Dafi Pratama

435 posts

Dafi Pratama banner
Dafi Pratama

Dafi Pratama

@Dafzensky

Akun Random suka Post dan Repost. FPL Player | Part Of Jawara Batavia (Project Enteka) #Aupaatléti

Katılım Ağustos 2021
275 Takip Edilen39 Takipçiler
Garis Tengah Fantasy Community
Garis Tengah Fantasy Community@GarisTengah_FC·
Piala Dunia sebentar lagi~ Waktunya fantasy lagi~ 🤭 Didukung @garistengah_id @Mmalikibrhm5 & Clean Sheet King Indo (di tiktok), FIFA World Cup Fantasy 2026 GTFC resmi dibuka!! 5 Aturan sederhana. 39 Hari. 500k. Ayo gabung, berjuang & diskusi. Kita ramaikan, Piala Dunia! 🥳
Garis Tengah Fantasy Community tweet media
Indonesia
103
71
97
4.9K
Dafi Pratama retweetledi
𝖧𝖺𝖿𝗂𝖽 𝖱𝗂𝗓𝖺𝗅𝗂
📢 Fantasy100: American Castaway is Officially Opened! 1 Tim, 3 Manager Nama Tim Hewan (Bahasa Indonesia) 🗒️ Like & Repost cuitan ini Reply Nama Tim dan mention 2 anggota kalian: Isi form berikut forms.gle/65nAVg73DWsYon… Sapi Prancis Mention Manager 2 Mention Manager 3 Reward: Rp. 300.000,- (terbuka untuk donatur/sponsor tambahan) 🙏 Kode liga akan diberikan dengan menDM admin dan sertakan screenshoot bukti sudah isi form ☑️ #WCFantasy #WorldCupFantasy #WorldCup
𝖧𝖺𝖿𝗂𝖽 𝖱𝗂𝗓𝖺𝗅𝗂 tweet media𝖧𝖺𝖿𝗂𝖽 𝖱𝗂𝗓𝖺𝗅𝗂 tweet media
Indonesia
37
47
64
4.8K
Dafi Pratama retweetledi
Premier League
Premier League@premierleague·
The Europa League is Unai Emery’s casa. 🏠🏆
Premier League tweet media
English
656
10.9K
99.2K
1.6M
Dafi Pratama retweetledi
Troll Football
Troll Football@TrollFootball·
Unai Emery has won 5/6 Europa League finals. The only one he lost was with Arsenal.
Troll Football tweet media
English
310
3.4K
35.1K
408.9K
Dafi Pratama retweetledi
Atlético de Madrid
Atlético de Madrid@Atleti·
𝐄 𝟕 𝐄 𝐑 𝐍 𝐎
Atlético de Madrid tweet media
Português
118
4.4K
34.9K
364.5K
Dafi Pratama retweetledi
Fabrizio Romano
Fabrizio Romano@FabrizioRomano·
🚨 Antoine Griezmann: “Please forgive me. I was young and I made a mistake to join Barcelona”. “I did not understand the love I had here. I recognized my mistake, and did everything to come back and enjoy here”. “I didn’t win La Liga or the UCL, but your love is what matters”.
Fabrizio Romano tweet media
English
2.4K
11.8K
216.9K
6.5M
FaktaBola
FaktaBola@FaktaSepakbola·
Line-up Mikel Arteta saat laga pertama di Arsenal, dan line-up sekarang. Tersisa satu nama, yakni Bukayo Saka. Ada yang tau waktu dulu Saka posisi nya apa?
FaktaBola tweet media
Indonesia
31
20
488
31.4K
Dafi Pratama
Dafi Pratama@Dafzensky·
@FaktaSepakbola Tapi sayang bgt andoni iraola udah gak ngelatih mereka musim depan dan ketika mereka masuk ke Eropa 🥲
Indonesia
0
0
0
354
FaktaBola
FaktaBola@FaktaSepakbola·
AFC Bournemouth menunjukkan peningkatan signifikan dalam performa liga. Dalam 15 pertandingan terakhir, mereka berhasil naik dari posisi ke-15 hingga menembus peringkat ke-6 klasemen sementara.🏴󠁧󠁢󠁥󠁮󠁧󠁿👏🏻
FaktaBola tweet media
Indonesia
12
11
201
7K
Dafi Pratama retweetledi
Fabrizio Romano
Fabrizio Romano@FabrizioRomano·
🚨 Michael Jackson will be Burnley’s interim manager until the end of the season, club statement confirms. Follows Scott Parker leaving with immediate effect.
English
14.8K
26.5K
263.5K
29.7M
Dafi Pratama retweetledi
Si Paling Sepakbola Spanyol
Si Paling Sepakbola Spanyol@LaLigaLocaID·
PSG vs Bayern emg seru, tapi IMO Atleti vs Arsenal jauh dari kata buruk. Statistik semifinal yg agak membagongkan: xG Atleti (2, 22) > xG PSG (1,90) tapi golnya 1 vs 5 😅 Total tendangan PSG vs Bayern 22 > Atleti vs Arsenal 29 tapi golnya 9 vs 2 Kombinasi finishing bagus + kiper plenger vs finishing bapuk vs kiper kesurupan
Si Paling Sepakbola Spanyol tweet mediaSi Paling Sepakbola Spanyol tweet media
Indonesia
