

Lop is 🇵🇸 🍉
34.6K posts

@CreativeJunk_
Begit Mako Terus !!!





UPDATE 9 WNI diikat tangan (zip-tied) & dianiaya di Pelabuhan Ashdod, Israhell bersama ratusan aktivis kemanusiaan dari armada kapal kemanusiaan Global Sumood Flotilla yang diculik Israhell sejak kemarin. (Video2 di utas) Mereka dipaksa dengarkan lagu kebangsaan Israel “Hatikvah” & dipaksa ucapkan “Am Yisrael Chai” (Hidup bangsa Israhell) 🤬🤬 Ratusan aktivis dengan puluhan kapal ini membawa bantuan makanan bayi, susu, obat-obatan, pembalut perempuan, & suplai untuk ibu hamil serta anak2 di Gaza, Palestina. (1)

4 yang masih berlayar: • Herman Budianto Sudarsono (Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro • Ronggo Wirasanu (Dompet Dhuafa), Kapal Zapyro • Asad Aras Muhammad, Kapal Kasr-1 • Hendro Prasetyo, Kapal Kasr-1 Mereka bersama sekitar 175 aktivis (perempuan & laki-laki) dari berbagai negara ditangkap dari 22 kapal. Tindakan Israel ini melanggar hukum internasional:







HOLY SHIT BRO 🚨 Israeli minister Ben-Gvir parades kidnapped flotilla activists like captured animals in his sick propaganda circus. No regard for international law.

Israeli far-right minister Itamar Ben-Gvir has posted video of himself taunting detained Gaza-bound activists from the Global Sumud Flotilla with the caption, ‘Welcome to Israel’. The activists, abducted by Israeli forces in international waters, are seen zip tied and kneeling.




KASAD Maruli Soal Film Pesta Babi: Duitnya Dari Mana? Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mempertanyakan, terkait pendanaan pembuaat Film Dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dkk. "Sekarang permasalahannya, orang sampai membuat video, bagaimana ceritanya seperti ini segala macam, duitnya dari mana? Ya, coba aja, ya kan?" kata Maruli, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 19 Mei 2026. Dia menilai, film karya Dandhy tersebut membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sebab, dalam film melibatkan beberapa distrik di Papua Selatan. "Sampai datang ke sana, bikin video, terbang sini terbang sana, orang berduit lah," ujarnya. Saat ditanya apakah ada pihak yang mendanai film tersebut, Maruli enggan menjawab dengan detail. "Ya, silakan aja," ucap dia. Sebagai informasi, film dokumenter Pesta Babi karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale mengangkat isu konflik lahan serta dampak proyek strategis nasional di Papua Selatan. Judulnya diambil dari tradisi pesta babi masyarakat adat Papua yang menjadi simbol kehormatan, persaudaraan, dan identitas budaya. Ini menyoroti bagiamana proyek pangan dan energi skala besar mengancam hutan serta kehidupan suku-suku adat seperti Marind, Awyu, Yei, dan Muyu. Dokumenter ini menampilkan praktik perampasan lahan untuk perkebunan sawit dan tebu, serta bagaimana masyarakat adat kehilangan ruang hidup mereka.*** Alma Fikhasari /PRMN #filmpestababi #filmdokumenter #viral