan imam boleh menyembelih dari baitul mal atas nama kaum muslim, jika [baitul mal] lapang." (Sumber: Nihayat al-Muhtaj, Juz VIII, hlm. 144; Tuhfat al-Muhtaj, Juz IX, hlm. 367) Utang kita naik, beban bunga dan jatuh temponya juga menekan ruang fiskal. Coba lihat, tuh, dollar di menit ini saja masih Rp17.799,20. Kok, ya, sampai hati Sampean bilang sapi kurban sebesar 100 miliar itu sah (dan sunnah)? Sampean ini gimana?
Rumail Abbas tweet mediaRumail Abbas tweet media
cholil nafis@cholilnafis

َيُسَنُّ لِلْإِمَامِ أَنْ يُضَحِّيَ بِبَدَنَةٍ مِنْ بَيْتِ الْمَالِ عَنِ الْمُسْلِمِينَ بِمُصَلَّاهُمْ، وَعَنْ نَفْسِهِ؛ لأَنَّ النَّبِيَّ ﷺ كَانَ يُضَحِّي بِكَبْشَيْنِ: أَحَدُهُمَا عَنْهُ وَالْآخَرُ عَمَّنْ لَمْ يُضَحِّ مِنْ أُمَّتِهِ. رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ. Ini dalil sahnya

Indonesia
47
253
570
39.3K
Choirul Mas retweetledi
kebijaksanan
kebijaksanan@kebajikanatas·
Ternyata Rumahmu Menentukan Rezekimu 1. Buanglah sampah sebelum maghrib 2. Cuci piring sebelum tidur 3. Tidak menyimpan makanan di tempat terbuka 4. Shalat dengan pakaian terbaik, bersih dan suci 5. Jangan menunda shalat isya 6. Sedekah subuh 7. Membaca surat Al Waqiah setelah ashar 8. Membaca shalawat Pohon Uang 400x setelah isya, lafadznya: Allahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammad wa ‘alaa aali sayyidina Muhammad Semoga rumahmu dipenuhi keberkahan, ketenangan, dan rezeki yang baik dari arah yang tak disangka-sangka. Aamiin
Indonesia
1
887
4K
66.5K
Choirul Mas retweetledi
Ardianto Satriawan
Ardianto Satriawan@ardisatriawan·
Elu dipajakin dari A sampai Z. A) Gaji tiap bulan dipotong pajak, B) THR juga kena pajak, C) Dapet bonus kena pajak juga, D) Beli barang mahal kena pajak barang mewah, E) Rumah kena pajak bumi dan bangunan, F) Motor harus bayar pajak tiap tahun, G) Mobil juga bayar pajak tiap tahun, H) Belanja di supermarket tiap itemnya kena pajak, I) Makan di restoran kena pajak, J) Beli barang di luar negeri juga bayar bea cukai, K) Bunga tabungan kena pajak juga dari negara, L) Apply kerjaan pakai meterai, bayar ke negara, M) Resign kerjaan juga bikin surat pernyataan pakai meterai, N) Harga meterainya dinaikin dari 6000 ke 10000, naik 67%. O) Ditilang juga bayarnya ke negara, P) Bikin SKCK juga bayar ke aparat negara, Q) Beli tanah kena pajak, R) Beli rumah kena pajak, S) KPR kena pajak, T) Bayar listrik kena pajak, U) Beli pulsa kena pajak, V) Bayar internet kena pajak, Yang elu dapet: 1) MBG 2) KDMP 3) Gaji hakim naik, tapi guru nggak
Indonesia
61
1.2K
2.2K
35.4K
Choirul Mas retweetledi
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ
Setiap Detik = utang Nambah Rp 1,8 Milyar Pemerintahan Saat ini baru berjalan 17 bulan tapi sudah nambah utang sebanyak 1.360 Triliyun 1.360 T : 17 bln = utang Nambah Rp 80 T / bulan 80 T : 30 hari = utang nambah Rp 2,6 Triliyun / Hari 2,6 Triliyun : 24 jam =Pemerintah Nambah utang Rp 108,3 Milyar / jam
Indonesia
48
75
105
3.3K
Choirul Mas retweetledi
KokoBuncis
KokoBuncis@kokobuncis·
Menyambung obrolan soal listrik Sumatera yang gampang anjlok, gimana nasibnya sama Pulau Jawa? Apakah sama rapuhnya? Jawaban singkatnya: Nggak. Kelistrikan Jawa-Bali itu kasta tertingginya di Indonesia dan jauh lebih badak. Mari kita liat ada berapa jalur di sana.
