Cinetariz

15.4K posts

Cinetariz

Cinetariz

@Cinetariz

Akun resmi Cinetariz. Dapatkan info seputar film, bioskop dan dunia hiburan disini | Lebih aktif di akun @TarizSolis

Jogja, Indonesia Katılım Temmuz 2012
90 Takip Edilen1.7K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
Cinetariz
Cinetariz@Cinetariz·
Biar nggak sumpek, nggak senewen, dan tetap optimis selama #dirumahsaja, kalian bisa cobain tonton film-film dalam daftar ini. Dijamin bisa bikin hati bahagia. (Jika kalian menganggap tulisan ini bermanfaat, jangan lupa tinggalkan komen dan disebar ya) cinetariz.blogspot.com/2020/04/60-fil…
Cinetariz tweet media
Indonesia
1
2
27
0
Cinetariz
Cinetariz@Cinetariz·
@TarizSolis Ini bagus semua dan semuanya mengoyak hati 💔
Indonesia
0
0
5
671
Cinetariz retweetledi
Cinetariz
Cinetariz@TarizSolis·
Sandwich generation trilogy
Cinetariz tweet media
Deutsch
16
171
1.2K
17.8K
Cinetariz
Cinetariz@Cinetariz·
@TarizSolis Semoga lebih banyak orang yang nonton dan mengapresiasi Senin Harga Naik. Film sebagus, seemosional dan sehangat ini layak mendapat berjuta-juta penonton 👍👍👍
Indonesia
0
0
5
469
Cinetariz retweetledi
Cinetariz
Cinetariz@Cinetariz·
Semoga lebih banyak orang yang nonton dan mengapresiasi Senin Harga Naik. Film sebagus, seemosional dan sehangat ini layak mendapat berjuta-juta penonton 👍👍👍
Cinetariz@TarizSolis

Senin Harga Naik ini underrated banget sih. This movie deserves more hype & appreciation! Plotnya emang familiar, tapi caranya mengaduk-aduk emosi betul-betul jempolan. Banyak momen yg bikin mata basah, terkekeh sekaligus hati terasa penuh sampai pengen meluk ortu di rumah.