38
99
453
84.1K
Dafi Pratama retweetledi
Ataque Futbolero
Ataque Futbolero@AtaqueFutbolero·
Esteban Andrada, hoy arquero del Zaragoza, fue EXPULSADO, SE VOLVIÓ LOCO Y LE PEGÓ UNA PIÑA en la cara al capitán del Huesca. INSÓLITO TODO. 😳🇦🇷🇪🇸
Español
1.7K
4.3K
74.6K
3.7M
Dafi Pratama retweetledi
Si Paling Sepakbola Spanyol
Si Paling Sepakbola Spanyol@LaLigaLocaID·
Skenario mirip itu kejadian lagi musim 20/21 Kala itu ekspektasi buat Atleti lebih tinggi. Wajar, sudah pernah juara sebelumnya, sudah 2x runner-up UCL, 2x juara UEL. Sepanjang musim main solid, walau gak sebagus 2014. Balapannya sama Madrid y Barça sampai akhirnya Messi dkk kepleset sendiri. Masa kritis itu hadir pada jornada 37. Atleti vs Osasuna. Wajib menang agar tidak disalip Real Madrid, eh Atleti malah kebobolan dulu via Budimir. "Tranquilo, tranquilo" Simeone menenangkan para pemain saat jeda minum air. Gol penyama kedudukan dicetak Renan Lodi (skrg dia main di mana sih???) Gol kemenangan dicetak siapa lagi kalau bukan Luís Suárez pada pengujung laga. Sayangnya Madrid juga menang, shg Atleti wajib menang di jornada pamungkas. Jika seri apalagi kalah, lalu Madrid menang maka Atleti bakal ditikung di akhir kompetisi. Sakit. Persis seperti 2014, Atleti bermain dgn tegang. Real Valladolid, yg sudah di ambang degradasi, bikin gol lbh dulu. "Tranquilo, tranquilo" Atleti yg main lbh tenang pada babak kedua akhirnya bikin gol via Correa. Semua tampak seperti disiapkan utk Atleti saat pemain Valladolid bikin blunder: backpass ke Suárez. Tentu saja Si Kang Pistol bisa bikin gol, 1-2 utk Atleti. Seperti 2014, musim 2021 itu Atleti berhasil menghindari ngebotol gelar liga yg sudah di depan mata.
Si Paling Sepakbola Spanyol tweet mediaSi Paling Sepakbola Spanyol tweet mediaSi Paling Sepakbola Spanyol tweet media
Indonesia
1
9
38
3.7K
Dafi Pratama retweetledi
Si Paling Sepakbola Spanyol
Si Paling Sepakbola Spanyol@LaLigaLocaID·
Dalam hal tekanan di liga begini, Arsenal justru bisa belajar banyak dari: Atleti. Lawan mereka di semifinal UCL nanti. Atleti emang ngebotol di final turnamen macam UCL, atau yg terbaru di Copa del Rey. Tapi saat mereka diharapkan juara di LaLiga, di tangan Simeone mereka selalu berhasil. ----------- Musim 2013/14 Atleti solid sepanjang musim. Aura juara itu terasa pada jornada 30 saat mereka menang 3x beruntun. Atleti kemudian lanjut menang terus tuh. Jornada 27-35 mereka babat terus. Lawan di jornada 36? Cuma Levante, tapi Levante yg gawangnya dijaga Keylor Navas. Laga itu jadi alasan banyak klub kepincut deng Keylor. Darderdor tapi gawangnya gak jebol! Levante menang 2-0. Atleti mulai kena mental. Jornada 37 lawan Malaga yg sudah mulai menurun. Eeeh ngebotol lagi skornya 1-1 bertahan lama bener, padahal kalau menang mereka bakal juara, di Vicente Calderon kandang mereka sendiri. Inget bgt Adrian nembak melengkung ke pojok gawang tp ditepis Willy Caballero. Andai gol, juara itu. Jornada 38 tu degdegan abis buat Atleti. Main di Camp Nou vs Barcelona. Kalau Barça menang, Messi cs yg juara menang H2H. Eeeh kebobolan duluan dong mereka sama Alexis Sanchez. Fix batal juara kayanya. Orang-orang dah siap ngecengin Atleti yg buang poin di 3 jornada pamungkas. Tau-tau Godin nyundul bola ke gawang Pinto, gol tuh, 1-1! Messi dkk lalu nyerbu abis-abisan gawang Courtois, tapi gak pernah berhasil. Ada sih Messi bikin gol, tp offside. Skor 1-1 ajeg sampai peluit panjang. Atleti juara, padahal mereka cuma berjarak 40 menit dari kehilangan gelar yg sudah digenggam satu tangan. Itu cerita musim 2014. Atleti ada bikin cerita yg sama musim 2021. Bentar ah mau makan siang dulu baru yapping lagi
sya@arsenatasyas

