Qyu~qyu

485 posts

Qyu~qyu

Qyu~qyu

@CiqHoci

Katılım Eylül 2023
45 Takip Edilen1 Takipçiler
Qyu~qyu retweetledi
Bad News From Indonesia
BREAKING: Ribuan Kayu Gelondongan Tutupi Jalan Desa Beringin Jaya, Pasca Banjir Luwu Utara, Sulawesi Selatan. (14/5).
Indonesia
32
2.7K
2.6K
269.3K
Qyu~qyu retweetledi
T0361M4N
T0361M4N@toe_giman·
P35T4 8481... Tanah Papua, riwayatmu kini.
Indonesia
74
7.5K
34.5K
743.9K
Qyu~qyu retweetledi
Lambe Saham
Lambe Saham@LambeSahamjja·
Guys, Felix Siauw baru ngomong sesuatu di podcast Helmy Yahya yang menurut gue paling jujur dan paling berani dari seorang ustaz Indonesia dalam waktu lama. Dan intinya satu kalimat yang langsung dilontarkan: "Orang Indonesia tidak pernah menjadi Islam." Bukan karena KTP-nya. Tapi karena cara berpikirnya. Masalah pertama kita salah paham soal tawakal: Felix kasih contoh yang sangat konkret. Ada pesantren roboh. Respons orang Indonesia: "Qadarullah, ini takdir Allah." Felix langsung potong: itu bukan tawakal. Itu kebodohan yang dibungkus agama. Karena setiap insinyur teknik sipil yang melihat bangunan tiga lantai dengan pondasi yang salah sudah bisa prediksi itu akan roboh. Tidak perlu menunggu roboh untuk tahu. Dan kalau kita sudah tahu sebabnya tapi tidak dikerjakan lalu ketika roboh bilang qadarullah itu bukan pasrah pada Allah. Itu menyalahkan Allah atas kelalaian kita sendiri. Rasulullah memakai baju besi dua lapis di medan perang. Seorang sahabat tanya kenapa. Jawabannya sederhana: karena sebab akibat adalah bentuk tawakal yang sesungguhnya. Bekerja sekeras mungkin baru serahkan hasilnya. Masalah kedua "enggak apa-apa mereka ambil dunia, yang penting kita akhirat" Felix bilang dia ingin kritik keras kalimat ini. Karena logikanya terbalik total. Cara masuk surga menurut ulama ada empat: dengan ilmu, dengan kekuatan, dengan harta, atau dengan doa. Kalau kamu tidak punya ilmu, tidak punya kekuatan, tidak punya harta kamu hanya tersisa doa. Dan kalau kamu bilang "yang penting akhirat" sambil tidak mengerjakan satu pun dari empat jalan itu dengan serius kamu sedang tidak mengejar akhirat. Kamu sedang memakai akhirat sebagai alasan untuk tidak berusaha. Rasulullah miskin bukan karena tidak bisa kaya. Beliau miskin karena memilih memberi semua yang dimiliki kepada yang membutuhkan. Miskin by choice bukan miskin karena tidak punya pilihan. "Kalau dunia aja kamu enggak bisa nguasain, jangan ngomong akhirat. Akhirat itu lebih susah dari dunia." Masalah ketiga tidak ada critical thinking: Ini yang paling mendasar dan paling merusak menurut Felix. Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah adalah iqra baca, berpikir, analisa. Di saat itu bahkan tidak ada buku. Tidak ada perpustakaan. Artinya perintah iqra bukan sekadar membaca teks tapi perintah untuk berpikir kritis terhadap segala sesuatu. Tapi apa yang terjadi di Indonesia? Pertanyaan dibungkam. Otoritas tidak boleh diganggu gugat. Santri yang dilecehkan menerima karena percaya itu "ritual penyucian." Orang tua yang anaknya diperlakukan tidak wajar diam karena takut melawan ulama. Felix bilang ini adalah abuse of authority yang masif dan akarnya adalah ketidakmampuan berpikir kritis yang sudah ditanamkan sejak kecil. Padahal bahkan Rasulullah sendiri melatih sahabat untuk tidak buta taat. Ada sahabat yang diperintahkan pemimpinnya masuk ke dalam api sebagai hukuman. Mereka ragu dan