Sabitlenmiş Tweet
Yudha W Kusuma
1.9K posts

Yudha W Kusuma
@EMHATE_OFFICIAL
EMHATE_OFFICIAL
Sumedang, Jawa Barat Katılım Mart 2014
963 Takip Edilen1.3K Takipçiler
Yudha W Kusuma retweetledi

Bpk Presiden @prabowo, Prof @mohmahfudmd, Prof @JimlyAs, Prof @Yusrilihza_Mhd yth, jika kptsn MK ttg larangan polisi aktif menduduki jbtn di luar institusi kepolisian tdk FINAL dan tdk BINDING, selanjutnya Bapak-Bapak mau “ngakali” ptsn MK dg membuat PP yg bertentangan dg ptsn MK, maka jangan salahkan rakyat jika menuntut bhw kptsn MK lainnya spt penetapan persyaratan Gibran jadi Cawapres juga tidak FINAL dan tidak BINDING - juga putusan MK lainnya.
Berhentilah mempermainkan aturan demi KEKUASAAN dan kenikmatan KEKUASAAN.
Ayo Bapak-Bapak mohon SELAMATKAN INDONESIA !!!
KOMPAS TV@KompasTV
Yusril Sebut Prabowo Setujui PP soal Polisi di Jabatan Sipil, Redam Polemik Perpol 10/2025 kompas.tv/nasional/63879…
Indonesia
Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi

Agak aneh ini, KPK meminta saya melapor ttg dugaan mark up Whoosh. Di dlm hukum pidana, jika ada informasi ttg dugaan peristiwa pidana mestinya aparat penegak hukum (APH) langsung menyelidiki, bukan minta laporan. Bisa jg memanggil sumber info utk dimintai keterangan.
Laporan hanya diperlukan jika ada peristiwa yg tdk diketahui oleh APH shg perlu ada yg melaporkan, misalnya penemuan mayat. Tapi kalau ada berita ada pembunuhan maka APH hrs langsung bertindak menyelidiki tak perlu menunggu laporan.
Dlm kaitan dgn permintaan agar saya membuat laporan, ini kekeliruan yg kedua dari KPK. Yg berbicara soal kemelut Whoosh itu sumber awalnya bukan saya. Seperti saya sebut di podcast TERUS TERANG yg awalnya menyiarkan itu adl NusantaraTV dlm rubrik "Prime Dialog" edisi 13 Oktober 2025 dgn narsum Agus Pambagyo dan Antony Budiawan.
Semua yg sy sampaikan sumbernya adl NusantaraTV, Antony Budiawan, dan Agus Pambagyo yg disiarkan scr sah dan terbuka. Saya percaya kpd ketiganya maka saya bahas scr terbuka di podcast TERUS TERANG.
Jadi jika memang berminat menyelidiki Whoosh KPK tak usah menunggu laporan dari saya. Panggil saja saya dan saya akan tunjukkan siaran dari Nusantara TV tsb. Setelah itu panggil NusantaraTV, Antoni Budiawan dan Agus Pambagyo untuk menjelaskan. Bukan diperiksa loh, tapi dimintai keterangan.
Tapi aneh jika lembaga sebesar KPK tidak tahu bahwa NusantaraTV sdh menyiarkan masalah tsb. sebelum saya membahas di podcast TERUS TERANG. Terlebih hal itu sdh sy sebutkan juga. Coba lihat lagi🙏
Indonesia
Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi

Kok bisa ada yang bilang anak muda apatis politik? Tadi pagi saat hadir di acara Dialog Kebangsaan oleh Gerakan Rakyat DPW Jawa Tengah di Semarang, sempat ngobrol dengan Ida dari DPD Magelang, terasa jelas kepedulian mereka pada politik.
Hanya saja, seperti kata Ida, kadang anak muda belum menemukan kanal untuk menyalurkan aspirasi dan menggulirkan aksi. @gerakanrakyatid salah satu yang hadir untuk membuka ruang itu. Optimisme anak muda adalah energi perubahan bagi Indonesia.
Indonesia
Yudha W Kusuma retweetledi