KokoBuncis@kokobuncis

Pernah kepikiran nggak kenapa listrik di Sumatera itu kadang mirip sama mood remaja yang lagi galau? Tersenggol masalah sedikit saja, tiba-tiba langsung gelap gulita se-pulau. Mari kita bedah tuntas kenapa Sumatera sering banget kena ujian mati lampu massal.

Indonesia
20
184
942
69K
Choirul Mas retweetledi
Minda 🦅
Minda 🦅@MindaXtv·
APa yang Terjadi jika Dollar Tembus Rp 20.000,-? Dijelaskan dengan Bahasa Bayi 😌
Minda 🦅 tweet media
Indonesia
51
28
109
22.8K
Choirul Mas retweetledi
Hidup sebagai +62
Hidup sebagai +62@Hidupsebagai62·
Rocky gerung sudah resah juga ya ... Setuju kawan2?
Hidup sebagai +62 tweet media
Indonesia
361
21.3K
70.5K
934.4K
Choirul Mas retweetledi
🅱🅰🅶🅾🅽🅶
Jadi mikir. Kalau ini dibaca oleh MUSUH yang ingin menyerang wilayah Sumatra, tinggal colek satu gardu dalam rantai distribusi 275 kV, kelar semua sudah. Mikir lagi, Kalau Jawa-Bali gimana? Dulu banget kayaknya pernah kan mati seJawa-Bali. Seberapa rawan?
KokoBuncis@kokobuncis

Pernah kepikiran nggak kenapa listrik di Sumatera itu kadang mirip sama mood remaja yang lagi galau? Tersenggol masalah sedikit saja, tiba-tiba langsung gelap gulita se-pulau. Mari kita bedah tuntas kenapa Sumatera sering banget kena ujian mati lampu massal.

Indonesia
11
26
74
5.4K
Choirul Mas retweetledi
zhil
zhil@zhil_arf·
Pangkopassus yang menjabat pada Mei 1998 adalah Pangkopassus jalur ordal. Panglima ABRI Wiranto awalnya berencana menunjuk Brigjen Nyoman Suwisma sebagai Pangkopassus baru. Tiba-tiba, ada bawahan Wiranto yang nyelonong masuk rumah Soeharto lewat jalur ordal dan dengan sangat luar biasa belagu minta langsung ke Soeharto supaya pencalonan Suwisma dibatalkan dan diganti teman geng sekelasnya saat di Akmil dulu. Alasan yang ia berikan ke Soeharto sederhana: Brigjen Suwisma adalah Hindu dan kafir. Kafir penyembah sapi tidak layak jadi Pangkopassus. Hanya orang Islam yang berhak jadi Pangkopassus. Seperti inilah kualitas argumen yang diberikan Pangkostrad saat itu kepada Soeharto. Soeharto setuju. Wiranto dilangkahi oleh anak buahnya sendiri, yang saat itu menjabat sebagai Pangkostrad. Peristiwa ketidakdisiplinan komando ini dicatat dalam autobiografi Wiranto, "Bersaksi di Tengah Badai". Akibat manuver kubu-kubuan tentara ini, si Pangkostrad dan kedua teman gengnya yaitu si Pangkopassus yang baru, serta Pangdam Jaya saat itu, berhasil memonopoli tuntas semua pasukan tentara yang ditempatkan di Jabodetabek. Semuanya. Ketika terjadi perburuan manusia, pemerkosaan massal, dan pembantaian massal manusia di Jakarta pada 13-15 Mei 1998, semua pasukan tentara di Jakarta adalah milik tiga orang ini. Apabila di Jakarta terjadi kudeta, pasukan yang tersedia di Jakarta untuk mencegahnya hanyalah pasukan milik tiga orang ini. Kalau *mereka* yang mengadakan kudeta dan menurunkan pasukan untuk menduduki gedung DPR/MPR, tidak ada pasukan lain di Jakarta yang bisa mencegahnya.... --- Pada 22 Mei 1998, Habibie dan Wiranto memecat Pangkostrad saat itu karena tertangkap,basah berencana melakukan kudeta. Habibie juga memecat dua menteri jalur ordal, yaitu Mensos Tutut Soeharto dan Memperindag Bob Hasan. Mereka diganti dengan teknokrat.
