Presiden kita ini benar benar tidak punya rem untuk tidak mengambur hamburkan uang negara. Coba istana jelaskan ke rakyat secara gamblang tentang hasil nyata dari tiap kunjungan yang dilakukan hampir tiap minggu melawat ke luar negeri? Berapa anggaran negara yg dihabiskan hanya untuk berpergian? Pantaskah itu dilakukan saat rupiah terpuruk terhadap dollar, harga saham merosot dan remuk di mata investor, serta banyak rakyat sedang kesulitan ekonomi karena harga harga kebutuhan yang makin mahal? Apa tidak ada orang di sekeliling presiden yg bisa menasehati agar pak Prabowo lebih punya empati, hingga mendahulukan bekerja berdasarkan prioritas dan akuntabilitas?
Nyesaaaaaak bos !
Stop foya2 keluar negeri
Rampingkan kabinet, pecat 50 % menteri/ pejabat tinggi
Stop MBG goblok itu
Tarik kembali uang pajak rakyat di Danantara
Hentikan kekuasaan dayang2 SPRI
Kasus upaya penarikan paksa mobil mewah oleh debt collector di Surabaya berbuntut panjang. Penagih utang nyaris merampas Lexus RX350 senilai Rp 1,3 miliar yang dibeli secara tunai. Perusahaan terkait kini terancam gugatan perdata.
detik.com/jatim/hukum-da…
@ardisatriawan Udah dibilang jangan milih penculik.. pada ga mau dengerin bgst... mana sekarang temen2nya pada pegamg jabatan lagi.. anying-anying gini amat nwgara gw..
Baru aja dapat kabar Wakil Koordinator @KontraS , Andrie Yunus, semalam disiram air keras oleh "orang tidak dikenal" 😰
Andrie Yunus itu yang waktu pembahasan RUU TNI sempet geruduk rapat DPR di hotel mewah malam-malam
@Metro_TV Bukan cuma masalah estetik atau biaya saja yg dipikir. Pernah tahu ndak banyak korban gempa jogja 2006 masih pada trauma dengan pemakaian genteng tanah. Mereka pilih seng karena keamanan. Ah.. paling juga gak peduli. Yg penting program jalan..
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkap pembangunan perumahan baru wajib menggunakan atap genteng. Kebijakan ini selaras dengan gerakan gentengisasi dari Presiden Prabowo agar tata ruang permukiman di Indonesia terlihat lebih estetik dan nyaman dipandang.
Justice versi Konoha…!!
Upaya seorang suami di Sleman untuk mengejar dua jambret yang menggasak tas milik istrinya malah berujung kasus pidana.
Adalah Hogi Minaya (43), warga Kalasan, Sleman yang berusaha membela istrinya, Arista Minaya (39) saat menjadi korban penjabretan di Jembatan Layang Janti pada 26 April 2025 silam.
Hogi kini terancan hukuman penjara setelah ditetapkan menjadi tersangka oleh Satlantas Polres Sleman.
Hogi ditetapkan menjadi tersangka karena upayanya mengejar dua pelaku penjambretan berujung kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan kedua jambret yang telah mengambil tas milik istrinya tewas di lokasi kejadian.
Motor yang dikendarai oleh kedua pelaku oleng dan menabrak tembok saat dipepet oleh Hogi. Benturan yang keras membuat kedua pelaku meninggal di lokasi kejadian.
Selang beberapa bulan setelah kejadian itu, polisi menetapkan Hogi sebagai tersangka dan kini berkas perkaranya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan.
Sc: newsfromindonesia, kompascom, tribun
@intermakcz@grok@narkosun Kalo calonnya gak ada yg cocok, milih kotak kosong aja pak. Akhirnya nanti presiden yg nentuin. Tap gak ada suap menuyuap didpr buat pemilihan.
Gak perlu ubah aturan kan...
Hey @grok mayoritas rakyat Indonesia menolak pilkada dipilih oleh DPRD. Tapi, wakil rakyatnya semua ingin memilih sendiri—kecuali PDIP.
Kok bisa wakil rakyat bertentangan dengan keinginan rakyat. Analisismu grok, partai mana yg berpihak kepada rakyat?
@anisnafifa@nanrasukedy@narkosun@grok Kok legislatif sih? Lagi bicara eksekutif kan? Berapa calon emang kalo coblosan eksekutip? Nyatanya kotak kosong aja bisa menang kok. Berarti mereka tau siapa yg dipilih danntidak mau dipilih.. tinggal seleksi dan penegakan hukum nya ditingkatkan..
@AbyAlthaf@regar_op0sisi Tahun 1990-an di UGM sudah wisuda 4x dalam 1 tahun: Feb, Mei, Agt, Nov. Hampir semua fakultas, mahasiswanya bisa wisuda di keempatnya, trgantung tgl kelulusan.
Ijazah asli UGM fakultas kehutanan yg ditunjukkan di PN Solo kemarin.
Ijazah ini dikeluarkan bulan Mei 1985.
Sementara ijazah Jokowi bulan November 1985.
Apa mungkin tahun 1985 UGM 2x melakukan wisuda?
Ataukah ijazah Jokowi dan teman2nya yg keluar November 1985 semuanya palsu?
@riu_agung@msaid_didu Informasi tidak akurat,freeport ditandatangani soekarno ,soe harto hanya tanda tangan kontrak yang telah disepakati soekarno dan AS (perpanjangan kontrak tiap beberapa tahun,jadi jokowi bilang telah menguasai 50% di pemerintahannya itu ngibul .PKI sudah ada tahun 1948.