David

8.1K posts

David banner
David

David

@DavidDailyBytes

I post random things, tech, cars, cats, but also daily happenings around me and the Internet | also like 📸

Global Katılım Nisan 2023
1.6K Takip Edilen2.5K Takipçiler
Sabitlenmiş Tweet
David
David@DavidDailyBytes·
PERMINTAAN MAAF Yth. Saudari Yuenchi Arwindi dan pihak-pihak terkait, Sehubungan dengan konten yang saya, David Tech Tips bagikan/repost sebelumnya terkait Saudari Yuenchi Arwindi, dengan ini David Tech Tips sampaikan hal berikut: - Tujuan saya membagikan konten tersebut murni untuk memberi informasi kepada pembaca / publik, bukan untuk menuduh, menghakimi, atau merugikan pihak manapun. - David Tech Tips tidak melakukan pengecekan kebenaran (cross-check) yang teliti terlebih dahulu sebelum membagikan konten tersebut. - David Tech Tips mohon maaf atas konten tersebut yang menimbulkan ketidaknyamanan, kesalahpahaman, atau kerugian bagi Saudari Yuenchi Arwindi maupun pihak lain yang disebut di postingan tersebut. - David Tech Tips jadikan ini sebagai pembelajaran untuk lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab dalam menyebarkan informasi ke depannya. Mohon maaf atas kelalaian dan kesalahan ini dan terima kasih atas pengertian teman-teman sekalian. Semoga ini menjadi pembelajaran bagi saya, David Tech Tips supaya ke depannya semakin bijak dan lebih hati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi, khususnya di sosial media. Ini dokumen asli yang saya temui di threads, post asli yang saya lihat:
David tweet media
Indonesia
17
3
32
17.8K
David
David@DavidDailyBytes·
@bismillahyuk_ Iya demen timun, biar jd lebih ringan kayanya makan nya drpd banyakan pempeknya..
Indonesia
0
0
0
1
David
David@DavidDailyBytes·
Mangan edisi pempek spesial mamaku guys..🤤🤤🤤🤤🤤🍽️🍽️🍽️
David tweet media
Indonesia
7
0
3
97
Anasajadeh_
Anasajadeh_@anasajadeh·
agenda hari ini beli ayam fillet.. buat stock beberapa hari kedepan... enaknya nanti di masak apa ya
Anasajadeh_ tweet media
Indonesia
6
0
3
133
David
David@DavidDailyBytes·
Langit sore ini..🌆🌆
David tweet mediaDavid tweet media
Indonesia
0
0
0
7
David
David@DavidDailyBytes·
@ikymau Enak nih bang timun nya.. Crispy..
Indonesia
0
0
0
1
David
David@DavidDailyBytes·
@indepenSumatera Cuma bisa bantu doa sm repost wak...😭😭 Ga bs kaya uda ferry irwandi yang langsung kesana kaya di aceh..
Indonesia
0
0
1
6
Sumatera Adil & Federal
Sumatera Adil & Federal@indepenSumatera·
Pray for Agam 🥀 Sebanyak 450 warga mengungsi dan 60 orang sempat terjebak akibat banjir yang melanda Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (18/7/2026) malam. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Agam Abdul Ghafur mengatakan, ratusan warga mengungsi ke rumah kerabat yang berada di lokasi lebih aman.
Indonesia
52
185
282
4.5K
David
David@DavidDailyBytes·
@hiaozuha Gas beli kak zella..🌝🌝
HT
0
0
0
3
IDNInsight
IDNInsight@IDNInsight·
🏮Anggaran Pendidikan RI “Paling Murah” di Dunia? Indonesia menggelontorkan Rp757–769 triliun untuk pendidikan di APBN 202, nominal terbesar sepanjang sejarah. Tapi sebagai persentase PDB, hanya 1,3%, terendah di antara 40 ekonomi besar dunia. 3 contoh diantaranya! - Swedia 7,3% - Denmark 6,4% - Vietnam saja 2,9%. Apa bedanya “besar nominal” vs “cukup proporsi”, dan bagaimana ini memengaruhi masa depan 63+ juta siswa/mahasiswa kita? 1. Perbandingan Internasional Menurut kompilasi UNESCO Institute for Statistics, Bank Dunia, dan Visual Capitalist (data terbaru yang ramai dibahas mid-Juli 2026): Indonesia**: 1,3% PDB (peringkat bawah di kelompok besar). Negara tetangga: - Singapura 2,2% - Thailand 2,5%, - Vietnam 2,9%. Rata-rata dunia: ~3,96–4%. Tertinggi: Swedia 7,3%, Denmark 6,4%, Belgia 6,3%. Meski amanat UUD 1945 mewajibkan minimal 20% APBN untuk pendidikan, realisasi 2025 hanya ~19,1% (ada Rp67 triliun tak terserap). Anggaran 2026 naik, tapi proporsi PDB tetap rendah karena PDB RI tumbuh pesat. 