zhil tweet media
zhil@zhil_arf

Ada 3 orang yang harus minta maaf terkait 13-15 Mei 1998: 1. Pangkostrad saat itu 2. Pangdam Jaya saat itu 3. Pangkopassus saat itu Saat itu cuma ada 3 pasukan di Jakarta: Kostrad, Kodam Jaya, Kopassus. Selama 3 hari itu, mereka ke mana? Kok ilang? Nama-nama komandannya yaitu

Indonesia
50
583
1.9K
204.1K
Choirul Mas retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, ada berita hari ini yang menurut gue paling mengungkapkan sekaligus paling memalukan dalam sejarah ekonomi Indonesia. Purbaya Yudhi Sadewa Menteri Keuangan membawa laporan 10 perusahaan yang melakukan under invoicing ke makan siang bersama Prabowo. CPO. Batu bara. Manipulasi data ekspor. Perusahaan melaporkan harga ekspor jauh di bawah harga riil dengan cara membuat perusahaan di luar negeri dan menjual ke sana dengan harga murah, lalu di luar negeri dijual dengan harga sesungguhnya. Hasilnya: pendapatan di Indonesia terlihat kecil. Pajak dan royalti yang dibayar ke negara kecil. Tapi keuntungan riil masuk ke rekening di luar negeri. Dan ini berlangsung selama 34 tahun. Dari 1991 sampai 2024. Kerugian negara: Rp15.400 triliun. Dan ini pertanyaan yang tidak bisa diabaikan: Selama 34 tahun di mana Bea Cukai? Di mana Direktorat Jenderal Pajak? Di mana KPK? Di mana semua lembaga yang dibayar dari pajak rakyat untuk memastikan hal seperti ini tidak terjadi? Prabowo bilang ini adalah data dari PBB. Artinya data ini bukan baru kemarin ada. Data ini sudah diketahui secara internasional. PBB sudah mencatatnya. Dunia sudah tahu. Tapi selama 34 tahun tidak ada yang bertindak di dalam negeri. Dan ini yang paling menohok: Purbaya bilang dia punya data 10 perusahaan teratas yang melakukan under invoicing. Dia bawa laporannya ke makan siang dengan presiden. Tapi dia tidak mau mengungkap nama perusahaannya. "Kalau ditanya saya akan jawab tapi kalau enggak ditanya tidak." Perusahaan yang sudah merugikan negara Rp15.400 triliun namanya tidak boleh disebutkan ke publik. Rakyat yang membayar pajak. Rakyat yang kehilangan Rp15.400 triliun potensi penerimaan negara selama 34 tahun. Rakyat yang anggaran pendidikannya dipotong. Rakyat yang subsidi BBM-nya terus dikurangi. Rakyat yang guru-gurunya digaji Rp1,5 juta per bulan. Rakyat itu tidak berhak tahu siapa yang mencuri uang mereka. Dan ini yang perlu dipahami soal Bea Cukai: Kasus ini tidak muncul dari kerja keras pemerintah yang tiba-tiba menemukan under invoicing setelah 34 tahun. Ini muncul setelah tertangkapnya sejumlah petugas Bea Cukai. Ketika petugas yang selama ini menjadi kunci karena mereka yang menandatangani dan memvalidasi data ekspor mulai tertangkap, barulah praktik ini mulai terungkap. Artinya: Bea Cukai bukan tidak tahu. Bea Cukai adalah bagian dari sistemnya. Pejabat yang seharusnya mencegah manipulasi data ekspor adalah pejabat yang selama ini membiarkan atau