datang bertanya ke Rasulullah. Jawaban Rasulullah: "Untung kalian tanya aku. Kalau kalian masuk, kalian tidak akan keluar selamanya." Dari situ keluar hadis: taatlah kepada makhluk selama tidak bermaksiat kepada Allah. Artinya Islam dari awal mengajarkan untuk mempertanyakan bahkan otoritas. Masalah keempat faktor struktural yang sering dilupakan: Felix tidak hanya menyalahkan internal. Ada faktor eksternal yang sangat besar yang tidak boleh diabaikan. Di zaman kolonial Belanda, ada sistem pembagian kelas berdasarkan akta kelahiran STBL. Kelas pertama orang Eropa. Kelas kedua orang Arab, India, Cina. Kelas ketiga pribumi dan pribumi Muslim ada di posisi paling bawah. Akta kelahiran itu menentukan siapa yang boleh sekolah di mana, siapa yang boleh masuk restoran mana, siapa yang boleh masuk pemerintahan. Bukan soal kemampuan tapi soal sistem yang dirancang untuk memastikan satu kelompok tidak bisa mengakses kekayaan dan pengetahuan. Itulah mengapa sampai hari ini di daftar orang terkaya Indonesia dan dunia dominasi Muslim sangat kecil dibandingkan populasinya. Ini bukan semata karena etos kerja. Ini juga karena sistem yang dibangun ratusan tahun untuk menutup akses. Korelasi yang menarik antara keyakinan dan peradaban: Felix membawa temuan arkeologi di Gobeklitepe, Turki bangunan berusia 11.000 tahun yang mendahului rumah dan ladang pertanian. Para arkeolog menyimpulkan bahwa manusia tidak membangun keyakinan setelah perutnya kenyang. Justru sebaliknya keyakinan dibangun dulu, baru peradaban lain mengikuti. Ini membalik teori lama bahwa agama adalah produk kemakmuran. Ternyata keyakinan adalah fondasinya. Tapi ada yang salah kaprah. Felix memisahkan dengan jelas: bukan agamanya yang menentukan maju atau mundur suatu bangsa tapi kepedulian. Romawi maju bukan karena agama tertentu tapi karena mereka peduli pada kotanya, pada infrastrukturnya, pada warganya. Ketika kepedulian itu hilang Romawi hancur. Bukan karena Tuhannya berubah. Felix menyimpulkan dengan satu pertanyaan keras yang ditujukan kepada dirinya sendiri dan seluruh ulama Indonesia: "Rasulullah bilang ilmu dicabut dengan wafatnya para ulama. Ketika ulama pergi tanpa meninggalkan warisan berpikir yang benar yang terpilih adalah pemimpin-pemimpin bodoh. Dan pemimpin bodoh membuat kebijakan bodoh yang menghancurkan umatnya." Artinya yang paling bertanggung jawab atas kondisi umat bukan politisinya. Bukan penjajahnya. Tapi mereka yang seharusnya mendidik cara berpikir dan memilih untuk tidak melakukannya. ⚠️ Disclaimer: Berdasarkan podcast Helmy Yahya bersama Felix Siauw. Semua pandangan adalah pendapat pribadi narasumber dalam konteks diskusi keagamaan dan peradaban. Pembaca dianjurkan untuk memverifikasi referensi sejarah dan hadis dari sumber primer.
Lambe Saham tweet media
Indonesia
169
3.3K
8.1K
270.8K
Qyu~qyu
Qyu~qyu@CiqHoci·
@mycutepiec Aaaaaaaaaa Makaassihhhh udh dibikinin, Kak🫶 Semoga ini terjadi di masa depan yaaa😍
Indonesia
0
0
0
114
naೀ⋆⑅˚
naೀ⋆⑅˚@mycutepiec·
Menuju jeri-iel lebih baik ✊🏻
naೀ⋆⑅˚ tweet medianaೀ⋆⑅˚ tweet medianaೀ⋆⑅˚ tweet media
Indonesia
2
5
114
1.9K
Qyu~qyu
Qyu~qyu@CiqHoci·
@lyacvabia Kak, Abang sama awan nih beda berapa tahun ya? Lupa aku
Indonesia
0
0
0
15
hani
hani@lyacvabia·
Awan gamau salah
hani tweet mediahani tweet media
Indonesia
3
10
162
11.3K
naೀ⋆⑅˚
naೀ⋆⑅˚@mycutepiec·