Arsenal dan Pressure waktu Title Race Lo pernah nggak ngerasa pressure yang berat di hidup lo, tapi ternyata lo bisa ngelewatin itu semua? Beberapa hari lalu, gue nonton interview super inspiratif dari Tom Hiddleston tentang title race Arsenal dan City. Salah frasa yang cukup sering dia bilang adalah “Pressure is a privilege.” Jujur, gue udah pernah denger frasa ini dari lama, it took me some time to really understand it. Gue jadi keinget sama tim kesukaan gue, Arsenal, yang sering crumble under pressure di akhir-akhir musim. Semalam Man City menduduki peringkat 1 setelah sekian lama Arsenal yang mimpin di klasemen liga. Mungkin ada banyak fans yang merasa takut, pasrah, tapi ada juga yang masih optimis untuk mendukung tim ini. Gue jadi inget rasanya waktu Arsenal pertama kali bikin semua orang percaya di musim 22/23. Mereka memimpin liga hampir sepanjang musim. Fans Arsenal untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama berani berharap. Tapi sejak itu, Man City dan Liverpool selalu datang dan Arsenal runtuh. Di beberapa musim setelahnya, Arsenal mencoba lagi, dengan pendekatan berbeda dan skuad yang lebih dalam, tapi belum berhasil. Jujur aja, ini yang mungkin membuat Arsenal terus-terusan menghadapi pressure karena tanggung finish di posisi dua terus. Pressure itu datang dari dua arah sekaligus. Fans Arsenal sendiri yang menunggu gelar, ada yang sebagian sabar, ada yang sebagian nggak. Tapi mereka menunggu karena mereka sebenarnya percaya sama kapasitas tim ini. Mereka sudah cukup tahu kalau di atas kertas, Arsenal bukan tim yang kebetulan bisa memimpin klasemen sepanjang musim. They have the capability to win it. Dan rasa kepercayaan itu beratnya luar biasa karena mengecewakan orang yang percaya jauh lebih menyakitkan dari mengecewakan orang yang nggak mengharapkan apa-apa. Di sisi lain, rival menunggu downfall Arsenal. Banyak alasannya kenapa mereka begitu, tapi yang jelas salah satunya penampilan Arsenal cukup menjanjikan untuk membuat kejatuhan mereka terasa memuaskan. Dua-duanya pressure. Dua-duanya karena Arsenal dianggap cukup menarik untuk diperhatikan. Gue jadi keinget sama interview-nya Hiddleston lagi, dia bilang kalau rasa takut dan excited itu reaksi kimianya sama di tubuh. Gue jadi penasaran sama Arteta dan pemain Arsenal, apakah mereka masih takut? Kalau gue yang ada di posisi itu, gue akan menganggap pressure ini adalah privilege. What a privilege to be expected to win by your own fans. What a privilege to be waited on to fall by everyone else. Sekarang City ada di atas. Hanya ada produktivitas gol aja yang memisahkan, it’s not even the goal difference. Gue berharap Arteta dan pemain Arsenal harus punya mindset positif dalam melihat ini. Pressure means you’ve earned your spot where the bar is high and the challenge is real. Kalau Arsenal bisa memenangkan battle ini, mereka akan mengenang cara kemenangan yang mungkin aja paling memorable. I hope they actually think “Oh this period is exciting and we feel most alive to beat those challenges.” Di aspek mana pun, pressure seberat ini nggak datang kepada semua orang, nggak datang kepada semua tim. Ini datang kepada mereka yang sudah cukup besar untuk membuat orang percaya dan cukup berbahaya untuk membuat musuh menunggu mereka jatuh. Kalau bukan privilege, namanya apa? Prove us that you are born for this @Arsenal. (source pict & video: ESPN, Sky Sports & Pinterest)