bahkan memfasilitasinya. Dan ketika mereka tertangkap barulah semua ini keluar ke permukaan. Dan ini angka yang harus benar-benar dipahami: Rp15.400 triliun selama 34 tahun. Anggaran pendidikan Indonesia per tahun: Rp700 triliun. Uang yang dicuri dari negara melalui under invoicing bisa membiayai pendidikan Indonesia selama 22 tahun tanpa perlu memungut pajak sepeser pun dari rakyat. MBG yang diklaim untuk rakyat menghabiskan Rp335 triliun per tahun. Uang yang dicuri melalui under invoicing bisa membiayai MBG selama 46 tahun. Rp15.400 triliun. Hilang. Selama 34 tahun. Dan tidak ada satu pun orang yang masuk penjara karenanya. Dan ini yang paling pedas dari seluruh situasi ini: Prabowo sekarang membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia badan baru yang akan menjadi satu-satunya eksportir komoditas strategis. Batu bara. CPO. Ferroalloy. Alasannya: untuk menghentikan under invoicing. Tapi pertanyaannya sangat sederhana: kalau Bea Cukai yang selama ini menjadi kunci pintu ekspor sudah bisa disuap apa yang memastikan Danantara tidak bisa disuap juga? Kalau 10 perusahaan teratas yang melakukan under invoicing tidak bisa disebutkan namanya ke publik apa jaminan bahwa perusahaan yang sama tidak akan bekerja sama dengan badan ekspor baru ini? Kalau selama 34 tahun tidak ada yang dihukum — mengapa sekarang akan berbeda? Dan ini yang Ahok pernah bilang tentang Pertamina dan sangat relevan sekarang: "Dalam satu jabatan di militer hanya boleh dua kali kepangkatan." Bukan soal militer tapi soal sistem. Sistem yang benar bukan yang mengandalkan kejujuran satu orang. Sistem yang benar adalah yang membuat ketidakjujuran sangat sulit dan sangat mahal untuk dilakukan. Pertamina di bawah Ahok efisien bukan karena semua orang tiba-tiba jujur. Tapi karena dia membangun sistem yang membuat kecurangan sangat sulit disembunyikan. Ask the Chairman Anything. Audit menyeluruh. Penolakan supplier yang tidak sesuai spesifikasi meski ada tekanan. Danantara tidak punya satupun dari sistem itu. Belum ada audit yang transparan. Belum ada laporan keuangan yang dipublikasikan. Belum ada mekanisme pengawasan independen. Dan sekarang diberi wewenang mengelola ekspor komoditas senilai ratusan miliar dolar per tahun. Dan ini yang paling relevan dengan konteks lebih besar: Mahfud MD di UII bilang: ada autocratic legalism hukum dibuat untuk melegalkan kejahatan. Orang korupsi menjadi sah karena aturannya dibuat lebih dulu. Under invoicing selama 34 tahun adalah bukti paling konkret dari itu. Sistem yang seharusnya mencegah pencurian digunakan untuk memfasilitasinya. Bea Cukai yang seharusnya memverifikasi malah memvalidasi kecurangan. Dan tidak ada undang-undang, tidak ada lembaga, tidak ada kekuatan yang cukup kuat untuk menghentikannya selama lebih dari tiga dekade. Sampai petugas Bea Cukai mulai tertangkap. Dan barulah semuanya