Indonesia
0
4
13
475
Cinetariz retweetledi
Cinetariz
Cinetariz@TarizSolis·
Siapa tahu ada yg nggak kemana-mana selama libur Lebaran & bingung mau nonton film apa di Netflix, semoga rekomendasi ini bisa membantu. Ada yg bikin ketawa, deg-degan & terharu. Ada yg nyelipin edukasi, membawa kritik sosial kuat, serta bicara tentang hubungan antar manusia.
Cinetariz tweet mediaCinetariz tweet mediaCinetariz tweet mediaCinetariz tweet media
Indonesia
10
48
282
16.1K
Cinetariz retweetledi
Cinetariz
Cinetariz@TarizSolis·
Mudah bersimpati ke Phillip (dimainin cemerlang oleh Brendan Fraser yg raut wajahnya tampak tulus & bikin iba) yg hidupnya hampa karena hidup sendiri di negeri orang, terkendala bahasa serta budaya apalagi warganya masih nganggep mental health sebagai hal tabu & ditambah lagi karirnya sebagai aktor pun stagnan. Saat dapet kerjaan di agensi penyewaan keluarga, hati nuraninya seketika terusik, "emang boleh ya kerjaan kayak gini? Bohongin orang lain agar perasaan mereka lebih baik & hepi?" Alih-alih sinis dengan terus mempreteli sisi kelam bisnis ini, Hikari justru sodorin nada penceritaan hopeful berhiaskan area pemukiman Jepang nan asri yg teduhkan hati juga mata. Melalui pekerjaan barunya yg unik tersebut, Phillip manfaatin buat membentuk koneksi nyata berbasis kepedulian & ketulusan yg sudah lama (atau bahkan tidak pernah) dirasakannya. Dia beneran hadir buat seorang mantan aktor yg menua dalam sepi karena paham rasanya merasa gagal ditengah kesendirian, dia juga berusaha jadi figur ayah yg baik bagi seorang bocah fatherless karena mengerti pahitnya tumbuh tanpa didampingi ayah. Momen kebersamaan mereka terjalin begitu manis & menyentuh sehingga tanpa terasa bulir-bulir air mata sudah membasahi pipi. Bisa ditonton di Disney+ Hotstar.
Indonesia
1
5
14
1.9K
Cinetariz
Cinetariz@Cinetariz·
@TarizSolis Rental Family ini bagus sekali. Film humanis yang dibutuhkan dunia saat ini. Betul-betul hangat ❤️
Indonesia
0
0
1
444
Cinetariz retweetledi
Cinetariz
Cinetariz@TarizSolis·
Saat hati sedang capek, jiwa sedang butuh asupan bernutrisi, atau sedang butuh alasan buat menangis, nonton Rental Family jadi keputusan tepat. Menyoroti industri unik penyewaan keluarga atau pendamping yg marak di Jepang, karya Hikari (Beef, 37 Seconds) ini hadirkan tontonan drama yg dituturkan dengan lembut, hangat & kontemplatif sekalipun materi ceritanya amat pilu yg memantik tawa, senyum sekaligus air mata secara bergiliran di sepanjang durasi. Betapa tidak, lewat kisah seorang aktor nggak laku yg perlahan nemuin tujuan hidup & pahami arti keluarga setelah bekerja sebagai "aktor" buat peranin ayah suami, atau teman di agensi penyewaan keluarga, film ini bicara orang-orang kesepian yg rindu hubungan nyata dengan sesama manusia, orang-orang yg cuma pengen hidupnya berarti & tentunya, orang-orang yg rela merogoh kocek dalam-dalam cuma biar ditemeni ngobrol atau main game. Bagus!
Cinetariz tweet mediaCinetariz tweet mediaCinetariz tweet media
Indonesia
6
31
187
19K
Cinetariz retweetledi
Cinetariz
Cinetariz@TarizSolis·
Adaptasi bukunya Reda Gaudiamo ini emang bertutur secara episodik alih-alih diikat satu konflik besar dengan mengikuti petualangan kecil Na Willa (dimainkan ekspresif oleh Luisa Adreena) saban hari. Dari main bareng trio teman sebaya dengan teriakan riang gembira, ikut Mak ke pasar lalu menenggak minuman botol Orange Cruz kesayangan di warung langganan, sampai melakukan eksperimen didasari keingintahuan tinggi seperti mengutak-atik radio gara-gara penasaran "ada orangnya nggak sih di dalemnya?" atau ikut temen ngaji padahal beda server yg seketika melempar ingatan ke masa kanak-kanak. Kepolosan, keceriaan & kenakalan Willa ini kerap memancing gelak tawa riuh apalagi saat bikin orang rumah mengelus dada, sementara relasi dengan Mak yg tegas tapi amat sayang padanya yg selalu membekali dengan petuah bijak & bajik membuat mataku berkaca-kaca. Momen ketika Willa ngingetin Mak soal berbohong itu betul-betul nancep di hati. Ditunjang artistik cantik yg berhasil gambarkan era 60-an secara meyakinkan, visualisasikan surat dari ayahnya yg sering bepergian dengan gaya panggung teater serta menertawakan tragedi lewat momen musikal super asyik di rumah sakit, serta animasi & CGI yg dimanfaatin buat terjemahkan imajinasi Willa yg tak terbatas, film ini memang tampil cerah ceria bercahaya mengikuti POV anak kecil yg belum terkontaminasi kepahitan dunia. Pun begitu, seperti Jumbo, Ryan juga tak ragu tampilkan sisi kontrasnya dengan selipkan cautionary tale yg kadang terlihat seram dimana kejadian buruk bisa terjadi kapan saja dimana saja, tak semua orang itu baik & realita tak selalu sejalan dengan harapan. Bukan untuk menakut-nakuti tentu saja, melainkan guna membuka ruang dialog bagi para orang tua dengan anak-anaknya.
Indonesia
0
10
69
6.2K
Cinetariz
Cinetariz@Cinetariz·
@TarizSolis Na Willa ini buagusssss polllll. Senang bisa nonton film anak-anak Indonesia yang polos polos menyenangkan dan nggak cerewet tapi tetap punya pesan bermakna kayak gini ❤️
Indonesia
0
0
9
691
Cinetariz retweetledi
Cinetariz
Cinetariz@TarizSolis·
Kalau cuma boleh mendeskripsikan Na Willa dalam satu kata saja, maka itu adalah... MAGIS! Seneng banget ada film keluarga Indonesia dengan kemasan slice of life yg disajikan begitu polos, hangat & menyenangkan yg sepanjang durasi membuat mataku terus berbinar-binar, senyum tak henti-hentinya merekah yg sering dibarengi ledakan tawa renyah, sampai meneteskan air mata haru karena teringat lagi dengan masa-masa saat hidup terasa begitu sederhana, penuh keceriaan serta belum mengenal apa itu cicilan. Nyeritain kehidupan sehari-hari seorang bocah cilik yg polos & penuh rasa ingin tahu di Surabaya era 60-an, karya Ryan Adriandhy (Jumbo) ini nggak hanya akan merebut hati anak-anak yg dibuai visual imajinatifnya yg kadang dibingkai ala panggung teater kadang dikasih sentuhan animasi penuh warna. Tapi juga penonton dewasa lewat cara bercerita yg lucu lucu gemesin, hangat kayak mengudap comfort food sembari dipandangi orang tersayang dengan senyum tulus & penuh pesan berharga yg ngajak kita belajar parenting yg tegas tapi tetap penuh kasih lewat sosok Mak. Dia selalu tekankan kebaikan saat ajari Na Willa, tak malu mengaku salah & mau terus belajar buat memahami isi kepala putri tunggalnya tersebut yg rasa ingin tahunya melimpah ruah. Sebagus itu!
Cinetariz tweet mediaCinetariz tweet mediaCinetariz tweet media
Indonesia
13
109
416
25.5K
Cinetariz
Cinetariz@TarizSolis·
Just for this scene alone, Jessie Buckley deserved the Oscar and every other award. I was sobbing uncontrollably during this scene, so heartbreaking! The fact that screaming in this scene wasn’t part of the script hits even harder.
cinesthetic.@TheCinesthetic

name a 10/10 scene

English
17
202
1.1K
67.8K