디제's ⟭⟬⁷
1.4K posts

디제's ⟭⟬⁷
@Dije_Vu
𝑰𝑳𝒀 𝒎𝒐𝒓𝒆 𝒕𝒉𝒂𝒏 𝒀𝒆𝒔𝒕𝒆𝒓𝒅𝒂𝒚, 𝒃𝒖𝒕 𝒍𝒆𝒔𝒔 𝒕𝒉𝒂𝒏 𝑻𝒐𝒎𝒐𝒓𝒓𝒐𝒘 #BTS 디ㅈ국 ◐ 𝐌𝐲 𝐄𝐮𝐩𝐡𝐨𝐫𝐢𝐚 𝐁𝐓𝐒 ⟭⟬ • 𝐀𝐑𝐌𝐘 ⟬⟭ @BTS_twt Eternal
Planet GJ 504b, Universe Katılım Mayıs 2016
108 Takip Edilen140 Takipçiler

@uriworkspace aku ada platinum tribune day 2 sisa 1 tix harga jastip ajaa.
Indonesia

wtb / want to buy tiket bts arirang jkt
siap full payment asal ngasih e-ticket dan ktp langsung, aku tuker sendiri aja. komen ya yg jual
jakarta #armybantuarmy
Indonesia
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi

kisah abby dan brittany yang merupakan kembar siam unik yang masing-masing mengendalikan tubuh mereka
abby mengendalikan lengan dan kaki kanan sedangkan brittany lengan dan kaki kiri
mereka berbagi satu tubuh dgn dua kepala, dua tulang belakang, dan dua otak, tetapi memiliki hati, jantung, dan kepribadian yang berbeda
mereka jg berbagi organ tubuh bawah
Indonesia
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi

@realfedinuril Udh bang, inget kata2 Alm. bJ Habibie tentang orang bodoh.
“Kamu bisa mengalahkan 30 orang pintar dengan 1 fakta, tapi kamu tidak bisa mengalahkan 1 orang bodoh dengan 30 fakta sekalipun". B.J. Habibie.
Indonesia
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi

Lho, ada alasannya, nder. Pertanyaan kaya gitu tuh bukan cuma iseng atau main-main, tapi buat ngeliat mindset dan cara kamu ngeliat dirimu sendiri di ekosistem kerja itu kayak gimana.
Ikan besar di kolam kecil tuh maksudnya kamu mau jadi yang paling unggul di lingkungan yang mungkin terbatas, di mana kompetisinya rendah, tapi mungkin juga pertumbuhan terbatas. Nah kalo ikan kecil di kolam besar, ya maksudnya kamu tuh sadar kalo kamu bakalan bersaing sama yang lebih hebat, mungkin keliatan lebih “kecil”, tapi ya kamu ada di ekosistem yang menantang dan bisa berkembang lebih jauh. Sebenernya arah jawabannya tuh bukan cuma soal ambisi kok, tapi lebih ke soal kesadaran diri dan strategi hidupmu.
Kalo kamu pernah denger ada yang namanya hukum ikan koi, di mana ikan koi yang dipelihara di akuarium itu paling cuma tumbuh belasan cm, sedangkan kalo dipelihara di kolam itu dia bisa tumbuh puluhan cm, dan kalo di danau bisa lebih dari 1 meter. Ya berarti maksudnya, lingkungan itu yang ngebentuk pertumbuhanmu. Kalo kamu mau nyaman jadi juara di lingkungan kecil, ya monggo, itu pilihanmu, tapi jangan kaget kalo pertumbuhanmu bakalan mentok. Tapi kalo kamu berani masuk ke arena yang lebih gede, awalnya emang pasti berat, tapi potensi berkembangnya pun jauh lebih besar.
Terus ada gak jawaban terbaiknya? Ya sebenernya gak ada jawaban salah atau bener kok, yang penting tuh dalam ngejawab pertanyaan itu kamu ngerti konsekuensinya. Kalo HRD interview kamu dan tanya kayak gitu, biasanya mereka mau ngeliat kesadaranmu atas pilihan itu.
• Kalo kamu jawab, “Saya lebih suka jadi ikan kecil di kolam besar karena saya mau belajar dari yang terbaik dan berkembang lebih cepat.” → Jawaban ini oke, karena ya jawaban ini mencerminkan kalo dia sadar dengan growth mindset.
• Kalo kamu jawab, “Saya lebih suka jadi ikan besar di kolam kecil supaya saya bisa punya pengaruh besar dan membimbing yang lain.” → Ini pun gak salah, karena jawaban ini bisa dianggep jadi leadership material, asal gak sekadar mau nyamannya aja.
• Nah kalo kamu jawab, “Maaf saya gak tau, yang penting saya kerja aja.” → Ini baru jawaban red flag. Ya kalo kamu jawabn gini artinya kamu gak ngerti konsep besar di balik pilihan hidupmu.
Jadi kalo kamu kaget ditanya begitu, bisa jadi sign kalo kamu mungkin belum banyak mikir soal visi dan cara kamu menempatkan diri di dalam dunia kerja yang mana itu dunia profesional. Ya gapapa sih, tapi mulai sekarang baiknya wake up 🙏🏻
Indonesia
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi

Kisah Nyata Pasangan Suami Istri Kena Santet Mematikan dari Sang Mantan
Konon ini salah satu santet mengerikan di Kalimantan, dikenal sebagai “RACUN SANGGA”. Racun ghaib yg tidak akan berhenti sampai menuntut nyawa.
A Thread
@IDN_horor @bacahoror
#ceritaserem #ceritahoror

Indonesia
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi

Seorang penjual Es Teh hanya bisa terdiam ketika diolok-olok oleh seorang Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Gus Miftah kembali menjadi sorotan saat mengisi sebuah pengajian Magelang Bersholawat Bersama Gus Miftah Habiburrohman, Gus Yusuf Chudlori dan Habib Zaidan Bin Yahya di Lapangan Drh. Soepardi Kota Mungkid, Kab Magelang, Rabu, (20/11/2024).
Pendakwah yang sudah diangkat sebagai Utusan Khusus Presiden itu disorot adabnya setelah dianggap mempermalukan pedagang kecil.
Momen tersebut salah satunya diunggah akun Instagram @wkwkmedsos. Pada video @wkwkmedsos, awalnya jamaah yang hadir meminta kepada Gus Miftah untuk memborong barang dagangan pedagang. Salah satunya, dari seorang penjual es teh dan air mineral yang berdiri di antara para jamaah. Gus Miftah kemudian bertanya soal masih banyaknyah jualannya.
“Es tehmu sih akeh (masih banyak) nggak? ya sana jual gob*lok! Jual dulu, nanti kalau belum laku ya udah, takdir,” ujar Gus Miftah sambil tertawa terbahak-bahak, menertawakan penjual yang tetap berdiri di antara pada jemaah. Sontak kata "gob*lok" dari Gus Miftah itu pun membuat seorang Bapak penjual es terdiam membeku.
Adab Gus Miftah pada penjual es teh ini pun mengundang berbagai respons dari warganet dan trending di X.
Indonesia
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi

@Lone_Lynx__ Salah satu contoh gestur orang self centered dan mungkin megalomaniak, saat ngeguyon dia ketawa ke arah orang lain untuk minta validasi bahwa guyonannya lucu.

Indonesia
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi
디제's ⟭⟬⁷ retweetledi