2. Anggaran Absolut vs Per Siswa & Prioritas Total fungsi pendidikan via K/L: Rp470+ T, terbesar ke Badan Gizi Nasional (BGN) untuk MBG (Rp223 T, 47%). Kemendikdasmen & Kemenag sisanya untuk Wajib Belajar, vokasi, sekolah rusak, dll. Per siswa: ~Rp11,29 juta/tahun (dengan 63,5 juta peserta didik). Bandingkan dengan negara maju yang bisa puluhan ribu USD per siswa. Program unggulan: Sekolah Rakyat (166 rintisan + target permanen) untuk anak miskin ekstrem akan diberi secara gratis total, asrama, laptop. MBG + insentif guru honorer naik (Rp400 ribu/bulan + TPG Rp2 juta). Ini mendukung akses & nutrisi, tapi kritik: apakah MBG “menggerogoti” anggaran pendidikan inti (guru, kurikulum, riset)? 3. Edukasi: Mengapa Proporsi PDB Penting? Akses vs Kualitas: Anggaran rendah % PDB sering berkorelasi dengan PISA rendah (Indonesia masih di bawah rata-rata OECD), guru honorer banyak, fasilitas tidak merata. Bonus Demografi: Dengan 40%+ populasi usia muda, investasi pendidikan tinggi bisa jadi mesin pertumbuhan (human capital). Rendah proporsi = risiko lost generation jika tidak efisien. Efisiensi: 20% APBN wajib, tapi serapan bolong + skandal korupsi BGN (7+ tersangka, modus jual titik SPPG & mark-up) menggerus kepercayaan. KPK beri 10 rekomendasi perbaikan tata kelola. Data Bank Dunia & OECD tunjukkan negara dengan belanja pendidikan 4–6% PDB cenderung punya literasi & inovasi lebih tinggi. RI punya potensi besar, tapi butuh realokasi & pengawasan ketat. 4. Tantangan dan embahasan masih hangat DPR soroti serapan rendah, pemerintah janji optimalisasi via Sekolah Rakyat & digitalisasi (93 titik infrastruktur digital target Juli 2026). Di tengah inflasi pendidikan Juni +0,5% (YoY 3,17%), biaya orang tua tetap terasa. Beberapa Data menunjukan Kita bangga ketika melihat ominal “terbesar sejarah” & program MBG megah, tapi % PDB juara dunia terendah di kelompok besar. Sementara Rp67 T “nganggur” tahun lalu dan skandal korupsi BGN bergulir, anak-anak di daerah 3T masih belajar di bawah pohon atau sekolah rusak. Ironis nya anggaran “murah” di kertas, tapi hasilnya mahal buat masa depan bangsa. Data UNESCO & serapan APBN bicara lebih keras daripada retorika. Anggaran pendidikan RI bukan “paling murah” secara nominal, tapi proporsi rendah + tantangan efisiensi jadi PR besar. Solusi yang bisa dilakukan saat ini dengan tingkatkan serapan, kurangi kebocoran, prioritaskan guru & kualitas (bukan hanya kuantitas program). Ini investasi jangka panjang, ROI-nya generasi emas 2045 yang kompetitif global. Sumber utama: - UNESCO Institute for Statistics, - Bank Dunia on web - CNBC Indonesia (16 Juli 2026) - Antara, data APBN resmi.
IDNInsight tweet mediaIDNInsight tweet mediaIDNInsight tweet mediaIDNInsight tweet media
Indonesia
8
3
10
3.3K
David
David@DavidDailyBytes·
@indepenSumatera Masuk surga jalur jadi warga sumatera ini wak.. Mana kmaren lampu di matiin semua disana ber jam2..sekarang banjir bandang..😭😭
Indonesia
1
0
0
8
David
David@DavidDailyBytes·
@PopBase Good for the guy 🫡
English
0
0
0
2
Pop Base
Pop Base@PopBase·
JENNIE shares new Instagram photo.
Pop Base tweet media
English
1.3K
6.1K
95.4K
7.4M
David
David@DavidDailyBytes·
@kekius9 Its not wrong..😭
English
0
0
0
0
Kekius
Kekius@kekius9·
I've found a T-shirt for this winter.
Kekius tweet media
English
6
2
29
837
David
David@DavidDailyBytes·
😍
QME
0
1
0
35
hoshin
hoshin@sohoshin4·
yang ngebungkusin gmn sih 😩
hoshin tweet media
Indonesia
51
0
19
613
KopiSusu
KopiSusu@KopiSusuu23·
Lucky me, punya orangtua ga jadi beban anak Malah selalu ada buat anak2nya, sampe sekarang Ada yang puya ibu gini juga? Apa2 selalu buat cucu nya pokonya 🥹😇 cc: dairy_menantu
KopiSusu tweet media
Indonesia
7
3
23
2.3K
ipan sepentin
ipan sepentin@ipansepentin·
padahal udah pake helm
ipan sepentin tweet media
Indonesia
42
6
70
2.4K
Liy.
Liy.@xxliyksoo·
gara-gara cenbluuu api di toktokk bareng adek mati mulu wkwkk ini sisa 2x restore lagi, kalau padam beneran tamatlah sudah hubungan kami 😭😂
Liy. tweet media
Indonesia
24
0
14
636