Indonesia
17
36
244
28.9K
Dafi Pratama retweetledi
Ballon d'Or
Ballon d'Or@ballondor·
Born on this day in 1947. A legacy that still shapes the game. Johan Cruyff. 🧡
Ballon d'Or tweet media
English
56
1.5K
12.5K
167.9K
Dafi Pratama retweetledi
The Touchline | 𝐓
The Touchline | 𝐓@TouchlineX·
🚨 𝗡𝗘𝗪: Best Atlético Madrid player per year, according to Perplexity: 🔴2000: J. Hasselbaink 🔴2001: J. Hasselbaink 🔴2002: F. Torres 🔴2003: F. Torres 🔴2004: F. Torres 🔴2005: F. Torres 🔴2006: F. Torres 🔴2007: F. Torres 🔴2008: S. Agüero 🔴2009: S. Agüero 🔴2010: D. Forlán 🔴2011: D. Forlán 🔴2012: R. Falcao 🔴2013: R. Falcao 🔴2014: D. Costa 🔴2015: A. Griezmann 🔴2016: A. Griezmann 🔴2017: A. Griezmann 🔴2018: A. Griezmann 🔴2019: J. Oblak 🔴2020: J. Oblak 🔴2021: L. Suárez 🔴2022: J. Oblak 🔴2023: A. Griezmann 🔴2024: J. Álvarez 🔴2025: J. Álvarez
The Touchline | 𝐓 tweet mediaThe Touchline | 𝐓 tweet media
Español
75
115
4K
657.5K
Dafi Pratama retweetledi
Si Paling Sepakbola Spanyol
Si Paling Sepakbola Spanyol@LaLigaLocaID·
Siapa lagi kalau bukan Marcos Llorente? Jadi DM di Real Madrid sama sekali gak berkembang. Kalah jauh ni orang sama Casemiro, bahkan sebagai DM pun dibanding Illaramendi juga kalah. Pas dibeli Atleti org mikir, lah ngapain??? Kan ada Thomas yg superior? Ternyata ada hal yg dilihat Simeone tapi kita luput. Llorente ini gak punya umpan bagus macam Koke, gak punya visi cemerlang macam Rodri, intersep y tekel beda level dari Thomas. Tapiiiiiii... - Larinya kencang (banget) - Nafas kuda - Shooting bagus - Akselerasi top Di Anfield yg bersejarah itu, pamannya saja bingung "Sejak kapan kamu bisa menembak bola macam itu?" Llorente y Tripper kemudian meneror bek kiri lawan. Playbook-nya sederhana: - Trippier naik, Llorente cari ruang di belakang bek lawan - Trippier kasih umpan terobosan - Llorente umpan atau nembak lgsg ke gawang Lalu usai Trippier mudik ke Inggris, Llorente mundur dari RW jd RB. Itu pun dia cepat fasih. Dia bisa main jadi penyerang lubang, RB y RW. Musim ini ia main juga jd CM, tapi bukan statis di tengah. Ia lari menyisir sayap kanan seperti saat kasih asis ke Lookman vs Barcelona di 1/4 final UCL. Llorente menjadi elit justru setelah keluar dari zona tak nyaman. Simeone menempatkannya di zona nyaman tempat ia bisa mengeksplotasi semua kelebihannya
Si Paling Sepakbola Spanyol tweet media
SERIE A LAWAS@SerieA_Lawas

Kadang, kita harus keluar dari zona nyaman untuk dapat berkembang. Di sepakbola beberapa pemain justru lebih berkembang ketika ditempatkan tidak pada posisi aslinya. Andrea Pirlo adalah seorang playmaker/trequartista di awal kemunculannya. Namun, banyaknya pemain hebat di posisi serupa membuat Pirlo kesulitan untuk bersaing. Untungnya, ketika dia pindah ke Brescia, Carlo Mazzone jeli melihat potensi dan menempatkan dia sebagai deeplying playmaker. Sisanya adalah sejarah. Selain Pirlo, siapa lagi pemain yang akhirnya berkembang setelah berganti posisi?

Indonesia
55
80
1.1K
333K