terbuka. Rp15.400 triliun hilang dari negara ini selama 34 tahun. Cukup untuk membiayai pendidikan gratis selama 22 tahun. Cukup untuk menggaji guru berkualitas selama puluhan tahun. Cukup untuk membangun infrastruktur dari Sabang sampai Merauke berkali-kali lipat. Tapi tidak ada yang masuk penjara. Tidak ada nama yang boleh disebutkan. Dan solusinya adalah membentuk badan baru tanpa audit transparan, tanpa pengawasan independen, tanpa hukuman keras yang membuat orang takut. Singapura memberantas korupsi dengan hukuman yang membuat pelakunya tidak punya masa depan. China mengeksekusi koruptor. Arab Saudi menyita seluruh aset. Indonesia membuat badan baru. Dan tidak menyebut nama siapa yang sudah mencuri Rp15.400 triliun dari rakyatnya.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
329
2K
4.5K
187.8K
Choirul Mas retweetledi
Ken Hans
Ken Hans@kenhans03·
Semoga tidak terjadi pada Indonesia
Indonesia
36
399
989
16K
Choirul Mas retweetledi
versace
versace@trunkszoldyck·
Gaji PNS tahun 1990: Rp 240.000 Setara: 10,9 gram emas (harga emas waktu itu Rp 22.000 per gram) Gaji PNS tahun 2026: Rp 2.785.700 Setara: 1 gram emas (harga emas sekarang Rp 2.795.000 per gram) Dalam 36 tahun, gaji PNS nominal naik 11,6x lipat. Tapi nilai sebenarnya (dalam emas)? Turun 10x lipat. Ini bukan kebetulan. Ini design.
Indonesia
102
3.4K
11.6K
449.3K
Choirul Mas retweetledi
Fai Nomady
Fai Nomady@SumandoGaek·
Seorang pejabat India mengunjungi sebuah tempat ibadah, dan karena kuil tersebut tidak dilengkapi pendingin udara, ia membawa pendingin udara miliknya sendiri, menggunakannya secara pribadi selama kunjungannya, lalu membawanya pulang saat ia pergi. Konyol. 🙄
Indonesia
101
187
2.3K
427.7K
Choirul Mas retweetledi
🅱🅰🅶🅾🅽🅶
🅱🅰🅶🅾🅽🅶@RagilSemar·
5% ANGKA PERTUMBUHAN ITU UDAH TOP DI G20. Tapi Indonesia ini paradox. (cuih .. jadi inget judul buku basi) Paradox? Iya, ekonomi tumbuh tinggi di antara G20 tapi kurs mata uang dan indeks saham nyungsep. Apa yang terjadi? Kenapa bisa begitu. Di makro ekonomi ada 2 otoritas, fiskal dan moneter. Fiskal, bagaimana APBN dirancang dan dijalankan Moneter, bagaimana menjaga kurs rupiah. Senjata utama otoritas moneter ini adalah suku bunga acuan. Singkat kata sebab anomali ini adalah fiscal dominance Di mana kebijakan fiskal (oleh pemerintah / presiden) - kita bilang saja, utangnya sudah sedemikian besar - membelenggu sektor moneter (alias BI) untuk memakai senjatanya dalam mengontrol kurs. Simak videonya Kok banyak wacana nyalahin BI? Kayak anaknya Purbaya dan Purbaya sendiri yang - dengan gaya yakin - bilang kurs rupiah kan tanggung jawab BI. Atau anggita DPR yang semangat 45 nyuruh gubernur BI mundur. Bisa kita duga kan apa penyebabnya. Gimana? Sudah paham? Sudah tau kan sebenernya siapa biang keroknya? Kalau sudah, ayo kita share sebanyak mungkin supaya semua ikut mengerti duduk permasalahannya.
