Sabitlenmiş Tweet
Edi Susanto
1.1K posts

Edi Susanto retweetledi

Komisaris PT Pertamina Retail , BUMN pengelola ribuan SPBU seluruh Indonesia:
Usia 27 tahun.
Latar belakang: Koordinator Nasional BISON, relawan pemenangan Prabowo-Gibran 2024.
Ketua YLBHI Muhammad Isnur di hadapan KPF, Februari 2026:
"Ada pengakuan massa bayaran yang dipimpin oleh BISON."
Ginka , Koordinator Nasional BISON ,mengakui memerintahkan penggalangan 70 massa untuk demonstrasi 28 Agustus 2025.
Bulan-bulan berikutnya: diangkat Komisaris Pertamina Retail.
Tidak ada rekam jejak industri energi.
Tidak ada pengalaman korporasi.
Tidak ada penjelasan publik dari Pertamina soal kriteria pengangkatan ini.
Kalau ini bukan politik balas budi, tolong tunjukkan kriterianya ,supaya kita semua bisa daftar juga.
🙂

Indonesia
Edi Susanto retweetledi
Edi Susanto retweetledi

Hari ini, Menteri Pertanian lapor ke Presiden:
a. NTP petani 127% — tertinggi 34 tahun
b. Produksi beras nomor 4 dunia (FAO)
c. Pertumbuhan sektor pertanian 5,74% — tertinggi 25 tahun
d. Keuntungan petani 200 triliun
Semua tertinggi. Semua terbaik. Semua bersejarah.
Di hari yang sama,
mahasiswa di Palembang, Makassar, dan kota-kota lain turun ke jalan.
Salah satu tuntutan mereka:
evaluasi total program pangan pemerintah.
Kalau semua angkanya sudah tertinggi sepanjang sejarah,
kenapa yang merasakannya justru turun ke jalan?

Indonesia
Edi Susanto retweetledi
Edi Susanto retweetledi
Edi Susanto retweetledi

"pejabat minta dana anggaran 5T?"
prabowo: "saya kasih 10T!"
"rakyat mengeluh soal deforestasi"
prabowo: "sawit juga pohon!"
"rakyat risau nilai rupiah anjlok?"
prabowo: 'rakyat desa gak pakai dolar!"
"rakyat sedih soal kemiskinan merajalela"
prabowo: "rakyat kita ga bermimpi kaya!"
"rakyat was-was Indonesia gelap"
prabowo: "sorry ye, Indonesia cerah!"
"rakyat protes soal kebijakan negara?"
prabowo: 'mereka antek-antek asing!"
"rakyat jadi korban pembullyan"
prabowo: 'bagus, saya juga dibully!"
rakyat tidak selalu butuh pidato yang membuat mereka kuat. kadang rakyat hanya butuh pemimpin yang membuat mereka merasa dipahami.
masalah hidup sudah cukup berat. jangan sampai kata-kata yang seharusnya menenangkan justru menambah beban.
Indonesia
Edi Susanto retweetledi
Edi Susanto retweetledi

Pantes dikatain anak papa yg gagal ngikutin jejak ekonominya Sumitro.
Pantes dikatain ga lulus AKMIL bareng SBY karena masalah disiplin.
Pantes dikatain temperamental & volatile sama bokapnya karena suka meledak-ledak dan lempar-lempar barang.
Pantes dulu dilarang masuk AS bertahun-tahun gara-gara catatan HAM (East Timor, penculikan, dll).
Pantes dipecat dari Pangkostrad sama Habibie gara-gara minta jabatan Panglima ABRI, bawa pasukan ke istana, melanggar rantai komando dan nyulik aktivis.
Pantes dikatain skizo atau erratic sama orang-orang di lingkaran militer dulu, karena reputasinya yang unpredictable dan hot-tempered.
Pantes dikatain cuma didukung orang bodoh sama Budiman.
TERNYATA SE-MC SYNDROME DAN GA SEKOMPETEN ITU‼️‼️‼️

Txt dari Drama Sosmed@fuhrerniq
biarkan dede yg memasak!!
Indonesia
Edi Susanto retweetledi
Edi Susanto retweetledi