Karena aku masih membatasi interaksi di akun ini, jadi biar gak keliatan sombong, kalian boleh request one tweets au ☺️🙏🏻 Jan susah-susah y
Indonesia
16
0
16
2.3K
Qyu~qyu retweetledi
𝕾𝖆𝖒𝖒𝖎
𝕾𝖆𝖒𝖒𝖎@sammi_ananta·
Kalau negara gagal mengungkap kasus Andrie Yunus, negaralah pelaku nya. Feri Amsari
Indonesia
82
3.7K
8.9K
135.2K
Qyu~qyu retweetledi
Berkata
Berkata@Berkataid·
Blak-blakan itu karakter, menjaga lisan itu kualitas diri.
Indonesia
255
872
2.5K
47.8K
Qyu~qyu retweetledi
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
MERDEKA 80 TAHUN TAK MEMBAWA KEBERKAHAN BAGI MERRKA YANG JAUH DARI PUSAT KEKUASAAN Demi Selamatkan Keluarga Sakit, Warga di Kabupaten Landak Terobos Banjir Setinggi Dada . Kecamatan Meranti Perjuangan warga Dusun Moro Behe, Kecamatan Meranti, pada 3 Mei 2026 menyita perhatian. Mereka terpaksa menerobos banjir setinggi dada orang dewasa demi mengevakuasi anggota keluarga yang sedang sakit. Kondisi akses yang terbatas membuat warga tidak memiliki pilihan lain selain menghadapi derasnya arus air dalam situasi darurat tersebut. Upaya ini dilakukan demi memastikan anggota keluarga mendapatkan penanganan yang diperlukan. Peristiwa ini menjadi gambaran nyata tantangan yang masih dihadapi sebagian wilayah, terutama saat bencana melanda dan akses menuju fasilitas kesehatan sangat terbatas.
Indonesia
66
2.2K
3.1K
41.1K
Qyu~qyu retweetledi
herwin
herwin@bangherwin·
5000 SPPG diduga fiktif. 7,6 T duit negara menguap. KPK sudah warning dari awal: rawan korupsi. Pemerintah? Tetap jalan. Mereka gak malu korupsi atas nama gizi dan kemiskinan. Kalau ini masih bisa ditoleransi, berarti yang rusak bukan cuma sistemnya. x.com/OmJ_J3Nggott/s…
Indonesia
197
2.5K
3.9K
61.8K
Qyu~qyu retweetledi
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ
𝐎𝐦𝐉_𝙹³ռɢɢօtȶ@OmJ_J3Nggott·
Tuntutan Mahasiswa yang harus kembali di ingatkan kepada pemerintah Cabut anggaran MBG dan Segera Kembalikan 20% dana Pendidikan (sesuai amanat Konstitusi) Tingkatkan dunia Pendidikan & guru honorer Maju terus anak muda Hidup Mahasiswa Hidup Rakyat Indonesia
Indonesia
80
2K
3.8K
29.3K
Qyu~qyu retweetledi
Zaka✨
Zaka✨@zakariamlk·
ada tulisan cantik bgt, kira-kira isinya begini: “semoga kamu selalu dipertemukan dengan seseorang yang dapat berbicara bahasa mu, sehingga kamu tidak perlu menghabiskan waktu seumur hidup untuk menerjemahkan jiwamu..”
Indonesia
140
17.7K
45.7K
487.2K
Qyu~qyu retweetledi
BP™
BP™@BangPino__·
Tugas rakyat adalah menunjukkan blind Spot yang tidak bisa terlihat oleh Pemerintah. Jadi Rakyat dan Pemerintah bersinergi untuk saling melengkapi. Singkat padat tapi daging semua ucapannya pak Anies. 🫶
Indonesia
110
2K
6.2K
103.9K
Qyu~qyu retweetledi
ً jannah
ً jannah@latenightkyoto·
happy children’s day! here’s little actor junhui to make your day brighter ⭐
English
4
2.5K
7.1K
64K
Qyu~qyu retweetledi
Edy Bayo Regar
Edy Bayo Regar@regar_op0sisi·
Karyawan yang gajinya UMR dipajakin sama negara. Gaji pejabat dan anggota DPR pajaknya ditanggung oleh negara. Keadilan sosial bagi seluruh pejabat Indonesia.
Indonesia
179
9.7K
22.9K
211.6K
ON 🩷
ON 🩷@caratshalu·
~chb siapa yang mau aku angkut di au triple j ini??
ON 🩷 tweet mediaON 🩷 tweet mediaON 🩷 tweet mediaON 🩷 tweet media
Indonesia
246
20
395
14.3K
Qyu~qyu retweetledi
🐢💨
🐢💨@Kkuuroo___·
pendidikan penting, tapi akses yang adil itu lebih penting. selamat Hardiknas pict : google
🐢💨 tweet media
Indonesia
33
4.8K
13.7K
100K