Indonesia
16
88
171
4.1K
Choirul Mas retweetledi
salam4jari
salam4jari@salam4jari·
Titipan dari teman2 BEM SI
Indonesia
68
8K
15.4K
167.2K
Choirul Mas retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, pemerintah baru saja mengumumkan sesuatu yang dikemas sebagai kabar baik untuk rakyat kecil. KPR 40 tahun. Cicilan hanya Rp773.000 per bulan. Pekerja bergaji Rp2 juta bisa punya rumah. Kedengarannya bagus. Kedengarannya pro rakyat. Kedengarannya seperti solusi. Tapi gue minta lo berhenti sejenak dan pikirkian apa yang sebenarnya sedang terjadi. Ini bukan solusi. Ini adalah desain perbudakan yang dilegalkan. KPR 40 tahun artinya lo mulai mencicil rumah usia 25 lo baru selesai di usia 65 tahun. Tepat saat pensiun. Tepat saat lo tidak punya penghasilan lagi. Seluruh masa produktif hidup lo dari muda sampai tua habis untuk membayar satu rumah. Bukan untuk menabung. Bukan untuk investasi. Bukan untuk pendidikan anak. Bukan untuk menikmati hidup. Untuk cicilan rumah yang tidak akan lunas sampai lo pensiun. Dan ini yang paling mengerikan dari kalkulasinya: Gaji Rp2 juta per bulan. Cicilan Rp773.000 per bulan. Itu 38,6% dari seluruh penghasilan hanya untuk cicilan rumah. Belum makan. Belum transportasi. Belum listrik. Belum air. Belum biaya anak sekolah. Belum biaya sakit. Sisa untuk hidup: Rp1,2 juta sebulan. Rp40.000 per hari. Dengan Rp40.000 per hari lo harus makan, transport, bayar semua kebutuhan hidup. Di era rupiah Rp17.600 per dolar. Di era harga pangan yang terus naik karena kedelai, gandum, dan minyak semuanya impor dalam dolar. Dan ini yang tidak pernah diceritakan pemerintah: Total yang lo bayar selama 40 tahun dengan bunga bukan hanya harga rumahnya. Lo membayar harga rumah ditambah bunga selama 40 tahun. Yang bisa berarti lo membayar dua sampai tiga kali lipat harga asal rumah itu. Rumah yang secara teknis bisa lo beli Rp200 juta lo bayar Rp400-600 juta selama 40 tahun. Selisihnya masuk ke mana? Ke sistem keuangan. Ke bank. Ke Tapera. Rakyat kecil yang tidak punya pilihan lain dipaksa membayar premium berlipat-lipat hanya karena mereka tidak punya uang di awal. Dan lo tahu apa yang paling gue ingat dari ini: John D. Rockefeller pernah bilang sesuatu yang sangat terkenal dan sangat mengerikan: "Saya tidak menginginkan bangsa pemikir. Saya menginginkan bangsa pekerja." Dan cara paling efektif untuk memastikan orang tidak berpikir kritis adalah memastikan mereka terlalu sibuk memikirkan cicilan. Orang yang gajinya Rp2 juta dan cicilannya Rp773.000 tidak punya bandwidth mental untuk memikirkan kenapa rupiah melemah. Tidak punya waktu untuk mempertanyakan kenapa anggaran pendidikan dipotong 44%. Tidak punya energi untuk marah tentang Nadiem yang dituntut 27 tahun atau Noel yang bilang menyesal tidak korupsi lebih banyak. Mereka terlalu lelah. Terlalu sibuk bertahan. Terlalu tenggelam dalam tekanan cicilan yang tidak akan selesai sampai mereka pensiun. Itu bukan kebijakan perumahan. Itu adalah mekanisme kontrol sosial. Dan ini sambungkan dengan semua yang sudah terjadi: Gaji tidak naik signifikan. Kelas menengah