🔴Mari membaca kembali Surat Wasiat dari seorang Mujahid Gaza yang gugur syahid. Surat ini diambil oleh tentara Zionis kemudian dipampangkan di hadapan media mereka.
إن الله اشترى.. يا أحفاد خالد والزبير، إن الله قد خصكم وأتاح لكم شرف الجهاد لتعرضوا بضاعتكم وتبتاعوا الجنة، فأحسنوا العرض وأسنوا نصالكم وأخلصوا لله نواياكم فإن نبيكم ودّ لو يغزو فيُقتل ثم "يغزو فيُقتل" ثم "يغزو فيُقتل" فالله الله فيما تعرضون عليه سبحانه ليشتري منكم نفوسًا تاقت للقاء ربها ورؤية نبيها محمد وصحبه أبا عمارة وسعد وخالد، واعلموا أن عدوكم هذا داء، لا دواء له إلا ضرب الرقاب وخلع الأفئدة والأكباد فأصيلوا عليهم وأَعمِلوا فيهم سيف أبا سليمان وأنزلوا فيهم حكم سعد، فبسم رب خيبر نبدأ وبسيف ذو الفقار نضرب.
"Sesungguhnya Allah telah membeli*... Wahai keturunan Khalid bin Walid dan Zubair bin Awwam, sesungguhnya Allah telah memilih kalian dan memberikan kesempatan kepada kalian untuk meraih kemuliaan jihad, agar dengannya kalian bisa menawarkan dagangan kalian lalu membeli surga.
Maka baik-baiklah dalam penawaran kalian, tajamkan anak panah kalian, dan ikhlaskan niat kalian hanya untuk Allah semata. Sesungguhnya Nabi kalian pernah berharap beliau bisa berperang lalu syahid, kemudian berperang lagi lalu syahid, dan berperang lagi lalu syahid lagi (karena kemulian mati syahid -red).
Maka, demi Allah, perhatikan baik-baik apa yang telah kalian tawarkan kepada-Nya, agar Dia berkenan membeli dari kalian jiwa-jiwa yang rindu berjumpa dengan Tuhannya dan rindu melihat Nabi-Nya Muhammad (shallallahu 'alaihi wa sallam), serta para sahabatnya: Abu 'Amarah (Hamzah bin Abdul Muthalib yang dijuluki "Singa Allah"), Sa'd, dan Khalid bin Walid (sang pedang Allah yang terhunus).
Ketahuilah bahwa musuh kalian ini adalah penyakit yang tidak ada obatnya kecuali dengan memenggal leher, mencabut jantung, serta jiwa mereka. Maka, seranglah mereka dengan keras, gunakan pedang Abu Sulaiman (Khalid), dan terapkan hukuman Sa’d (bin Mu'adz) atas mereka. Dengan nama Rabb Khaibar kita mulai, dan dengan pedang Dzul Faqar kita menebas."
*Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar. [QS At-Taubah: 111]

Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi

Reuni tipis-tipis… Terima kasih, Prof. @mohmahfudmd sudah menjamu sore ini. Diisi obrolan seru mulai dari ekonomi, hukum, sampai kisah-kisah masa kuliah di Yogya. Segera kita sambung lagi di lain waktu. :)

Indonesia
Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi

SEPULUH TUNTUTAN RAKYAT
UNTUK INDONESIA
(SEPULTURA)
(Demo 1 September 2025 serentak di seluruh kota di Indonesia)
1. Copot Kapolri dan Reformasi Polri
2. Batalkan RUU Kenaikan Gaji DPR RI
3. TOLAK dan Batalkan RUU KUHAP 2025
4. SAH kan RUU Perampasan aset Koruptor menjadi UU
5. Adili Jokowi dan Makzulkan Gibran secara adil dan transparan
6. Batalkan Kenaikan pajak dan BPJS
7. Reshufle Kabinet dan Ganti para Menteri, Pejabat BUMN, Anggota DPR RI yg bermasalah
8. Rampas dan Kuasai oleh negara Sumber Kekayaan Alam, dan Aset Vital negara yang di kuasai Mafia Oligarkhi
9. Kembali kepada UUD 1945 melalui Dekrit Presiden, versi Dekrit Presiden 5 Juli 1959
10. Rembuk Nasional, Rekonsoliasi Nasional, dan hentikan perlakuan Diskriminasi politik dan ekonomi kepada masyarakat yang berbeda pendapat dan pilihan
(Materi diambil dari gabungan tuntutan elemen Mahasiswa dan Masyarakat yg beredar di sosial media)
Indonesia
Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi

Seandainya saya Presiden :
1) saya akan panggil Kapolri dan berikan pilihan mundur atau saya pecat
membuka proses
2) permohonan pemakzulan Gibran
3) resuffle kabinet
4) percepat pemberantasan korupsi - termasuk korupsi Geng Solo dan Oligarki
5) lakukan penegakan hukum
6) kurangi dan pindahkan anggaran polisi, kemhan, dan MBG utk berikan subsidi kebutuhan rakyat
7) hentikan kenaikan pajak
8) kurangi utang dan turunkan bunga utang
9) buat proyek padat kerja
10) bubarkan relawan dan tim sukses
Indonesia
Yudha W Kusuma retweetledi

Sudah lewat masanya “mohon maaf”, “kami prihatin” & “saya kecewa”
Rakyat Indonesia menuntut lebih.
YTH Presiden RI @prabowo & Wakil Presiden @gibran_tweet
YTH @ListyoSigitP
Mohon arahan. Kami butuh pimpinan kami di masa seperti ini.
Indonesia
Yudha W Kusuma retweetledi

Terima kasih Pak Presiden @prabowo yg cepat ambil keputusan thdp orang yg Bapak berikan jabatan dg alasan “berkeringat”.
Masih puluhan pejabat kriteria “berkeringat” di sekitar Bapak yg sebenarnya juga “pencopet” seperti Noel.
Saatnya Bapak bersihkan pemerintahan Bapak.

Indonesia
Yudha W Kusuma retweetledi
Yudha W Kusuma retweetledi