1. Gaji hakim naik 300%. Bisa banget! 😎
2. Menteri minta 5T? Saya kasih 10T! 😎
3. Anggaran MBG 1,2T per hari. Bisa! 😎
4. Bangun KOPDES 3M per toko. Bisa! 😎
5. Beli motor listrik buat BGN 1T. Bisa! 😎
6. Nyuap MAHASISWA 300 juta. Bisa! 😎
7. DEMO (100K + Wajan + Jajan) Bisa! 😎
8. Gaji Kabinet Gemuk 103 orang. Bisa! 😎
9. Plesiran terus ke luar negeri??? Bisa! 😎
10. Naikkan gaji guru? Uangnya gak ada! 😱 darimana duitnya
SAKIT JIWA !!! RIP INDONESIAKU. 🥀🥀🥀
sumber: aisyah
Indonesia
Edi Susanto retweetledi
Edi Susanto retweetledi

“Aku ikut aksi demo ini tahunya dari mami”
Anak SD diajak ikut demo, dan banyak yang bilang ini arahan dari Kepala Dinas Pendidikan
SAKIT JIWA KADISDIK🤮🤮
🥀@boxxtoc
Aku udah speecless dengan program MBG ini, anak SD disuruh pawai tapi ternyata di suruh demo dukung program MBG
Indonesia

Sudahlah, selama suara masih bisa dibeli lupakan demokrasi. Mengorbankan kepuasan sesaat demi kesengsaraan 5 th bahkan lebih 🫠🫠🫠
Kan sudah dibilang, dari ada wacana Indonesia emas th 2025 yg digaungkan pada 2020. Aku sendiri dah yakin ga bakal terjadi, soalnya ya gmn ya...
Ardianto Satriawan@ardisatriawan
Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii. Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu. Terus ke media nasional pula. Ini koordinatornya gak briefing dulu gimana ngadepin media??? 😂🤣😂🤣
Indonesia

@Tan_Stephanie0 Benar setuju, lebih ke dewasa dalam memilih teman sih 😌 sudah banyak tontonan drama soalnya masa hidup juga didramain lagi 🤣😂
Indonesia

Setujuu yg novita. Aku gitu soalnya 😀 lbh damai otak dan batinnya. Dan juga dompetnya kaka.
Mbak kun@empty__core
gimana menurut kalian
Indonesia

@Tan_Stephanie0 Bagus berarti sudah mulai lepas dari kekolotan 🫣
Nah ini lg yg perlu pelan² dilepas/tinggalkan awkwkwk paket komplit pesta dan printilannya 😅 hitung² uangnya kalo dipake investasi dah bs cuan sekian % 😌 tp ya gmn ya, namanya ortu psti pen jg ngeliat pernikahan anaknya meriah😅
Indonesia

@DiSanto26Lim Nah itu dia makanya ak heran kl ada chindo minta mahar. Di keluarga besarku ga pernah ada kasus gtu wkwk. Membiayai makan gpp sbnernya. Yg gila itu karna party hrs sewa gedung, decor, EO, dancer, dll.
Indonesia

@Tan_Stephanie0 Nah bener, yg kamu sebutkan itu udah lebih ke yg modern dan pihak cewe ada budaya malu serta sudah tidak kolot lagi. Klu ketemu yg kolot ampun sih 😅🫣
Benar, biasanya biaya pestanya yg gede 🤣😂
In this economy, harus membiayai makan org² yg ga terlalu kamu kenal 🤣😂
Indonesia

@DiSanto26Lim Ooh baru tau. Kl di keluargaku kayaknya ga ada loo 🤔 kl minta pun lbh ke malu. Setauku cmn proses seserahan aja sama mungkin ada angpao tp ya terserah pihak cowonya. Yg dibahas biasanya siapa yg mau bayar uang nikahan. Karna uang nikahannya chindo biasanya gede bs ratusan jt
Indonesia
Edi Susanto retweetledi
Edi Susanto retweetledi
Edi Susanto retweetledi

Ada perempuan yang berdiri di barisan depan pas bendera merah putih pertama kali dikibarin, 17 Agustus 1945, di Pegangsaan Timur 56.
Dia bukan penonton.
Sebelum hari itu, dia udah keluar masuk penjara kolonial Belanda dan disiksa militer Jepang,gara-gara nulis.
Tapi coba lo tanya orang di jalan siapa namanya.
Kemungkinan besar mereka cuma tau dia "istri orang yang ngetik teks proklamasi."
Namanya S.K. Trimurti.
Utas ini soal kenapa itu salah satu kegagalan terbesar buku sejarah kita.

Indonesia