menyusut dari 57 juta ke 46 juta. Tabungan rata-rata turun dari Rp3 juta ke Rp1,5 juta. Rupiah Rp17.600. Harga pangan naik. Guru honorer digaji di bawah UMP. Tapi solusi yang ditawarkan bukan menaikkan upah. Bukan menciptakan lapangan kerja berkualitas. Bukan memastikan inflasi terkendali. Solusinya: perpanjang tenor KPR dari 30 tahun menjadi 40 tahun. Supaya cicilan per bulannya kelihatan lebih kecil padahal total yang dibayar jauh lebih besar. Supaya lebih banyak orang bisa masuk ke dalam sistem utang jangka panjang yang mengikat mereka seumur hidup produktif. Ini bukan membantu rakyat memiliki rumah. Ini membantu sistem keuangan memiliki rakyat. Dan yang paling miris: Pemerintah mengklaim ini sebagai kebijakan pro rakyat. Sebagai solusi untuk krisis perumahan. Sebagai bukti bahwa pemerintah peduli dengan masyarakat berpenghasilan rendah. Tapi coba bayangkan satu skenario sederhana: Lo mulai KPR di usia 25 dengan gaji Rp2 juta. Lo cicil selama 40 tahun. Di tahun ke-15 usia lo 40 rupiah makin melemah, harga kebutuhan pokok naik, dan lo di-PHK karena otomasi AI atau karena bisnis tempat lo kerja bangkrut karena investor asing kabur. Cicilan tetap harus dibayar. Rumah disita kalau tidak bayar. Lo kehilangan segalanya setelah 15 tahun mencicil. Itu bukan kepemilikan rumah. Itu adalah ilusi kepemilikan yang bisa diambil kapan saja kalau lo tidak bisa membayar. KPR 40 tahun bukan solusi krisis perumahan. Itu adalah pengakuan resmi bahwa gaji rakyat Indonesia terlalu kecil untuk membeli rumah dengan cara yang wajar dan alih-alih menaikkan gaji atau menurunkan harga rumah, pemerintah memilih memperpanjang masa perbudakan finansialnya. Rockefeller tidak membutuhkan rantai untuk mengikat pekerjanya. Dia cukup memastikan mereka punya cukup utang untuk tidak berani berhenti bekerja. KPR 40 tahun adalah versi modern dari filosofi itu. Diberikan dengan senyum. Dikemas sebagai bantuan. D an dirayakan sebagai terobosan kebijakan. Sementara yang sebenarnya terjadi adalah: rakyat yang sudah kelelahan dipastikan akan terus kelelahan untuk empat puluh tahun ke depan.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
157
692
1.6K
145.9K
Choirul Mas retweetledi
Abul Muzaffar
Abul Muzaffar@abulmuzaffar10·
Just info saja.. Keledai kita mayoritas impor => dollar naik, harga tahu-tempe naik Gandum kita mayoritas impor => dollar naik, harga gorengan akan naik Pakan kita masih banyak impor => dollar naik, harga unggas akan naik Hewan ternak masih banyak impor => dollar naik, harga daging akan naik Energi kita masih impor => ga hanya bensin, plastik pun naik => bahan kebutuhan sehari2 (consumer goods) itu juga akan naik Jelaslah orang kampung pasti kena dampak jika dollar melemah. Bukan cuman orang kota dan yang hobi ke luar negeri seperti yang Presiden bilang. Saya ga mau perjelas lagi, silakan teman-teman menilai sendiri pernyataan ini. Semoga ga otw 17.845 ya guys. Aamiin!
Abul Muzaffar tweet media
Jejak digital.@ARSIPAJA

Prabowo: "Rupiah begini dolar begini. Orang rakyat di desa nggak pakai dolar kok! Ya kan?"

Indonesia
150
5.2K
8.6K
568K